Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

CSIS Tebar Deviden Rp5,49 Miliar, Laba Bersih Naik 142 Persen


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) membukukan kinerja positif sepanjang 2025. Perseroan mencatat kenaikan pendapatan sebesar 26,5 persen menjadi Rp105,5 miliar, disertai lonjakan laba bersih 142 persen menjadi Rp33,3 miliar. Capaian tersebut mendorong Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui pembagian dividen tunai perdana sejak perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan hasil RUPST pada Kamis, 25 Juni 2026, pemegang saham menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,49 miliar atau setara Dividend Payout Ratio (DPR) 16,55 persen dari laba tahun buku 2025. Perseroan juga menetapkan dana cadangan wajib Rp100 juta, sedangkan sisa laba akan digunakan sebagai modal kerja untuk mempercepat pengembangan bisnis, terutama Kawasan Industri Cikembar.

Kawasan Industri Cikembar Dorong Profitabilitas

Peningkatan kinerja keuangan CSIS 2025 ditopang monetisasi lahan di Kawasan Industri Cikembar yang mulai memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan. Kondisi tersebut membuat Net Profit Margin (NPM) meningkat dari 16,5 persen menjadi 31,5 persen.

Momentum pertumbuhan berlanjut pada kuartal I 2026. Perseroan membukukan pendapatan Rp38,4 miliar atau melonjak 263 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Laba bersih juga meningkat drastis menjadi Rp20,9 miliar atau tumbuh 1.479 persen secara tahunan, dengan gross profit margin mencapai 80,3 persen dan net profit margin sebesar 54,6 persen.

Untuk mempercepat pengembangan kawasan industri, CSIS mengoptimalkan dana rights issue senilai Rp198 miliar. Dana tersebut difokuskan pada pembangunan infrastruktur kawasan serta perluasan landbank di Cikembar guna mengejar target marketing sales Rp120 miliar pada 2026.

Perkuat Manajemen dan Siapkan Proyek Jangka Panjang

RUPST juga menyetujui pengangkatan Octova Lily sebagai Direktur Perseroan. Langkah ini diharapkan memperkuat kapasitas manajemen dalam mengawal ekspansi bisnis, termasuk pengembangan kawasan Tenjojaya di Sukabumi yang mengusung konsep Integrated Agricultural-Based Healing Haven.

Sementara itu, Direktur Utama PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk, Tjoea Aubintoro, mengatakan CSIS memiliki kombinasi aset yang saling melengkapi. "Sentul memberikan fondasi yang matang, sementara Cikembar mulai berkembang sebagai motor pertumbuhan baru Perseroan. Di saat yang sama, Tenjojaya kami persiapkan sebagai visi jangka panjang Perseroan," ujarnya.

Menurut Tjoea, konsep Tenjojaya akan mengintegrasikan pertanian modern, wellness, community living, dan pariwisata berbasis alam sebagai sumber pertumbuhan berkelanjutan yang memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan masyarakat.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Asrendam XIX/TT Tinjau Pembangunan YTP 898/PC di Kampar


Duta Nusantara Merdeka | Kampar 
Asisten Perencanaan Kodam XIX/Tuanku Tambusai (Asrendam XIX/TT), Kolonel Arh Antonius Andre Wira K., S.AP., M.Si., melakukan peninjauan pembangunan YTP 898/PC di Marsheiling Area (MA) Posramil Kampar Kiri, Lipat Kain, Kabupaten Kampar, Jumat (26/6/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan operasional satuan sekaligus mengawasi progres pembangunan sarana dan prasarana agar berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Peninjauan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dihadiri Pabandaren Srendam XIX/TT, Wadanyon YTP 898/PC, Danramil Kampar Kiri, serta Babinsa setempat. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bagian dari evaluasi langsung terhadap kesiapan fasilitas dan pembangunan di lingkungan satuan.

Pemeriksaan Fasilitas Pendukung Dilakukan Menyeluruh

Dalam kunjungannya, Kolonel Arh Antonius Andre Wira K. memeriksa berbagai fasilitas utama, mulai dari barak prajurit, dapur, kamar mandi, fasilitas kesehatan (KSA), hingga kesiapan senjata dan materiil satuan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana berada dalam kondisi layak, terawat, dan mampu mendukung pelaksanaan tugas prajurit secara optimal.

Selain mengecek fasilitas, Asrendam XIX/TT juga memberikan pengarahan kepada seluruh personel YTP 898/PC. Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin, profesionalisme, loyalitas, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam setiap pelaksanaan tugas. Prajurit juga diingatkan untuk merawat seluruh aset dan perlengkapan yang menjadi tanggung jawab satuan.

Progres Pembangunan Diawasi Secara Detail

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan inspeksi ke lokasi pembangunan YTP 898/PC. Pada kesempatan itu, Asrendam meninjau kualitas pekerjaan, kesesuaian spesifikasi teknis, serta perkembangan proyek agar setiap tahapan pembangunan menghasilkan fasilitas yang aman, berkualitas, dan mampu menunjang kebutuhan operasional dalam jangka panjang.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen Kodam XIX/Tuanku Tambusai dalam mengawal pembangunan sarana dan prasarana di seluruh satuan. Pengawasan langsung diharapkan mampu memastikan setiap proyek berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Melalui peningkatan infrastruktur secara berkelanjutan, Kodam XIX/Tuanku Tambusai berupaya menciptakan lingkungan kerja yang representatif, meningkatkan kesejahteraan prajurit, serta memperkuat kesiapan operasional YTP 898/PC dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Pandangan Islam tentang Standar Kebenaran di Tengah Perdebatan Modern


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pertanyaan mengenai siapa yang berhak menentukan benar dan salah terus menjadi perdebatan dalam kehidupan manusia. Di tengah perkembangan pemikiran modern, sebagian kalangan menjadikan akal, tradisi, suara mayoritas, atau perubahan zaman sebagai tolok ukur kebenaran. Namun, pandangan Islam tentang standar kebenaran menempatkan wahyu sebagai sumber utama yang menjadi rujukan dalam menilai berbagai persoalan kehidupan.

Dalam ajaran Islam, akal dan ilmu memiliki kedudukan yang sangat penting. Akan tetapi, keduanya tidak diposisikan sebagai pencipta kebenaran. Akal berfungsi memahami dan menerapkan petunjuk yang berasal dari Allah sebagai sumber pengetahuan yang paling sempurna.

Al-Qur'an Menegaskan Kebenaran Bersifat Tetap

Al-Qur'an menjelaskan bahwa kebenaran tidak berubah mengikuti kepentingan atau keinginan manusia. Dalam QS. Yūnus ayat 32, Allah berfirman, "Maka tidaklah setelah kebenaran itu melainkan kesesatan."

Sementara itu, QS. Al-Mu’minūn ayat 71 menegaskan bahwa apabila kebenaran mengikuti hawa nafsu manusia, maka kehidupan akan kehilangan keteraturan. Ayat tersebut menunjukkan pentingnya standar yang tetap dalam menentukan nilai, hukum, dan moralitas.

Selain itu, QS. Al-An‘ām ayat 117 menegaskan bahwa Allah adalah pihak yang paling mengetahui siapa yang berada di jalan petunjuk dan siapa yang tersesat. Karena itu, petunjuk Ilahi dipandang sebagai rujukan paling otoritatif dalam menentukan kebenaran.

Petunjuk Rasulullah sebagai Landasan

Pandangan Islam tentang standar kebenaran juga merujuk pada sunnah Nabi Muhammad SAW. Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya perkataan yang paling benar adalah Kitab Allah dan petunjuk yang terbaik adalah petunjuk Muhammad ﷺ." (HR Muslim).

Hadis tersebut memperkuat posisi Al-Qur'an dan sunnah sebagai fondasi utama dalam memahami berbagai persoalan kehidupan.

Tantangan Relativisme Modern

Dalam filsafat modern berkembang pandangan relativisme yang menyatakan bahwa kebenaran dapat berbeda menurut individu, budaya, atau kondisi sosial. Meski bertujuan menghargai keberagaman, konsep ini memunculkan pertanyaan mengenai standar yang digunakan untuk menilai keadilan, moralitas, dan etika.

Islam menawarkan pendekatan berbeda dengan menempatkan wahyu sebagai ukuran yang tetap. Akal dan ilmu tetap digunakan secara maksimal, namun berfungsi untuk memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai yang telah ditetapkan.

Pada akhirnya, Islam memandang bahwa akal merupakan anugerah yang mulia dan ilmu adalah sarana penting bagi kemajuan manusia. Namun, keduanya memerlukan pedoman yang jelas agar tidak terombang-ambing oleh perubahan kepentingan dan tekanan sosial. Karena itu, wahyu tetap menjadi standar utama dalam menentukan kebenaran menurut ajaran Islam.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Wamenko Polkam: PLN Jadi Pilar Ketahanan Energi Nasional


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Letjen TNI Lodewijk F. Paulus menegaskan bahwa PT PLN (Persero) beserta Serikat Pekerja PLN memegang peran strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus menopang target pembangunan pemerintah. Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan menjadi prasyarat utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen sebagaimana ditargetkan pemerintah dalam Rancangan APBN 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Lodewijk saat menjadi pembicara dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Pekerja PLN di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (24/6/2026). Ia menilai keberlangsungan pasokan listrik menentukan jalannya aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga berbagai program prioritas nasional.

Sistem Kelistrikan Menjadi Penopang Pembangunan

Lodewijk mengingatkan bahwa target pertumbuhan ekonomi tidak akan tercapai apabila pasokan listrik terganggu. Menurut dia, stabilitas sistem kelistrikan merupakan fondasi bagi seluruh sektor pembangunan.

"Kalau PLN mati seminggu saja, apakah pertumbuhan ekonomi 8% bisa tercapai? Tentu tidak bisa. Karena itu, peran PLN sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional," ujar Lodewijk.

Bagian dari Sistem Pertahanan Negara

Ia menjelaskan bahwa PLN beserta seluruh insan kelistrikan termasuk komponen pendukung dalam sistem pertahanan negara sebagaimana diatur dalam UUD 1945 serta sejumlah regulasi, di antaranya UU Nomor 3 Tahun 2002, UU Nomor 34 Tahun 2004, dan UU Nomor 23 Tahun 2019.

Menurut Lodewijk, tugas utama komponen pendukung bukan mengangkat senjata, melainkan memastikan layanan kelistrikan tetap berjalan ketika negara menghadapi berbagai ancaman.

"PLN beserta serikat pekerjanya berada pada komponen pendukung. Apakah harus mengangkat senjata? Tentu tidak. Justru tugasnya adalah memastikan listrik tetap menyala dan sistem kelistrikan tetap berjalan," katanya.

Ia juga mencontohkan pentingnya perlindungan terhadap pembangkit listrik sebagai infrastruktur vital. Menurutnya, dalam berbagai konflik modern, fasilitas energi menjadi salah satu aset strategis yang harus dijaga karena berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Energi Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

Lodewijk menegaskan sistem kelistrikan nasional merupakan objek vital strategis yang harus diamankan. Selain mendukung ketahanan nasional, infrastruktur listrik juga menjadi fondasi transformasi digital yang tengah dipercepat pemerintah.

"Listrik adalah kunci pembangunan, pendukung utama pertahanan negara, dan syarat mutlak untuk menjaga kedaulatan infrastruktur kita," ujarnya.

Rakernas SP PLN 2026 dihadiri perwakilan serikat pekerja dari berbagai daerah. Ketua SP PLN Muhammad Abrar Ali mengatakan tema Rakernas tahun ini "Mengawal Pengelolaan Energi Listrik Sebagaimana Amanah Konstitusi demi Terwujudnya Ketahanan dan Kedaulatan Energi Nasional" dinilai relevan dengan tantangan sektor energi saat ini.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PT PLN Nurlely Amar berharap rekomendasi Rakernas mampu menghasilkan gagasan yang memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung kemajuan PLN dan pembangunan Indonesia.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Steady Safe Cetak Laba Bersih Rp39,50 miliar di 2025


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Steady Safe Tbk (SAFE) membukukan laba bersih sebesar Rp39,50 miliar sepanjang 2025 atau meningkat 44,68 persen dibandingkan Rp27,30 miliar pada tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut diraih meski pendapatan perseroan turun menjadi Rp209,6 miliar dari Rp233,6 miliar pada 2024. Kinerja SAFE 2025 dan strategi bisnis 2026 dipaparkan dalam Public Expose Tahunan sebagai bagian dari keterbukaan informasi kepada investor di Jakarta, Jum'at (26/06/2026).

Direktur Utama SAFE, John Pieter Sembiring, menjelaskan bahwa perusahaan tetap berfokus pada efisiensi operasional, optimalisasi aset, dan peningkatan kualitas layanan transportasi guna menjaga keberlanjutan bisnis di tengah dinamika industri.

Penurunan Pendapatan Dipicu Berkurangnya Kilometer Tempuh

Manajemen menjelaskan penurunan pendapatan sebesar 10,32 persen dipengaruhi berkurangnya realisasi kilometer tempuh armada bus. Sepanjang 2025, total jarak operasional tercatat 9,24 juta kilometer, turun sekitar 666 ribu kilometer dibandingkan capaian 9,91 juta kilometer pada 2024.

Di sisi lain, beban langsung berhasil ditekan menjadi Rp148,4 miliar dari Rp154,4 miliar pada tahun sebelumnya. Beban usaha relatif stabil di kisaran Rp17,79 miliar.

Perseroan juga mencatat perbaikan struktur keuangan. Total liabilitas turun signifikan 36,64 persen menjadi Rp136,4 miliar, sementara posisi ekuitas berbalik positif menjadi Rp63,08 miliar setelah pada 2024 masih mengalami defisiensi modal sebesar Rp10,97 miliar.

Strategi Operasional dan Pemasaran

Menurut John Pieter Sembiring, perusahaan menghadapi tantangan berupa kebijakan operasional dari PT Transportasi Jakarta yang berdampak pada pencapaian kilometer tempuh armada. Untuk mengatasinya, perseroan meningkatkan intensitas perawatan kendaraan, memperketat proses rekrutmen pramudi, memperkuat pelatihan keselamatan, serta memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Di bidang pemasaran, PT Steady Safe tetap berkomitmen menjalankan seluruh ketentuan layanan Transjakarta sesuai regulasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Perseroan juga terus menjaga kualitas pelayanan agar tetap dipercaya sebagai operator transportasi publik sekaligus memperkuat peluang memperoleh penugasan koridor pada masa mendatang.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Sukseskan PENAS XVII di Gorontalo


Duta Nusantara Merdeka | Gorontalo 
Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo, berlangsung lancar berkat kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, panitia pelaksana, serta masyarakat. Ajang nasional tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan Indonesia.

Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo mengambil peran penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Dukungan yang diberikan mencakup penyediaan fasilitas, pengaturan akomodasi peserta dari berbagai provinsi, hingga koordinasi teknis selama kegiatan berlangsung.

Kolaborasi Pemerintah Jadi Kunci Kelancaran Acara

Penyelenggaraan PENAS XVII memperlihatkan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Gorontalo yang dipimpin Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo di bawah kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus.

Selain menyiapkan sarana pendukung, pemerintah daerah juga menggandeng masyarakat dalam menyambut ribuan peserta. Sejumlah kontingen diketahui menginap di rumah-rumah warga, mencerminkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan selama pelaksanaan agenda nasional tersebut.

Dihadiri Presiden dan Ribuan Peserta

Puncak kegiatan PENAS XVII dihadiri Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri Kabinet, Panglima TNI, Kapolri, para gubernur, bupati, wali kota, serta ribuan peserta dan masyarakat yang memadati kawasan GOR David-Tonny.

PENAS XVII menjadi wadah strategis bagi petani dan nelayan dari seluruh Indonesia untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring kerja sama, sekaligus mendorong inovasi dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan.

Bagi Provinsi Gorontalo, penyelenggaraan kegiatan berskala nasional ini menjadi kesempatan memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari berbagai wilayah. Sementara bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo, keberhasilan menjadi tuan rumah menambah pengalaman dalam mengelola agenda nasional dan memperkuat kapasitas daerah untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan serupa pada masa mendatang. Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan sektor pangan nasional.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

HUT ke-6 JMSI 2026, Pangdam XIX Terima Pin Emas JMSI


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP menerima Pin Emas JMSI Riau bertajuk "Mitra Strategis Kebangsaan" pada malam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Gedung Kaharudin Nasution, Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Kamis (25/6/2026) malam.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Pangdam dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus membangun sinergi antara TNI dan media. Pangdam hadir didampingi Kasdam XIX/Tuanku Tambusai serta Kapendam XIX/Tuanku Tambusai.

Media Dinilai Berperan Menjaga Persatuan Bangsa

Puncak peringatan HUT JMSI dihadiri pengurus JMSI Pusat dan JMSI Riau, unsur Forkopimda, akademisi, tokoh masyarakat, insan pers, hingga perwakilan pemerintah daerah. Rangkaian acara diawali tari persembahan, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars JMSI, pembacaan doa, serta sambutan dari Ketua JMSI Riau H. Dheni Kurnia, Ketua Umum JMSI Pusat Dr. Faisal Andri Mahrawa, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, dan Plt. Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Riau.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menegaskan media memiliki posisi penting dalam menjaga persatuan bangsa melalui penyampaian informasi yang berkualitas.

"Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, membangun optimisme, serta memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat," ujar Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.

Pelantikan Pengurus dan Penandatanganan Kerja Sama

Selain penyerahan penghargaan, kegiatan juga dirangkai dengan pelantikan Pengurus JMSI Riau periode 2025–2030, pembacaan prasetia organisasi, penandatanganan berita acara, hingga penandatanganan nota kesepahaman antara JMSI Riau dengan RSIA Zainab dan RS Prof. Dr. Tabrani.

Pada kesempatan yang sama, JMSI Riau turut memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Ustaz Abdul Somad, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, Rektor Universitas Muhammadiyah Riau Dr. H. Saidul Amin, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, serta Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby atas kontribusi mereka di berbagai bidang.

Peringatan HUT ke-6 JMSI dan HPN 2026 menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara media, pemerintah, TNI, dunia pendidikan, serta berbagai elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Riau. Sinergi tersebut diharapkan terus memperkuat ekosistem informasi yang kredibel sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap peran media dan institusi negara.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Pemprov DKI Kantongi Sertipikat Aset Rp124 Triliun Sepanjang 2026


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali memperkuat perlindungan aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui penyerahan 499 Sertipikat Hak Pakai dengan nilai mencapai Rp22,25 triliun. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari percepatan sertipikasi aset daerah untuk meningkatkan kepastian hukum dan mencegah potensi sengketa pertanahan.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan mengatakan sertipikat yang diserahkan memiliki luas sekitar 850 ribu meter persegi dan tersebar di sejumlah wilayah Jakarta. Sebagian besar berada di Jakarta Selatan dengan total 229 sertipikat dan luas sekitar 407 ribu meter persegi.

“Hari ini kita menyerahkan 499 sertipikat dengan luas mencapai sekitar 850 ribu meter persegi dan nilai aset sekitar Rp22,25 triliun,” ujar Ossy Dermawan usai acara penyerahan sertipikat di Balai Agung, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

DKI Jakarta Jadi Contoh Tata Kelola Aset

Ossy menilai langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menata administrasi pertanahan layak menjadi rujukan bagi pemerintah daerah lain. Sebagai pusat pemerintahan dan kegiatan ekonomi nasional, Jakarta dinilai memiliki peran strategis dalam mewujudkan tata kelola aset yang transparan dan tertib hukum.

Menurutnya, Kementerian ATR/BPN akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta guna mempercepat target seluruh bidang tanah terdaftar dan bersertipikat.

“Ke depan, Kementerian ATR/BPN akan terus memperkuat sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta agar target 100 persen bidang tanah terdaftar dan bersertipikat dapat segera terwujud,” kata Ossy.

Total Aset Tersertipikasi Tembus Rp124 Triliun

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan penyerahan terbaru tersebut merupakan kelanjutan dari program sertipikasi aset yang telah berjalan sejak awal tahun.

Sebelumnya, pada Februari 2026, ATR/BPN menyerahkan 3.922 Sertipikat Hak Pakai dengan nilai aset sekitar Rp102 triliun. Dengan tambahan sertipikat terbaru, total nilai aset Pemprov DKI Jakarta yang telah memperoleh kepastian hukum sepanjang 2026 mencapai Rp124 triliun.

“Pada hari ini Pemprov DKI Jakarta mendapat 499 Sertipikat Hak Pakai dari Kementerian ATR/BPN dengan total nilai Rp22,25 triliun. Ini merupakan kelanjutan dari penyerahan sebelumnya sehingga total semuanya mencapai Rp124 triliun,” ujar Pramono.

Ia menambahkan masih terdapat sejumlah aset yang proses sertipikasinya terus dikoordinasikan bersama Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemerintah berharap seluruh proses tersebut dapat segera diselesaikan guna memperkuat perlindungan aset daerah dan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan kekayaan pemerintah daerah.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Cipta Perdana Lancar Perkuat Diversifikasi untuk Jaga Pertumbuhan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) menegaskan komitmennya memperkuat pertumbuhan bisnis melalui ekspansi kapasitas produksi, diversifikasi produk, serta pengembangan kemitraan strategis. Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya permintaan dari sektor otomotif yang masih menjadi kontributor utama pendapatan perseroan.

"Pendapatan perseroan meningkat dan pm 1dari Rp190,5 miliar pada 2022 menjadi Rp369,6 miliar pada 2025 atau tumbuh hampir dua kali lipat dalam periode empat tahun. Sementara laba bersih naik menjadi Rp30,2 miliar pada 2025 dari Rp23,2 miliar pada tahun sebelumnya," ujar Hamim, Direktur Utama PART dalam Public Expose di Jakarta, Kamis (25/06/2025).

Hamim menegaskan komitmennya memperkuat pertumbuhan bisnis melalui ekspansi kapasitas produksi, diversifikasi produk, serta pengembangan kemitraan strategis. Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya permintaan dari sektor otomotif yang masih menjadi kontributor utama pendapatan perseroan.

Hamim menyampaikan kinerja perusahaan menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pendapatan perseroan meningkat dari Rp190,5 miliar pada 2022 menjadi Rp369,6 miliar pada 2025 atau tumbuh hampir dua kali lipat dalam periode empat tahun. Sementara laba bersih naik menjadi Rp30,2 miliar pada 2025 dari Rp23,2 miliar pada tahun sebelumnya.

Segmen Otomotif Masih Mendominasi

Perseroan memproduksi berbagai komponen logam untuk industri otomotif roda dua dan roda empat, elektronik, serta sanitasi. Segmen otomotif masih menjadi tulang punggung bisnis dengan kontribusi sekitar 80,3 persen terhadap penjualan perusahaan. Di sisi lain, lini peralatan rumah tangga mulai menunjukkan perkembangan dengan kontribusi sekitar 15,4 persen terhadap pendapatan.

Manajemen menyebut strategi diversifikasi menjadi bagian penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap satu sektor sekaligus membuka peluang pasar baru yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.

Fokus Inovasi dan Kemitraan Strategis

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, PART menyiapkan sejumlah agenda pengembangan usaha, termasuk pengembangan peralatan pertanian, mesin pengolah sampah organik, serta produk peralatan rumah tangga berbasis logam. Perseroan juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Pertanian, BRIN, dan sejumlah mitra industri guna memperkuat inovasi produk.

Selain memperluas pasar, perusahaan juga terus meningkatkan efisiensi melalui penerapan Quality, Cost and Delivery (QCD), penambahan mesin produksi, serta program penghematan energi.

Meski optimistis terhadap prospek usaha, manajemen mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diantisipasi, mulai dari fluktuasi harga bahan baku, keterbatasan pasokan impor, perubahan kebijakan pemerintah, hingga ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. 

Namun dengan penguatan bisnis inti dan diversifikasi yang terus berjalan, perseroan meyakini dapat mempertahankan pertumbuhan pendapatan, profitabilitas, dan nilai tambah bagi pemegang saham di masa mendatang.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Kuartal I 2026, SMIL Cetak Laba Bersih Rp 30,75 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) terus memperkuat langkah ekspansi bisnis dengan menambah armada alat berat untuk mendukung pertumbuhan sektor pertambangan. Strategi tersebut dijalankan seiring dengan kinerja keuangan yang tetap tumbuh dan kondisi likuiditas yang dinilai sehat hingga kuartal I 2026.

"SMIL mencatat total aset sebesar Rp1,18 triliun per Maret 2026, meningkat dibandingkan posisi akhir 2023 yang sebesar Rp847,65 miliar. Sementara total ekuitas mencapai Rp767,16 miliar, menunjukkan penguatan struktur permodalan perseroan," ujar Direktur utama SMIL, Hadi Suhermin dalam Public Expose di Jakarta, Kamis (25/6/2026). 

Pendapatan dan Profitabilitas Tetap Terjaga

SMIL membukukan pendapatan Rp409,28 miliar pada 2025 dengan laba bersih Rp65,92 miliar. Hingga kuartal I 2026, perusahaan telah mencatat pendapatan Rp128,83 miliar dan laba bersih Rp30,75 miliar atau naik 13,51% dari Rp 27,09 miliar. Perseroan juga mempertahankan margin laba bersih di kisaran 23,87 persen pada Maret 2026.

Hadi menilai pertumbuhan aset dan ekuitas yang konsisten mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga profitabilitas sekaligus memperkuat fondasi bisnis jangka panjang. Rasio utang terhadap ekuitas juga tetap terkendali di level 0,54 kali pada Maret 2026.

Ekspansi Bisnis SMIL ke Sektor Tambang

Untuk menangkap peluang dari industri pertambangan, SMIL memperluas portofolio armada alat berat. Perusahaan berencana meningkatkan jumlah dump truck dari 32 unit menjadi 64 unit pada 2026. Selain itu, jumlah excavator akan bertambah dari enam unit menjadi 12 unit, sementara crawler dozer, compactor, dan motor grader juga ditingkatkan.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan utilisasi armada sekaligus memperbesar kontribusi pendapatan dari sektor tambang yang menjadi salah satu fokus pertumbuhan baru perusahaan.

Proyeksi Pertumbuhan Hingga 2030

SMIL optimistis tren pertumbuhan akan berlanjut dalam lima tahun ke depan. Perseroan memproyeksikan pendapatan meningkat menjadi lebih dari Rp1 triliun pada 2030, dengan laba bersih berpotensi mencapai Rp314,52 miliar. Total aset juga diperkirakan menembus Rp1,92 triliun pada periode yang sama.

Dengan bisnis utama penyewaan forklift dan material handling yang telah melayani berbagai sektor industri, SMIL menilai diversifikasi ke alat berat pertambangan akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan perusahaan pada tahun-tahun mendatang.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Fauzan Dorong Konsorsium Perguruan Tinggi Percepat Solusi bagi Daerah


Duta Nusantara Merdeka | Padang 
Pemerintah menilai berbagai persoalan pembangunan daerah, termasuk tingginya angka stunting, membutuhkan keterlibatan lebih besar dari perguruan tinggi melalui riset dan inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat. Karena itu, kampus didorong memperkuat kolaborasi melalui pembentukan konsorsium agar mampu menghadirkan solusi yang lebih efektif dan terukur.

Dorongan tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan saat membuka Rapat Kerja LLDIKTI Wilayah X Tahun 2026 yang mengangkat tema transformasi pendidikan tinggi melalui tata kelola bermutu, riset inovatif, dan kolaborasi strategis perguruan tinggi swasta, Rabu (24/6).

Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan prevalensi stunting di Sumatera Barat masih mencapai 24,9 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang berada di angka 19,8 persen. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan yang dinilai memerlukan sinergi lintas sektor.

Kampus Diminta Tidak Berjalan Sendiri

Fauzan menegaskan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial yang lebih luas daripada sekadar menjalankan aktivitas akademik.

“Perguruan tinggi adalah bagian dari entitas sosial. Ilmuwan dan sumber daya yang ada di dalamnya bukan hanya untuk kepentingan kampus, tetapi juga harus dikontribusikan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas,” ujar Fauzan.

Dalam kesempatan itu juga dideklarasikan Konsorsium Kampus Sehat Berdampak bertema “Bergerak Bersama, Menyehatkan Nagari, Membangun Generasi”. Inisiatif tersebut menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut Fauzan, konsorsium memiliki fungsi ganda, yakni memperkuat kapasitas antarperguruan tinggi sekaligus memperbesar kontribusi akademik dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

Perkuat Riset dan Inovasi Berdampak

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai perguruan tinggi merupakan mitra strategis pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul serta menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.

“Perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga harus menjadi pusat lahirnya gagasan, riset terapan, inovasi, dan talenta unggul untuk menggerakkan pembangunan lintas sektor,” kata Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah X Afdalisma menegaskan pendidikan tinggi kini dituntut menghasilkan dampak nyata melalui riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui konsorsium yang terbangun, perguruan tinggi diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan daerah berbasis ilmu pengetahuan serta memperkuat kontribusi pendidikan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

MPLS Ramah 2026 Fokus Ciptakan Hari Pertama Sekolah yang Aman dan Bebas Trauma


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerapkan kebijakan MPLS Ramah 2026 sebagai pedoman pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah pada tahun ajaran baru. Kebijakan ini hadir sebagai respons atas meningkatnya perhatian publik terhadap kasus perundungan, kekerasan di lingkungan pendidikan, serta pentingnya kesehatan mental peserta didik.

Melalui pendekatan baru tersebut, MPLS tidak lagi dipandang sebagai ajang pengenalan yang sarat tekanan, melainkan menjadi ruang adaptasi yang membantu murid baru merasa diterima, aman, dan nyaman sejak hari pertama memasuki sekolah.

Perubahan Paradigma MPLS

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa MPLS Ramah 2026 merupakan perubahan mendasar dalam cara sekolah menyambut peserta didik baru.

"MPLS Ramah bukan sekadar perubahan istilah, tetapi perubahan cara pandang dalam menyambut murid baru, dari kegiatan MPLS yang rentan dengan kekerasan, perpeloncoan, dan yang kurang bermakna menjadi MPLS yang penuh kasih sayang, memuliakan, dan budaya damai yang didesain melalui pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan bergembira," ujar Abdul Mu’ti dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026).

Komitmen tersebut diperkuat melalui Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Regulasi itu secara tegas melarang segala bentuk perpeloncoan, kekerasan fisik maupun psikis, pungutan liar, hingga penggunaan atribut yang tidak memiliki nilai edukatif.

Orang Tua Wajib Dilibatkan

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti menjelaskan, aturan baru juga memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Setiap satuan pendidikan diwajibkan memberikan sosialisasi kepada orang tua atau wali murid sebelum MPLS dilaksanakan.

Menurut Suharti, MPLS menjadi momentum penting untuk membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman sejak awal proses pendidikan berlangsung.

Pendekatan Disesuaikan dengan Jenjang Pendidikan

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal Gogot Suharwoto mengatakan setiap jenjang pendidikan memerlukan pendekatan berbeda. Anak usia dini diarahkan belajar melalui permainan dan eksplorasi, sementara siswa sekolah dasar difokuskan pada pembentukan karakter dan kebiasaan belajar.

Adapun siswa SMP didorong membangun kepercayaan diri, memperluas pergaulan, sekaligus meningkatkan kecakapan bermedia digital secara sehat dan bertanggung jawab.

Pada jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus, fokus diarahkan pada penguatan jati diri, kemandirian, serta inklusivitas. Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin menegaskan bahwa sekolah tidak boleh lagi menjadikan rasa takut sebagai alat pembentukan karakter.

Dengan kebijakan MPLS Ramah 2026, pemerintah ingin memastikan hari pertama sekolah menjadi pengalaman positif yang mendukung tumbuh kembang peserta didik dalam lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas trauma.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Kuartal I 2026, Bintraco Dharma Cetak Laba Rp46 Miliar

Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Bintraco Dharma Tbk (CARS) berhasil mempertahankan kinerja keuangannya di tengah tekanan yang masih membayangi industri otomotif nasional. Meskipun volume penjualan mengalami penurunan cukup tajam, perseroan mampu menjaga laba bersih tetap stabil melalui berbagai langkah efisiensi operasional dan pengelolaan modal kerja.

"Penjualan kendaraan perseroan pada kuartal I 2026 tercatat sebanyak 3.106 unit. Angka tersebut turun sekitar 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 3.835 unit," ujar Benny Redjo Setyono, Direktur Utama CARS dalam Public Expose di Jakarta, Kamis (25/06/26).  

Sementara itu, pendapatan perusahaan turun dari Rp1,43 triliun menjadi Rp1,13 triliun atau terkoreksi sekitar 21 persen.

Industri Otomotif Mulai Pulih, Namun Tantangan Masih Besar

Benny menilai pasar otomotif nasional mulai menunjukkan tanda pemulihan pada awal 2026 dengan pertumbuhan sekitar 2 persen secara tahunan. Namun, berbagai tantangan masih membebani industri, mulai dari kenaikan harga energi hingga tekanan nilai tukar yang memengaruhi daya beli masyarakat.

Di wilayah Jawa Tengah dan DIY yang menjadi basis utama operasional perseroan, pertumbuhan pasar cenderung stagnan. Penerapan kebijakan opsen daerah juga disebut meningkatkan biaya kepemilikan kendaraan sehingga turut menekan permintaan kendaraan baru, khususnya dari segmen pelanggan korporasi dan armada.

Toyota tetap menjadi pemimpin pasar nasional dengan pangsa pasar sekitar 29 persen pada tiga bulan pertama 2026. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi Bintraco Dharma yang menjalankan jaringan dealer Toyota melalui Nasmoco.

Efisiensi Jadi Kunci Menjaga Profitabilitas

Di tengah pelemahan penjualan, perusahaan berhasil menjaga laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hanya turun 4 persen menjadi Rp46 miliar pada kuartal I 2026 dari Rp48 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Lebih lanjut, Benny menjelaskan bahwa berbagai program efisiensi difokuskan pada pengendalian margin laba kotor, penghematan biaya operasional, serta optimalisasi modal kerja yang berdampak pada penurunan beban bunga.

Selain itu, struktur keuangan perseroan juga menunjukkan perbaikan. Liabilitas tercatat turun menjadi sekitar Rp1,58 triliun, sementara ekuitas meningkat menjadi Rp1,38 triliun. Kondisi tersebut mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga kesehatan neraca di tengah perlambatan industri.

Elektrifikasi Jadi Peluang Baru

Perusahaan juga melihat tren elektrifikasi sebagai peluang pertumbuhan jangka panjang. Penetrasi kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) terus meningkat baik di tingkat nasional maupun regional. Sementara itu, kendaraan hybrid juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat melalui sejumlah model Toyota yang semakin diminati konsumen.

"Dengan jaringan 24 dealer Toyota dan 18 bengkel modern Carfix yang tersebar di Jawa dan Bali, Bintraco Dharma optimistis dapat mempertahankan posisi bisnisnya sekaligus menangkap peluang dari perubahan tren industri otomotif ke depan," pungkasnya.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Byar Pet Listrik Ungkap Rapuhnya Sistem Energi Nasional


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Fenomena pemadaman listrik atau byar pet yang belakangan ramai diperbincangkan dinilai tidak dapat dipahami semata sebagai gangguan teknis jaringan. Di balik pemadaman yang mengganggu aktivitas rumah tangga, industri, hingga layanan digital, tersimpan persoalan yang lebih mendasar terkait ketahanan energi nasional dan arah kebijakan energi Indonesia.

Direktur Eksekutif Indonesian Initiative for Strategic and Policy Studies (INISIATOR), Yakub F. Ismail, menilai pemadaman bergilir merupakan gejala yang menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara pertumbuhan kebutuhan energi dan kemampuan sistem nasional dalam menyediakan pasokan listrik yang memadai.

"Kondisi ini harus dibaca sebagai alarm serius bahwa Indonesia sedang menghadapi tantangan ketahanan energi yang membutuhkan solusi jangka panjang," tulis Yakub dalam artikelnya.

Ketergantungan pada Energi Fosil Jadi Sorotan

Menurut Yakub, meningkatnya kebutuhan listrik akibat pertumbuhan industri, digitalisasi, urbanisasi, dan konsumsi rumah tangga belum diimbangi transformasi kebijakan energi yang memadai.

Hingga kini, sistem pembangkitan nasional masih bertumpu pada batu bara, gas, dan minyak bumi. Ketergantungan yang tinggi terhadap energi fosil dinilai membuat sistem energi rentan terhadap gangguan pasokan maupun gejolak harga energi global.

Di sisi lain, sejumlah negara telah mempercepat transisi menuju energi terbarukan. Singapura, misalnya, mulai memanfaatkan pengolahan sampah sebagai salah satu sumber energi alternatif untuk mendukung kebutuhan listrik nasional.

Energi dari Sampah Dinilai Paling Realistis

Yakub menilai Indonesia memiliki beragam sumber energi alternatif, mulai dari tenaga surya, angin, mikrohidro, biomassa, hingga biogas. Namun di antara berbagai pilihan tersebut, pengolahan sampah menjadi energi listrik dinilai memiliki nilai strategis paling besar.

Alasannya, Indonesia saat ini menghadapi dua tantangan sekaligus, yakni krisis energi dan persoalan sampah yang terus meningkat di berbagai kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.

Pemanfaatan teknologi waste-to-energy dinilai mampu menjawab kedua persoalan tersebut secara bersamaan. Melalui teknologi ini, sampah dapat dikonversi menjadi listrik, panas, maupun bahan bakar alternatif dengan standar emisi yang terukur.

Menuju Sistem Smart Energy

Yakub menegaskan Indonesia perlu bergerak menuju konsep smart energy, yakni sistem energi yang tidak hanya mengandalkan satu sumber pasokan, tetapi mengintegrasikan berbagai sumber energi secara efisien dan berkelanjutan.

Menurut dia, pengembangan energi listrik berbasis sampah layak menjadi prioritas nasional karena mampu memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi beban lingkungan akibat penumpukan sampah.

Apabila dijalankan secara konsisten, strategi tersebut dinilai dapat menjadi jalan keluar untuk mengurangi risiko byar pet listrik sekaligus mempercepat terwujudnya kemandirian energi Indonesia pada masa depan.

Penulis Lakalim Adalin 
Editor Arianto 


Share:

Eksekusi Hotel Sultan Jadi Penegakan Hukum Perdata Terbesar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat resmi melaksanakan eksekusi pengosongan kawasan Hotel Sultan di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Kamis, 18 Juni 2026. Eksekusi atas lahan seluas 137.375 meter persegi beserta 15 bangunan tersebut disebut sebagai pelaksanaan putusan perdata terbesar dalam sejarah peradilan Indonesia.

Pelaksanaan eksekusi dilakukan berdasarkan serangkaian putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Dengan terlaksananya eksekusi tersebut, aset yang berada di kawasan strategis ibu kota kembali berada dalam penguasaan negara.

Akar Sengketa Hotel Sultan Berawal Sejak 1971

Persoalan hukum Hotel Sultan berakar pada awal 1970-an ketika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong pembangunan hotel bertaraf internasional menjelang berbagai agenda internasional.

Saat itu, PT Indobuildco memperoleh izin memanfaatkan lahan negara di kawasan GBK. Namun, sejumlah regulasi, termasuk Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1984 dan ketentuan Hak Pengelolaan (HPL) tahun 1989, menegaskan bahwa tanah tersebut merupakan aset negara yang akan kembali ke penguasaan negara setelah masa hak guna bangunan (HGB) berakhir.

Dalam persidangan pada 2007, mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, menyatakan dirinya tidak mengetahui bahwa PT Indobuildco merupakan perusahaan swasta milik keluarga mantan Direktur Utama Pertamina, Ibnu Sutowo.

Tujuh Putusan Pengadilan Menguatkan Negara

Sengketa memasuki babak panjang sejak 2006. Dalam rentang 2011 hingga 2024, terdapat tujuh putusan pengadilan yang secara konsisten menguatkan keabsahan HPL Nomor 1/Gelora sebagai milik negara.

Empat putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung serta tiga putusan peradilan tata usaha negara menyimpulkan bahwa perpanjangan HGB yang diperoleh PT Indobuildco tidak memenuhi syarat hukum karena tidak mendapatkan persetujuan pemegang HPL.

Ketika HGB berakhir pada 2023, permohonan perpanjangan kembali ditolak. Sejak saat itu, penguasaan lahan oleh PT Indobuildco dinilai tidak lagi memiliki dasar hak atas tanah yang sah.

Eksekusi Dinilai Wujud Kepastian Hukum

Eksekusi dilaksanakan melalui mekanisme putusan serta-merta (uitvoerbaar bij voorraad) sebagaimana diatur Pasal 180 ayat (1) HIR. Proses tersebut telah memperoleh izin Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta dan diperkuat putusan tingkat banding.

Meski sempat diwarnai aksi penolakan dan pengamanan puluhan orang, aparat tetap menjalankan proses secara bertahap. Pengadilan menegaskan pelaksanaan eksekusi dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis terhadap penghuni maupun pekerja yang terdampak.

Disisi lain, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyatakan pemerintah berupaya memastikan para pekerja tidak menjadi korban dalam proses pengambilalihan aset. Sementara Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah untuk mengawal perlindungan tenaga kerja.

Bagi pemerintah, pelaksanaan eksekusi Hotel Sultan tidak hanya menjadi tindak lanjut putusan pengadilan, tetapi juga dipandang sebagai langkah memperkuat kepastian hukum dan tata kelola aset negara setelah sengketa berlangsung lebih dari lima dekade.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

SMKM Ubah Arah Bisnis, Fokus Bangun Ekosistem Udang Terintegrasi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) mulai mengarahkan transformasi bisnisnya menuju sektor akuakultur terintegrasi setelah masuknya Lim Shrimp Org Pte. Ltd. (LSO) sebagai pengendali baru perusahaan. Dalam paparan publik yang digelar pada 24 Juni 2026, manajemen mengungkapkan rencana penguatan modal melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue yang ditargetkan berlangsung pada semester II 2026 hingga kuartal I 2027. 

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang SMKM untuk membangun ekosistem akuakultur terintegrasi yang mencakup konstruksi, budidaya, pengolahan, penyimpanan dingin (cold storage), hingga distribusi hasil perikanan. 

Transformasi Bisnis Pasca Akuisisi

Perubahan arah bisnis dimulai setelah transaksi pengambilalihan saham SMKM oleh LSO dari PT Vina Nauli Jordania pada Oktober 2025. Selanjutnya, LSO melakukan serangkaian aksi korporasi, termasuk penandatanganan Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) dengan Panasia Aquaculture Pte. Ltd. dan sejumlah entitas terkait lainnya. 

"Integrasi tersebut menggabungkan pengalaman LSO yang telah lebih dari empat dekade bergerak di bidang konsultasi, pengembangan aset, dan manajemen proyek akuakultur dengan status SMKM sebagai perusahaan terbuka yang memiliki akses pendanaan pasar modal," ujar Direktur Utama SMKM, Budi Aris P dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (24/06/26). 

Bangun Ekosistem Akuakultur Terpadu

Melalui sinergi tersebut, SMKM menargetkan terciptanya sistem usaha tertutup (closed-loop ecosystem) yang mampu menghasilkan nilai tambah di setiap rantai bisnis, mulai dari pembangunan infrastruktur, budidaya udang, pengolahan hasil panen, hingga distribusi produk ke pasar domestik maupun internasional. 

Perusahaan menilai peluang pertumbuhan masih terbuka lebar, terutama di wilayah Indonesia Timur. Salah satu fokus pengembangan berada di Sumbawa yang tercatat menyumbang sekitar 14,78 persen produksi udang nasional, namun masih memiliki keterbatasan fasilitas pengolahan skala besar. 

Kinerja Keuangan dan Agenda Pengembangan

Sepanjang 2025, SMKM membukukan pendapatan sebesar Rp69,5 miliar, turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp85,3 miliar. Perseroan juga mencatat rugi tahun berjalan sekitar Rp11 juta, berbanding laba Rp2,5 miliar pada 2024. Meski demikian, total aset perusahaan relatif stabil di kisaran Rp211,3 miliar dengan ekuitas mencapai Rp206,7 miliar. 

Ke depan, perusahaan akan memprioritaskan peningkatan tata kelola, aksi korporasi melalui rights issue, ekspansi budidaya akuakultur, serta pengembangan kegiatan usaha terintegrasi dari hulu hingga hilir guna memperkuat posisi bisnis di sektor perikanan modern. 

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Pendapatan MGLV Susut Jadi Rp127,9 Miliar, Strategi Bisnis Baru Disiapkan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) membukukan pendapatan sebesar Rp127,9 miliar sepanjang 2025. Realisasi tersebut turun 38,8 persen dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya yang mencapai Rp208,8 miliar. Penurunan kinerja itu turut mendorong perseroan berbalik mencatat rugi bersih sebesar Rp9 miliar setelah pada 2024 masih membukukan laba.

Corporate Secretary MGLV, Jecky Juhanes Salindeho, mengungkapkan capaian tersebut dalam Public Expose yang digelar di Jakarta, Rabu (24/6/2026). Menurutnya, tekanan terhadap pendapatan perusahaan tidak terlepas dari gejolak nilai tukar mata uang asing, khususnya euro dan dolar Amerika Serikat, yang berdampak pada realisasi pendapatan perseroan.

Pendapatan MGLV Turun, Laba Berubah Menjadi Rugi

Sepanjang 2025, MGLV hanya membukukan pendapatan Rp127,9 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp208,8 miliar. Penurunan tersebut terjadi seiring melemahnya kontribusi penjualan yang dipengaruhi perubahan kurs mata uang asing.

Kondisi itu berdampak langsung terhadap profitabilitas perusahaan. Jika pada 2024 MGLV masih mampu mencatat laba bersih sekitar Rp6,6 miliar hingga Rp6,9 miliar, maka pada 2025 perseroan membukukan rugi bersih sekitar Rp8,9 miliar hingga Rp9 miliar.

Jecky menjelaskan bahwa volatilitas nilai tukar menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kinerja keuangan perusahaan selama tahun berjalan.

Perseroan Siapkan Perubahan Kegiatan Usaha

Di tengah tekanan bisnis tersebut, MGLV tengah menyiapkan langkah strategis melalui perubahan kegiatan usaha perseroan. Manajemen menegaskan seluruh proses akan dilaksanakan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku sebagaimana diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Fokus Perkuat Daya Saing dan Pertumbuhan

Manajemen menyatakan telah melakukan evaluasi dan kajian secara berkelanjutan guna memastikan pengembangan kegiatan usaha baru dapat berjalan efektif, terukur, dan selaras dengan strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Perseroan meyakini langkah tersebut akan memperkuat posisi bisnis MGLV di tengah tantangan ekonomi dan dinamika pasar. Selain meningkatkan daya saing, inisiatif itu juga diharapkan mampu membuka sumber pertumbuhan baru sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

Dengan strategi transformasi yang tengah dipersiapkan, MGLV berharap dapat memperbaiki kinerja keuangan sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk menghadapi persaingan dan ketidakpastian ekonomi pada periode mendatang.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Pendapatan HELI Tembus Rp154 Miliar, Ekspansi Bisnis Berlanjut


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid sepanjang 2025. Emiten jasa transportasi udara tersebut membukukan pendapatan sebesar Rp154,30 miliar, meningkat 17,60 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp131,20 miliar. Peningkatan pendapatan tersebut turut mendorong lonjakan laba komprehensif tahun berjalan hingga mencapai Rp26,52 miliar.

Direktur Utama HELI, Edwin Widjaja, menyampaikan capaian tersebut dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (24/6/2026). Menurutnya, pertumbuhan kinerja didukung oleh meningkatnya aktivitas operasional serta kontribusi sejumlah kontrak jasa layanan helikopter yang masih berjalan hingga beberapa tahun ke depan.

Kinerja Keuangan HELI Menguat pada 2025

Selain mencatatkan kenaikan pendapatan, HELI juga membukukan laba komprehensif sebesar Rp26,52 miliar atau melonjak 273,01 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp7,11 miliar.

Dari sisi posisi keuangan, total aset perseroan naik 9,40 persen menjadi Rp195,06 miliar dari sebelumnya Rp178,30 miliar. Sementara itu, total liabilitas meningkat 42,32 persen menjadi Rp89,20 miliar dibandingkan Rp62,68 miliar pada tahun sebelumnya.

Di sisi lain, total ekuitas tercatat sebesar Rp105,85 miliar atau turun 8,45 persen dibandingkan posisi tahun 2024 yang mencapai Rp115,62 miliar.

Kontrak Helikopter Jadi Penopang Bisnis

Perseroan melalui anak usaha PT Komala Indonesia masih mengandalkan sejumlah kontrak jasa layanan helikopter sebagai sumber pendapatan utama. Salah satunya adalah kontrak penanggulangan kebakaran hutan bersama PT Satria Perkasa Agung dan PT Arara Abadi yang merupakan bagian dari Sinarmas Forestry.

Kontrak yang menggunakan dua unit helikopter tersebut telah berjalan sejak 2023 dan akan berakhir pada 2026.

Tambah Kontrak Baru dan Diversifikasi Usaha

Selain kontrak yang sudah berjalan, PT Komala Indonesia juga memperoleh kontrak baru dari Sinarmas Forestry untuk penyediaan satu unit helikopter di wilayah Kalimantan Tengah selama periode 2025 hingga 2026.

Perseroan juga mendapatkan kontrak layanan helikopter dari Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) di Papua untuk periode yang sama. Di samping itu, HELI memperoleh kontrak penyewaan helikopter dari salah satu instansi pemerintah untuk mendukung program pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan sepanjang 2025, dengan peluang perpanjangan hingga pertengahan 2026.

Untuk memperluas sumber pendapatan, perseroan tengah mempersiapkan operasional pesawat Cessna T206H yang akan digunakan untuk kegiatan foto udara, pemetaan, dan skydiving. HELI juga menjajaki bisnis baru di sektor logistik udara melalui cargo drone. Uji coba teknologi tersebut hampir rampung dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2026.

Manajemen menegaskan strategi mendapatkan kontrak baru, penambahan armada, serta penyempurnaan standar operasional menuju implementasi ISO 9001 menjadi fokus utama dalam mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

BIMA Catat Penjualan Rp108 Miliar di Tengah Tekanan Industri Alas Kaki


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA), produsen sepatu merek Tomkins, mencatat penjualan lokal sebesar Rp108,20 miliar sepanjang 2025 atau tumbuh 16,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp92,50 miliar. Di tengah tekanan industri alas kaki nasional, perseroan tetap berupaya menjaga pertumbuhan melalui penguatan penjualan digital, efisiensi operasional, serta pembukaan kembali pasar ekspor.

Dalam paparan publik perusahaan, manajemen menyebut industri alas kaki domestik masih menghadapi tantangan berat akibat tingginya impor produk sepatu serta maraknya produk ilegal dan tiruan. Di sisi lain, ekspor alas kaki Indonesia justru tumbuh 9,6 persen menjadi US$7,98 miliar pada 2025 dari US$7,28 miliar pada tahun sebelumnya.

Produksi Menurun, Penjualan Lokal Tetap Bertumbuh

Sepanjang 2025, BIMA memproduksi 459.432 pasang sepatu Tomkins, turun sekitar 15 persen dibandingkan produksi tahun sebelumnya sebanyak 541 ribu pasang. Perseroan juga tidak lagi memproduksi sepatu maupun tas untuk kebutuhan ekspor selama tahun lalu.

Meski demikian, penjualan domestik menunjukkan kinerja positif. Kenaikan penjualan terutama ditopang oleh kanal digital yang terus berkembang. Perseroan mencatat penjualan online meningkat 41 persen dibandingkan 2024.

Kontribusi penjualan digital juga semakin dominan. Pada periode Januari-Maret 2026, penjualan online menyumbang sekitar 71 persen terhadap total penjualan perusahaan.

Fokus Penguatan Kanal Digital

Perseroan saat ini mengoperasikan 135 outlet penjualan di seluruh Indonesia, berkurang dari 165 outlet pada tahun sebelumnya. Strategi perusahaan difokuskan pada optimalisasi gerai yang produktif dan penguatan penjualan melalui platform digital.

Produk Tomkins dipasarkan melalui berbagai marketplace seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Lazada, Blibli, serta situs resmi perusahaan. Selain itu, promosi dilakukan melalui media sosial, program diskon, sponsorship, dan penjualan live streaming selama 24 jam.

Siapkan Ekspor dan Perbaikan Kinerja 2026

Memasuki 2026, BIMA mulai kembali menerima pesanan ekspor sebanyak 26.148 pasang sepatu. Namun, perusahaan tetap menghadapi tantangan berupa kenaikan harga bahan baku, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta perlambatan konsumsi global.

Hingga akhir 2025, perseroan masih membukukan rugi bersih sebesar Rp24,59 miliar. Untuk menjaga kesinambungan usaha, manajemen menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari efisiensi biaya, optimalisasi persediaan, diversifikasi produk, perluasan penjualan online, hingga pengembangan pasar ekspor.

Perseroan optimistis kombinasi strategi digital, efisiensi operasional, dan pembukaan kembali pasar ekspor dapat menjadi fondasi pemulihan kinerja pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

AI Driven Secure & Efficient 2026 Ditutup di Balikpapan, Fokus Perkuat RS Digital


Duta Nusantara Merdeka | Balikpapan 
Rangkaian nasional AI Driven Secure & Efficient 2026 akan mencapai puncaknya di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 25 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung tema “AI Driven Secure & Efficient: Wujudkan RS Tangguh, Aman, dan Efisien” tersebut menjadi penutup dari roadshow yang telah berlangsung di delapan kota di Indonesia.

Acara yang digelar di Hotel Platinum Balikpapan itu menargetkan sekitar 100 peserta yang berasal dari jajaran direksi rumah sakit, manajemen rumah sakit, hingga pengelola teknologi informasi sektor kesehatan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Yorindo Communication, APKOMINDO, APTIKNAS, dan PERATIN dengan dukungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Didorong Kebutuhan Transformasi Digital Kesehatan

Dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mempertegas pentingnya percepatan digitalisasi layanan kesehatan yang aman dan berkelanjutan. Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ., M.Kes., MARS, dijadwalkan hadir untuk memberikan dukungan terhadap penguatan ekosistem kesehatan berbasis teknologi digital.

Workshop ini mengangkat empat pilar utama transformasi digital, yakni Smart Infrastructure, Autonomous Cyber Defense, People Intelligence, dan Autonomous Automation. Keempat aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam implementasi kecerdasan buatan di sektor kesehatan.

Ancaman Siber Jadi Perhatian Utama

Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN, Drs. Slamet Aji Pamungkas, M.Eng., akan memaparkan strategi penguatan keamanan siber nasional. Sektor kesehatan dinilai menjadi salah satu target utama serangan digital karena menyimpan data sensitif bernilai tinggi.

Berdasarkan data BSSN, sepanjang tahun sebelumnya tercatat sekitar 351,7 juta anomali trafik siber, dengan aktivitas malware mendominasi lebih dari dua pertiga dari total insiden yang terdeteksi.

Infrastruktur Menentukan Keberhasilan AI

Ketua Umum APKOMINDO dan APTIKNAS sekaligus Sekretaris Jenderal PERATIN, Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky), menegaskan bahwa implementasi AI tidak cukup hanya mengandalkan aplikasi dan algoritma.

“Transformasi digital berbasis AI tidak cukup hanya berbicara tentang aplikasi dan algoritma. Infrastruktur yang andal, keamanan siber yang kuat, serta SDM yang kompeten merupakan fondasi utama yang harus dibangun bersama. Tanpa fondasi yang memadai, implementasi AI berpotensi menghadapi risiko Black Box Syndrome,” ujar Hoky.

Menurutnya, layanan kesehatan masa depan akan bergerak menuju konsep Borderless Healthcare melalui pemanfaatan telemedicine, Internet of Medical Things (IoMT), hingga telesurgery yang memungkinkan pelayanan medis lintas lokasi secara real time.

Hadirkan Workshop AI dan Lelang Samsung Business TV

Selain menghadirkan berbagai pakar keamanan siber dan transformasi digital, kegiatan ini juga menyelenggarakan sesi praktik pembuatan AI menggunakan platform N8N yang dipandu praktisi AI-IoT Agus Dedi Supriyadi.

Sebagai penutup rangkaian roadshow nasional, panitia turut menghadirkan program lelang eksklusif Samsung Business TV 50 inci BE50FX-H. Perangkat bernilai lebih dari Rp7,6 juta tersebut akan dilelang mulai harga Rp10.000 dengan kenaikan penawaran minimal Rp10.000.

Melalui kegiatan ini, para pemangku kepentingan berharap adopsi teknologi kecerdasan buatan, penguatan keamanan siber, dan pembangunan infrastruktur digital kesehatan dapat berkembang lebih merata di berbagai daerah, termasuk kawasan Kalimantan, guna mendukung daya saing Indonesia di era ekonomi digital.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas LAPK Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perang Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PLN PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang TimurTengah Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini