Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

GRIB Jaya Pekanbaru Serahkan Bantuan Peralatan Sekolah Siswi SMKN 3


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Pekanbaru menyerahkan bantuan peralatan sekolah berupa tas dan buku kepada Ayla Azzuhra Balqis, seorang siswi kurang mampu di Jalan Pangeran Hidayat, Pekanbaru, Minggu (5/7/2026). 

Langkah sosial ini diambil setelah DPC GRIB Jaya Pekanbaru berhasil mengadvokasi pemenuhan hak pendidikan Ayla yang sempat dinyatakan tidak lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Intervensi Kemanusiaan untuk Korban Sistem Zonasi

Ayla merupakan putri kandung dari pasangan Abdul Manan, seorang buruh harian pasar, dan Nurhalizah, buruh pengupas jengkol berpenghasilan Rp40 ribu per hari. 

Kondisi finansial yang memprihatinkan tersebut sempat membuat cita-cita Ayla untuk mendalami bidang Tata Boga di SMK Negeri 3 Pekanbaru hampir pupus setelah gagal dalam penyaringan reguler. Kedua orang tuanya mengaku sama sekali tidak memiliki kemampuan finansial untuk mengalihkan putri mereka ke sekolah swasta.

Merespons ketimpangan sosial tersebut, jajaran pengurus DPC GRIB Jaya Pekanbaru melakukan penelusuran lapangan dan verifikasi faktual bersama Dinas Pendidikan Riau. Berdasarkan data valid mengenai kemiskinan ekstrem keluarga tersebut, Dinas Pendidikan Riau akhirnya mengeluarkan rekomendasi khusus agar Ayla dapat diterima di SMK Negeri 3 Pekanbaru melalui pemenuhan hak afirmasi pendidikan.

Konsistensi Transformasi Gerakan Sosial Ormas

Sebagai bentuk syukur atas kepastian hak belajar tersebut, Ketua DPC GRIB Jaya Pekanbaru, S. Hondro, bersama Ketua DPC Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru, Nurhayati, mengantarkan langsung perlengkapan belajar ke kediaman penerima manfaat.

"Ini merupakan bagian dari visi dan misi GRIB Jaya untuk meningkatkan peran organisasi di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Kami berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, salah satunya melalui kepedulian terhadap dunia pendidikan," ujar S. Hondro, Ketua DPC GRIB Jaya Pekanbaru.

Hondro menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya berkomitmen penuh menghapus stigma negatif dan tindakan anarkis yang kerap melekat pada organisasi kemasyarakatan. Ia menekankan pentingnya kehadiran konkret yang menawarkan rasa aman serta kemanfaatan riil bagi kelompok marjinal.

Ketua DPC Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru, Nurhayati, selaku inisiator gerakan kemanusiaan ini turut memberikan motivasi psikologis. 

Nurhayati menegaskan jajarannya siap melakukan pendampingan berkala guna memastikan seluruh hak konstitusional Ayla selaku peserta didik prasejahtera terpenuhi secara utuh selama masa studi di SMK Negeri 3 Pekanbaru.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

#GRIBJayaPekanbaru #SMKN3Pekanbaru #SPMBSMKRiau2026 #BantuanSekolah #DinasPendidikanRiau #SHondro #AylaAzzuhraBalqis #AdvokasiPendidikan #PekanbaruHariIni #SrikandiGRIBJaya










Share:

Menko Polkam Kunjungi Rindam I Bukit Barisan Bahas KDKMP


Duta Nusantara Merdeka | Pematang Siantar 
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Rindam I/Bukit Barisan di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada Sabtu (4/7/2026). 

Kunjungan strategis ini bertujuan untuk memberikan pengarahan intensif kepada ratusan siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI sekaligus peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Bela Negara Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang diproyeksikan sebagai calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menko Polkam tidak hanya memantau kesiapan personel, melainkan juga memperkuat sinergi pertahanan dan ketahanan ekonomi siber-lokal. Kehadiran mantan Danrindam I/Bukit Barisan tahun 1994 ini menjadi momentum penting bagi penguatan mental para calon garda depan bangsa.

Dedikasi Prajurit Dikmaba TNI Hingga Akhir Hayat

Di hadapan ratusan siswa Dikmaba TNI, Djamari menegaskan pentingnya memegang teguh sumpah prajurit. Ia menyebut profesi TNI bukanlah sekadar pekerjaan biasa, melainkan sebuah pengabdian mutlak yang berlangsung sepanjang hayat.

"Sebagai prajurit kita berbakti kepada nusa dan bangsa seumur hidup kita. Kapan selesainya tentara berbakti? Saat tembakan salvo berbunyi. Tembakan salvo adalah tembakan kehormatan yang mengantarkan prajurit manapun ke liang lahat. Itu berbunyi, tanda kita selesai mengabdi," ujar Menko Polkam.

Ia juga meminta seluruh siswa memanfaatkan masa pendidikan di Rindam secara maksimal untuk membentuk karakter militer yang andal dan tangguh.

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Pilar Ekonomi Pedesaan

Selain fokus pada sektor pertahanan fisik, Menko Polkam memberikan arahan khusus kepada para calon manajer KDKMP yang sedang menempuh Latsar Bela Negara SPPI. Program koperasi desa merah putih dinilai sebagai pilar strategis pemerintah dalam memotong rantai distribusi logistik yang membebani masyarakat pedesaan.

"Koperasi Desa Merah Putih itu tujuannya untuk meningkatkan perekonomian & kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan memudahkan masyarakat desa mendapatkan kebutuhan mereka dengan harga yang murah," lanjut Djamari.

Mantan petinggi militer tersebut mengapresiasi kerelaan para sarjana yang bersedia meninggalkan keluarga demi mengikuti pelatihan intensif demi memajukan ekonomi akar rumput Indonesia. Agenda Menko Polkam Djamari Chaniago kunjungi Rindam I Bukit Barisan ditutup dengan sesi bernostalgia meninjau fasilitas markas tempat ia pernah memimpin tiga dekade silam.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

#MenkoPolkam 
#DjamariChaniago 
#RindamIBukitBarisan #KoperasiDesaMerahPutih 
#DikmabaTNI 
#KDKMP 
#BelaNegara 
#Pematangsiantar 
#EkonomiDesa 
#TNIKuat

Share:

Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat, Jauh dari Krisis


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan fundamental ekonomi Indonesia saat ini dalam kondisi yang sangat kuat dan jauh dari ancaman krisis. Penegasan ini disampaikan pemerintah guna menepis kekhawatiran publik atas pelemahan nilai tukar rupiah, melalui sebuah tayangan wawancara siniar di Jakarta, Rabu (1/7).

Menurut Purbaya, pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui pengelolaan fiskal yang hati-hati atau pruden. Perbaikan sejumlah indikator makro diklaim menjadi bukti konkret bahwa prospek perekonomian ke depan masih sangat menjanjikan.

"Perekonomian kita terus bergerak membaik. Memang masih ada tantangan, namun Indonesia tidak sedang menuju krisis. Fundamental ekonomi kita tetap kuat dan akan terus diperbaiki," ujar Purbaya.

Pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini, kata Menkeu, lebih didorong oleh sentimen pasar global ketimbang rapuhnya struktur ekonomi domestik. Bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), pemerintah terus mengawal pergerakan pasar.

Defisit APBN dan Utang Negara Aman

Kesehatan fundamental ekonomi Indonesia juga tercermin dari postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang terjaga. Pemerintah konsisten menahan defisit APBN di bawah batas maksimal 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"Tahun lalu defisit APBN berada di kisaran 2,81 persen dari PDB dan tahun ini diperkirakan tetap di bawah 3 persen. Rasio utang pemerintah juga masih sekitar 40 persen terhadap PDB sehingga masih berada dalam kategori yang pruden," jelas Purbaya.

Evaluasi Program Prioritas dan Reformasi

Selain mengawal indikator makro, pemerintah turut mengevaluasi implementasi program prioritas negara, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih. Evaluasi ditekankan pada efisiensi anggaran agar pemanfaatannya berujung tepat sasaran.

Sanksi Tegas Penyelewengan Kemenkeu

Pada ranah internal, reformasi Kementerian Keuangan terus dipercepat. Purbaya menegaskan tidak akan memberi toleransi bagi aparatur yang terbukti melakukan penyimpangan, khususnya pada sektor krusial seperti perpajakan dan kepabeanan. Langkah penindakan dan rotasi pegawai menjadi instrumen utama untuk membersihkan institusi.

"Penyelewengan pasti ada risikonya di setiap organisasi. Yang terpenting adalah mengendalikannya, menindak pelakunya, dan terus memperbaiki sistem agar semakin bersih," tegas Purbaya.

Diharapkan, dengan disiplin fiskal dan birokrasi yang bersih, penguatan fundamental ekonomi Indonesia akan terus berlanjut dan mampu memberikan dampak positif langsung ke sektor riil masyarakat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

#EkonomiIndonesia #KemenkeuRI #APBN #UtangNegara #PurbayaYudhiSadewa #Makroekonomi #KeuanganNegara #Rupiah #AntiKorupsi #EkonomiKuat


Share:

Purbaya: APBN Investasi Jangka Panjang untuk SDM Ungul


Duta Nusantara Merdeka | Semarang  
APBN investasi jangka panjang untuk SDM unggul menjadi pesan utama yang disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam kuliah umum bertajuk APBN untuk Indonesia Maju: Menjaga Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan, dan Pembangunan di Universitas Diponegoro, Semarang, Jumat, 3 Juli 2026. 

Dalam forum itu, Purbaya menegaskan APBN tidak semata berfungsi menjaga stabilitas ekonomi, melainkan juga menjadi instrumen strategis untuk menyiapkan generasi berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. 

Ia menjelaskan pengelolaan APBN dijalankan dalam kerangka amanat Pasal 33 UUD 1945, dengan orientasi pada kemakmuran rakyat. Pemerintah, kata dia, menargetkan Indonesia masuk jajaran lima kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2045. 

Sasaran itu, menurut Purbaya, hanya bisa dicapai bila transformasi ekonomi ditopang SDM yang produktif, adaptif, dan mampu mengikuti laju perubahan teknologi. 

Pembangunan Talenta Jadi Inti Strategi Fiskal

Purbaya menilai pembangunan talenta tidak boleh dibatasi pada satu rumpun ilmu. Penguatan sains, teknologi, rekayasa, dan matematika atau STEM harus berjalan seiring dengan ilmu sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi agar produktivitas nasional tumbuh lebih utuh. “Melalui kebijakan fiskal yang disiplin, pemerintah terus mengoptimalkan potensi strategis Indonesia,” ujar Purbaya dalam kuliah umum tersebut. 

Anggaran Pendidikan dan Fokus LPDP

Komitmen itu tercermin dalam alokasi anggaran pendidikan APBN 2026 sebesar Rp769,1 triliun. Dana tersebut diarahkan untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan, merevitalisasi sekolah, mendukung Program Makan Bergizi Gratis, serta memperkuat pembiayaan beasiswa LPDP. Pemerintah juga menajamkan kebijakan LPDP ke bidang prioritas, terutama STEM dan sektor-sektor strategis yang menopang transformasi ekonomi nasional. 

“Investasi pada pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama APBN,” tegas Purbaya. Di tengah ketidakpastian global, ia menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap sehat, sehingga APBN masih memiliki ruang untuk berfungsi sebagai shock absorber, menjaga daya beli masyarakat, dan mendorong pertumbuhan yang inklusif serta berkelanjutan. Dengan arah itu, APBN investasi jangka panjang untuk SDM unggul diposisikan sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045. 

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

APKOMINDO Bersama Kadin Pacu SDM Digital Kepelabuhanan Banten


Duta Nusantara Merdeka | Serang 
Pengembangan SDM digital sektor kepelabuhanan Banten memasuki fase baru setelah DPD APKOMINDO Provinsi Banten dan DPD APTIKNAS Provinsi Banten memperkuat kerja sama dengan Kadin Indonesia Institut dan Kadin Pelabuhan. Kolaborasi yang diumumkan dalam forum diskusi di Gedung Kadin Provinsi Banten, Serang, Rabu, 2 Juli 2026, itu diarahkan untuk menopang transformasi digital pelabuhan dan industri di wilayah tersebut.

Langkah ini dinilai penting karena Banten merupakan salah satu simpul maritim nasional dengan dukungan Pelabuhan Merak, Cigading, Bojonegara, serta pelabuhan perikanan di kawasan pesisir. Dalam forum itu, para pemangku kepentingan dari pemerintah, asosiasi, dunia usaha, akademisi, BUMN, dan perbankan menekankan perlunya SDM yang siap menghadapi percepatan digitalisasi layanan logistik dan kepelabuhanan.

Tiga Agenda Utama Transformasi

Inisiator forum, Ir. Nazir Danuarta Sudirman, MM., MBA., mengatakan ada tiga agenda yang harus dijalankan bersama, yakni penyatuan visi antar-pemangku kepentingan, penguatan kolaborasi berbasis data dan inovasi, serta memastikan pertumbuhan sektor pelabuhan berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurut Nazir, persaingan pelabuhan kini tidak lagi hanya bertumpu pada infrastruktur, melainkan juga kecepatan layanan, efisiensi logistik, keamanan data, hingga penerapan konsep Green Port, Smart Port, dan Smart Logistics. Ia menegaskan forum tersebut harus menghasilkan langkah konkret, termasuk peta jalan digitalisasi layanan kepelabuhanan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal.

MoU, PKS, dan Sertifikasi Kompetensi

Sebagai tindak lanjut, para pihak sepakat menyiapkan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama. Ruang lingkupnya meliputi pelatihan, sertifikasi profesi, pengembangan talenta digital, transformasi digital perusahaan, hingga penguasaan AI, IoT, keamanan siber, cloud computing, big data analytics, smart logistics, dan digital supply chain.

Ketua Umum DPP APKOMINDO dan Ketua Umum DPP APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, SH. atau Hoky, menegaskan transformasi digital tidak cukup menghadirkan perangkat teknologi. “Transformasi digital bukan semata-mata menghadirkan perangkat teknologi, melainkan bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan, mengembangkan, mengelola, dan mengamankan teknologi tersebut secara profesional,” ujarnya.

Pelaksanaan sertifikasi akan melibatkan LSP SDM TIK berlisensi BNSP agar peserta tidak hanya memperoleh pelatihan, tetapi juga pengakuan kompetensi nasional. Skema ini diharapkan memperkuat pengembangan SDM digital sektor kepelabuhanan Banten sekaligus meningkatkan daya saing logistik, industri, dan layanan pelabuhan di provinsi tersebut.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Wilson Lalengke Titip Buku Ijazah Jokowi lewat Iwan Piliang


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Di tengah polemik keaslian ijazah Universitas Gadjah Mada (UGM) milik Joko Widodo yang belum reda, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke mengambil langkah terbaru. Ia membagikan buku karyanya yang bertajuk *Ijazah Jokowi: Pertaruhan Moralitas Bangsa dan Refleksi Kejujuran (Sebuah Renungan Filosofis)* kepada sejumlah tokoh, termasuk menitipkan satu eksemplar khusus untuk mantan Presiden RI tersebut.

Buku itu sebelumnya telah diserahkan kepada dokter Tifauzia Tyassuma, yang tengah berperkara terkait ijazah Jokowi. Kali ini, Wilson memberikannya kepada dua sahabat lamanya, Partono dan Iwan Piliang, yang dinilai turut berperan sentral dalam perjalanan politik Jokowi.

Jejak Dua Sahabat dalam Karier Politik Jokowi

Wilson memandang keduanya memiliki andil strategis yang jarang diketahui publik. Iwan Piliang merupakan salah satu penggerak inti tim sukses yang mengantarkan pasangan Joko Widodo–Basuki Tjahaja Purnama memenangkan Pilgub DKI Jakarta 2012, momentum yang melambungkan nama Jokowi ke pentas nasional. Sementara Partono pernah menjabat anggota KPUD DKI Jakarta periode 2018–2023.

Penyerahan buku berlangsung pada waktu dan tempat yang berbeda. Partono menerima lebih dulu pada Kamis, 25 Juni 2026, di Lantai 6 Gedung Ombudsman RI Jakarta. Sepekan berselang, tepatnya pada Sabtu, 4 Juli 2026, giliran Iwan Piliang menerimanya di sebuah restoran di Jakarta Pusat.

Momentum itu dimanfaatkan Wilson, lulusan pascasarjana Global Ethics Universitas Birmingham Inggris, untuk menitipkan satu eksemplar khusus agar disampaikan langsung ke tangan Jokowi.

Harapan Wilson Lalengke terhadap Jokowi

Melalui perantara Iwan Piliang, Wilson berharap buku itu benar-benar sampai dan direnungkan oleh Jokowi. Ia menegaskan karyanya bukan alat serangan politik, melainkan media kontemplasi diri.

"Buku ini saya harapkan dapat memicu kesadaran moral demi menjaga integritas dan kepentingan besar bangsa," ujar Wilson dalam keterangan resminya.

Wilson menyandarkan gagasannya pada khazanah filsafat klasik. Ia mengutip kisah Diogenes dari Sinope yang mencari "manusia jujur" dengan lentera di siang hari, serta ajaran Marcus Aurelius dalam Meditations tentang kewajiban seorang pemimpin untuk senantiasa memeriksa jiwanya sendiri.

Bagi Wilson, penitipan buku pada pertengahan tahun 2026 ini pada akhirnya menjadi ujian moral praktis: apakah Jokowi bersedia menatap cermin kejujuran demi warisan sejarah yang bersih bagi generasi mendatang.

Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto


Share:

Risiko Memiliki Mobil Listrik yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Beli


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Popularitas kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) terus meningkat seiring berkembangnya teknologi dan dukungan pemerintah terhadap elektrifikasi transportasi. Selain menawarkan biaya operasional yang lebih rendah, akselerasi instan, serta pengalaman berkendara yang senyap, calon pembeli juga perlu memahami berbagai tantangan yang masih menyertai kepemilikan mobil listrik, terutama terkait layanan purnajual.

Sejumlah isu yang sering menjadi perhatian pemilik EV meliputi lamanya proses perbaikan, keterbatasan teknisi bersertifikat, ketersediaan suku cadang, hingga potensi biaya kepemilikan yang lebih tinggi pada kondisi tertentu. Memahami aspek tersebut dinilai penting agar konsumen dapat mengambil keputusan secara lebih bijak.

Layanan Purnajual dan Ketersediaan Teknisi

Dalam beberapa waktu terakhir, layanan purnajual kendaraan listrik menjadi sorotan setelah muncul sejumlah keluhan konsumen mengenai lamanya proses perbaikan. Kondisi tersebut dinilai berkaitan dengan masih terbatasnya jumlah teknisi yang memiliki sertifikasi penanganan sistem tegangan tinggi (high-voltage system), khususnya untuk diagnosis perangkat lunak dan komponen baterai.

Selain itu, beberapa komponen utama seperti inverter, motor control unit (MCU), maupun modul elektronik tertentu masih harus didatangkan dari negara asal sehingga waktu pengadaan dapat berlangsung cukup lama.

Garansi, Asuransi, dan Nilai Jual

Calon pembeli juga disarankan memahami seluruh syarat dan ketentuan garansi baterai yang diberikan masing-masing produsen. Beberapa pabrikan menerapkan ketentuan tertentu terkait jadwal servis berkala maupun penggunaan perangkat pengisian daya yang direkomendasikan.

Di sisi lain, premi asuransi kendaraan listrik umumnya masih lebih tinggi dibanding mobil berbahan bakar konvensional. Hal tersebut dipengaruhi oleh tingginya nilai komponen utama, khususnya paket baterai, yang memerlukan prosedur penanganan khusus apabila mengalami kerusakan.

Perkembangan teknologi baterai yang berlangsung cepat juga berpotensi memengaruhi nilai jual kembali kendaraan listrik di pasar mobil bekas.

Tantangan dalam Penggunaan Sehari-hari

Bobot kendaraan listrik yang lebih besar membuat ban bekerja lebih berat sehingga tingkat keausannya dapat lebih cepat dibanding kendaraan konvensional. Pengemudi baru juga memerlukan adaptasi saat mengendalikan torsi instan, terutama ketika menghadapi tanjakan atau lalu lintas padat.

Selain itu, beberapa fitur pintar pada kendaraan modern masih bergantung pada koneksi internet sehingga fungsinya dapat terbatas ketika berada di area dengan sinyal yang lemah, seperti sebagian lokasi parkir bawah tanah.

Pertimbangan Sebelum Membeli

Mobil listrik tetap menawarkan berbagai keunggulan, terutama untuk mobilitas harian di kawasan perkotaan. Namun, calon konsumen sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga dan efisiensi energi, tetapi juga kesiapan jaringan layanan purnajual, ketersediaan suku cadang, biaya kepemilikan, serta dukungan teknis di wilayah tempat tinggal. Dengan memahami seluruh aspek tersebut, keputusan membeli kendaraan listrik dapat dilakukan secara lebih matang sesuai kebutuhan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Menko Polkam Tegaskan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Presiden


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago memastikan kondisi cadangan beras pemerintah di Sumatera Utara berada dalam keadaan aman. Kepastian itu diperoleh setelah meninjau langsung Gudang Bulog Pulo Brayan Darat I, Kota Medan, Jumat (3/7/2026), guna memastikan kesiapan stok, distribusi, dan pengelolaan pangan nasional.

Dalam kunjungan tersebut, Djamari menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah, kata dia, tidak hanya mengejar target swasembada pangan, tetapi juga menyiapkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia melalui perluasan lahan pertanian.

Ketahanan Pangan Jadi Program Strategis

"Ini adalah salah satu program strategis Bapak Presiden. Bapak Presiden menginginkan kita berdiri di atas kaki sendiri, dan kita sudah mencapai itu. Bahkan lebih dari itu, Presiden menginginkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Karenanya, kita bekerja keras memperluas lahan sawah," ujar Djamari.

Stok Beras Sumut Dinilai Sangat Mencukupi

Dari hasil peninjauan, Menko Polkam menilai pengelolaan cadangan beras, pola distribusi, hingga rencana pemasukan stok berjalan sesuai sistem yang telah disiapkan. Kondisi tersebut membuat pemerintah optimistis terhadap ketersediaan pangan di Sumatera Utara.

"Hari ini saya sengaja melihat langsung cadangan beras. Hal yang sangat membanggakan sekaligus mengagumkan adalah cadangan beras kita sangat baik. Rencana pendistribusiannya sangat baik, begitu juga rencana pemasukannya," katanya.

Ia menambahkan, stok beras yang tersedia diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga delapan bulan mendatang.

"Peninjauan ini meyakinkan saya bahwa cadangan beras sangat mencukupi. Masyarakat Sumatera Utara tidak perlu khawatir. Cadangan di sini cukup hingga delapan bulan ke depan," tegasnya.

Bulog Diminta Jaga Amanah Negara

Djamari mengingatkan seluruh jajaran Bulog agar terus menjaga ketersediaan pangan sebagai tanggung jawab strategis negara. Menurutnya, ketahanan pangan menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat sekaligus stabilitas nasional.

Mengakhiri kunjungannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Bulog yang terus menjaga pasokan pangan di berbagai daerah.

"Terima kasih kepada seluruh jajaran Bulog. Harapan rakyat adalah tetap tersedianya pangan di setiap daerah. Selamat bertugas dan syukurilah amanah yang diberikan negara ini," pungkasnya.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Menko Polkam Ajak Semua Pihak Perangi Disinformasi di Ruang Digital


Duta Nusantara Merdeka | Batam 
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago mengingatkan bahwa ancaman terhadap persatuan bangsa kini tidak hanya datang dari dunia nyata, tetapi juga berkembang pesat di ruang digital. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta aktif menghadirkan informasi yang benar agar tidak memberi ruang bagi penyebaran disinformasi, fitnah, maupun ujaran kebencian.

Pernyataan tersebut disampaikan Djamari saat menghadiri Silaturahmi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tokoh Masyarakat Kepulauan Riau di Markas Polda Kepulauan Riau, Batam, Jumat (3/7/2026).

Ruang Digital Jadi Medan Baru

Menurut Djamari, perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola ancaman yang dihadapi bangsa. Ia menilai ruang digital kini menjadi arena baru yang harus dijaga bersama agar tidak dipenuhi informasi menyesatkan.

"Kalau boleh saya katakan, perang kita sekarang sudah bukan perang di medan biasa lagi, tetapi perang di medan digital. Kita harus banyak memberikan informasi kepada rakyat kita, jangan sampai ruang digital diisi oleh disinformasi, fitnah, dan kebencian," ujar Djamari.

Generasi Muda Perlu Dilindungi

Ia menilai paparan informasi yang tidak benar berpotensi memengaruhi cara berpikir generasi muda apabila tidak dibekali kemampuan menyaring informasi secara kritis.

"Yang saya khawatirkan adalah kalimat-kalimat yang ada di situ diserap oleh anak-anak kita sebagai penerus bangsa. Kita tidak bisa menitipkan bangsa ini kepada generasi muda yang mudah terhasut konten disinformasi, fitnah, dan kebencian," tegasnya.

Karena itu, pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen bangsa didorong lebih aktif menyebarkan informasi yang akurat, edukatif, dan menyejukkan di ruang digital.

Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri

Selain menyoroti isu digital, Djamari mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau yang telah melampaui tujuh persen, salah satu yang tertinggi secara nasional. 

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan keberhasilan menjaga stabilitas keamanan sehingga meningkatkan kepercayaan investor.

"Ini adalah suatu penciptaan kondisi yang memungkinkan dan memberikan kenyamanan sehingga para investor mau datang. Saya memuji dan menghargai itu," katanya.

Meski demikian, ia menegaskan pertumbuhan ekonomi harus memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat melalui penurunan angka kemiskinan. 

Djamari juga mengajak seluruh unsur pemerintah, Forkopimda, dan masyarakat menjaga kekompakan agar iklim investasi di Kepulauan Riau tetap kondusif dan pembangunan dapat berjalan berkelanjutan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

HUT Wilson Lalengke dan Sejarah Pendirian SMU Plus Provinsi Riau


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Peringatan hari ulang tahun ke-61 Wilson Lalengke pada Jumat (3/7/2026) secara tak terduga membuka kembali lembaran sejarah pendirian SMU Plus Provinsi Riau. Sebuah arsip bersejarah dari tahun 2001 mengonfirmasi perjuangan awal dan jatuh bangun pendirian sekolah unggulan tersebut yang sarat keterbatasan, sebelum akhirnya sukses menjadi pilar utama pengembangan pendidikan Riau.

Fakta historis ini mencuat usai Bang Elthaf (65), tokoh alumni senior Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau (IKA UNRI), menemukan kembali buletin bulanan Warta Caltex No. 65 Tahun 2001. 

Dalam dokumen yang diterbitkan pada rubrik "Caltex Cares" tersebut, terpampang jelas sebuah artikel tulisan Wilson Lalengke berjudul "SMU Plus of Riau Province: Cracking The Road to Excellence". 

Tulisan lawas itu merekam secara otentik bagaimana proses berliku dalam merintis sekolah yang kini menjadi kebanggaan masyarakat di Bumi Lancang Kuning.

Fase Kritis dan Metode Mengajar Progresif

Pada masa awal berdirinya, kondisi institusi ini tercatat sangat memprihatinkan. Bukti sejarah menunjukkan media lokal saat itu bahkan sempat menyematkan tajuk berita "Sekolah Plus Ala Riau, Gedung Minjam Kasek Merangkap". Situasi pelik ini membuktikan bahwa sejarah pendirian SMU Plus Provinsi Riau pada fase kritisnya didominasi oleh minimnya dukungan infrastruktur dasar.

Meskipun menghadapi defisit fasilitas, arsip Warta Caltex 2001 juga menampilkan dokumentasi visual yang menyoroti terobosan akademik di lapangan. Salah satunya adalah metode mengajar Wilson Lalengke yang tergolong progresif pada masanya. 

Ia mendobrak tradisi dengan tidak membatasi kegiatan belajar-mengajar hanya di dalam tembok kelas. Wilson kerap membawa para siswanya belajar di ruang terbuka, seperti di bawah rindangnya pepohonan. 

Langkah tak lazim ini sengaja diimplementasikan untuk memecah kekakuan ruang akademis sekaligus menghubungkan siswa secara langsung dengan realitas kehidupan masyarakat sekitarnya.

Apresiasi Lintas Generasi yang Menggugah

Menanggapi temuan rekam jejak masa mudanya yang kembali mencuat, Wilson Lalengke mengaku terkejut dan tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Baginya, dokumentasi ini menjadi kado ulang tahun yang jauh lebih bernilai dari materi apa pun.

"Saya sangat bahagia sekaligus takjub mengetahui bahwa sejarah hidup dan perjuangan di masa lalu kini dibaca serta diapresiasi oleh orang lain yang bahkan tidak saya kenal secara pribadi," ujar Wilson Lalengke menanggapi kejutan arsip tersebut.

Eksistensi arsip ini menjadi pengingat bagi dunia pendidikan nasional bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul sejatinya selalu lahir dari dedikasi tulus tenaga pendidiknya, jauh melampaui batasan fasilitas fisik semata.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Restrukturisasi Kredit PT KMK Mandek, Saksi Ungkap Fakta di Persidangan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Sidang perkara perdata Nomor 934/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak penggugat, Jumat (3/7/2026). Dalam persidangan tersebut, dua saksi, Srijanto dan Deny Ade Putera, memaparkan pelaksanaan kerja sama antara MITORA Pte. Ltd. dan PT KMK Plastics Indonesia, termasuk persoalan restrukturisasi kredit yang disebut tidak berjalan sesuai harapan.

Di bawah sumpah, Deny Ade Putera menjelaskan bahwa kerja sama tersebut berfokus pada upaya membenahi fasilitas kredit PT KMK Plastics Indonesia di PT Bank Resona Perdania yang telah berlangsung sejak 2007. Menurutnya, perusahaan selama hampir 18 tahun membayar bunga kredit lebih dari Rp400 juta setiap bulan atau sekitar Rp4,8 miliar per tahun tanpa mengurangi pokok pinjaman sekitar Rp60 miliar.

Beban Utang Membengkak

Deny mengatakan akumulasi pembayaran bunga diperkirakan telah melampaui Rp86,4 miliar. Setelah ditambah penalti dan biaya lainnya, total kewajiban perusahaan diperkirakan mencapai sekitar Rp100 miliar sehingga melebihi nilai pokok pinjaman.

"Selama hampir 18 tahun, PT KMK Plastics Indonesia harus membayar bunga kredit melebihi Rp400 juta per bulan atau di atas Rp4,8 miliar per tahun. Sementara pokok pinjaman sekitar Rp60 miliar sama sekali belum dilakukan pembayaran," ujarnya dalam persidangan.

Berdasarkan surat kuasa yang diberikan, MITORA kemudian melakukan sejumlah pertemuan dengan PT Bank Resona Perdania guna membahas restrukturisasi kredit. Saksi menyebut tim MITORA telah beberapa kali bertemu Relationship Manager bernama Raymond. Namun, proses pembahasan disebut terhenti setelah adanya instruksi dari salah satu pimpinan bank sehingga komunikasi tidak berlanjut.

Penghentian Kerja Sama Dipersoalkan

Selain isu restrukturisasi kredit PT KMK Plastics Indonesia, persidangan juga mengulas penghentian kerja sama antara perusahaan dan MITORA. Menurut saksi, selama tiga bulan MITORA telah menjalankan berbagai pekerjaan, termasuk membantu negosiasi dengan Cikarang Listrindo agar pasokan listrik tidak diputus, menyusun skema pembayaran tunggakan pajak secara bertahap, serta memberikan rekomendasi efisiensi sumber daya manusia.

Saksi juga mengungkapkan PT KMK Plastics Indonesia telah membayarkan biaya operasional awal sebesar 10 persen dari nilai kontrak atau sekitar USD41.000 sebagai bukti pelaksanaan perjanjian.

"Selama bertugas, MITORA tidak pernah menerima teguran atau surat peringatan dari Direksi. Bahkan, tiga hari sebelum pemutusan hubungan kerja melalui surat, kami masih menggelar rapat bersama Direksi," kata Deny.

Pihak penggugat menilai penghentian kerja sama dilakukan secara sepihak tanpa evaluasi bersama. Mereka merujuk pada yurisprudensi Mahkamah Agung mengenai pembatalan perjanjian kerja sama yang dikategorikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum apabila bertentangan dengan asas pacta sunt servanda sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 KUHPerdata. Dasar hukum tersebut dijadikan acuan dalam tuntutan ganti rugi atas penghentian kontrak yang dipersoalkan dalam perkara ini.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Kemenko Polkam Kutuk Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo


Duta Nusantara Merdeka | Papua Pegunungan 
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mengecam keras pembakaran pesawat AMA PK-RCY Nomor Seri 923 di Bandara Perintis Ipdeheik, Kampung Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Pemerintah juga mengutuk tindakan yang menyebabkan meninggalnya pilot AMA, Nicholas F. Goselin, yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap setiap bentuk kekerasan yang mengancam keselamatan masyarakat maupun fasilitas transportasi udara yang menjadi jalur vital pelayanan di Papua.

Koordinasi Intensif Penanganan Insiden

Sejak menerima informasi awal mengenai insiden tersebut, Kemenko Polkam terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait untuk menangani peristiwa pembakaran pesawat AMA di Yahukimo.

Langkah koordinasi dilakukan guna memastikan proses evakuasi, penyelidikan, hingga pengamanan wilayah berjalan secara terpadu.

Evakuasi Pilot Berjalan Lancar

Kemenko Polkam mengapresiasi kesigapan personel TNI, Polri, dan seluruh unsur yang terlibat dalam mengevakuasi jenazah pilot Nicholas F. Goselin pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIT.

Saat ini jenazah telah berada di RST Timika. Selanjutnya, Komando Operasi (Koops) TNI Habema akan menyerahkan jenazah kepada PT AMA untuk diterbangkan ke Jakarta.

Pemerintah Pastikan Penegakan Hukum

Djamari Chaniago menegaskan pemerintah akan terus mendorong aparat TNI dan Polri mengusut tuntas pelaku pembakaran pesawat serta melakukan penegakan hukum secara tegas.

Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat pengamanan penerbangan perintis di Papua agar pelayanan publik dan distribusi logistik kepada masyarakat tetap berjalan aman.

"Pemerintah tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan dan tindakan keji terhadap masyarakat maupun sarana transportasi udara yang menjadi urat nadi pelayanan bagi kehidupan masyarakat di Papua," tegas Djamari Chaniago.

Menurutnya, penguatan pengamanan penerbangan perintis menjadi langkah penting untuk menjamin keselamatan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan publik di wilayah Papua Pegunungan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Bantu Keluarga Pasien Dandy-Walker


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Pekanbaru melalui Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru mendampingi seorang warga kurang mampu yang tengah berjuang membiayai pengobatan anaknya yang mengidap Dandy-Walker syndrome. Pendampingan dilakukan dengan mengantar keluarga tersebut ke BAZNAS Provinsi Riau untuk melengkapi persyaratan administrasi sekaligus mengikuti proses wawancara sebagai calon penerima bantuan.

Ketua Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru, Nurhayati, mengatakan pihaknya berupaya memastikan keluarga tersebut memperoleh akses terhadap bantuan sosial yang dibutuhkan. Menurutnya, seluruh dokumen telah diserahkan kepada BAZNAS Provinsi Riau agar dapat diproses sesuai ketentuan.

Pendampingan Hingga Proses Verifikasi

Nurhayati menjelaskan, keluarga yang didampingi merupakan warga Pekanbaru yang sebelumnya membawa anaknya berobat ke Rumah Sakit Prima sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad karena menderita Dandy-Walker syndrome.

"Kehadiran kami ke BAZNAS Provinsi Riau untuk mengantarkan seluruh persyaratan sekaligus mendampingi proses wawancara penerima bantuan," ujar Nurhayati saat ditemui di Sekretariat DPC Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru, Jumat (3/7/2026).

Kisah Kehidupan yang Mengundang Keprihatinan

Dalam proses wawancara di BAZNAS, Nurhayati mengaku mengetahui lebih banyak mengenai kondisi ekonomi keluarga tersebut. Ia mengaku terenyuh setelah mendengar perjuangan ibu dari pasien yang selama ini harus bertahan di tengah keterbatasan ekonomi.

Menurutnya, keluarga tersebut terlilit utang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, membiayai pengobatan dua anak yang mengalami sakit sejak lahir, memenuhi biaya pendidikan anak pertama, hingga membayar kontrakan rumah.

Nurhayati juga mengungkapkan pengalaman yang paling menyentuh ketika kursi roda yang digunakan membawa anaknya ke rumah sakit sempat ditarik oleh pihak pemberi pinjaman karena tunggakan cicilan belum mampu dibayar.

"Peristiwa itu membuat kami semakin yakin untuk memberikan pendampingan dan berupaya membantu keluarga tersebut memperoleh perhatian dari berbagai pihak," katanya.

Harap Dukungan Pemerintah

Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru juga telah meninjau langsung kondisi tempat tinggal keluarga tersebut sebagai bagian dari verifikasi lapangan. Berdasarkan hasil kunjungan itu, organisasi memandang keluarga tersebut layak mendapatkan bantuan.

Nurhayati menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Riau yang telah menerima berkas permohonan bantuan dan memprosesnya sesuai prosedur.

Ia juga berharap Pemerintah Kota Pekanbaru, Pemerintah Provinsi Riau, serta instansi terkait dapat memberikan perhatian terhadap kondisi keluarga tersebut.

"Kami mengetuk kepedulian seluruh pihak agar bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan. Inilah bentuk nyata memanusiakan sesama manusia," ujar Nurhayati.

Menurutnya, kegiatan pendampingan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru dalam menjalankan program kemanusiaan dan membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses terhadap layanan sosial serta kesehatan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Menko Polkam Minta TNI Polri di Natuna Perkuat Soliditas dan Latihan


Duta Nusantara Merdeka | Natuna 
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago meninjau kesiapan prajurit Yon Komposit 1/Gardapati, personel TNI, Polri, serta Gugus Tempur Laut Komando Armada I (Guspurla Koarmada I) di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (2/7/2026). Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pertahanan dan keamanan di kawasan perbatasan utara Indonesia yang memiliki nilai strategis.

Dalam arahannya kepada prajurit, Djamari menegaskan bahwa penugasan di Natuna merupakan amanah penting karena wilayah tersebut berbatasan langsung dengan sejumlah negara. Oleh sebab itu, seluruh personel diminta menjaga disiplin, profesionalisme, dan soliditas dalam mengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Natuna Berperan Strategis bagi Kedaulatan Indonesia

"Tugasmu bukan tugas sembarangan, tidak sama dengan tugas di daerah lain. Kalian di sini menjaga kedaulatan kita. Seluruh unsur Angkatan Darat, Laut, Udara, dan Kepolisian harus kompak semua. Bangsa menunggu hasil dari tugasmu di sini," tegas Djamari.

Ia juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh prajurit agar selalu menjaga kesehatan, meningkatkan solidaritas, dan memperkuat sinergi antarmatra.

"Salam beliau adalah selamat bertugas, jaga kesehatan dan kekompakan kalian. Tugas kita masih belum akan selesai, ke depan mungkin akan semakin banyak," ujar Djamari.

Menurutnya, Natuna merupakan etalase terdepan Indonesia. Karena itu, setiap tindakan prajurit akan memengaruhi citra Indonesia di mata negara-negara sekitar.

Latihan dan Sinergi Jadi Kunci Kesiapan Tempur

Menko Polkam mengingatkan bahwa kemampuan tempur tidak dapat dipisahkan dari latihan yang berkelanjutan. Ia meminta seluruh prajurit terus meningkatkan kompetensi agar siap menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul.

"Ingat, tentara kalau tidak bertempur, ya berlatih. Tidak mungkin seorang prajurit mampu melaksanakan tugasnya tanpa latihan. Karena itu, teruslah berlatih, tingkatkan kemampuan, dan siapkan diri menghadapi setiap tantangan yang mungkin terjadi," katanya.

Djamari kembali menekankan arahan Presiden bahwa kekuatan bangsa sangat bergantung pada kekompakan TNI dan Polri sebagai pilar utama penjaga kedaulatan negara.

Selain bertemu prajurit, Menko Polkam meninjau Guspurla Koarmada I dan menerima paparan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali mengenai situasi keamanan maritim, kesiapan operasional, serta tantangan strategis di Laut Natuna Utara.

Pemerintah, kata Djamari, terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna meningkatkan sistem pertahanan maritim. Langkah tersebut tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga mendukung keamanan pelayaran, perdagangan, perikanan, serta pemanfaatan sumber daya laut yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

TNI AD Dukung Pelestarian Tradisi Bakar Tongkang di Rokan Hilir


Duta Nusantara Merdeka | Riau 
Komandan Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han menghadiri puncak perayaan Tradisi Bakar Tongkang di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Kamis (2/7/2026). Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan TNI Angkatan Darat terhadap pelestarian budaya sekaligus memperkuat persatuan, toleransi, dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

Partisipasi Danrem dalam agenda budaya yang telah menjadi ikon pariwisata Rokan Hilir itu juga menegaskan komitmen TNI AD untuk menjaga warisan budaya sebagai bagian penting dari identitas nasional. Tradisi Bakar Tongkang dinilai memiliki nilai sejarah sekaligus menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan harmonisasi sosial.

Budaya Menjadi Perekat Persatuan

Brigjen TNI Agustatius Sitepu menegaskan bahwa keberagaman budaya merupakan aset bangsa yang harus terus dijaga bersama. Menurutnya, tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi mampu memperkuat rasa persatuan sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan.

"Kehadiran TNI AD dalam kegiatan budaya seperti ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian warisan budaya bangsa. Tradisi Bakar Tongkang menjadi bukti bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan, menjaga kerukunan, dan memperkuat rasa cinta tanah air," ujar Agustatius Sitepu.

Dihadiri Ribuan Masyarakat dan Wisatawan

Puncak perayaan berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri unsur pemerintah pusat dan daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ribuan warga dan wisatawan dari berbagai daerah, termasuk mancanegara.

Momentum budaya tersebut diharapkan terus memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan sebagai modal sosial dalam menjaga stabilitas keamanan serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Korem 031/Wira Bima menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pelestarian budaya, memperkokoh persatuan nasional, serta mewujudkan wilayah yang aman, damai, dan kondusif. 

Dukungan terhadap pelestarian Tradisi Bakar Tongkang diharapkan turut memperkuat identitas budaya Indonesia sekaligus mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Bupati Gorontalo Promosikan Potensi Jagung di Forum Bisnis APKASI


Duta Nusantara Merdeka | Deli Serdang 
Bupati Kabupaten Gorontalo, Sofyan Puhi, memperkenalkan potensi unggulan sektor pertanian daerah dalam Forum Bisnis Daerah Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang berlangsung di Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (2/7/2026). Pada forum tersebut, Sofyan menonjolkan komoditas jagung sebagai kekuatan utama daerah sekaligus peluang investasi yang menjanjikan.

Forum bertema "Meningkatkan Perdagangan dan Bisnis Antar Daerah untuk Menjaga Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan serta Kolaborasi Bisnis yang Berkelanjutan" itu dihadiri kepala daerah anggota APKASI, pelaku usaha, serta investor dari berbagai sektor, khususnya pertanian dan perikanan. Kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi antardaerah dalam mengembangkan ekonomi berbasis potensi lokal.

Jagung Jadi Andalan Investasi Kabupaten Gorontalo

Dalam pemaparannya, Sofyan Puhi menegaskan bahwa jagung masih menjadi komoditas strategis yang terus dikembangkan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Selain meningkatkan produktivitas, pemerintah daerah juga mendorong penguatan hilirisasi agar komoditas tersebut memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

"Jagung menjadi komoditas utama kami di Gorontalo. Kami terus mendorong peningkatan produktivitas dan hilirisasi agar memberikan nilai tambah bagi petani serta menarik investasi," ujar Sofyan Puhi.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor pertanian membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan investor. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah.

Forum APKASI Perkuat Kerja Sama Antar Daerah

Selain Bupati Gorontalo, forum juga menghadirkan Bupati Banyuasin, Bupati Deli Serdang, dan Bupati Brebes. Masing-masing memaparkan potensi komoditas unggulan daerah, mulai dari padi, ubi, bawang merah, hingga jagung sebagai sektor yang siap dikembangkan melalui investasi dan kerja sama bisnis.

Melalui Forum Bisnis Daerah APKASI 2026, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap komoditas jagung semakin dikenal investor nasional maupun internasional. Kerja sama yang terjalin diharapkan mampu memperluas pasar, memperkuat hilirisasi, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Rentinkon Kotama Operasi TNI 2026 Fokus Antisipasi Karhutla di Riau


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Kasdam XIX Tuanku Tambusai memimpin pemaparan hasil penyusunan Rentinkon Kotama Operasi TNI Tahun Anggaran 2026 yang disusun Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LV Sesko TNI di Gedung Kaharuddin Nasution, Makodam XIX Tuanku Tambusai, Kamis (2/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kunjungan akademik Pasis Sesko TNI sekaligus forum penyampaian rekomendasi strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan wilayah Provinsi Riau.

Dalam agenda tersebut, peserta mempresentasikan hasil analisis mengenai potensi ancaman, skenario penanganan, serta strategi penguatan koordinasi lintas instansi guna menghadapi berbagai kondisi darurat yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.

Kajian Strategis Hadapi Berbagai Potensi Ancaman

Paparan diawali dengan penyampaian Rentinkon Kotama Operasi TNI TA 2026 oleh Pasis Dikreg LV Sesko TNI. Selanjutnya, Pasis Polri memaparkan Rencana Kontinjensi (Renkon) Aman Nusa yang melengkapi kajian terkait pola penanganan keadaan darurat.

Diskusi berlangsung dinamis melalui sesi tanya jawab. Berbagai masukan disampaikan untuk menyempurnakan hasil kajian, terutama terkait peningkatan kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, cuaca ekstrem, gangguan terhadap objek vital nasional, hingga kondisi darurat lain yang berpotensi memengaruhi keamanan dan stabilitas wilayah.

Rentinkon Diserahkan kepada Kodam XIX

Sebagai tindak lanjut kegiatan, Pasis Dikreg LV Sesko TNI menyerahkan dokumen hasil penyusunan Rentinkon kepada Kodam XIX Tuanku Tambusai. Dokumen tersebut diharapkan menjadi referensi strategis dalam penyempurnaan perencanaan operasi sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai skenario kontinjensi.

Dalam sambutan penutupan yang dibacakan Kasdam XIX Tuanku Tambusai mewakili Pangdam XIX Tuanku Tambusai, disampaikan apresiasi kepada seluruh Perwira Siswa, dosen pembimbing, dan seluruh instansi yang berkontribusi dalam penyusunan kajian tersebut.

"Hasil kajian dan rekomendasi yang telah disusun memiliki nilai strategis serta diharapkan dapat menjadi masukan dalam penyempurnaan perencanaan operasi maupun penanganan keadaan darurat di Provinsi Riau. Keberhasilan menghadapi situasi kontinjensi hanya dapat dicapai melalui sinergi, koordinasi, dan kolaborasi yang kuat antarinstansi," ujar Kasdam.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol eratnya kolaborasi antara Kodam XIX Tuanku Tambusai dan Pasis Dikreg LV Sesko TNI. Melalui penyusunan Rentinkon Kotama Operasi TNI 2026 dan Renkon Aman Nusa, diharapkan kesiapsiagaan nasional semakin kuat dalam menghadapi berbagai potensi ancaman serta mendukung pelaksanaan tugas TNI bersama seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Riau.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Wahana Visi Indonesia Gelar Festival Desa Inspiratif, Dorong Kesejahteraan Anak di 3T


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Wahana Visi Indonesia (WVI) menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan hak anak di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) melalui perhelatan "Festival Desa Inspiratif 2026". Acara yang berlangsung di Jakarta, Kamis (2/7/2026), ini menjadi wadah diseminasi praktik baik program keberlanjutan yang telah dijalankan di berbagai pelosok Indonesia.

Direktur Nasional Wahana Visi Indonesia, Angelina Tiyadora, menjelaskan bahwa pemilihan wilayah 3T sebagai fokus utama didasari oleh asesmen data statistik mengenai kerentanan anak. Menurutnya, anak-anak di daerah terpencil kerap menghadapi tantangan akses layanan dasar, mulai dari keterbatasan jenjang pendidikan hingga minimnya fasilitas kesehatan.

"Wilayah 3T menjadi prioritas karena banyaknya anak rentan. Sering kali, akses terhadap pendidikan SMP atau SMA saja sulit dijangkau karena jarak ke pusat kota atau kabupaten yang jauh. Begitu pula dengan layanan kesehatan yang terbatas," ujar Angelina kepada awak media.

Kolaborasi Strategis untuk Keberlanjutan Festival ini menyoroti pentingnya kemitraan multipihak dalam menciptakan dampak jangka panjang. Angelina menekankan bahwa keberhasilan program tidak bisa dilakukan sendirian. Sinergi antara organisasi, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta keluarga menjadi kunci utama agar kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan di lapangan.

"Kami bekerja di 53 kabupaten dengan pendampingan di lebih dari 1.000 desa. Tanpa partisipasi aktif komunitas dan dukungan anggaran pemerintah desa, dampak signifikan akan sulit dicapai," tambahnya.

Dalam festival ini, dipaparkan berbagai praktik baik, termasuk inisiatif program "PASTI" yang fokus pada percepatan penurunan stunting di Jawa Timur dan Kalimantan Barat. Melalui kisah inspiratif dari Papua, Nusa Tenggara Timur, hingga Nias, WVI berharap hasil nyata dari program-program ini dapat diadopsi oleh pemerintah sebagai panduan atau petunjuk teknis berskala nasional.

"Harapan kami, kisah inspiratif ini menjadi pembelajaran bersama. Tidak hanya bagi kami, tetapi juga untuk organisasi lain dan pemerintah. Jika sudah terbukti berhasil, praktik ini diharapkan dapat diangkat menjadi kebijakan yang lebih luas demi kesejahteraan anak Indonesia," pungkasnya.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Lemhannas Dorong Penguatan Kedaulatan Pangan Hadapi Tantangan Global


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) melalui peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX menggelar Seminar Nasional bertema "Membangun Kedaulatan Pangan Nasional melalui Tata Kelola, Inovasi Teknologi Pertanian dan Human Capital dalam Rangka Menghadapi Dinamika Geopolitik Global" di Ruang Dwi Warna Lemhannas RI, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Forum ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan rekomendasi kebijakan dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional sebagai fondasi ketahanan nasional.

Seminar digelar sebagai respons atas meningkatnya tekanan terhadap sistem pangan dunia akibat konflik geopolitik, gangguan rantai pasok global, krisis energi, perubahan iklim, serta pertumbuhan kebutuhan pangan. Kondisi tersebut dinilai menuntut Indonesia membangun sistem pangan yang lebih mandiri, tangguh, dan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ketahanan Pangan

Seminar dibuka Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Dr. (HC) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., hadir sebagai keynote speaker.

Dalam paparannya, Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk memperkuat sistem pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

"Pentingnya sinergi lintas sektor untuk memperkuat sistem pangan nasional yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan," ujar Zulkifli Hasan.

Pakar dan Pejabat Bahas Strategi Kemandirian Pangan

Panel pertama menghadirkan Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. yang memaparkan transformasi industri manufaktur pertanian. Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Mayor (Purn.) H. Ossy Dermawan, B.Sc., M.Sc., membahas strategi konservasi dan konsolidasi lahan pangan.

Kepala BMKG, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D., menyoroti pentingnya mitigasi cuaca ekstrem bagi keberlanjutan produksi pangan. Sementara Kepala BPPSDM Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. I Nyoman Radiarta, S.Pi., M.Sc., Ph.D., memaparkan optimalisasi sektor kelautan dan perikanan sebagai penopang kemandirian pangan.

Penguatan SDM dan Industri Pangan

Pada panel kedua, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, B.B.A., M.P.A., menekankan pentingnya menjaga ketersediaan pupuk demi keberlanjutan produksi pangan. Rektor Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., IPU., ASEAN Eng., mengulas transformasi sumber daya manusia berbasis teknologi dan mekanisasi pertanian.

Adapun petani milenial Ella Rizki Farihatul Maftuhah, S.Si., M.Sc., menyampaikan pentingnya kolaborasi industri pangan bersama generasi muda dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Seminar ini merupakan kontribusi intelektual peserta P4N LXIX Lemhannas RI untuk menghasilkan rekomendasi strategis bagi pemerintah. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan pangan berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia menghadapi dinamika geopolitik global. 

Lemhannas menegaskan bahwa tata kelola yang baik, inovasi teknologi, dan pengembangan SDM menjadi kunci mewujudkan kedaulatan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

WVI Perkuat Kolaborasi Nasional Wujudkan Ekosistem Layak Anak


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak. Dalam acara bertajuk "Menabur Benih Perubahan: Kisah Inspirasi Program Keberlanjutan Hidup Anak" yang digelar Wahana Visi Indonesia (WVI) di Jakarta, Kamis (2/7/2026), pemerintah menyoroti peran strategis lembaga non-pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakan perlindungan anak hingga ke tingkat akar rumput.

Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kemen PPPA RI, Rini Handayani, menyatakan bahwa regulasi tidak akan berjalan optimal tanpa adanya pendampingan lapangan yang konsisten. "Kemen PPPA menghasilkan regulasi, namun teman-teman WVI yang menghadirkan denyut perubahan di lapangan. Kami sangat mendukung praktik baik yang dilakukan WVI, terutama dalam menciptakan desa dan kelurahan layak anak," ujar Rini.

Sinergi dalam Penanganan Stunting

Salah satu fokus utama kolaborasi ini adalah pemberdayaan masyarakat untuk menekan angka stunting melalui kader lokal. Emy Florida, kader Posyandu asal daerah binaan WVI, membagikan pengalamannya dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi seimbang.

"Melalui program PGD (Pencegahan Gizi Buruk/Stunting), kami mengedukasi ibu-ibu mengenai pemanfaatan pangan lokal seperti daun kelor yang dikombinasikan dengan protein hewani. Hasilnya, kesadaran orang tua meningkat dan berat badan anak-anak menunjukkan progres yang positif," ungkap Emy.

Respon Cepat di Situasi Sulit 

Selain isu kesehatan, WVI juga berperan vital dalam memberikan perlindungan dan bantuan kemanusiaan saat terjadi konflik atau bencana. Mercy, Perwakilan Forum Anak Dampingan WVI, menceritakan bagaimana WVI hadir memberikan dukungan psikososial serta bantuan logistik saat masyarakat membutuhkan.

"WVI datang tepat waktu di saat situasi sedang sulit. Mereka memulihkan kebutuhan sekolah kami sehingga semangat belajar teman-teman kembali bangkit," ujar Mercy.

Memperkuat Forum Anak

Ke depannya, Kemen PPPA dan WVI berkomitmen meningkatkan efektivitas Tim Koordinasi Nasional Perlindungan Anak. Pemerintah berharap suara anak-anak, melalui forum anak dan dewan penasihat, dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih inklusif. 

Sinergi ini diharapkan mampu memperluas cakupan gerakan desa layak anak, sehingga cita-cita menciptakan generasi berkualitas di Indonesia dapat terwujud secara merata di seluruh pelosok negeri.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas LAPK Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perang Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PLN PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang TimurTengah Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini