Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Korsa Kabupaten Bekasi Bagikan Takjil Gratis Buka Puasa #2019 Ganti Presiden



DNM.com (Bekasi)
Komunitas Relawan Sadar Indonesia (KORSA) Kabupaten Bekasi bagikan Takjil Gratis Buka Puasa #2019 Ganti Presiden di Lampu Merah SGC Cikarang Jl. RE. Martadinata No.95, Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (3/6/2018).

Koordinator KORSA Kabupaten Bekasi Syarif Hidayatullah mengatakan, pembagian takjil #2019 Ganti Presiden ini merupakan sebagai simbol dan ekspresi keseriusan rakyat untuk ganti presiden.


"Rakyat semakin susah saat ini, di zaman ini, mengingat kondisi negara saat ini semakin sulit. Harga bahan pokok naik, BBM naik, Dollar naik dan lain sebagainya," kata Koordinator KORSA Kabupaten Bekasi Syarif Hidayatullah di Cikarang Bekasi, Minggu (3/6/2018).

Menurut Syarif, Semangat #2019 Ganti Presiden tidak boleh kendur sedikit pun. "Momentum bulan suci Ramadhan ini harus dijadikan sebagai semangat baru dan akan tumbuh subur hingga 2019 mendatang," ucapnya.

Lebih lanjut, Syarif sampaikan bahwa semangat #2019 Ganti Presiden merupakan langkah ibadah jika kita niatkan sebagai untuk memperbaiki kondisi negara saat ini.

"Kita niatkan sebagai ibadah, bahwa pembagian takjil ini adalah untuk menumbuh suburkan semangat #2019 Ganti Presiden harus terus bergema dan ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkrit dengan membangun kepedulian bersama untuk merapatkan barisan kembali," ungkapnya.

"Aksi bagi takjil Gratis #2019 Ganti Presiden ini akan kami gelar terus di Kota Kabupaten Sekitar Bekasi sepanjang bulan puasa," tandasnya. **(Red-10)
Share:

Bazar Murah MKGR di RPTRA Rasela




DNM.com (Jakarta)
Ramadhan 1439 H penuh berkah. Tidak sedikit orang atau organisasi yang menyempatkan melakukan aksi kepedulian selama Ramadhan ini. Pada Ahad (3/6) seluruh anggota DPP MKGR dan seluruh jajaran MKGR mengadakan acara Bazar Murah  Ramadhan serta santunan kaum Duafa dan Anak Yatim.

Acara   dilaksanakan oleh DPP Wanita MKGR, mulai pukul  9 pagi hingga pukuk  14 .00 WIB di  RPTRA  Rosela, Jalan    Alur laut, Kelurahan Rawabadak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Meski tidak tampak hadir Ketua Umum MKGR Letjen Purn.Soeyono dan Sekjen MKGR Edwin Nasution, namun acara tepat pukul 9 pagi dibuka oleh Ketua Harian dan pengurus teras MKGR lainnya.

Kegiatan MKGR kali adalah menjual beras, gula, mie, minyak goreng, sayur mayur organik hingga daging sapi.
Menurut Sulaiman pemilihan tempat di RPTRA Rasela ini karena melihat masih banyak penduduk miskin di sekitarnya.

Sementara itu Ketua Bidang Buruh Tani dan Nelayan MKGR Suta Widhya SH memuji kondisi RPTRA yang relatif bersih terawat. **(Red-09).
Share:

Dakwah Ramadhan || Hukum Berbuka Puasa Mirip Sengaja



HUKUM BERBUKA PUASA MIRIP SENGAJA

Oleh Al Ustadz :
Drs. Abdullah Sani Nasution

Apakah yang dimaksud berbuka mirip sengaja? 

Berbuka mirip sengaja memang terlihat seperti sengaja tetapi berbukanya karena terjadi kekeliruan yang tidak disengaja dan tidak diketahuinya.

Misal seorang berbuka karena mendengar suara azan di TV, ia menyangka azan tersebut waktu azan Sholat magrib diwilayah tempat tinggalnya. Kemudian Orang tersebut berbuka. Ternyata waktu azan di wilayah daerah lain.  Sementara beliau telah sengaja berbuka karena dianggapnya azan tersebut untuk masuk Sholat Maghrib diwilayahnya.

Dalam hal ini Orang yang berbuka seperti diatas tidak batal puasanya dan tidak berkewajiban mengganti puasanya. 

Tetapi setelah mengetahui kekeliruannya, maka hendaklah ia melanjutkan Puasanya hingga waktu berbuka yang sesuai dengan waktu di Wilayahnya.

Dan termasuk juga makan, minum dan bersetubuhnya orang yang lupa itu tidak membatalkan puasa dan tidak mengqodhonya.

Alasan DALIL/NASH penjelasan diatas adalah Hadis riwayat  dari Abu Hurairah ra., ia berkata. Rasulullah saw. bersabda:

"Barang siapa lupa bahwa ia sedang berpuasa, sehingga ia makan atau minum, maka hendaklah ia meneruskan puasanya, karena sesungguhnya ia telah diberi makan dan minum oleh Allah".

(Shahih Muslim)

Yang Wajib mengqodho atau mengganti puasa ialah; Orang Sakit, Musafir dan Haid.

Sesuai firman Allah dibawah Ini;

Allah SWT berfirman:

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍ ۗ  فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ  وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍ ۗ  فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ  ۗ  وَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّـکُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

"(yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barang siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain.

Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 184)

Dalil bahwasanya Wanita Haid wajib mengqodho Puasa.

Sari Hadist dari Aisyah ra ia berkata pada saat Wanita wanita mengalami Haid. 

"Kami diperintahkan untuk mengganti Puasa dan tidak diperintahkan untuk mengganti Sholat"

(HR Muslim).

Semoga bermanfaat, amin.
Wallahu a'lam bisshowab.



* Penulis Adalah Kepala Sekolah
SMP Muhammadiyah 48 Medan
Share:

Habib Rizieq Meminta Empat Parpol Berkoalisi


DNM.com (Jakarta)
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, bersama Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais, dan rombongannya menemui Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab di Mekah. Dalam pertemuan, Rizieq meminta empat partai untuk mendeklarasikan koalisi. Keempat partai tersebut yakni Gerindra, PAN, PKS dan PBB.

"Lebih khusus HRS mengharap dan meminta kepada Gerindra dan PAN untuk segera merealisasikan keinginan umat untuk segera Deklarasi terbuka koalisi Gerindra, PAN, PKS, PBB dalam waktu dekat, serta membuka pintu juga kepada partai lain terutama yang berbasis massa Islam," kata Humas Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin dalam keterangan tertulisnya, Minggu 3 Juni 2018.


Novel menjelaskan, rekomendasi Rapat Koordinasi Nasional Persaudaraan Alumni 212 memuat pernyataan Rizieq bahwa semua capres dan cawapres yang direkomendasikan adalah bagus dan layak memimpin Indonesia, termasuk tentu saja Prabowo Subianto yang masuk di dalamnya.

"Berkenaan dengan rekomendasi Rakornas PA 212 HRS mengatakan semua capres dan cawapres yang direkomendasikan semua bagus dan layak memimpin bangsa Indonesia," katanya.

Selain itu, kata Novel, pertemuan yang dilakukan di kediaman Habib Rizieq di Mekah juga membicarakan secara umum berbagai persoalan bangsa saat ini. 

"Pertemuan tersebut berlangsung penuh kekeluargaan dan keakraban," ucapnya.


Rombongan yang mengunjungi Rizieq yakni termasuk Wakil Ketua Umum Gerindra Sugiono, Prasetyo, Fuad Bawazier, dan Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais. Pertemuan diakhiri dengan Salat Ashar berjamaah, Habib Rizieq menjadi imam salat. **(Red-07)
Share:

ABI Lahir Untuk Bangsa Indonesia


DNM.com (Jakarta)
Organisasi Advokat Bangsa Indonesia (ABI) dibentuk dan dilahirkan pada tanggal 31 Mei 2018 dengan waktu yang relatif singkat sejak dirancang pada 5 Mei 2018 yang lalu.

Organisasi Profesi Advokat Bangsa Indonesia (ABI) yang baru terbentuk Pada Sabtu (2/6) sore mengadakan buka puasa bersama di RM. Simpang Raya, Jalan Daan Mogot, Tanjung Duren Utara, Grogol petamburan, Jakarta Barat. Dalam Kesempatan itu Hadir sekitar 80 persen dari pengurus yang tercantum namanya di Surat Keputusan yang ditanda-tangani Rudy Silfa SH selaku Ketua Umum dan Ahmad Safii SH selaku Sekretaris Jenderal.

Dalam sambutan acara bukber kali ini Ketua Dewan Kehormatan DR. Firman Wijaya SH MH menyampaikan pesan bahwa organisasi ini haruslah menjaga persatuan dengan belajar dari kegagalan organisasi besar yang akhirnya dipenuhi konflik internal.

Dirinya awalnya bertanya-tanya mengapa bermunculan organisasi Advokat laksana jamur di musim hujan. Namun setelah dijelaskan oleh Rudy selaku Ketua Umum saat diminta menjadi Ketua Dewan Kehormatan maka alasan pendirian ABI pun bisa ia maklumi. Ia miris melihat bagaimana perhimpunan profesi advokat tidak sekompak perhimpunan pada profesi lainnya.


Selanjutnya, Ketua Umum ABI Rudy Silfa SH berjanji ABI nantinya  lebih berorientasi menguatkan organisasi atau badan bukan membesarkan person to person seperti yang sering kita temui selama ini di lapangan.

"Saya sebagai ketua umum cukup 1 periode saja setelah meletakkan dasar kuat organisasi. Gagasan ABI lahir untuk membantu penegakan hukum di negeri ini yang dirasakan semakin sulit mencari keadilan". Ungkap Rudy.

Harapan saya  kita di sini kompak laksana bersaudara. Senang dan susah kita rasakan bersama. Acara bukber kali ini sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) untuk para pengurus. Nomor telepon saya 24 jam terbuka untuk berkomunikasi dengan Anda sekalian." Tegas Rudy.

Sementara itu, Wakil Sekjen ABI Suta Widhya SH berharap ke depan ABI bisa berkiprah lebih produktif. Bahkan bila mungkin mengejar prestasi organisasi sejenis yang lebih senior.

Menurut Suta pula, saat ini sudah ada 8 Koordinator Wilayah meliputi DKI Jakarta, Jawa, Banten dan Yogyakarta, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Gorontalo, Maluku dan Maluku Utara, Bali, NTB, dan NTT, Papua dan Papua Barat. **(HSW/Red-06)
Share:

Pernyataan Sikap PWI Menyikapi Penggerudukan Kantor Pers Di Bogor


Tindakan penggerudukan dengan menggunakan kekerasan yang telah dilakukan sekelompok orang yang mengatasnamakan PDIP Bogor Rabu 30 Mei 2018 sangat disayangkan dan memprihatinkan.

Tindakan tersebut tidak mencerminkan prinsip prinsip penyelesaian sengketa pers yang bermartabat dan demokratis. Tindakan tersebut juga kurang kondusif bagi upaya untuk bersama-sama menciptakan suasana yang sejuk di awal tahun politik riskan terhadap konflik dan perpecahan.

Dalam rangka menegakkan martabat pers nasional, serta untuk menciptakan suasana politik yang kondusif, PWI Pusat menyampaikan sikap sebagai berikut :

1. Meminta kepada siapapun, khususnya PDIP Bogor dalam kasus ini, agar dalam menyampaikan keberatan atau tuntutan terhadap pemberitaan pers senantiasa menggunakan cara cara demokratis-prosedural sebagaimana telah diatur dalam UU Pers No. 40 Tahun 1999. Pers bisa saja membuat kesalahan.

Wartawan juga manusia yang tidak luput dari kelemahan dalam menjalankan profesinya. Kinerja pers dapat dipersoalkan secara etis maupun hukum dengan menggunakan UU Pers.

2. PWI Pusat dapat memahami kekecewaan unsur PDIP Bogor terhadap pemberitaan Radar Bogor tentang kontroversi gaji Dewan Pengarah BPIP namun seyogyanya kekecewaan itu tidak diluapkan dengan tindakan main hakim sendiri.

Tindakan ini sangat tidak produktif dan akan menjadi preseden buruk dalam kehidupan pers nasional secara keseluruhan. PWI Pusat menyarankan agar PDIP Bogor membawa masalah ini ke Dewan Pers.

3. PWI Pusat berharap agar Dewan Pers dapat menangani masalah ini sesegera mungkin sehingga memberi rasa keadilan kepada semua pihak terkait dan memberi pencerahan kepada masyarakat bertolak dari kasus tersebut.

4. PWI Pusat menyarankan agar Radar Bogor mengadukan masalah yang dihadapinya kepada Dewan Pers dengan harapan akan mendapatkan penyelesaian yang sesuai dengan jiwa dan semangat UU Pers No. 40 tahun 1999.

5. PWI Pusat menghimbau kepada Radar Bogor untuk menjadikan kasus ini sebagai pelajaran berharga untuk bermawas diri. Sudah menjadi kewajiban pers untuk menjalankan fungsi kontrol dan memenuhi hak publik atas informasi.

Namun fungsi tersebut harus senantiasa dijalankan dengan menaati Kode Etik Jurnalistik secara konsekuen. Menaati Kode Etik Jurnalistik sangat mendasar agar pers dapat menjaga martabatnya dan dapat mempertahankan kepercayaan publik.

Demikian pernyataan sikap dan himbauan PWI Pusat, atas perhatiannya kami mengucapkan beribu terima kasih. **(Red-05)
Share:

PRIMBON POLITIK ~ Apa Itu Pemimpin "Tangan Berdarah"?


PRIMBON POLITIK

APA ITU PEMIMPIN “TANGAN BERDARAH” ?

                Pakar Komunikasi Politik Effendi Ghazali sejak lama selalu mengatakan jangan Pemimpin yang “ Tangan nya Berdarah ” Maksudnya rakyat memang harus tahu menempatkan posisi ideologis politiknya dalam setiap pesta demokrasi atau pemilihan pemimpin seperti Pileg atau Pilpres yang sistemnya dilaksanakan setiap pada lima Tahun sekali di Indonesia.

                Menurut catatan Primbon Politik dari Zaman ke Zaman berikutnya memang setiap perubahan Politik kekuasaan bisa terjadi “berdarah – darah” Misalnya Tragedi berdarah 1965, kemudian Malam 1974, Kemudian lagi Peristiwa Kuda Tuli 1996 dan Tragedi Reformasi 1998 dengan jatuhnya diktator Jenderal Soeharto.

                Dengan Tragedi Berdarah 1998 banyak orang – orang yang pada waktu itu sudah menyandang jabatan di Pemerintahan orde baru. Pada waktu itu tidak sedikit korban yang bergelimpangan terutama di kawasan gedung DPR/MPR dan Jembatan Semanggi Jakarta, Lebih dari 1300 orang Demonstran Tewas.

                Lembaga Internasional Hak Azasi Manusia di bawah Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) pun mencatat pada waktu itu banyak aktifitas pemuda dan mahasiswa yang hilang tak berbekas, korban penculikan dan korban penembakan aparat tak jelas, itulah yang disebut oleh HAM – PBB sebagai tindakan “Tangan Berdarah” oleh para Pemimpinya.

                Sangat disayangkan kalau rakyat cepat sekali melupakan peristiwa menyayat hati itu masih saja mengelu – elukan para pemimpin yang diduga keras “Tangannya Berdarah” pada waktu itu dan tidak pernah ada putusan final sampai saat ini.

                Sepertinya Pemimpin “Tangan Berdarah” masih menjadi Kebanggaan sebagian rakyat kita dan hal ini akibat Partai Politik kurang melakukan Pendidikan Politik yang Benar dengan fakta Sejarah. Masih kita ingat ucapan Bung Karno : “Rakyat Harus Tahu Politik dan Bijak Berpolitik, Supaya Jangan Dimakan Politik” ** (Ebiet PR)

Share:

Rakercabsus PDI Perjuangan Kabupaten Humbahas


Rapat kerja cabang khusus PDIP Kabupaten Humbang Hasundutan kali dilaksanakan di Kantor DPC PDIP Humbahas , Jalan Desa Sirisi Risi Dolok Sanggul.

Hadir saat itu DR. Sihar Sitorus, BSBA,MBA,  Ketua DPC. PDIP Kab. Humbahas Dosmar Banjarnahor, SE, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut," Japorman Saragih Jojor Tambunan, Sarma Hutajulu, Lamberto Manullang,  sedangkan dari  Anggota DPRD Humbahas dari Fraksi PDIP yakni, Ramses Lumban Gaol. SH, Minter H. Tumanggor, SH, Para pengurus harian dan anggota. Untuk Drs. Haji Djarot Saiful,MS sendiri belum bisa dapat hadir saat ini.



Rakercabsus dilaksanakan dalam rangka Konsolidasi Partai untuk memenangkan Kader PDIP terbaik di Pilkada serentak tahun 2018 , Cagubsu / Wagubsu , terkhusus diKabupaten Humbang Hasundutan.

Dalam sambutannya Sihar mengucapkan yel....yel dari PDIP , diawal sambutanya Sihar memberikan konteks yang sesingkat mungkin dalam perjalanan pemilihan Gubernur Sumut 2 periode yang lalu.

PDIP mendapat skor 0-2 ini pertandingan ketiga , PDIP sendiri tidak ingin skor 0-3 , kita harus 1-2, kenapa? dengan kita menang di Pilgub , maka pekerjaan dari PDIP semakin ringan di tahun 2019 dalam Pilpres.

PDIP harus bekerja keras untuk memenangkan Pilpres 2019, dengan alasan kesempatan untuk para kader PDIP dalam mengisi ruang ruang kosong semakin terbuka, karna jika Presiden, Gubernur, Bupati , Wakil Rakyat dari PDIP , maka kontribusi yang harus diberikan kepada PDIP semakin terbuka lebar , ungkap sihar.



Ditambahkan Sihar , untuk sisi pekerjaan kader PDIP bukan hanya disini , bukan hanya memenangkan Jarot-Sihar , tapi untuk memenangkan diri masing-masing dengan melihat kesempatan yang terbuka didepan kita dengan harus membuktikan realitas kita hari ini, karena besok kemungkinannya banyak diantara kita harus mengisi ruang kosong itu dan kita harus tetap siap ketika waktunya sudah tiba, jadi kita berjuang bukan hanya untuk Jarot - Sihar saja , akan tetapi untuk diri sendiri terlebih lebih untuk Sumatera Utara dan lebih utama lagi untuk Bangsa dan Negara Republik Indonesia. Ungkap Sihar. **(B. Nababan/Red-03)
Share:

Kapolres Pelabuhan Belawan Damaikan Dua OKP yang Bentrok


DNM.com (Medan)
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis, mendamaikan dua Organisasi Kepemudaan (OKP) yang sempat bentrok akibat perselisihan paham di Jalan KL Yos Sudarso Km, 7,6, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, pada Kamis (31/5) kemarin.

Ikhwan Lubis mengatakan, dirinya mengajak kedua OKP tersebut untuk berdamai dengan cara mediasi. Cara tersebut dilakukannya agar kedua OKP itu tidak saling salah paham.

"Kita mengajak masing-masing OKP untuk mediasi dengan menyepakati perdamaian secara tertulis," katanya, Jumat (1/6).

Ikhwan Lubis berharap, dengan adanya pertemuan tersebut, baik kenyamanan, kemanan dan ketentraman antara dua OKP tetap selalu bersinergi dan juga dapat menjaga keamanan masyarakat.

"Ke depannya, perselisihan-perselihan yang terjadi dapat diselesaikan dengan bijak tanpa ada kekerasan ataupun bentrokan," ucapnya.

"Saya juga tegaskan dengan mediasi perdamaian ini tidak ada lagi terjadi perselisihan dan mengajak semua pihak untuk menciptakan situasi kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Pilkada serentak 2018," pungkasnya. **(Red-02)
Share:

Jokowi Minta Semua Elemen Bangsa Amalkan Nilai Pancasila


DNM.com (Jakarta)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua elemen banga menjadikan momentum peringatan Hari Lahir Pancasila untuk bersama-sama mengamalkan nilai Pancasila.

"Saya ingin mengajak para ulama dan tokoh agama, para guru dan ustaz, para politisi dan jajaran aparat pemerintahan, para anggota TNI dan Polri, para pekerja dan pelaku ekonomi, serta seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian kita. Semangat bersatu berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya," kata Jokowi saat berpidato di Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (1/6/2018).

Jokowi menyebut peringatan 1 Juni sebagai lahirnya Pancasila harus dimanfaatkan sebagai momentum pemacu.

"Peringatan Hari Lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni ini harus kita manfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu, dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila," ujarnya.


Jokowi menyampaikan Indonesia sebagai salah satu negara majemuk yang terdiri atas berbagai suku dan agama kerap diiringi berbagai isu intoleransi. Karena itu, pengamalan Pancasila dibutuhkan untuk menghadapi hal tersebut.

"Negara mana pun di dunia ini akan selalu berproses menjadi masyarakat yang Bhinneka dan majemuk. Sering kali kemajemukan ini juga dibayang-bayangi oleh risiko intoleransi, ketidakbersatuan, dan ketidakgotongroyongan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam ber-Bhinneka Tunggal Ika dalam bertoleransi serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan," ujar Jokowi.

"Saatnya kita berbagi pengalaman dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," lanjutnya. **(Red-01)
Share:

BNN Provinsi Sumut Musnahkan Narkoba Asal Malaysia

Sumber Foto : Analisa

DNM.com (Medan)
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut kembali memusnahkan puluhan kilogram ganja dan ribuan pil ekstasi hasil pengungkapan dari dua kasus periode April dan Mei 2018.

"Hari ini kita akan memusnahkan barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak 26.603,73 gram atau setara dengan 26,6 kilogram dan 9.900 butir pil ekstasi, dengan berat 2.712,7 gram," kata Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Marsauli Siregar, di Kantor BNNP Sumut, Jalan Pasar V, Medan Estate, Deli Serdang, Kamis (31/5).

Marsauli menjelaskan, narkotika jenis ganja yang dimusnahkan itu merupakan bagian dari barang bukti yang disita dari tersangka Rezky Andrean, yang ditangkap di Jalan Sei Belutu, Medan, pada 11 April 2018.

"Sementara ekstasi diamankan dari tiga tersangka, yakni M Sani, M Iqbal, Andre alias Icik. Ketiganya diringkus di Jalan Medan-Binjai Km 10, Sunggal, Deli Serdang," jelasnya.

Marsauli juga mengungkapkan, barang haram tersebut didatangkan para pelaku dari Malaysia menuju Aceh yang kemudian akan dibawa ke Medan.

"Kalau ekstasi itu datang dari Malaysia dan singgah ke Aceh, kemudian dibawa ke Medan. Sementara, untuk ganja kering tersebut langsung dari Aceh," ungkap Marsauli.

Usai memberikan keterangan, barang haram tersebut dilakukan tes keasliannya. Usai di tes, kemudian seluruh barang bukti dimusnahkan dengan cara dibakar di mobil incenerator yang berada di depan Kantor BNNP Sumut. **(Red-75)
Share:

Jokowi Atur Waktu Silaturrahim Dengan Amien Rais


DNM.com (Jakarta)
Presiden Joko Widodo menyatakan niatnya bertemu dengan Amien Rais dalam waktu dekat. Ia mengatakan dalam rangka siltautrahmi kepada politisi senior Partai Amanat Nasional itu apalagi selama ini Amien dikenal kritis terhadap kebijakan pemerintah.

"Nanti kita atur waktunya," kata Jokowi saat menghadiri buka puasa di kediaman pribadi Ketua DPD Oesman Sapta Odang di Jakarta, Kamis 31 Mei 2018.

Jokowi tak menjelaskan niat atau kapan waktu pertemuan dengan Amien terlaksana. Hanya saja, dia bilang, waktu keduanya akan dicocokkan untuk dilakukan pertemuan.

"Bisa dalam waktu dekat, bisa dalam dalam waktu panjang," ujarnya.

Sebelumnya, Amien Rais menyampaikan bahwa dari pihak Istana berupaya mempertemukan dia dengan Presiden Jokowi. Meski tak mengungkap siapa yang menjadi fasilitator pertemuan itu, Amien menyarankan sebaiknya pertemuan dilakukan di kediamannya di Yogyakarta.

Dalam pertemuan itu, Amien ingin menyampaikan saran dan kritiknya yang selama ini kerap disampaikan di media massa.

"Saya akan sampaikan sesuatu yang saya inginkan. Sangat santun, sopan dan etis lah ya. Jangan khawatir, memang sebaiknya dia datang ke rumah saya," kata Amien. **(Red-74)
Share:

Sukses Antar Real Madrid Juara, Zinedine Zidan Mundur Jadi Pelatih


DNM.com
Meski sukses mencatatkan sejarah dengan mencetak hat-trick Liga Champions secara beruntun di Bernabeu, Zidane putuskan angkat kaki dari klub.

Meski sukses mencatatkan sejarah dengan mencetak hat-trick Liga Champions secara beruntun di Bernabeu, Zidane putuskan angkat kaki dari klub.

Zinedine Zidane mengeluarkan keputusan mengejutkan dengan mundur dari jabatan pelatih kepala Real Madrid.

Hal tersebut tentu saja mengagetkan banyak pihak mengingat sosok asal Prancis itu baru saja mengantar Los Blancos meraih gelar Liga Champions ketiga secara beruntun.

Trofi yang baru didapat lima hari silam tersebut menjadi gelar kesembilan Zidane dalam tiga tahun berkarir di Santiago Bernabeu, setelah sebelumnya sukses memenangkan La Liga (satu trofi), Supercopa de Espana (satu trofi), Liga Champions (dua trofi), Piala Dunia Antarklub (dua trofi) dan Piala Super Eropa (dua trofi).

Bagaimanapun juga, catatan buruk di La Liga Spanyol tahun ini ditengarai menjadi alasan utama manajemen enggan meneruskan kerja sama dengan Zidane.

Los Blancos menuntaskan musim di posisi ketiga klasemen akhir kasta tertinggi sepakbola Spanyol, tertinggal 17 poin dari rival abadi, Barcelona. Sementara posisi kedua, dihuni oleh rival sekota Atletico Madrid.

Meski demikian, dalam konferensi pers, Zidane menegaskan keputusan untuk mundur adalah keputusan pribadinya bukan desakan klub.

"Ini waktunya pergi. Para pemain membutuhkan arahan baru, metodologi yang berbeda," ujar Zidane.

"Ini adalah keputusan saya. Bagi kebanyakan orang, ini tidak masuk akal, tetapi masuk akal bagi saya. Ini waktunya perubahan." **(Red-73)


Share:

OPINI ~ Ruang Sempit Bagi Perokok



Hari Tidak Merokok Sedunia 31 Mei 2018

RUANG SEMPIT BAGI PEROKOK

(Oleh : EBIET PRAYUGO RADITYO)

Tanpa disadari oleh semua orang karena kesibukan pribadi masing-masing, di sebuah Stasiun Besar Kereta Api di Jakarta tiba-tiba saja suasana heboh disebabkan ulah seorang pria berbadan tegap kekar melakukan pemukulan bertubi-tubi kepada seorang laki-laki petugas keamanan di kawasan stasiun tersebut. Akibatnya si petugas itu terjajar ke pagar dan tak sadarkan diri karena kepala terbentur pagar besi dan berdarah. Kemudian pelaku pemukulan diamankan pihak berwajib dan korban dilarikan ke rumah sakit.

Ada apa gerangan? Semua orang disitu terkejut mencari tahu apa penyebab kehebohan itu? Rupanya hanya gara-gara sebatang rokok. Pria tegap kekar tadi sedang menikmati sebatang rokok, kebetulan dikawasan “Dilarang Merokok” dan Petugas keamanan tadi menegur memberitahukan agar jangan merokok di kawasan tersebut. Tapi pria tegap itu tidak senang dengan teguran itu, tersinggung dan melakukan pemukulan. Ah, gara-gara sebatang rokok!

DUA ALTERNATIF
Apa sebabnya orang merokok, walau mereka tahu bahwa merokok itu merugikan kesehatan? Jawabannya bervariasi.

Para perokok umumnya menjawab bahwa merokok itu menyenangkan. Rokok mudah diperoleh dimana saja, harga murah terjangkau, aroma sedap merangsang panca indera manusia. Bahkan tangan perokok dan mata berperan sedemikian rupa gayanya ketika menikmati cita rasa nikotin rokok. Pantas saja orang bisa emosi dan berbuat onar gara-gara terganggu merokoknya?

Pendeknya bagi perokok bahwa rokok adalah sahabat akrab yang setia menemani dirinya di waktu setelah makan, justru dikala stress sekalipun. Tanpa rokok baginya hidup ini tidak nyaman. Perokok itu pun tahu hanya ada dua alternatif yakni berhenti merokok atau korban rokok?

Ada teori yang menyatakan rokok adalah komponen yang disebut anteoratis, merangsang nafsu seseorang seperti seksual dan sejenisnya, sehingga merokok berdampak kejiwaan secara langsnug menurut para ilmuan bahwa nikotin rokok mempunyai karakteristik yang fantastis merangsang si perokok timbul semangat setelah lesu akibat lelah bekerja. Sehingga para ilmuan menyebutkan nikotin adalah sama dengan obat bius walaupun nikotin rokok tidak sekeras jenis narkoba.

Tapi dibalik kenikmatan nikotin rokok itu berakibat aroma dan asap menagganggu orang lain di sekitar, mulut dan gigi perokok menjadi hitam, bahkan nikotin rokok memproduksi racun karinogenik, penyebab kanker paru-paru, kaki rapuh, katarak, iritasi tenggorokan, gelembung paru-paru melebar emphysema dan penyakit jantung koroner si perokok sendiri.

Hasil studi para ilmuan di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Perancis menyatakan bahwa satu dari dua yang meninggal dunia akibat jantung koroner disebabkan oleh kecanduan merokok. Dan khusus bagi wanita perokok berat selain terserang penyakit paru-paru juga menimbulkan penyakit kanker rahim. Juga menyebabkan lebih cepat menopouse dan mengganggu kehamilan berupa si janin bayi, bakal penyebab IQ.

DENDA BERAT
Para perokok umumnya merasa sakit untuk berhenti merokok, kecuali dokter sudah benar-benar melarangnya dan itu pun kalau si perokok dalam kondisi “sudah gawat darurat” Tapi ada cara lain yang bisa mempersempit ruang gerak para perokok, misalnya boleh merokok di tempat-tempat tertentu dan dilarang ditempat-tempat tertentu pula. Contoh ini sudah ada di beberapa negara dan kota-kota besar seperti Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Tiongkok, Singapore dan Jakarta (Indonesia) dan lain-lain, meskipun hanya pada tempat-tempat tertentu.

Di Singapore perokok yang melanggar peraturan di kenakan denda uang kalau dirupiahkan sekitar Rp.1 juta. Di Amerika Serikat yang paling baik melaksanakan larangan merokok tersebut di New York dan Los Angeles sampai turun drastis dari 40 persen menjadi 25 persen di tahun 1965. Assosiasi Psikiater AS menyatakan nikotin rokok sebagai kategori penyakit berbahaya yang di pantau oleh FDA (Food and Drug Administration) dimana produk-produk tembakau harus diawasi dan di semua restoran dibuat larangan merokok, bahkan di California dan Texas sudah ada ancaman Penjara bagi perokok yang melanggar larangan tersebut.

Larangan merokok di tempat-tempat tertentu di kawasan negara-negara Asia lebih keras dan berat dibandingkan negara-negara barat, karena 60 persen pria dan 5 persen wanita perokok di dunia adalah kawasan Asia sangat potensial. Hongkong dan Singapore memberlakukan pajak tinggi mencapai 300 persen. Sementara di Tiongkok terdata penduduknya sebagai perokok terbesar di Dunia mencapai 400 juta lebih atau sekitar 30 persen dari jumlah penduduknya dan sekaligus sebagai negara penghasil terbesar tembakau di dunia. Larangan belum begitu keras, walau di kota-kota seperti Beijing dan Guangzhou terdapat tulisan larangan merokok seperti “For you and Me, Dont Smoking” (Untuk kamu dan aku jangan merokok) meskipun di tempat umum masih banyak orang merokok. Larangan merokok dengan denda berat belum di patuhi secara sukarela.

HARI TIDAK MEROKOK
Negara Eropa lainnya seperti Perancis baru di tahun 1993 mulai bergerak melarang merokok di sembarangan tempat. Inggris sejak tahun 1971 sudah melakukan gerakan anti Nikotin. Di Manchester (Inggris) di Jerman dan Italia mempunyai persamaan persepsi untuk mempersempit gerakan perokok dengan pertimbangan pasien jantung koroner karena nikotin rokok beresiko tinggi menghimbau agar tidak bolak-balik ke rumah sakit, kalau larangan merokok tidak diindahkan lagi, karena resikonya kematian.

Mengamati perspektif kehidupan bagi para perokok karena menyangkut kebijakan politik disetiap negara maupun faktor ekonomi karena menyangkut perdagangan dan industri serta sosial budaya karena terikat pergaulan hidup masyarakat maka sejumlah negera tersebut memberlakukan peringatan pada bungkus rokok berupa himbauan bahwa merokok itu merugikan kesehatan.

Lebih 100 negara di dunia telah menyepakati dan menetapkan pada setiap tanggal 31 Mei Komunitas perokok dan masyarakat dihimbau untuk “Tidak Merokok Sehari Penuh” apa bisa ? semuanya terserah dan tergantung kepada niat si perokok sendiri. Kalau memang di hati meyakinkan satu hari tidak merokok, Ya Bisa! Tapi kalau tidak mau tahu, atau pura-pura tidak tahu, atau memang tidak tahu sama sekali ya nikmatilah nikotin itu. Merokok, Tidak! Merokok, Tidak ! Merokok Tidak !, Tidak Merokok ! ***

* Penulis adalah Sekretaris Jenderal Kampung Rakyat Indonesia

Share:

Dakwah Ramadhan || Adab Dan Sunnah Yang Dilakukan Sebelum Tidur



Oleh : Ustadz Drs. Abdullah Sani Nasution

Mungkin kita pernah mendengar sebuah HADIST DHOIF seperti di bawah ini:

نَوْمُ الصَّائِمِ عِبَادَةٌ ، وَصُمْتُهُ تَسْبِيْحٌ ، وَدُعَاؤُهُ مُسْتَجَابٌ ، وَعَمَلُهُ مُضَاعَفٌ 

“Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah. Diamnya adalah tasbih. Do’anya adalah do’a yang mustajab. Pahala amalannya pun akan dilipatgandakan.”

Perowi hadits ini adalah ‘Abdullah bin Aufi. Hadits ini dibawakan oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman 3/1437. 

Dalam hadits ini terdapat Ma’ruf bin Hasan dan dia adalah perowi yang dho’if (lemah). Juga dalam hadits ini terdapat Sulaiman bin ‘Amr yang lebih dho’if dari Ma’ruf bin Hasan. 

Dalam riwayat lain, perowinya adalah ‘Abdullah bin ‘Amr. Haditsnya dibawakan oleh Al ‘Iroqi dalam Takhrijul Ihya’ (1/310) dengan sanad hadits yang dho’if (lemah). 

Kesimpulan: 

Syaikh Al Albani dalam Silsilah Adh Dho’ifah no. 4696 mengatakan bahwa hadits ini adalah hadits yang dho’if (lemah).

Namun demikian,....

Tidur akan bisa bernilai ibadah jika kita melakukan beberapa hal sesuai dengan Petunjuk Rasulullah Saw.

1. Berwudhu dan tidur dengan posisi miring ke kanan.

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الأَيْمَنِ

“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” 

(HR. Bukhari)

4. Membaca doa sebelum dan sesudah bangun dari tidur.

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ « بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا » . وَإِذَا اسْتَيْقَظَ مِنْ مَنَامِهِ قَالَ « الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَ 
مَا أَمَاتَنَا ، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ »

Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur, beliau mengucapkan:

"Bismika allahumma amuutu wa ahya".

Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup.

Dan apabila bangun dari tidur, beliau mengucapkan:

 “Alhamdulillahilladzii ahyaana ba’da maa amatana wailaihi nusyur"

Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nya lah tempat kembali.

(HR. Bukhari )

5- Ketika Abu khurairah bertugas menjaga baital Mal sering kehilangan, suatu ketika pencuri tsb tertangkap dan memohon iba untuk dilepaskan dan dia berjanji akan mengajarkan sesuat sebagai berikut:

"Jika hendak tidur bacalah Ayat kursyi karena ia bersamamu Allah akan menjagamu dan Syaithan tidak akan mendekatimu hingga shubuh".

Maka Nabi bersabda: 

"Dia berkata benar kepadamu meskipun dia pendusta, dia adalah Syaithan".

(HR Muslim).

6- Nabi bersabda:

"Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surah Al baqarah pada malam hari, maka cukuplah melindunginya".

(Mutafaqun 'alaih).

7-  Membaca Qs Muawizatain.

Dari 'Aisyah ra dia berkata bahwa Rasulullah Saw apabila hendak tidur dia hembuskan kedua tapak tangannya dan sambil membaca dua surah perlindungan (Surah Annas dan Al Falaq) dan menyapukan dengan kedua tangannya kebadannya".

(Hr. Bukhari).

Tidurmu akan bernilai ibadah jika kau lakukan seperti apa yang dilakukan Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam.

Semoga ada Manfaatnya. Amin
Wallahu a'lam bisshowab.




* Penulis Adalah Kepala Sekolah
SMP Muhammadiyah 48 Medan
Share:

Bos First Travel Divonis 20 Tahun Penjara



DNM.com (Depok)
Pengadilan Negeri Depok memvonis bos First Travel Andika Surachman dengan hukuman 20 tahun penjara dan istrinya Anniesa Hasibuan 18 tahun penjara dalam perisadangan yang digelar Rabu, 30 Mei 2018. Keduanya terbukti melakukan penipuan perjalanan umrah dan pencucian uang yang berasal dari setoran jemaah umrah.

Keduanya hanya bisa tertunduk lemas ketika hakim menjatuhkan hukuman yang cukup berat. Selain hukuman penjara, Andika dan Anniesa juga diharuskan membayar denda masing-masing Rp10 miliar
      
"Dengan ini mengadili terdakwa satu, Andika Surachman dengan hukuman penjara selama 20 tahun dan terdakwa dua Annisa Hasibuan selama 18 tahun," kata hakim ketua Sobandi di persidangan.

Hakim tidak melihat ada yang dapat meringankan terhadap terdakwa Andika. Sedangkan Annisa, hakim mempertimbangkan yang bersangkutan memiliki anak dibawa umur.

Sedangkan untuk terdakwa Kiki Hasibuan, hakim belum menjatuhkan hukuman. Putusan terhadap pasangan suami istri itu tidak jauh dari tuntutan jaksa. **(Red-70)
Share:

Presiden: Pemerintah Terus Berkoordinasi Dengan BI Stabilkan Rupiah


DNM.com (Jakarta)
Presiden Joko Widodo menyambut baik penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

”Kita harapkan dengan kebijakan-kebijakan moneter yang telah diantispasi dan dilakukan oleh BI, saya kira (penguatan nilai tukar) sangat baik," kata Presiden kepada jurnalis setelah menghadiri Penutupan Pengkajian Ramadan 1439 H Pimpinan Pusat Muhammadiyah tahun 2018 di Kampus Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Selasa, 29 Mei 2018.

Salah satu kebijakan yang dilakukan oleh BI tersebut adalah menaikkan suku bunga acuan (BI 7-day Reverse Repo Rate/BI7DRRR) sebesar 25 basis poins (bps) menjadi 4,50 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 3,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,25 persen. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Mei 2018 lalu dan berlaku efektif sejak 18 Mei 2018.


Untuk membantu BI mengendalikan nilai tukar rupiah, Presiden pun memerintahkan kementerian terkait untuk menyiapkan langkah-langkah konkret di ranah pemerintah.

"Dan saya selalu memerintahkan kepada Menko ekonomi, Menkeu untuk menyiapkan langkah-langkah yang memang ada di wilayah pemerintah yang konkret, yang _real_ agar bisa juga ikut membantu BI dalam mengendalikan rupiah," lanjutnya.

Presiden juga mengatakan bahwa pelemahan nilai tukar terhadap dolar AS tidak hanya dialami oleh rupiah saja dan merupakan suatu fenomena global.

"Ini fenomena global. Semua negara mengalami," ucapnya. **(Red-69)
Share:

Wasekjen Advokat Bangsa Indonesia : E-KTP Estafet Korupsi Rezim


DNM.com (Jakarta)
Dewan Pimpinan Rakyat Republik Infonesia (DPR RI) harus menyatakan pendapat Mosi tidak percaya terhadap kasus tercecernya sejumlah besar kartu E-KTP di Bogor.

Menurut Wakil Sekjen Advokat Bangsa Indonesia (ABI) Suta Widhya SH, Selasa (29/5) siang di Jakarta apakah 2/3 anggota DPR dimungkinkan bersepakat menggunakan hak Menyatakan Pendapat dengan Mosi Tidak Percaya kepada pemerintah Jokowi atas kejadian tercecernya E-KTP di bogor.

Jangan menganggap permasalahan ini sebagai persoalan sepele. Apalagi saat ini terjadi polemik di tengah mayarakat bahwa kasus tercecer E-KTP "digoreng"  antara pendukung partai oposisi dengan partai pro pemerintah.

Menurut Suta  persoalan E-KTP bukan mustahil  akan menjadi  persoalan menang atau kalah dalam pilkada serentak 2018 atau pemilu 2019 nanti. 

"Kita tahu, ini adalah permasalahan luar biasa yang menyangkut keberlangsungan identitas dan cita-cita bernegara. Bukankah  e-ktp merupakan identitas Warga Negara Indonesia yang harus dijaga kerahasiaannya? Dengan menunjukkan e-KTP seseorang bisa menggunakan hak pilihnya? Dengan kata lain, nasib bangsa ini terletak pada identitas tersebut. Sangat lazim  penanganan pengiriman e-ktp yang katanya rusak harus dilakukan dengan pengamanan yang ketat tidak ceroboh." Jelas Suta keheranan.

Belum jelas berapa juta keping  e-ktp sebenarnya. Tapi, anehnya mengapa polisi terkesan terburu-buru menyimpulkan tidak ada pelanggaran hukum atas kejadian tercecernya ratusan e-ktp di Bogor, seperti ada yang ditutup-tutupi. 

Proyek e-ktp sejak awal sudah mengalami banyak persoalan besar. Mulai dari kualitasnya yang mudah rusak andai sering difotokopi sampai alasan blangko yang kosong atau tidak ada di kelurahan. Banyak warga mengeluh hingga tahunan menunggu penggantian KTP konvensional menjadi E-KTP. 

Berbagai kasus bermunculan mulai dari persoalan biaya yang di mark up, chip e-ktp yang tidak berfungsi (KTP Plastik), server e-ktp yang ditempatkan di luar negeri,  duplikasi e-ktp "aspal" yang dikirim dari Vietnam dan seterusnya. 

Anehnya  pemerintah Jokowi sepertinya tidak pernah serius untuk mengungkap secara tuntas segala persoalan yang menyangkut e-ktp? Andai ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi  terkait data kependudukan e-ktp demi tujuan politik tertentu tentulah ini sangat berbahaya.

Lebih lanjut menurut Suta, DPR harus menyatakan sikap dan menggunakan hak Angket atau Hak bertanya kepada pemerintah karena tanpa terasa empat tahun sudah pemerintah Jokowi berkuasa faktanya pemerintah tidak mampu menyelesaikan persoalan e-ktp.

"Penegakan hukum terhadap orang-orang yang terlibat pun seperti 'tebang pilih'. Masih ada puluhan orang  penerima korupsi E-KTP yang bebas menjabat di legislatif maupun  eksekutif. Bahkan terkesan seperti 'estafet' Korupsi,  menjadikan persoalan KTP demi keuntungan politis nantinya." Duga Suta.

Apakah korupsi e-KTP ini merupakan estafet korupsi rezim, sehingga bukan semata korupsi uang tapi juga ada korupsi suara tengah berlangsung selama ini melalui pencetakan KTP? Mari kita tunggu perkembangan selanjutnya. **(HSW/Red-68)
Share:

KPU Sumut Verifikasi Faktual 20 Orang Calon Anggota DPD


DNM.com (Medan)
Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara menggelar verifikasi faktual syarat dukungan bakal calon DPD RI pada Pemilu 2019 untuk daerah pemilihan Sumut.

Komisioner KPU Sumut, Iskandar Zulkarnain menyebutkan, verifikasi faktual dilakukan selama 3 pekan. Terhitung sejak tanggal 30 Mei-19 Juni 2018.

"Nantinya ada 20 balon DPD yang akan diverifikasi faktual," kata Iskadar disela-sela rapat koordinasi KPU Sumut dengan KPU kabupaten/kota di Medan, Senin (28/5).

Dijelaskannya, tujuan verifikasi untuk mengecek apakah balon yang memberikan dukungan (salinan KTP elektronik) itu benar-benar untuk balon DPD atau tidak.

"Jika nanti saat verifikasi faktual ini mereka yang memberikan dukungan itu mengaku tidak pernah memberikan dukungan maka dukungan balon DPD akan kami coret. Maka dari itu, kami mengundang KPU kab/kota,” tambahnya.

Lebih lanjut Iskandar mengatakan, verifikasi syarat dukungan balon DPD itu menggunakan dua metode yakni sampel acak sederhana dan sensus.

Jika jumlah dukungan setiap kab/kota di atas 10 orang maka menggunakan sampel acak sederhana di mana mereka yang memberikan dukungan kita pilih berdasarkan undian untuk verifikasi faktual.

"Akan tetapi jika jumlah dukungan setiap kab/kota di bawah 10 orang langsung metode sensus. Artinya kita tidak lakukan undian lagi tapi jumlah di bawah 10 dukungan itu langsung kita verifikasi faktual," terang Iskandar.

Bakal calon yang akan diverifikasi factual, antara lain Dedi Iskandar, Ali Yakob Matondang, Faisal Amri, Abdillah, Raidir Sigalingging, M Tolopan Silitonga, Abdul Hakim Siagian, Solahuddin Nasution, M Nursyam, Sultoni Tri Kusuma.

Kemudian Willem TP Simarmata, Darmayanti Lubis, Parlindungan Purba, Syamsul Arifin, Dadang Pasaribu,  Badikenita Sitepu, Muhammad Nuh,  Syamsul Hilal, Sutan Erwin Sihombing, dan Marnix Hutabarat. **(Red-67)
Share:

KTP Elektronik Tercecer, Dirjen Dukcapil Nyatakan Murni Kelalaian


DNM.com (Jakarta)
Menanggapi kasus dus berisi KTP-el yang ditemukan jatuh di Jalan Raya Salabenda Semplak, Kabupaten Bogor Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri) Zudan Arief Fakrulloh menegaskan bahwa kasus tersebut sudah ditangani pihak Kepolisan.

”Kasus tercecernya KTP-el sekarang sudah ditangani pihak Kepolisian. Hasil Konferensi Pers tadi pagi di Polres Bogor sudah disampaikan dengan jelas bahwa kejadian tersebut murni kelalaian dan tidak ada perbuatan melawan hukum”, ujar Zudan saat konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (28/5/2018).

Lebih lanjut, Zudan menyampaikan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan oleh Polres Bogor terhadap 17 orang termasuk Staf Ditjen Dukcapil dan sopir kendaraan, olah TKP, pemeriksaan terhadap objek KTP Pemeriksaan CCTV di lokasi kejadian disimpulkan bahwa terjadi kelalaian pada saat penempatan Kardus berisi KTP pada bak mobil.

Kelalaian terjadi pada ekspedisi saat menempatkan kardus berisi KTP di bak mobil sehingga menyebabkan kardus tersebut jatuh dalam perjalanan. Proses investigasi dari Internal Kemendagri juga sudah berjalan sesuai dengan intruksi Bapak Mendagri”, tukas Zudan.

Pada keteranganya, Zudan mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan pengecekan terhadap KTP-el yang tercecer tersebut dan diketahui bahwa KTP-el tersebut adalah KTP-el rusak atau invalid baik dari segi fisik maupun data dari kesalahan penginputan data sebelumnya.

Semua KTP-el yang jatuh adalah KTP-el rusak baik dari segi fisik maupun datanya. KTP-el tersebut merupakan hasil pencetakan massal dari Tahun 2010 sampai awal 2014 dan kiriman KTP-el rusak dari daerah yang minta untuk diganti”, ungkap Zudan.

Di akhir keteranganya, Zudan berpesan kepada pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemendagri untuk membantu menyampaikan klarifikasi resmi tersebut agar masyarakat mendapat penjelasan resmi sesuai yang sebenarnya terjadi.

“Masyarakat diharapkan untuk tidak langsung percaya terhadap pemberitaan yang ada di media sosial. Harus melihat dari sumber resmi dan menunggu sampai proses di kepolisian selesai”, tutup Zudan mengakhiri keteranganya.

Tercecernya KTP-el yang terjadi di Jalan Raya Salabenda Semplak, Kabupaten Bogor tersebut merupakan kejadian pertama.

Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil), setiap KTP-el yang rusak atau invalid akan dipindahkan dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu ke gudang Kemendagri di Semplak Bogor menggunakan ekspedisi.

Gudang Kemendagri di Semplak Bogor merupakan gudang yang berisi arsip – arsip kemendagri, tidak hanya KTP-el saja.

Kedepannya, sesuai dengan saran Bapak Mendagri, setiap KTP-el yang rusak atau invalid akan dimusnahkan agar tidak terulang kembali kasus yang sama. **(Red-66)
Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ KPU Tetapkan Pasangan Prabowo Subianto & Gibran Rakabuming Raka Menjadi Presiden Terpilih ~||~ Kampung Rakyat Indonesia Siap Sukseskan PILKADA Serentak Tahun 2024 ~||~ Hak Angket Kian Redup ~||~ Pasangan Capres & Cawapres Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar dan Pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD Resmi Layangkan Gugatan Hasil Pilpres Ke Mahkamah Konstitusi ~||~ #PEMILUDAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKLAN

IKLAN

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini