Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Laba BRI Agro Turun 90,82%


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) pada Rabu, 27 November 2019 menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Public Expose bertempat di Kantor Pusat BRI Agro Lantai 3 Jakarta Selatan.

Rapat dihadiri oleh pemegang saham mewakili 93,89% atau sejumlah 20.040 saham darí seluruh jumlah saham yang dikeluarkan yaitu 21.343.290.230 saham. RUPSLB BRI Agro dilaksanakan dalam rangka perubahan susunan pengurus Perseroan, yang akan efektif setelah mendapat persetujuan Uji Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pemegang saham telah menyetujui pemberhentian Agus Noorsanto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama BRI Agro, kini menjabat sebagai Direktur Kelembagaan dan BUMN Bank BRI. Setelah adanya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maka susunan pengurus BRI Agro adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama : Sdr. Ahdi Jumhari Luddin
- Komisaris Independen : Sdr. Anna Maria Tjiadarma
- Komisaris Independen : Sdr. A.Y. Soepadmo
- Komisaris : Sdr. I.B.K Suamba Manuaba)

Direksi:
- Direktur : Sdr. Ebeneser Girsang ( Merangkap sebagai Direktur Utama)
- Direktur : Sdr. Herry Prayudi
- Direktur : Sdr. Sigit Murtiyoso
- Direktur : Sdr. Ernawan.

Selain mengesahkan jajaran pengurus perseroan, BRI Agro juga melaksanakan Public Expose yang bertujuan untuk memaparkan kinerja Perseroan secara berkala.  Public Expose memaparkan kinerja keuangan BRI Agro posisi Triwulan Ill Tahun 2019 unaudited yang telah dipublikasikan untuk memberikan informasi terkini kepada publik dan pemegang saham.

Ebeneser Girsang selaku Direktur  PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk merangkap sebagai Direktur Utama dalam paparan publik menyampaikan,  Kinerja Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2019, masih menunjukan adanya pertumbuhan. Hal tersebut dapat terlihat dari peningkatan Total Aset sebesar 19,22% secara year on year dari sebesar Rp 20,91 Triliun pada posisi 30 September 2018 (Unaudited) menjadi sehesar Rp 24,92 Triliun pada posisi 30 September 2019 (Unaudited).


"Pertumbuhan total aset tersebut terjadi karena adanya peningkatan penyaluran kredit yang dilakukan oleh Perseroan. Kontribusi sektor agribisnis yang menjadi fokus perseroan sampai dengan posisi 30 September 2019 adalah salah satu penopang pertumbuhan penyaluran kredit Perseroan. Porsi penyaluran kredit kepada sektor agribisnis sendiri tercatat sebesar 56%," ujar Ebeneser saat public expose BRI Agro di Gedung BRI Agro Jakarta. Rabu (27/11)

Menurutnya, Total Kredit Yang Disalurkan (KYD) pada posisi 30 September 2019 mampu tumbuh sebesar 34,61% secara year on year dari sebesar Rp 13,66 Triliun pada posisi 30 September 2013 (Unaudited) menjadi sebesar Rp 18,39 Triliun pada posisi 30 September 2019 (Unaudited). Penyaluran kredit terbagi kedalam tiga segmen bisnis yakni segmen menengah, ritel dan konsumer.

Sedangkan, segmen yang mendapatkan porsi penyaluran kredit terbesar adalah segmen Bisnis Menengah dengan total penyaluran kredit sampai dengan 30 September 2019 adalah sebesar Rp 12,96 Triliun, menyusul segmen Bisnis Ritel sebesar Rp 4,43 Triliun dan segmen Bisnis Konsumer sebesar Rp 1 Triliun.

Seiring dengan pertumbuhan penyaluran kredit, lanjut Ebeneser, Total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun oleh Perseroan meningkat sebesar 24,55% secara year on year dari sebesar Rp 15.52 Triliun pada posisi 30 September 2018 (Unaudited) menjadi sebesar Rp 19,70 Triliun pada posisi 30 September 2019 (Unaudited), sehingga rasio likuiditas yaitu LDR dapat terjaga pada level aman yakni sebesar 93,33%. Kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan DPK adalah produk deposito yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 28,64% secara year on year.

Selain itu, kata Ebeneser, Pada Triwulan lIl Tahun 2019 Perseroan mencatat NPL Net sebesar 4,86% yang meningkat dibandingkan periode sebelumnya sebesar 1,84% pada 30 September 2018. Peningkatan NPL tersebut terjadi karena adanya pemburukan kualitas kredit pada segmen menengah dan ritel, sehingga kenaikan NPL tersebut menyebabkan perolehan laba menurun cukup signifikan.

Untuk menekan rasio NPL, Ebeneser menjelaskan, strategi yang dilakukan Perseroan adalah dengan melakukan restrukturisasi dan meningkatkan frekuensi lelang dengan cara pembuatan website lelang dan melakukan kerjasama dengan balai lelang swasta. Selain itu juga dilaksanakan program reward "The Lower The Better" untuk insentif dalam rangka penagihan.

Perdasarkan kondisi tersebut diatas, kata Ebeneser, sampai dengan periode September 2019 Perseroan mencatatkan penurunan perolehan laba bersih sebesar Rp 15,29 Miliar (Unaudited). Sementara untuk rasio keuangan pada September 2019, dari sisi ekuitas Perseroan tetap memiliki ekuitas yang solid dengan Tier-1 CAR sebesar 23,80% dan Total CAR sebesar 24,40%. Angka tersebut masih jauh diatas ketentuan minimum yang ditetapkan oleh regulator.

Selain itu, Ebeneser mengungkapkan, tingkat likuiditas Perseroan diluar rasio LDR masih tetap terjaga dengan rasio RIM berada pada level 92,87% serta GWM primer berada pada level 6,15% dan GWM Sekunder mencapai 6,5% pada posisi 30 September 2019.

"Disisi lain, Fokus perusahaan untuk tahun 2020 adalah perbaikan kualitas kredit serta pengembangan produk untuk meningkatkan CASA. Strategi perbaikan kinerja diharapkan dapat menekan rasio NPL, sehingga menjadi lebih baik dan ditopang dengan pengembangan produk simpanan yang dapat meningkatkan transaksi seperti QR payment, debit card dan digital saving," pungkasnya. (Arianto)




Share:

Related Posts:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

1757750

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini