Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

DPP-SPKN Layangkan Surat ke Satpol PP Pekanbaru Terkait Penggunaan Anggaran


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (DPP-SPKN) telah melayangkan surat konfirmasi dan klarifikasi kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru terkait dugaan ketidakwajaran penggunaan anggaran belanja dan kegiatan pada Satpol PP Pekanbaru untuk tahun anggaran 2022-2023. Sekretaris Jenderal DPP-SPKN, Romi Frans, menyampaikan hal ini kepada media pada Kamis (27/6/2024).

Menurut Romi Frans, berdasarkan informasi dan penelusuran tim SPKN, beberapa kegiatan di Satpol PP Pekanbaru selama tahun anggaran 2022-2023 yang menghabiskan miliaran rupiah diduga tidak wajar. Kegiatan tersebut meliputi belanja suku cadang alat besar, belanja bahan pelumas, pemeliharaan komputer, pemeliharaan alat kantor, belanja makan minum rapat, belanja alat tulis, belanja alat angkutan, belanja perjalanan dinas, belanja alat bantu lainnya, belanja sewa alat bantu, belanja jasa tenaga keamanan, honorarium, belanja acara, belanja iuran kecelakaan, dan belanja sarana dan prasarana.

Romi Frans mengungkapkan bahwa dari hasil investigasi DPP-SPKN, beberapa kegiatan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi atau petunjuk kerja yang telah ditentukan, sehingga diduga terjadi pelanggaran hukum dan merugikan keuangan negara. Surat konfirmasi yang dilayangkan pada Rabu (26/6/2024) kepada Kepala Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, dengan Nomor: 023/Konf-DPP-SPKN/VI/2024, berisi uraian anggaran kegiatan yang telah diinvestigasi.

DPP-SPKN meminta klarifikasi dokumen kegiatan dengan keterangan valid untuk memastikan apakah kegiatan tersebut benar-benar terlaksana atau hanya akal-akalan saja. Romi Frans menyatakan bahwa surat konfirmasi ini baru menyentuh sebagian kecil dari seluruh kegiatan yang akan dikonfirmasi. DPP-SPKN berencana melanjutkan investigasi dengan surat kedua dalam waktu dekat.

Romi Frans juga menegaskan bahwa jika diperlukan untuk bahan penyelidikan, DPP-SPKN siap melampirkan semua nama kegiatan dan anggarannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau Kejaksaan Agung, terutama mengingat masa transisi kepemimpinan pemerintahan saat ini.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Related Posts:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

1757288

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini