Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Kedatangan Lagi 8 Juta Vaksin Bulk Sinovac, Indonesia Amankan Pasokan Vaksin COVID-19


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Senin (31/05) pukul 11:48 Wib, Indonesia kedatangan lagi tambahan 8 juta vaksin dalam bentuk bahan baku atau bulk yang diproduksi Sinovac Biotech Ltd.

Kedatangan ini membuat jumlah vaksin yang telah diterima Indonesia menjadi 91,9 juta dosis, kombinasi antara vaksin berbentuk jadi dan bahan baku (bulk).

Disaksikan Menteri BUMN dan Ketua Pelaksana KPCPEN Erick Thohir, vaksin yang disimpan dalam 4 envirotainer besar dan 1 envirotainer kecil ini, tiba dengan pesawat Garuda GA 891. Setelah ini akan diberangkatkan ke fasilitas Bio Farma di Bandung, Jawa Barat.

Dengan kedatangan vaksin tahap ke-14 ini, maka hingga saat ini telah terima 3 juta dosis vaksin jadi produksi Sinovac, 6,41 juta dosis vaksin jadi produksi AstraZeneca, 1 juta dosis vaksin jadi produksi Sinopharm - dimana 500 ribu merupakan hibah UEA, serta dalam bentuk bahan baku atau bulk sebanyak 81,5 juta dosis vaksin produksi Sinovac yang setelah diolah di Bio Farma akan menjadi 65.5 juta dosis vaksin jadi.

"Jadi secara total, terdapat 75,9 juta dosis vaksin dalam bentuk jadi," kata Menteri  Erick.

Jumlah total vaksin jadi lebih sedikit daripada jumlah total dosis yang telah tiba di Indonesia (kedatangan) dikarenakan ada wastage dan overfill dalam proses produksi dari vaksin bahan baku menjadi vaksin jadi.

Dengan demikian, total jumlah dosis kedatangan vaksin COVID-19 di Indonesia, kumulatif dari vaksin jadi dan bulk, hingga hari ini adalah sebanyak 91.910.500 dosis. Jumlah total vaksin jadi lebih sedikit daripada jumlah total dosis yang telah tiba di Indonesia. (Arianto)

Share:

Menteri Suharso Sebut Ekonomi Indonesia Akan Rebound Pada Kuartal II Tahun 2021


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional menghadiri Rapat Kerja Badan Anggaran dengan Pembahasan Pembicaraan Pendahuluan RAPBN  2022 dan RKP 2022, di Gedung DPR RI, Senin, 31 Mei 2021.

Usai mengikuti rapat, Menteri mengatakan ekonomi China pulih sejak kuartal II tahun 2020, seiring dengan terkendalinya Covid-19, sementara itu ekonomi Amerika Serikat mulai terlihat pulih pada kuartal I tahun 2021, dengan terkendalinya kasus Covid-19 akibat vaksinasi yang massif.

“Saat ini kasus Covid-19 di Indonesia dalam tren menurun, namun perlu diwaspadai resiko kenaikan paska lebaran, perlu dilakukan testing secara masif dalam mengantisipasi arus balik mudik dan liburan paska Hari Raya Idul Fitri, mengingat angka positivity rate nasional dan pulau Jawa relatif masih tinggi,” ujar Menteri.

Menteri menambahkan, ekonomi Indonesia diperkirakan mulai rebound pada kuartal II tahun 2021, dengan syarat kasus Covid-19 dapat terus terkendali dengan baik.

Selain membahas outlook ekonomi Indonesia tahun 2021, dalam forum tersebut Menteri juga memaparkan sejumlah target pembangunan, antara lain target penurunan Gas Rumah Kaca, target peningkatan Nilai Tukar Petani tahun 2022 dan Target peningkatan Nilai Tukar Nelayan tahun 2022.

Target penurunan emisi Gas Rumah Kaca tahun 2022 adalah sebesar 26,87%, Menteri menjelaskan kegiatan perekonomian dan sosial diperkirakan kembali bangkit. Hal ini kemudian mempengaruhi laju peningkatan emisi GRK yang cukup signifikan pada tahun 2022. Aksi pembangunan rendah karbon, seperti reforestasi, restorasi gambut, serta pengembangan EBT dan efisiensi energi perlu terus ditingkatkan untuk mewujudkan transformasi menuju ekonomi hijau yang lebih ramah lingkungan.

Selanjutnya, Nilai Tukar Petani pada tahun 2022 ditargetkan sebesar 102–104, karena dengan nilai NTP tersebut, menunjukkan adanya kestabilan kesejahteraan petani.

Kebijakan untuk menjaga NTP dilakukan dengan jaminan ketersediaan input pertanian, pembentukan korporasi petani dan nelayan, kawasan sentra produksi pangan (food estate, pengembangan sentra produksi pangan berbasis pertanian digital, efisiensi distribusi pangan melalui penguatan konektivitas produksi (jalan usaha tani) dan sistem logistik pangan, percepatan transformasi platform e-commerce pertanian/rantai pasok online, dan  pengolahan primer produksi pangan dan pertanian.

Selain itu, Menteri menyampaikan bahwa target Nilai Tukar Nelayan tahun 2022 adalah sebesar 102-105. Upaya untuk meningkatkan aktivitas usaha perikanan dalam rangka meningkatkan NTN dilakukan dengan peningkatan produksi dan produktivitas kelautan dan perikanan melalui pemberian bantuan sarana dan prasarana pelaku usaha perikanan serta digitalisasi usaha kelautan dan perikanan, penguatan rantai pasok hasil perikanan, pengembangan sentra produksi kelautan dan perikanan melalui pengembangan kampung-kampung perikanan, penguatan kelembagaan pelaku usaha perikanan, perlindungan bagi pelaku usaha perikanan, serta pendampingan dan penyuluhan. (Arianto)

Share:

Menanti Keputusan dari (Bukan) Tuhan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta  
Hari-hari ini merupakan saat yang paling mendebarkan bagi sahabat saya Leo Handoko. Minggu ini, tepatnya pada Kamis, 3 Mei 2021 mendantang, dia akan menjalani persidangan terakhir yang mengagendakan sidang mendengarkan putusan hakim di PN Serang, Banten. Saya tidak bisa menduga-duga seberapa tinggi peningkatan jumlah detak jantungnya belakangan ini mendekati detik-detik persidangan terakhir itu. Yang bisa saya rasakan adalah kegetiran hidup di negeri dagelan, di negara yang bermeterai hukum, namun aturan hukumnya hanyalah asesoris permainan belaka.

Kasus yang melilit Leo Handoko adalah potret kehidupan rakyat Indonesia di negara hukum yang sedang belajar berhukum. Ibarat sekolah, pembelajaran berhukum kita masih di tingkat kelas TK Nol Kecil. Di level pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) ini, segala sesuatunya adalah permaian. Ada bak pasir tempat bermain, ada meja-kursi tempat bermain, ada ayunan, tangga, rumah-rumahan, miniatur binatang dan pohon, semuanya hanya untuk bermain. Pun jika ada papan tulis, bukan semata untuk belajar menulis, tapi hakekatnya adalah untuk alat bermain.

Permainan hukum di kasus Leo Handoko, yang menjadi pesakitan di PN Serang sebagai imbas dari perselisihan antara Dewan Direksi PT. Kahayan Karyacon (KK) dengan Dewan Komisaris perusahaan itu, akhirnya menyeret hakim yang menyidangkan perkara ini pada situasi yang sangat sulit dan dilematis. Betapa tidak, para majelis hakim kasus Leo Handoko itu harus memutuskan suatu perkara hasil utak-utik hukum sejak di tahap penyelidikan dan penyidikan kasus oleh Bareskrim Mabes Polri [1].

Untuk mendapatkan gambaran utuh dari kasus ini, pembaca perlu membuka tautan berita-berita tentang kisruh Dewan Diresksi dan Dewan Komisaris PT. KK. Salah satu deskripsi yang cukup lengkap tentang kasus tersebut adalah tulisan saya berjudul “Nasib Direksi Kahayan Karyacon: Dari Rekayasa Kasus, Dakwaan Ngibul, Hingga Tuntutan Ngawur” [2].

Untuk memutus kasus pidana Leo Handoko yang nyata-nyata merupakan kasus perdata yang direkayasa sedemikian rupa oleh oknum penyidik Tipideksus Bareskrim Polri atas nama Dr. Binsan Simorangkir, SH, MH [3], tentu saja bukan perkara mudah. Apalagi, di dalam persidangan-persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Serang dan Kejagung tidak mampu menghadirkan fakta-fakta dan saksi fakta yang diperlukan. JPU bukan tidak paham bahwa sangkaan pidana terhadap Leo Handoko itu tidak didukung alat bukti yang cukup dan sah untuk diajukan ke pengadilan, namun karena kasus ini terindikasi sebagai pesanan para pemain hukum di beberapa lini, maka dengan terpaksa JPU harus ikut bermain dengan menyusun dakwaan ngawur [4].

Leo masih cukup beruntung. Sebagai anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), kasusnya ini menjadi konsern cukup besar dari kawan-kawannya sesama jurnalis di Serang dan seluruh Banten. Dari awal-awal persidangan, tidak kurang dari 20-an wartawan selalu hadir memadati ruang sidang untuk memonitor setiap pergerakan persidangan dari waktu ke waktu. Para jurnalis itupun menyajikan beritanya di ratusan media yang tergabung dalam jaringan PPWI Media Group setiap usai persidangan.

Jika tidak demikian, sangat terbuka kemungkinan rekayasa peradilan terjadi juga di persidangan-persidangan Leo Handoko. Pun, sangat mungkin berbagai dokumen aspal (asli tapi palsu – red) sebagai alat bukti tersaji di depan majelis hakim untuk memperkuat posisi tawar para pengatur dan/atau bandar permainan hukum ala kelas TK itu. Sebuah fenomena permainan hukum yang sudah jadi rahasia umum di berbagai pengadilan di seantero negeri ini [5].

Tertinggallah kini bola permainan di tangan para majelis hakim yang oleh beberapa fans-club hukum diberi embel-embel ‘Wakil Tuhan’. Setelah melihat berbagai fakta dan kesaksian di persidangan [6], mampukah para majelis hakim merumuskan kebenaran faktual dari perkara yang menjerat Leo Handoko, untuk kemudian menghadirkan keputusan yang adil dalam perkara itu? Apakah para Majelis Hakim PN Serang, yang diketuai oleh Erwantoni, SH, MH, memiliki kompetensi, keahlian, kearifan, dan kebijaksanaan yang cukup memadai untuk menghadirkan Keadilan Tuhan di persidangan kasus tersebut?

Apapun keputusan majelis hakim atas kasus Leo Handoko nanti, saya akan mencatatnya sebagai sebuah jawaban atas dilemma hukum yang dihadapi para Majelis yang sekaligus menjadi ukuran terhadap tingkat kehadiran Tuhan versus iblis (duit, keangkuhan, kekuasaan, ketakutan, dan sebagainya) di Pengadilan Negeri Serang, Banten. Bagi Leo, Kamis depan ini akan menjadi momentum penentuan sejarah kehidupan selanjutnya. (Arianto)

Share:

Mendagri Minta Bupati Supiori Rangkul Semua Pihak Agar Stabilitas Keamanan Terjaga


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) meminta Bupati Supiori Yan Imbab dan Wakilnya Nichodemus Ronsumbre yang baru saja dilantik untuk merangkul semua pihak, agar situasi dan stabilitas keamanan terjaga. 

Mendagri mengatakan, dukungan semua pihak akan sangat berarti bagi kepala daerah, untuk melaksanakan tugas dan mengemban amanahnya sampai akhir jabatan. 

"Untuk bisa melakukan pembangunan dan membuat terobosan-terobosan, maka situasi dan stabilitas keamanan menjadi kunci. Oleh karena itu, saya minta segera lakukan konsolidasi, rangkul semua pihak," katanya. 

Dalam pelantikan yang berlangsung Senin (31/5/2021) itu, Mendagri juga meminta agar Bupati/Wakil Bupati yang dilantik dapat menciptakan situasi dan mendukung agar proses demokrasi bisa berjalan sesuai aturan dengan melakukan konsolidasi dengan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, maupun masyarakat pada umumnya. "Rangkul semua pihak agar situasi keamanan bisa berjalan dengan lancar," pesanannya. 

Dikatakan Mendagri, keamanan merupakan kata kunci penting yang tak bisa dilepaskan dari keberhasilan suatu pembangunan. Untuk dapat melakukan pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat, suatu daerah harus memiliki stabilitas politik dan keamanan. "Pelayanan publik tidak boleh tergantung dengan situasi apapun juga," tandasnya. 

Bupati terpilih Supiori Yan Imbab dan Wakil Bupati terpilih Nichodemus merupakan kepala daerah hasil Pilkada Serentak Tahun 2020 yang dilantik oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian. Keduanya dilantik di Shasana Bhakti Gedung C Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (31/5/2021). (Arianto)

Share:

Kunjungi Radar Sultra, LaNyalla Singgung Munas Kadin


Duta Nusantara Merdeka | Mamuju
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Sulawesi Barat juga melakukan media visit ke kantor Radar Sultra dan Sulbar TV. LaNyalla dan rombongan diterima Direktur Utama Group Media Radar, Naskah M. Nabhan, di kantor sementara Radar Sulbar di kawasan Komplek Legenda Garden, Mamuju, Minggu (30/5/2021).

Ketika ditanya tentang Munas Kadin Indonesia, LaNyalla yang juga ketua dewan penasehat Kadin Jatim mengaku dari dua kandidat yang muncul, Anindya Bakrie dan Arsyad Rasjid, dalam pandangannya yang lebih pantas memimpin Kadin Indonesia adalah Anindya Bakrie. Mengingat jam terbang di Kadin dan kemampuan organisasi Anin yang sudah teruji sebagai Wakil Ketua Umum bidang organisasi.

“Anin sudah lama aktif di Kadin, dan meniti dari bawah juga. Hingga dipercaya sebagai WKU bidang organisasi. Tentu dia lebih pantas dari sisi merit sistem. Sedangkan Arsyad baru dua tahun aktif. Sebaiknya Arsyad aktif dulu, nanti periode berikutnya, baru maju,” tukas LaNyalla. 

Ia juga menyinggung soal dukungan kepada Arsyad dari sejumlah koleganya yang menjabat Menteri Kabinet, seolah dikesankan kemunculan Asryad untuk memegang Kadin Indonesia dikehendaki Presiden Joko Widodo. “Tidak mungkin lah Pak Jokowi sampai ngurusin seperti itu. Pak Jokowi karakternya tidak seperti itu. Beliau tipikal pekerja yang serius terhadap apa yang menjadi tugasnya di pemerintahan,” urainya. 

Dalam kesempatan media visit tersebut, LaNyalla juga kembali menyinggung rencana Amandemen ke-5 UUD 1945. Dimana DPD RI menyoal tentang buntunya saluran bagi warga negara yang bukan kader partai politik untuk mendapatkan hak yang sama untuk dipilih. Sementara ada putra-putri terbaik yang bukan berasal dari kader partai politik. 

“Sekarang yang bisa mengusulkan capres hanya partai politik. Seharusnya dibuka juga saluran untuk calon dari unsur non-partai politik. Apalagi faktanya tidak semua partai bisa mengusung calon, sejak dibuat UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu, yang memberi ambang batas capres bisa diusung dengan 20 persen dukungan parpol,” ungkapnya. 

Oleh karena itu, lanjut LaNyalla, dirinya melihat ada kemunduran demokrasi di Indonesia, akibat lahirnya UU Pemilu tersebut. “Itu sebabnya saya bicara di kampus, untuk memantik diskusi akademik dari kalangan cendekiawan dan ahli tata negara untuk kembali memikirkan arah perjalanan bangsa ini, agar lebih baik ke depan,” pungkasnya. 

Dalam kunjungannya LaNyalla didampingi Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi, Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin, Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni, bersama Anggota DPD RI Sulbar (Iskandar Muda BL, H Almalik Pababari, Ajbar, Andri Prayoga Putra Singkarru), dan anggota DPD RI NTB Evi Apita Maya. 

Setelah dari Kantor Radar Sulbar, LaNyalla beserta rombongan mengunjungi Kantor Perwakilan DPD RI Sulawesi Barat di jalan Ahmad Yani, Mamuju, Sulawesi Barat.(Arianto)
Share:

Menhub Kunker ke Medan Bahas Pengembangan Angkutan Massal


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Medan, Sabtu (29/5), bertemu dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Walikota Medan Bobby Nasution membahas rencana pengembangan angkutan massal.

“Saya apresiasi Pemprov Sumut dan Pemkot Medan yang begitu antusias untuk menjadikan angkutan massal sebagai angkutan masa depan. Kami berdiskusi soal kereta api, Light Rail Transit (LRT), dan Bus Rapid Transit (BRT),” kata Menhub.

Menhub mengatakan, untuk mengatasi masalah kemacetan di kota Medan dan sekitarnya, perlu dilakukan pembangunan infrastruktur transportasi massal yang terintegrasi.

“Tadi pak Walikota bilang kalau hari biasa di sini macet sekali. Oleh karena itu kita ingin menjadikan angkutan massal menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan pergerakan dari satu tempat ke tempat lainnya,” ucap Menhub.

Menhub menuturkan, Kemenhub telah melakukan sejumlah pembangunan infrastruktur transportasi perkotaan di Medan, seperti kereta bandara dari Kota Medan menuju ke Bandara Kualanamu. Dan rencananya akan dilanjutkan pembangunan jalur kereta tersebut hingga ke daerah Binjai dan Belawan.

Kemudian terkait rencana pembangunan LRT di kota Medan, Menhub mengungkapkan, kota Medan menjadi salah satu kota dari sejumlah kota di Indonesia yang akan dibangun LRT.

“Kita merencanakan pembangunan LRT dan Bank Dunia (World Bank) memilih Medan sebagai salah satu pilihan untuk dikembangkan selain Bandung. Tentunya dalam membangun LRT ini jalurnya harus saling melengkapi dengan transportasi kereta api yang sudah ada,” tutur Menhub.

Kemudian, terkait rencana pembangunan BRT, Menhub menjelaskan, di kota Medan akan dibangun angkutan massal berbasis bus dengan konsep Buy The Service (BTS) yang akan disubsidi pemerintah.

“Pembangunan angkutan massal di Sumatera Utara ini akan kita lakukan secara intensif. Sebentar lagi kita akan menyelesaikan Terminal Tipe A Amplas di Medan dan juga terminal air untuk transportasi bus air untuk mendukung destinasi wisata Danau Toba,” kata Menhub.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan, saat ini setiap tahun pertumbuhan penduduk di Sumatera Utara mencapai 0,3%, menurutnua jika tidak memikirkan transportasi massal tentunya akan terjadi kepadatan lalu lintas di sejumlah daerah di Sumut.

"Seperti yang disampaikan oleh Menhub bahwa transpotasi massal adalah masa depan. Dan kami selalu meminta dan meminta, memang kereta api ini tidak murah apalagi jika nanti ada LRT. Jadi kedepan dengan angkutan massal diharapkan bisa menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi publik yang aman dan nyaman,” ucap Edy Rahmayadi.

Walikota Medan Bobby Nasution menyambut baik program-program dari Kemenhub yang akan diselaraskan dengan program Pemerintah Kota Medan. Ia mengajak masyarakat kota Medan untuk lebih memilih menggunakan transportasi massal daripada angkutan pribadi.

Dalam kunjungan kerjanya ke Medan, Menhub juga melakukan kegiatan pengecekan pelaksanaan protokol kesehatan di Stasiun Medan Besar bersama Gubernur Sumut dan Walikota Medan. (Arianto)

Share:

Kuartal I-2021, Laba Bersih WIKA Rp105 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. ("WIKA" atau "Perseroan") terus berupaya untuk meneruskan tren kinerja positif pada tahun 2021. Hingga April tahun ini, Perseroan telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp5,54 Triliun yang kemudian menambah _order book_ menjadi Rp77,13 Triliun.

Kontrak baru terbesar berasal dari sektor infrastruktur diantaranya proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur, Pembangunan Infrastruktur Kawasan Mandalika, serta rumah dinas TNI AD di 35 titik seluruh Indonesia. Selanjutnya, kontrak baru turut disumbangkan oleh sektor industri, energi dan industrial plant serta properti.

Tren positif juga terlihat dari kinerja keuangan Perseroan. Sesuai laporan keuangan hingga 31 Maret 2021, Perseroan berhasil menorehkan laba sebesar Rp105,11 Miliar yang didukung dari penjualan sebesar Rp3,92 Triliun.

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito menyampaikan, capaian ini menjadi bekal perusahaan untuk menjaga aktivitas produksi WIKA ke depan. Manajemen juga telah merumuskan sejumlah strategi untuk menjaga keberlanjutan usaha Perseroan.

“Kami percaya bahwa kunci untuk menjaga Perusahaan tetap berada pada posisi positif adalah dengan memastikan kondisi kesehatan setiap karyawannya agar tetap produktif. Perseroan juga fokus pada kondisi likuiditas keuangan melalui monitoring cash flow secara berkala dan penerapan efisiensi di semua lini,” kata Agung Budi Waskito di Jakarta.

"Perseroan berharap dengan implementasi strategi tersebut, WIKA akan mampu menjadi Perusahaan konstruksi terdepan yang berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur tanah air pada era kenormalan baru," pungkasnya. (Arianto)
Share:

Penjualan Bijih Besi ZINC Naik 377,30% di Tahun 2020


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Kapuas Prima Coal Tbk ("ZINC" atau "Perseroan"), emiten yang bergerak di bidang pertambangan bijih besi (Fe) dan Galena yang kemudian diolah menjadi konsentrat timbal (Pb) dan konsentrat seng (Zn) di Indonesia, mencatatkan kinerja yang baik ditengah pandemi Covid-19 selama tahun 2020.

"Per Desember 2020, Perseroan berhasil mencetak peningkatan penjualan untuk komoditas bijih besi mencapai 377,30% atau sebesar Rp7,41 Miliar, dibandingkan pada tahun 2019 hanya sebesar Rp1,55 Miliar," kata Harjanto Widjaja selaku Direktur Utama ZINC di Jakarta. (29/05)

Sementara itu, kata Harjanto, penjualan komoditas Seng Perseroan tercatat sebesar Rp304,94 Miliar, komoditas Timbal sebesar Rp127,00 Miliar, dan Perak sebesar Rp168,75 Miliar.

Bahkan, lanjut Harjanto, Perseroan masih mampu membukukan penjualan sebesar Rp608,1 Miliar, dengan kontribusi penjualan terbesar berasal dari pasar ekspor yang mencapai Rp600,6 Miliar.

Menurut Harjanto, Perseroan juga mencatatkan laba kotor sebesar Rp161,7 Miliar, sedangkan laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp29,12 Miliar sepanjang tahun 2020.

Diharapkan pada tahun 2021, ungkapnya, produksi konsentrat timbal dapat mencapai 17.500 ton, serta produksi konsentrat seng mencapai 46.000 ton sesuai dengan kuota ekspor yang kami miliki.

"Selain itu, Perseroan juga akan terus meningkatkan produksi bijih besi untuk menangkap peluang positif dari peningkatan permintaan komoditas tersebut. Hal ini sebagai dampak dari perang dagang yang terjadi antara Australia dan China yang turut mengangkat harga komoditas tersebut," pungkasnya. (Arianto)

Share:

RNI Dukung Pembenahan Industri Gula Nasional


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Memasuki proses giling tebu PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) di 5 pabrik gula RNI Group yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, RNI berupaya dukung pembenahan industri gula nasional. 

Direktur Utama PT RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi mengatakan prospek bisnis gula di Indonesia masih cukup bagus dan menjanjikan, hal ini dikarenakan tingginya permintaan dan konsumsi gula nasional yang terus meningkat seiring dengan berkembangnya laju pertumbuhan penduduk.

Kontribusi kerap dilakukan RNI untuk mendukung pembenahan tersebut, lantaran minat petani untuk menanam tebu terbilang masih tinggi dan cenderung meningkat. 

“Salah satu kontribusi kami adalah dengan meningkatkan serapan tebu petani rakyat”, Jelas Arief pada kesempatan meninjau beberapa lokasi pabrik gula RNI Group, 26 - 28 Mei 2021.

Lebih lanjut Arief menguraikan di tahun 2020, RNI telah menyerap tebu petani rakyat untuk digiling sekitar 3,3 juta ton bahan baku tebu, dengan jumlah petani tebu rakyat yang menjadi mitra RNI Group sekitar 4 ribu petani. 

Khusus di wilayah Jawa Barat, RNI telah menjalankan kemitraan tebu dengan memanfaatkan lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT PG Rajawali II di Subang, Indramayu, dan Majalengka. 

Program ini, lanjutnya, telah dilaksanakan pada masa tanam 2018/2019, 2019/2020, dan 2020/2021.

“Prospek bisnis gula menjanjikan, kami turut berupaya lakukan pembenahan secara holistik baik dari sisi on farm dengan melakukan riset perbanyak varietas tebu unggul dan rencana smart farming untuk mendorong produktivitas, dari sisi off farm melalui revitalisasi modernisasi pabrik gula yang dikelola” jelasnya. 

Menurut Arief, usia pabrik gula yang sudah tua dan minimnya modernisasi menjadi salah satu faktor rendahnya rendemen gula di  Indonesia yang berdampak pada tingginya Harga Pokok Produksi (HPP) gula, oleh karenanya diperlukan pembenahan untuk mendukung perbaikan industri gula nasional.

Untuk mencapai target produksi dan mengatasi HPP itu, Ia menyebut RNI memiliki sejumlah strategi untuk penguatan lini bisnis gula, diantaranya melalui kerjasama dengan mitra strategis untuk peningkatan kapasitas dan revitalisasi PG, Perluasan areal perkebunan tebu, Penerapan smart farming, Penguatan pola kemitraan dengan petani, Penguatan riset varietas tebu melalui pengembangan riset internal dan kerjasama dengan lembaga riset atau perguruan tinggi.

“Upaya pembenahan ini juga perlu dukungan Pemerintah untuk membuka lahan perkebunan baru dan memastikan ketersediaan pasokan baku tebu”, tambahnya. 

Tahun 2021 RNI menargetkan produksi gula mencapai 282 ribu ton yang berada dari tebu petani rakyat maupun milik sendiri dengan kisaran Rendemen berada di angka 8,1%. Terdapat peningkatan hingga 22% dari target sebelumnya di tahun 2020 dengan produksi gula sebanyak 231 ribu ton. (Arianto)

Share:

Pendapatan Samindo Resources US$173,47 Juta di Tahun 2020


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Samindo Resources Tbk ("MYOH" atau "Perseroan")  membukukan pendapatan sebesar US$173,47 juta hingga 31 Desember 2020 atau turun 31,82% secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan pendapatan sebesar US$254,45 juta pada periode yang sama di tahun 2019.

"Penurunan pendapatan ini membuat laba bersih Perseroan pada tahun 2020 tercatat sebesar US$22,50 juta atau turun 13,66% secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan laba bersih US$26,07 juta pada periode yang sama di tahun 2019," kata Ahmad Zaki, Sekretaris Perusahaan MYOH dalam Public Expose di Jakarta. Jum'at (28/05)

Menurut Ahmad, pendapatan Perseroan pada tahun 2020 ditopang wasted removal dan produksi batubara sebesar 71%, selanjutnya coal hauling sebesar 28% dan drilling 1%.

Disamping itu, kata Ahmad, Hambatan utama di tahun 2020, karena melambatnya aktivitas perekonomian akibat pandemi Covid-19 turut berimbas pada permintaan energi, terutama pada minyak bumi dan batubara. 
 
Tak cuma itu, lanjut Ahmad, Perseroan juga berusaha sebaik mungkin untuk memaksimalkan kondisi tersebut dengan meningkatkan efisiensi dan efektifitas.

Bahkan, Ahmad menekankan, Salah satu upaya menjaga kegiatan operasional dilakukan melalui mengistirahatkan beberapa alat berat yang kinerjanya kurang maksimal serta melakukan perawatan mandiri pada alat berat yang dimiliki. 

"Asal tahu saja, untuk meningkatkan kinerja Perseroan, Kami sedang giat mencari klien baru atau proyek baru. Selain itu, Kami juga berharap harga batubara yang tinggi bisa sustain (berkelanjutan)," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Target Pendapatan Nusa Raya Cipta tahun 2021 sebesar Rp1.8 Triliun


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Nusa Raya Cipta Tbk ("NRCA" atau "Perseroan") membukukan penurunan laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk menjadi Rp55,12 miliar hingga periode 31 Desember 2020 atau turun 45,51% dibandingkan dengan laba Rp101,16 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

"Disisi lain, Perseroan mencatat pendapatan  menjadi Rp2,09 triliun atau turun 20,23% secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan Rp2,62 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya," kata Hadiwinarto Christanto, Direktur Utama NRCA dalam Public Expose di Jakarta. Jum'at (28/05)

Begitu juga, kata Hadiwinarto, laba bruto tercatat sebesar Rp228,69 miliar atau turun dibandingkan dengan laba bruto Rp274,01 miliar.

Sementara itu, lanjutnya, Laba usaha diraih Rp134,44 miliar turun dari laba usaha Rp172,46 miliar 

Dari sisi aset, tegas Hadiwinarto, Perseroan memiliki Total aset sebesar Rp 2,22 triliun hingga periode 31 Desember 2020 atau turun tipis dibandingkan dengan total aset Rp2,46 triliun hingga periode 31 Desember 2019.

Asal tahu saja, Perseroan di tahun 2021 menargetkan Pendapatan  sebesar Rp 1.8 Triliun. Sedangkan Pencapaian Kontrak Baru hingga 30 April 2021 sebesar Rp 373,20 Miliar yang terdiri dari:
1. Akasa Apartement BSD, Tangerang.
2. Mayapada Chung Chung School II, Surabaya.
3. Gedung Parkir Apartement Emerald Bintaro, Tangerang.
4. Paket 5 Theme Park Kotabaru Parahyangan, Bandung.
5. RT Bukit Puncak, Semarang.
6. Biodegradable IKPP, Serang.

Adapun, kata Hadiwinarto, Strategi Perseroan tahun 2021 tetap fokus mengembangkan dan mempertahankan usaha jasa konstruksi dan berusaha untuk meningkatkan efisiensi dan kapabilitas dalam hal operasional perseroan.

"Selain itu, Membangun kerjasama kemitraan dengan pihak asing, swasta ataupun BUMN melalui proyek-proyek kerja sama operasi (KSO) dan  mencoba untuk berkolaborasi dengan pemilik tanah untuk pengembangan properti (joint development)," pungkasnya.(Arianto)

Share:

Fahira Idris Gelar Donor Darah untuk Negeri


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Anggota DPD RI dapil Provinsi DKI Jakarta yang juga Ketua Umum Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Fahira Idris kembali menggelar bakti sosial kegiatan donor darah yang merupakan salah satu rangkaian peringatan milad Ormas Bang Japar yang ke-4. 

"Insya Allah kita akan gelar kegiatan donor darah secara rutin dan berkala. Kita juga mau mengkampanyekan ke masyarakat bahwa donor darah di masa pandemi aman, karena dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Alhamdulilah masyarakat terutama warga Jakarta Pusat antusias mendonorkan darahnya. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kebaikan hati para pendonor," ujar Fahira Idris di sela-sela kegiatan donor darah di Jakarta Barat. Sabtu (29/05)

Fahira mengungkapkan, ketersediaan pasokan stok darah sangat diperlukan untuk kegiatan kemanusiaan, karena mampu menyelamatkan banyak nyawa yang sedang membutuhkan. 

Oleh karena itu, Bang Japar akan terus menggelar kegiatan donor darah di berbagai wilayah di Jakarta secara berkala walau pandemi masih melanda. Fahira juga mengajak berbagai institusi, ormas, dan kelompok masyarakat lainnya kembali menggelar kegiatan donor darah yang di masa sebelum pandemi sangat sering digelar.

Sebagai apresiasi bagi para pendonor, kami dari Bang Japar memberi piagam penghargaan ‘Pahlawan Darah Indonesia’ kepada mereka yang mendonorkan darahnya. Ini bentuk apresiasi bahwa yang mereka lakukan saat ini sangat berarti bagi banyak nyawa dan kehidupan di luar sana. 

"Selanjutnya, Kami juga memberikan bingkisan berisi sembako dan starter pack berisi handsanitizer, masker tiga lapis, sarung tangan plastik, snack box dan minuman ringan," jelas Fahira.

Selain kegiatan donor darah, sebagai Anggota DPD DKI Jakarta Fahira Idris juga menyediakan waktu penuh selama kegiatan ini untuk menyerap aspirasi, menerima aduan, dan memberikan pendampingan bagi para pendonor yang mengalami berbagai persoalan terutama dalam bidang hukum, pelayanan kesehatan, dan persoalan-persoalan lainnya.

"Jika antusias warga menjadi pendonor semakin besar, kami akan gelar kegiatan donor darah hingga level kecamatan yang ada di Jakarta sehingga akan lebih banyak warga yang terlibat. Jika semua berjalan baik, maka kegiatan ini akan dilanjutkan hingga 2022," pungkas Fahira Idris. (Arianto)
Share:

VONA, Brand Lokal di LazMall Lazada


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Siapa bilang brand lokal tidak mampu bersaing dengan brand internasional? Hal ini dibuktikan oleh pasangan suami istri Violetta Affandi dan Fejri Muzakky melalui VONA, sebuah usaha produk berbahan dasar kulit untuk pria dan wanita seperti tas, sepatu, dan dompet yang kini telah berhasil menembus pasar dan bahkan masuk kanal LazMall di Lazada.

Bermula dari keinginan pasangan ini untuk memulai hal baru, VONA kini telah memiliki konsumen yang tersebar tidak hanya di Indonesia, namun juga di mancanegara. Kira-kira seperti apa perjalanannya dalam membangun brand lokal ini? Simak ceritanya!

Menjadi entrepreneur adalah keinginan yang telah dipendam oleh Violeta dan Fejri sejak lama. Melihat banyaknya pengrajin yang kehilangan pekerjaan sejak tragedi Bom Bali, Violetta dan Fejri tergerak untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai karyawan, pindah ke Bali dan memulai perjalanan membangun usaha yang dapat memberdayakan pengrajin di komunitas sekitar.

Dimulai dari mempelajari teknis desain secara otodidak, serta mempelajari tipe tas, teknik menjahit, dan material yang bagus, Violetta dan suami akhirnya melahirkan VONA dengan bantuan para pengrajin di Bali di tahun 2013. VONA menjual produk berbahan dasar kulit seperti tas, sepatu, dan dompet untuk pria dan wanita berkualitas premium.

Nama VONA sendiri diambil dari kata VON dari Bahasa Islandia yang memiliki arti ‘harapan’ untuk menggambarkan keinginan menggapai sukses di masa depan.

Meski usahanya terbilang baru, respon positif tidak hanya datang dari konsumen lokal, namun juga dari konsumen mancanegara.

Terbukti, produk-produk VONA banyak dikirim ke luar negeri, dengan konsumen diantaranya dari Jerman, Yunani, Singapura, dan Australia.

Kini VONA bisa mempekerjakan 30 karyawan untuk membantu produksi dan bergabung dengan Lazada untuk memperluas jangkauan konsumennya.

Lantas bagaimana rahasia Violetta dan Fejri dalam membangun brand VONA hingga dapat dikenal ke mancanegara?

Fejri Muzakky, Pendiri VONA mengatakan, Ketika kita membangun sebuah bisnis, kita harus mampu membaca situasi dan memahami permintaan pasar. Awal mulanya, saya membangun VONA dengan mode bisnis berdasarkan preferensi saya sendiri. Tapi saya menyadari bahwa tidak semua hal yang saya sukai sejalan dengan permintaan konsumen.

"Setelah melalui proses trial and error, dan memahami keinginan pasar, kini kami bangga dapat memberikan produk yang dibutuhkan dan dicari oleh konsumen. Saat ini VONA mampu mencapai rata-rata 200-300 penjualan per hari di Lazada, dan bahkan bisa mencapai ribuan penjualan di saat ada promo," kata Fejri. Jum'at (28/05)

Perjalanan bisnis VONA tentu tidak selalu berjalan mulus. Saat awal menjalani bisnisnya, mereka kerap menerima kritik dari para konsumen baik dari sisi desain maupun harga.

Namun, kritik tersebut tidak membuatnya patah semangat, tetapi justru menjadi pendorong untuk membuktikan ke konsumen bahwa produk lokal sudah siap bersaing dengan produk luar negeri.

Berdasarkan pengalaman saya selama delapan tahun menjalani bisnis ini, saya belajar untuk menciptakan produk yang simple namun timeless dan berbahan dasar premium. Sehingga produk yang kami tawarkan tidak hanya menarik, namun dapat digunakan oleh konsumen dengan rentang umur yang lebih luas,” tambah Violetta, Pendiri VONA.

Selama menjalankan bisnis VONA, Violetta dan Fejri juga merasa sangat terbantu dengan adanya eCommerce seperti Lazada.

Bagi mereka, Lazada sangat berperan dalam memudahkan VONA menjangkau konsumen yang lebih luas serta membuka peluang usaha bagi para reseller untuk meraup keuntungan bersama VONA. Berkat para reseller pula, produk VONA bisa tersebar tidak hanya di Pulau Jawa, namun hingga ke Pulau Kalimantan dan Sulawesi.

Selain merasa terbantu dengan adanya promo dan kampanye Lazada seperti 11.11 yang berhasil mendongkrak pendapatannya sebanyak 20 kali lipat, VONA kini menjadi salah satu brand lokal yang berhasil masuk LazMall, sebuah kanal untuk produk otentik berkualitas dari berbagai brand terkemuka di Lazada yang saat ini telah berkembang pesat dan menjadi mal virtual terbesar di Asia Tenggara dengan lebih dari 18.000 brand nasional maupun internasional.

Selain memudahkan konsumen menemukan produk-produk otentik berkualitas tinggi di eCommerce, LazMall juga membantu brand seperti VONA memiliki kehadiran virtual yang bisa menjangkau pasar lebih luas

Dalam kesempatan yang sama, Haikal Bekti Anggoro, SVP, Traffic Operations & Seller Engagement, Lazada Indonesia mengatakan, ”Kami bangga brand lokal seperti VONA dapat menjadi bagian dari kanal eksklusif kami, LazMall. Hal ini membuktikan bahwa usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia mempunyai potensi besar untuk beradaptasi dan bersaing dengan banyak brand internasional lainnya di LazMall.

Oleh karena itu, kami selalu mendorong para penjual kami untuk selalu bersemangat dalam berinovasi dan terus mengasah kemampuan membaca tren pasar agar lebih banyak UMKM Indonesia dapat naik kelas dan bisa memiliki brand sendiri. Kami harap kesuksesan VONA dapat menjadi inspirasi brand lokal lainnya untuk terus tumbuh bersama kami.”

“Bagi saya, dalam menjalankan suatu bisnis, kita harus memiliki rasa ingin belajar yang kuat dan mampu beradaptasi dengan situasi seperti perkembangan ekonomi dan pola belanja konsumen yang terus berkembang agar kita dapat menawarkan produk yang bisa dijual di waktu dan situasi yang tepat. Apalagi setelah brand kami masuk di LazMall, kami ingin VONA dikenal sebagai brand lokal pilihan yang berkualitas, terpercaya dan mampu bersaing dengan brand luar negeri,” tutup Violetta.

Cerita inspiratif lainnya dari UMKM di Indonesia yang bergabung di Lazada bisa disaksikan dalam kanal YouTube #LazadaClub Indonesia. Bagi UMKM Indonesia yang ingin bergabung di Lazada, cukup luangkan waktu 5 menit untuk mendaftar di lzd.co/menjadiseller, dan bersiaplah untuk tumbuh besar bersama Lazada! (Arianto)

Share:

LEVI’S® 501® Kualitas Tidak Pernah Ketinggalan Zaman


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Melalui berbagai era dan gaya dalam satu setengah abad terakhir, ada satu hal yang konstan; Levi’s® 501®. Straight leg, button fly  ̶  jeans biru ikonik yang dimiliki oleh semua orang, mulai dari pekerja pabrik, bintang film, programmer, Presiden, hingga beberapa penyuara yang  paling menonjol di ruang pergerakan… dan pada 20 Mei ini, kami merayakan hari jadi ke-148 untuk jeans biru original. Kakek dari semua jeans biru, dimana jeans apapun pada saat ini adalah pengulangan dari aslinya. 

Untuk memperingati kesempatan tersebut, kami menyoroti gaya dan kisah para tujuh Originals muda  ̶  Naomi Osaka, Hailey Bieber, Emma Chamberlain, Barbie Ferreira, Jaden Smith, Marcus Rashford MBE, dan Shai Gilgeous-Alexander  ̶  serta cara favorit mereka saat menggunakan Levi’s® 501®.

Sebuah medium yang sempurna untuk menuangkan ekspresi yang kreatif, 501® telah menjadi gaya utama para kaum muda sejak pertengahan abad ke-20. Dari Marlon Brando di The Wild One tahun 1953, ke gaya lusuh di Summer of Love selama akhir 1960-an, punk tahun 1970-an, dark indigo, hingga pada tampilan oversized dari NWA di akhir tahun 80-an, 501® telah lama menjadi pilihan untuk anak muda yang keren. 

Dan sebagian besar dari itu muncul karena kesederhanaan klasik 501®. Berpakaian atau berdandan, fit atau oversized, gelap atau pudar, lugas atau disesuaikan, hal tersebut merupakan hati dan jiwa dimana tidak hanya untuk Levi’s®, tetapi juga dalam fashion modern. Celana kerja sederhana berbahan dasar denim tahan lama dengan siluet yang bisa dipakai oleh banyak orang.

"501® adalah jeans biru original, sehingga sangat masuk akal untuk kami merayakan produk ikonik tersebut dengan para ORIGINALS ini. Kami terinspirasi oleh hubungan emosional yang mereka miliki dengan 501®   ̶   gaya & cerita pribadi mereka menjadikan jeans itu begitu unik dimiliki oleh mereka," kata Karen Riley-Grant, Levi’s® Chief Marketing Officer. Jum'at (28/05)

Tentu saja, kisah Levi’s® 501® bukan hanya tentang gaya yang abadi. Namun juga tentang keberlanjutan. Hal ini merupakan sebuah pengingat ke hari-hari sebelumnya ketika segala sesuatunya diciptakan untuk bertahan lama, bergerak melawan arus tren sekali pakai pada saat ini. 

Levi’s® 501® tidak hanya sangat tahan lama, tetapi juga akan terlihat semakin baik seiring dengan bertambahnya usia, yang berarti Anda akan memakainya lebih lama. Dan, berkat Levi’s® Tailor Shop, 501® jeans juga dapat diperbaiki, memberikan umur pakai yang lebih lama. 

Juga, dengan Levi’s® Water<Less, jeans 501 ini dikerjakan dengan menggunakan air hingga 96% lebih sedikit dibandingkan dengan finishing denim biasa, menjadikannya pilihan denim yang jauh lebih ramah lingkungan. Bahkan lebih baik lagi, dengan Levi’s® SecondHand, dimana Anda dapat menghindari penggunaan limbah dan air saat membeli barang baru dan sebaliknya memilih sepasang pakaian vintage 501® yang sangat didambakan.

Untuk merayakan hari jadi produk ikonik ini, Levi's® merilis kolaborasi edisi terbatas antara Levi's® dan Wasted Youth. Wasted Youth adalah tentang pemberontakan dan kebebasan. Mengambil ciri khas dari budaya skate dan punk, merek yang berorientasi pada budaya Jepang yang didirikan oleh VERDY dengan cepat mengukuhkan posisinya sebagai salah satu merek paling berpengaruh saat ini. 

Dan ketika pemberontakan dan kebebasan menjadi bagian yang tertanam di DNA Anda, tidak dapat dihindari bahwa Anda pada akhirnya akan bersentuhan dengan Levi's® 501®.

Levi's® x Wasted Youth 501® '93 Straight, edisi khusus yang terinspirasi dari streetwear 501® yang dibuat secara eksklusif oleh VERDY. Jeans tersebut mengambil ciri khas dari budaya skateboard dan punk dan merupakan perpaduan sempurna dari OG Levi's®, desain utilitarian, dan gaya Tokyo. 

Tersedia dalam warna hitam pekat, Levi's® x Wasted Youth 501® '93 Straight menampilkan jahitan zig merah di pinggang dan saku, serta dengan kata "Don't Bother Me Anymore'' yang dibordir dengan warna hitam di bagian kanan belakang. Selain itu, setiap pembelian Levi's® x Wasted Youth 501® '93 Straight akan mendapatkan pin "Don't Bother Me Anymore. 

Di Levi’s® 501®, tidak ada dua pasang pakaian yang sama, hal tersebut membuatnya benar-benar original. Dan itulah mengapa, untuk Levi’s® 501® Day 2021, kami menyoroti generasi baru Levi’s® Originals. Tujuh perwakilan suara yang tahu cara memadukan gaya, kreativitas, keaslian, dan tujuan dengan mudah. Dimana masing-masing individu perwakilan ini menunjukkan ekspresi modern dari apa yang menjadikan Levi’s® 501® sebagai ikon budaya sejak zaman Marlon Brando.

Levi's® x Wasted Youth 501® '93 Straight diluncurkan pada 20 Mei 2021 dan tersedia dalam jumlah yang terbatas untuk produk 501 dan hanya tersedia di Levi’s NextGen Store Grand Indonesia. (Arianto)

 

Share:

Kadin Gelar Pengukuhan Pengurus Kadin Indonesia periode 2020-2025


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kamar Dagang Dan Industri Indonesia (KADIN) menggelar Pengukuhan Pengurus KADIN Indonesia periode 2020-2025  dan Halal Bi Halal dengan tema besar “Peningkatan Peran Kadin Indonesia Dalam Kebangkitan Ekonomi Nasional Melalui Digitalisasi Industri” pada Kamis (27/05) di Hotel Mulia Jakarta secara offline dengan protokol kesehatan Covid-19 serta secara online via aplikasi Zoom.

Dalam sambutannya, Ir. H. Eddy Ganefo, MM, Ketua Umum Kadin Indonesia mengatakan, melalui pengukuhan Dewan Pengurus Kadin Indonesia Periode 2020 – 2025, Kadin Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi secara cepat dan efektif melalui digitalisasi ekonomi sebagai upaya konkrit pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Setidaknya, kata Eddy, Ada 5 (lima) sektor program prioritas strategi nasional Kadin Indonesia antara lain:

Pertama, mempelopori transaksi digital seperti crypto, currency, block change, yang menjadi unggulan produk unggulan Kadin secara Internasional.

Kedua, sektor e-commerce, memastikan transaksi elektronik berjalan aman dan nyaman.

Ketiga, mendorong sektor ekspor sebagai komoditas utama perekonomian nasional.

Keempat, Kadin Indonesia akan menjadi pusat ketahanan pangan nasional.

Kelima, memberdayakan sektor usaha kecil menengah untuk menjadi sokoguru perekonomian nasional, karena sektor UMKM menjadi penopang utama di tengah pandemi Covid-19," ujar Eddy sebelum acara pengukuhan berlangsung.

Dalam kesempatan yang sama, M. Mufti Mubarok, Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan BUMN menuturkan,  terkait konsolidasi internal, Kadin Indonesia telah menyusun dan menerbitkan 3 (tiga) buku.

Adapun, kata Mufti, Buku yang pertama adalah Naskah Akademik tentang eksistensi Kadin Indonesia. Kemudian Buku Putih tentang Meluruskan Sejarah Kadin Indonesia dan selanjutnya Buku tentang Potret Program Kerja Kadin Hasil Munas.

Senada dengan Waketum M. Mufti Mubarok. Disaat yang sama, Nur Kholis, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Keanggotan dan Kaderisasi mengungkapkan, saat ini Kadin Indonesia telah mengkonsolidasi seluruh stakeholder terkait dalam rangka penguatan dan pemulihan ekonomi nasional.

Sementara itu, Dian Prasetyo, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Kadin Indonesia menjelaskan, Kadin Indonesia akan melakukan roadshow dan konsolidasi secara terstruktur, masif, dan sistemik ke seluruh kabupaten/kota di Indonesia untuk menggali potensi ekonomi dalam pemulihan ekonomi nasional.

"Saat ini, Kadin Indonesia lebih terbuka dengan bergabungnya tokoh nasional dari berbagai macam latar belakang mulai dari pemerintah, pengusaha, ulama, politisi, praktisi dan aktivis, sehingga menjadi modal utama dalam membangun ekonomi nasional," pungkasnya (Arianto)

Share:

Kuartal-I 2021, Sawit Sumbermas Sarana Bukukan Laba sebesar Rp176 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Emiten kelapa sawit PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk ("SSMS" atau "Perseroan") sepanjang tahun 2020 mencatatkan kinerja yang positif, baik dari sisi operasional maupun finansial, ini merupakan suatu prestasi tersendiri, karena dapat tercapai di saat situasi makro ekonomi global yang tidak mudah ditengah merebaknya situasi pandemi Covid-19.

"Menariknya, Perseroan di tahun 2020, mampu mencatatkan kenaikan angka penjualan double digit yaitu sebesar 23% menjadi Rp4,04 trillun serta laba bruto yang naik 83% menjadi Rp1,84 triliun," kata Vallautahan Subraminam, Direktur Utama SSMS dalam Paparan Publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Gedung Graha Niaga, Jakarta. Jum'at (28/05)

Bahkan, kata Vallautahan, Laba usaha Perseroan naik signifikan sebesar 169% menjadi Rp1,19 trillun, yang dipengaruhi oleh kenaikan harga jual produk sawit di pasar internasional.

Pada tahun 2020, lanjut Vallautahan, Perseroan memperkuat kerja sama untuk pemasaran produk sawitnya, salah satunya dengan PT Citra Borneo Utama (CBU), yang menyerap 70% produk sawit Perseroan untuk kemudian diolah menjadi produk turunan sawit, seperti olein, sterein dan PFAD. 

Begitu juga, pada akhir Desember 2020, Perseroan menambah kepemilikan sahamnya di PT CBU menjadi sebanyak 32% dari sebelumnya hanya 19% sebagai bagian dari memperkuat strategi hilirisasi bisnis.

Selain itu, Perseroan juga fokus untuk meningkatkan utilisasi pabrik penyulingan kelapa sawit mencapai 100%. Dan yang pasti, Penguatan hilirasi produk sawit akan menjamin prospek profitabilitas yang lebih baik bagi Perseroan di masa depan.

Memasuki awal tahun 2021, Vallautahan mengaku, Perseroan membukukan laba pada kuartal-I 2021 sebesar Rp176 miliar atau naik bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mengalami rugi Rp338,79 miliar, hal tersebut juga karena ditopang oleh naiknya harga minyak sawit.

Sedangkan, Beban pokok penjualan Perseroan naik menjadi Rp594 miliar dari Rp483 miliar. "Kendati demikian, laba bruto perseroan meningkat 13,59%, menjadi Rp493 miliar dari Rp434 miliar," ucapnya. 

Dari sisi aset, Total Aset Perseroan sepanjang tiga bulan pertama tahun ini naik 8 persen menjadi Rp12,92 triliun dari Rp12 triliun pada akhir Desember 2020.

Dalam hal Keberlanjutan bisnis, kata Vallautahan, Perseroan juga terus mengupayakan agar seluruh kebun, termasuk yang dikelola oleh petani, dapat memiliki sertifikat Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO/Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). 

Asal tahu saja, Kepemilikan sertifikat RSPO/ISPO tentunya tidak hanya akan meningkatkan daya saing perusahaan secara keseluruhan namun juga memberikan jaminan kepada konsumen atas kualitas produk Perseroan, bahwa seluruh produk perkebunan dan turunannya telah diproduksi dengan cara yang mengedepankan prinsip prinsip berkelanjutan dan diproses melalui kegiatan operasional berwawasan lingkungan. 

"Dan yang paling penting, Hal ini tentunya menjamin produk yang dihasilkan Perseroan memiliki keunggulan kualitas yang kompetitif dari produk yang dihasilkan kompetitor di pasar domestik maupun internasional," pungkasnya. (Arianto)



Share:

Yuk Ubah Langkahmu Bersama PEDRO


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Refleksi diri bisa menjadi upaya awal untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, dan untuk kita melakukan kilas balik serta menelusuri makna lebih dalam terhadap peristiwa yang pernah kita lalui.

Refleksi diri merupakan proses mengkaji diri terhadap pengalaman, kebiasaan serta perilaku yang selama ini dilakukan agar menjadi pribadi lebih baik di masa depan.

Jika dilakukan rutin, refleksi diri dapat membantu meningkatkan kesadaran diri agar kita dapat mengerti emosi, hasrat, dan semangat yang memampukan kita untuk melihat dunia dari sisi yang berbeda dari perspektif yang baru.

Selain itu, Perubahan tidak selalu harus diawali dengan langkah yang besar serta dapat dimulai kapan saja.

Menyadari hal itu, PEDRO menggandeng Refal Hady dan Vira Tandia untuk mengampanyekan #UbahLangkahmu, yaitu sebuah gerakan mendukung dan memantapkan langkah-langkah mereka yang berkomitmen untuk menjadi individu yang lebih baik.

"Kami menyadari bahwa perubahan selalu diikuti dengan rasa tidak nyaman.  Seringkali seseorang mengurungkan niatnya untuk berubah karena kurang percaya diri. Melalui #UbahLangkahmu, kami ingin menyampaikan bahwa kami tidak hanya mendukung, namun PEDRO ingin menjadi bagian dari perubahan diri seseorang," kata Sarah Angela, Marketing Department Head dari PEDRO Indonesia..

Kami yakin dan percaya, kata Sarah, produk-produk PEDRO yang effortless mampu memantapkan komitmen mereka yang ingin berubah dengan menunjang rasa percaya diri dan memberikan penampilan baru yang lebih fashionable.

"Sebagai bentuk dukungan dalam proses perubahan diri para penggunanya, PEDRO menghadirkan ragam koleksi terbaru yang cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, namun tetap menonjolkan karakter PEDRO yang effortless," ungkapnya.

Variasi yang ditawarkan tidak hanya dari sisi warna, sambung Sarah, namun juga dari konstruksi footwear dan tas, serta material berkualitas premium.

Bagi kaum wanita, koleksi PEDRO kali ini cukup lekat dengan sentuhan warna ceria khas musim panas seperti warna fuchsia, coral pink, serta chalk.

Bagi kaum pria, PEDRO juga memiliki koleksi footwear dan tas yang tidak kalah trendi dan dipastikan akan memberikan kesan yang tak terlupakan saat beraktivitas dengan banyak orang, dan mampu menunjukkan perubahan terbarumu. Koleksi ini tersedia di seluruh gerai PEDRO di Indonesia dan dapat ditemukan di PEDROSHOES.CO.ID atau berbelanja via WhatsApp dengan personal shopper di +62 821-1244-1558.

"Asal tahu saja, Perubahan memang bukanlah sesuatu hal yang mudah. Oleh karena itu, miliki keberanian untuk memulai refleksi diri. Ubah pandanganmu, akui ketidaksempurnaanmu, dan mulai #UbahLangkahmu," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Tonggak Penting Infrastruktur Digital, Menteri Johnny: Jaringan 4G dan 5G Berjalan Simultan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Indonesia telah memasuki babak baru teknologi telekomunikasi modern dengan memanfaatkan jaringan koneksi generasi kelima (5G). Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan infrastruktur digital nasional akan ditopang dengan jaringan 4G dan 5G secara simultan.

"Saya ingin memastikan roll out 5G Telkomsel yang dilakukan hari ini juga tetap berjalan operasi simultan bersama jaringan 4G, karena pembangunan 5G secara merata di seluruh wilayah tanah air justru yang akan menjadi tonggak-tonggak penting infrastruktur telekomunikasi nasional kita," ujarnya dalam peresmian 5G Telkomsel, di Vertical Garden the Telkom Hub, Jakarta, Kamis (27/05/2021).

Menteri Johnny menyatakan peresmian jaringan 5G oleh Telkomsel merupakan hari bersejarah untuk Indonesia."Hari ini hari bersejarah, hari yang sangat khusus untuk telekomunikasi di Indonesia. Hari ini menandai satu langkah baru revolusioner menatap masa depan telekomunikasi dan digitalisasi Indonesia," tandasnya.

Menurut Menkominfo sudah banyak harapan yang diterima, baik dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, komunitas bisnis, komunitas masyarakat, dan masyarakat umum mengenai kehadiran 5G untuk memenuhi kebutuhan di era teknologi digital.

"Ini tanda-tanda baik, sekaligus tantangan yang luar biasa apabila memahami implikasi harapan itu. Hari ini hari yang luar biasa, di mana kita mengawali deployment 5G dengan tetap menjaga dan mempertahankan agar internet link rasio, agar disparitas internet antar wilayah negara kita, tetap terjaga dengan baik," tandasnya.

*Akselerasi Transformasi Digital*

Dalam kesempatan itu, Menteri Johnny menyampaikan kebanggaan dan apresiasi melihat keseriusan dari Telkomsel yang mengambil langkah cepat untuk mengawal pembangunan 5G di Indonesia.

Namun, Menkominfo menegaskan perlunya persiapan yang matang dengan pertimbangan dan keputusan bisnis yang future oriented, melihat kedepan, menantang dan menerima peluang sebagai arena baru telekomunikasi nasional.

"Setidaknya hari ini akan tercatat dalam riwayat dunia, Indonesia mengambil bagian sebagai negara yang sudah operasi komersial untuk 5G, dengan semua konsekuensinya, baik dampak-dampak positif, peluang dan harapan maupun dampak buruk dan tantangan-tantangannya yang harus kita atasi," jelasnya.

Kepada Telkomsel, Menteri Johnny menegaskan tantangan dan dampak buruk bukan menjadi faktor yang menghentikan langkah, justru menjadi faktor yang mendorong pemerintah dan mitranya untuk berkolaborasi agar pembangunan 5G menjadi lebih matang dan lebih kuat di Indonesia.

"Harapan masyarakat kita, transformasi digital, migrasi rakyat dari ruang fisik ke ruang digital sudah luar biasa di Indonesia. Setidaknya 196 juta warga internet Indonesia, satu peluang dan space digital yang luar biasa besar di era di saat di mana terjadi tantangan pandemi Covid-19," ujarnya.

Menkominfo menyatakan, sisi lain dari pandemi Covid-19 di era digital ini adalah awal dan sebagai penanda dimulainya akselerasi transformasi digital. "Karenanya, marilah kita gunakan ini untuk kepentingan nasional kita, di saat di mana teknologi memungkinkan kecepatan 10 kali lipat dibanding 4G, di mana teknologi memungkinkan latensi yang rendah, dimana teknologi memungkinkan spektrum yang lebih efisien untuk kita gunakan. Marilah kita gunakan ini untuk manfaat," jelasnya.

*Dukungan Penuh*

Menteri Johnny menegaskan dukungan Pemerintah untuk memastikan menjalankan peran, tugas, fungsi dan pokok pemerintah, khususnya di sektor telekomunikasi.

"Kepada saya disampaikan bahwa kebutuhan spektrum frekuensi sampai tahun 2024, setidaknya sebanyak 2. 047 Mhz untuk mendukung 4G dan 5G deployment. Hingga saat ini kita baru menggunakan sekitar 737 Mhz untuk keseluruhan operasi telekomunikasi kita saat ini," jelas Menteri Johnny.

Kebutuhan spektrum frekuensi itu menggambarkan pemerintah perlu melakukan farming dan refarming spektrum sebanyak 1.310 MHz, atau hampir dua kali lipat dari kapasitas kebutuhan saat ini.

"Itu pekerjaan yang besar, tetapi saya memberikan aturan bahwa pemerintah akan gunakan itu secara optimal dan maksimal, gunakan itu untuk kepentingan industri yang ujungnya demi kejayaan negeri kita," imbuhnya.

Disamping menjadi tonggak infrastruktur telekomunikasi, Menkominfo juga mengingatkan agar tetap memperhatikan Capital Expenditure (Capex) dan Operational Expenditure (Opex) yang dibutuhkan untuk kepentingan infrastruktur dan pemanfaat hilir dari telekomunikasi nasional.

"Kita membangun upstream dengan harapan downstream bisnis telekomunikasi juga mekar dan berkembang," ujarnya.

Menteri Kominfo menitipkan pesan kepada Telkomsel dan mitra kerjanya untuk terus melakukan terobosan teknologi baru di Indonesia. "Titipan saya let's do it! harapan saya kepada stakeholders meeting ambil keputusan yang tepat dan segera, dorongan saya adalah siapkan Capex dan Opex yang memadai, pasar menunggu dan menanti, the opportunity is that," tandasnya.

Dalam peresmian 5G Telkomsel, Menteri Johnny didampingi Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika; Ismail, Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika; Ismail. Turut hadir Komisaris Utama PT Telkomsel; Wishnutama Kusubandio, Direktur Utama Telkomsel; Setyanto Hantoro, dan Direktur Utama Telkom Indonesia; Ririek Adriansyah. (Arianto)
Share:

Pemerintah Perangi 19 Kelompok Teroris OPM


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan saat ini ada 19 kelompok Teroris OPM yang tengah diperangi oleh pemerintah berkaitan dengan berbagai aksi teror dengan kekerasan yang dilakukan di Papua.

Mahfud menegaskan label teroris yang disematkan pemerintah hanya dialamatkan kepada kelompok teroris OPM, bukan untuk Papua secara umum. Dan dalam hal ini pemerintah tidak  memerangi masyarakat Papua, melainkan kelompok masyarakat yang bergerak secara separatis dan kerap melakukan aksi teror kekerasan serta sudah dilabeli sebagai teroris.

"Mohon dipahami dan jangan disalah artikan, kita tidak perangi Papua secara umum tapi kita perangi kelompok teroris, ada 19 kelompok. Kita mulai dari yang menonjol dulu," kata Mahfud saat menggelar rapat kerja dengan Komite I DPD RI, Selasa (25/5).

Penggunaan padanan katanya pun kata Mahfud tak akan menggunakan embel-embel Papua, sebab Papua adalah nama wilayah yang merujuk pada bangsa, suku dan bahkan budaya.

"Jadi teroris separatis itu adalah kelompok dan nama pemimpin, misal kelompok Lekagak, itu namanya. Kita tidak sebut Papua. Ya karena kita tahu Papua itu menyangkut bumi, etnis, dan budaya," paparnya.

"Kalau ada yang katakan Papua teroris, itu tak ada dan itu tidak benar itu yang kita gariskan sebagai kebijakan pemerintah," lanjutnya.

Mahfud juga menegaskan bahwa TNI-Polri yang bertugas melakukan tindakan tegas dan terukur dalam memerangi kelompok-kelompok tersebut. Sejauh ini tindakan tegas dan terukur aparat TNI-Polri telah berhasil merampas senjata yang terdiri dari senapan peluru dan sejumlah alat lain yang kerap digunakan kelompok teroris OPM untuk menyerang bukan hanya anggota TNI Polri tetapi juga masyarakat sipil, penduduk asli Papua. (Arianto)

Share:

Merdeka Copper Gold Mulai Konstruksi Proyek AIM


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Merdeka Copper Gold Tbk ("MDKA" atau "Perseroan") telah berhasil merampungkan studi kelayakan proyek Acid, Iron, Metal (“AIM”) . Proyek AIM ini diharapkan menambah pendapatan Perseroan sebesar US$170 juta per tahun selama lebih dari 20 tahun.

Wakil Presiden Direktur MDKA, Simon James Milroy mengatakan Perseroan telah menandatangani Perjanjian Usaha Patungan (JVA) untuk proyek AIM dengan Eternal Tsingshan Group Limited ("Tsingshan") dan afiliasinya masing-masing. Selanjutnya, para pihak mendirikan perusahaan patungan berbadan hukum Indonesia yakni PT Merdeka Tsingshan Indonesia (MTI), untuk menjalankan dan mengoperasikan Proyek AIM, dimana 80% dimiliki oleh MDKA dan 20% oleh Tsingshan. Proyek AIM akan memulai konstruksi pada kuartal II-2021 dan ditargetkan untuk memulai produksi pada kuartal IV 2022.

“Kami bersyukur atas pencapaian Proyek AIM. Proyek AIM ini akan menghasilkan nilai ekonomi yang menarik, memiliki nilai bersih sekarang (NPV) sebesar US$407 juta berdasarkan tingkat diskonto 8% dan tingkat pengembalian internal (IRR) sebesar 26%. Perseroan akan terus menjaga pertumbuhan bisnis dengan memaksimalkan potensi bisnis yang prudent di tengah kondisi bisnis yang penuh tantangan saat ini,” kata Simon dalam Paparan Publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta, Selasa (25/5).

Disisi lain, kata Simon, Perseroan menganggarkan capital expenditure (capex) atau belanja modal sebesar US$290 juta untuk pabrik awal proyek AIM, yang akan menghasilkan pendapatan tahunan sekitar US$170 juta selama lebih dari 20 tahun.

Untuk menjaga kinerja terus bertumbuh, lanjutnya, Perseroan juga akan terus melanjutkan kegiatan pre-feasibility study (studi pra kelayakan) untuk potensi Proyek Tembaga Tujuh Bukit, yang mengandung sumber daya 8,7 juta ton tembaga dan juga 28 juta ounces emas.  Lebih lanjut, pendapatan konsolidasi, EBITDA, dan laba pada 2021 diperkirakan meningkat kedepannya, seiring dengan operasi normal di Tambang Emas Tujuh Bukit pasca insiden rekahan heap leach, yang diharapkan kembali normal mulai kuartal III 2021 serta peningkatan produksi tembaga dari Tambang Tembaga Wetar.

Pada kuartal I 2021, ungkap Simon, Perseroan memproduksi 16.585 ounces emas dan 2.489 ton tembaga, peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan produksi pada Q4-2020 sebesar 5.355 ounces emas dan 1.017 ton tembaga. Peningkatan produksi terutama dikarenakan perkembangan positif dalam perbaikan pelataran pelindian akibat insiden rekahan di Tambang Emas Tujuh Bukit dan peningkatan produksi di Tambang Tembaga Wetar. Perseroan menargetkan produksi 100.000-120.000 ounces emas dan 14.000-17.000 ton tembaga pada 2021.

Secara kinerja keuangan, Simon mengaku, pada kuartal I 2021, Perseroan mencatat pendapatan US$46,55 juta, aset perusahaan tercatat naik menjadi US$1,16 miliar dari US$929,61 juta pada Maret 2021. Selama tahun 2020, Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar US$321,86 juta, lebih rendah 20,14% dibandingkan dengan 2019 sebesar US$402,03 juta.

Simon menambahkan, penurunan pendapatan mayoritas dikarenakan dua hal, yaitu pertama, berjalannya proses strategic review di tambang tembaga Wetar, untuk proses integrasi dengan proyek AIM yang telah selesai di akhir tahun 2020. Kedua, yaitu adanya insiden pergeseran permukaan tanah di heap leach pad di tambang emas Tujuh Bukit pada September 2020, yang berdampak kepada minimnya produksi dan juga penurunan penjualan di kuartal IV 2020.

“Proses remediasi/perbaikan telah berjalan sejak kuartal IV 2020. Alhasil, pada Januari 2021 proses produksi dari kegiatan heap leach telah dimulai meskipun belum beroperasi secara penuh. Proses remediasi/perbaikan sedang berjalan bertahap yang ditargetkan selesai di akhir kuartal II 2021 ini,” pungkasnya. (Arianto)

Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ KPU Tetapkan Pasangan Prabowo Subianto & Gibran Rakabuming Raka Menjadi Presiden Terpilih ~||~ Kampung Rakyat Indonesia Siap Sukseskan PILKADA Serentak Tahun 2024 ~||~ Hak Angket Kian Redup ~||~ Pasangan Capres & Cawapres Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar dan Pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD Resmi Layangkan Gugatan Hasil Pilpres Ke Mahkamah Konstitusi ~||~ #PEMILUDAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKLAN

IKLAN

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini