Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Jokowi Konkret Bicara Data dan Fakta pada Debat Capres II


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Debat calon presiden putaran kedua mempertemukan capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto digelar di Hotel Sultan Senayan, debat putaran kedua diprakarsai MNC Grup, termasuk menyediakan duo moderator Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki.

Tema debat kali ini terkait ‘Infrastruktur, Pangan, Energi, Sumber Daya Alam dan Lingkungan’. Mengulang kesuksesan debat perdana bertopik ‘Penanganan masalah Hukum, HAM, Terorisme, dan Korupsi’, Jokowi kembali menang telak di debat seri kedua.

Tampil agak ‘slow starter’ di segmen pertama saat menyampaikan visi misi capres, khas dengan gaya bicara yang sempat terhenti beberapa detik, Jokowi menggebrak di segmen-segmen berikutnya.

Kalau Prabowo Subianto banyak memakai terminologi, “Kalau saya mendapat kesempatan berkuasa…” maka Jokowi memaparkan fakta-fakta apa yang telah diperbuatnya selama 4,5 tahun menjadi presiden pada periode pertama 2014-2019.

Pada topik infrastruktur, Prabowo menyerang Jokowi dengan menganggap berbagai pembangunan yang dilakukan pemerintah ‘grusa-grusu’, dan bahkan dilakukan tanpa studi kelayakan.

Capres nomor urut 01 Joko Widodo menyanggah kritik capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Jokowi menyebut semua proyek infrastruktur yang dibuat di masa pemerintahannya sudah melalui uji kelayakan atau feasibility study.

“Ya kalau tadi Pak Prabowo menyampaikan tanpa feasibility study, saya kira salah besar,” ujar Jokowi menjawab kritik Prabowo.

Jokowi menyebut apa yang dilakukannya sudah lama direncanakan. Prabowo mengkritik soal infrastruktur, seperti LRT di Palembang dan Bandara Kertajati, tapi Jokowi menyebut kedua contoh infrastruktur itu membutuhkan waktu.

“Mengenai tadi disampaikan LRT Palembang, semuanya butuh waktu. Budaya yang senang naik mobil sendiri kemudian transportasi massal. Pengalaman saya mempelajari dari negara lain butuh 10-20 tahun,” papar Jokowi.

Bahkan, terkait posisi Indonesia memasuki era Revolusi Industri 4.0, Jokowi balik menuding Prabowo kurang punya keyakinan diri. Jokowi meyakini pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang direncanakannya akan lebih menyejahterakan petani di Indonesia.

“Pak Prabowo ini kayaknya ke depan kurang optimistis,” ucap Jokowi.

Menariknya, Prabowo tak segan memuji langkah-langkah konkret Jokowi. Ia mengakui Jokowi telah melakukan berbagai kebijakan positif dalam rangka kemandirian energi RI.

“Setiap usaha ke arah kemandirian di bidang energi kita sambut baik. Kami juga bisa mengakui bahwa memang Pak Jokowi telah melakukan hal-hal positif di bidang itu,” ujar Prabowo.

Kali ini, Jokowi berani ofensif. Suatu kali ia membalik omongan Prabowo soal tidak efektifnya Reformasi Agraria dan bagi-bagi tanah ke rakyat. Bagi Jokowi, kebijakan membagi-bagi tanah ke rakyat jauh lebih baik daripada dikuasai oleh kelompok-kelompok pengusaha besar.

“Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur sebesar 220 ribu hektare, juga di Aceh Tengah 120 ribu hektare. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan masa pemerintahan saya,” ungkap Jokowi.

Saat sesi debat inspiratif, Prabowo Subianto menyerang Joko Widodo dengan permasalahan impor. Jokowi lalu menjawabnya dengan membeberkan data.

“Di tahun 2014, kita mengimpor jagung 3,7 juta ton. 2018 kita hanya impor 180 ribu ton. Artinya, petani jagung kita telah produksi 3,3 juta ton, sehingga impor kita sangat berkurang. Tidak mungkin bisa seperti membalikkan tangan, dalam sehari dua hari, setahun dua tahun. Perlu waktu panjang,” urai Jokowi.

Dalam pidato penutup debat, Jokowi mengingatkan bahwa mengelola negara sebesar Indonesia itu tidak mudah. “Mengelola negara sebesar Indonesia ini tak mudah, tak gampang. Sangat beruntung sekali saya punya pengalaman mengelola kota sebagai wali kota, Provinsi, dan 4,5 tahun ini mengelola negara kita Indonesia,” jelas Jokowi.

Karena itu, Jokowi menekankan pentingnya ketegasan dan keberanian dalam membuat kebijakan. Jokowi mencontohkan keberanian pemerintahannya membubarkan mafia migas petral, merebut Blok Rokan dan Blok Mahakam serta sudah menguasai 51 persen saham Freeport.

“Kita ingin negara ini semakin baik. Saya akan pergunakan seluruh tenaga yang saya miliki, kewenangan yang saya miliki. Tidak ada yang saya takuti untuk kepentingan nasional, rakyat, bangsa negara. Tidak ada yang saya takuti kecuali Allah SWT untuk Indonesia maju,” tegas Jokowi.

Jokowi menang meyakinkan dalam dua debat capres berturut-turut.

                                                             Reporter : Arianto

Share:

Related Posts:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

1757184

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini