Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Sertijab Yonif 132 Bima Sakti, Danrem Tekankan Profesionalisme


Duta Nusantara Merdeka | Kampar 
Proses sertijab Yonif 132 Bima Sakti menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan di lingkungan TNI Angkatan Darat. Pergantian komandan dari Letkol Inf Diyan Mantofani, S.H. kepada Letkol Inf Hendri Sihombing, S.Hub.Int., M.Tr.Mil berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keakraban di Kampar pada Rabu, 3 Juni 2026.

Acara lepas sambut tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han. Kehadiran Danrem menegaskan pentingnya proses regenerasi kepemimpinan sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja organisasi dan kesiapan satuan menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang.

Danrem Apresiasi Pengabdian Komandan Lama

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Agustatius Sitepu menyampaikan penghargaan kepada Letkol Inf Diyan Mantofani atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Yonif 132/Bima Sakti.

Menurut Danrem, berbagai capaian yang diraih satuan tidak terlepas dari kerja sama seluruh prajurit, dukungan keluarga besar Persit Kartika Chandra Kirana, serta sinergi yang terbangun selama masa kepemimpinan pejabat lama.

“Pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan, meningkatkan kinerja organisasi, serta menjawab tuntutan tugas yang semakin kompleks. Oleh karena itu, setiap pemimpin harus mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan satuan,” ujar Brigjen TNI Agustatius Sitepu.

Pesan untuk Komandan Baru Yonif 132 BS

Kepada Letkol Inf Hendri Sihombing, Danrem berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru. Ia juga meminta komandan baru melanjutkan berbagai program positif yang telah berjalan sekaligus memperkuat profesionalisme prajurit.

Selain itu, soliditas internal satuan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dinilai tetap menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas di lapangan.

Acara sertijab Yonif 132 Bima Sakti turut dihadiri pejabat Korem 031/Wira Bima, unsur Forkopimda Kabupaten Kampar, para komandan satuan jajaran, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Yonif 132/Bima Sakti. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui pergantian kepemimpinan ini, Yonif 132/Bima Sakti diharapkan terus meningkatkan kualitas pengabdian, menjaga kehormatan satuan, serta memperkuat kesiapan menghadapi berbagai tugas strategis pada masa mendatang.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Mahkamah Agung Perkuat Komunikasi Publik untuk Bangun Kepercayaan Masyarakat


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Mahkamah Agung (MA) menempatkan komunikasi publik sebagai salah satu instrumen penting dalam memperkuat transparansi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Teknik Komunikasi Efektif dan Public Speaking yang digelar Badan Strategi Kebijakan dan Diklat Hukum dan Peradilan MA bekerja sama dengan Badiklat PKN BPK RI pada 2–4 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung secara daring itu bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur peradilan dalam menyampaikan informasi kepada publik secara akurat, profesional, dan mudah dipahami masyarakat. Upaya ini dinilai semakin penting di tengah tingginya arus informasi dan meningkatnya perhatian publik terhadap berbagai perkara hukum.

Komunikasi Efektif Jadi Pilar Transparansi Peradilan

Pada sesi pembukaan, Hakim Yustisial Biro Hukum dan Humas MA, menegaskan bahwa komunikasi publik memiliki peran strategis dalam membangun citra lembaga sekaligus memperkuat legitimasi badan peradilan.

Menurut dia, penyampaian kebijakan tidak cukup hanya melalui surat edaran atau dokumen resmi. Informasi harus dikemas dalam bahasa yang mudah dipahami agar substansi kebijakan dapat diterima secara utuh oleh masyarakat.

“Jika informasi dapat dimengerti oleh publik, maka informasi tersebut akan tersampaikan dengan baik. Untuk menyampaikan kebijakan publik tidak cukup hanya melalui surat edaran, tetapi perlu komunikasi yang efektif agar masyarakat memahami substansi yang ingin disampaikan,” ujar Retza.

Akurat, Ramah, dan Profesional

Dalam paparannya, Retza memperkenalkan konsep The Power of Communication yang bertumpu pada tiga prinsip utama, yakni akurat, ramah, dan profesional.

Ia menegaskan bahwa setiap informasi yang disampaikan kepada publik harus berbasis fakta dan berasal dari sumber resmi. Spekulasi, menurutnya, berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi individu maupun institusi.

“Jangan pernah menyampaikan sesuatu yang bukan fakta. Tidak boleh berspekulasi karena bisa menjadi boomerang bagi diri sendiri maupun lembaga,” tegasnya.

Selain itu, komunikasi harus dilakukan dengan sikap sopan, tenang, serta menjunjung etika profesi. Dalam konteks peradilan, komunikasi juga wajib memperhatikan batas kewenangan, kode etik, dan prinsip independensi lembaga.

Waspadai Risiko Trial by Media

Retza turut mengingatkan risiko trial by media, yakni kondisi ketika opini publik terbentuk dan seolah mengadili suatu perkara sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Fenomena tersebut dinilai dapat memengaruhi persepsi masyarakat, mengganggu asas praduga tak bersalah, dan berpotensi menekan independensi lembaga peradilan. Karena itu, satuan kerja peradilan didorong memperkuat fungsi kehumasan, melakukan pemantauan isu strategis secara berkala, serta memastikan seluruh informasi disampaikan melalui satu pintu komunikasi resmi.

“Tidak reaktif dan tetap bersikap imparsial menjadi kunci dalam menghadapi dinamika informasi di ruang publik,” ujar Retza.

Melalui pelatihan ini, MA berharap aparatur peradilan semakin mampu membangun komunikasi yang efektif dan kredibel guna mendukung terwujudnya lembaga peradilan yang modern, transparan, dan dipercaya masyarakat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Liburan Sekolah 2026, Ancol Siapkan Ragam Atraksi Edukasi dan Hiburan Keluarga


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Memasuki masa liburan sekolah, kawasan wisata Ancol Taman Impian Ancol menyiapkan berbagai program hiburan dan edukasi yang ditujukan bagi anak-anak serta keluarga. Berlangsung mulai 20 Juni hingga 12 Juli 2026, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi alternatif rekreasi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Manajemen Ancol melihat momentum liburan sekolah sebagai periode penting bagi keluarga untuk menghabiskan waktu bersama. Karena itu, sejumlah unit rekreasi menghadirkan program khusus yang menggabungkan unsur hiburan, edukasi, dan interaksi keluarga dalam satu pengalaman wisata.

Dufan Hadirkan Tema Summer Escape

Salah satu destinasi unggulan, Dunia Fantasi (Dufan), mengusung tema “Summer Escape in Dufan” selama periode liburan sekolah. Pengunjung akan disuguhi berbagai pertunjukan yang dirancang untuk menambah pengalaman rekreasi di luar wahana permainan.

Program yang disiapkan antara lain pertunjukan musikal bertema cerita rakyat Indonesia yang berlangsung setiap hari di panggung indoor. Selain itu, terdapat parade karakter bertajuk Journey of Fantasyland Parade yang menampilkan kostum warna-warni serta atraksi tari yang dapat disaksikan setiap sore.

Pada akhir pekan, suasana semakin meriah melalui Magical Night Show yang menghadirkan hiburan musik dan pesta kembang api pada Sabtu malam. Dufan juga menyiapkan pertunjukan bertema olahraga sepak bola melalui atraksi Soccer Freestyler yang disesuaikan dengan semarak Piala Dunia 2026.

Atraksi Interaktif untuk Anak dan Keluarga

Selain parade dan pertunjukan malam, pengunjung dapat menikmati berbagai hiburan lain seperti pertunjukan perkusi, modern dance, colorguard, hingga penampilan karakter ikonik Dufan yang berinteraksi langsung dengan pengunjung.

Sea World Kombinasikan Wisata dan Edukasi

Sementara itu, Sea World Ancol menawarkan pengalaman berbeda melalui program edukatif bertajuk Camping Under The Sea 2026 yang akan digelar pada 4–5 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal lebih dekat kehidupan biota laut, mempelajari proses perkembangbiakan ubur-ubur, memahami upaya restorasi kerang hijau, mengikuti sesi dongeng edukatif, hingga menikmati kegiatan api unggun bersama.

Melalui kombinasi wahana rekreasi, hiburan tematik, dan program edukasi, Ancol berharap dapat menjadi destinasi utama liburan sekolah 2026 bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang mencari pengalaman keluarga yang aman, menarik, dan bernilai edukatif.

Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto 


Share:

Danantara Kawal Transformasi PLN dan Ketahanan Energi Nasional


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Upaya transformasi korporasi di lingkungan PLN kembali mendapat perhatian serius pemerintah. Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan jajaran direksi PLN di Jakarta, Selasa (2/6) untuk mengevaluasi perkembangan program streamlining PLN Group, realisasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, serta langkah penguatan sistem kelistrikan pasca gangguan yang sempat terjadi di Sumatera.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari pengawasan transformasi BUMN sektor energi agar tetap sejalan dengan target ketahanan energi nasional, peningkatan efisiensi perusahaan, serta penguatan daya saing industri nasional.

PLN Pangkas Jumlah Entitas untuk Tingkatkan Efisiensi

Dalam pemaparannya, PLN menjelaskan bahwa program streamlining grup usaha terus berjalan melalui konsolidasi, divestasi, restrukturisasi portofolio bisnis, hingga penyederhanaan struktur perusahaan.

Perseroan menargetkan jumlah entitas usaha berkurang dari 44 menjadi 23 entitas pada 2028. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan organisasi yang lebih ramping, memperkuat tata kelola perusahaan, sekaligus meningkatkan efektivitas operasional di seluruh lini bisnis.

“Percepatan transformasi dan penguatan keandalan sistem kelistrikan menjadi kunci agar PLN semakin efektif mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Dony Oskaria.

Hampir 40 Persen Proyek RUPTL Sudah Masuk Tahap Eksekusi

Selain transformasi korporasi, PLN melaporkan perkembangan implementasi RUPTL 2025-2034. Dari keseluruhan proyek yang direncanakan, sebanyak 1.634 proyek atau mendekati 40 persen telah memasuki tahap pelaksanaan.

Capaian tersebut mencerminkan percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional, mencakup pembangunan pembangkit listrik, jaringan transmisi, hingga gardu induk untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat.

Penguatan Sistem Kelistrikan Sumatera

Aspek lain yang menjadi perhatian adalah penguatan sistem kelistrikan di Sumatera setelah terjadinya gangguan pasokan listrik beberapa waktu lalu.

PLN tengah menyiapkan sejumlah proyek strategis, termasuk pembangunan jaringan transmisi tegangan tinggi 500 kV, 275 kV, dan 150 kV, penguatan backbone kelistrikan Sumatera, serta penambahan kapasitas pembangkit di berbagai wilayah.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan keandalan sistem, memperkuat ketahanan energi nasional, dan mengurangi potensi gangguan pasokan listrik di masa mendatang. Melalui percepatan transformasi bisnis, implementasi RUPTL, dan pembangunan infrastruktur strategis, PLN diharapkan semakin siap mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, serta agenda transisi energi Indonesia.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Kejagung Geledah Kantor BGN, Dugaan Jual Beli SPPG Diusut


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Aktivitas di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, mendadak terhenti pada Rabu (3/6). Sejumlah pegawai yang datang untuk bekerja tidak diperkenankan memasuki gedung setelah muncul informasi adanya kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para karyawan diminta menunggu di luar area kantor sambil menantikan instruksi lebih lanjut. Hingga sekitar pukul 09.00 WIB, pegawai yang terus berdatangan masih belum dapat memasuki gedung. Awak media yang hendak melakukan peliputan juga tidak diizinkan masuk ke area kantor.

Aktivitas Kantor Terhenti Sejak Dini Hari

Seorang petugas keamanan menyebut tim Kejaksaan Agung telah berada di lokasi sejak sekitar pukul 02.00 WIB. Sejak saat itu, aktivitas pelayanan di lingkungan kantor praktis tidak berjalan sebagaimana biasanya.

Meski demikian, hingga berita ini ditulis, baik pihak BGN maupun Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait tujuan maupun ruang lingkup penggeledahan tersebut.

Upaya konfirmasi kepada Febrie Adriansyah serta Syarief Sulaeman Nahdi juga belum memperoleh tanggapan.

Audit Internal BGN Sedang Berlangsung

Di tengah kabar penggeledahan tersebut, pemerintah sebelumnya mengungkapkan bahwa dugaan praktik jual beli Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sedang menjalani proses audit internal.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan audit menjadi bagian dari proses monitoring dan evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja BGN.

"Semua sedang dalam proses audit internal. Itu adalah bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus yang kita lakukan," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6).

Rotasi Pimpinan Jadi Bagian Evaluasi

Prasetyo menjelaskan pergantian pimpinan BGN merupakan langkah evaluasi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat tata kelola lembaga tersebut.

Menurut dia, sejumlah catatan menjadi bahan pertimbangan, mulai dari kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP), tata kelola organisasi, hingga pengawasan kualitas makanan dalam program MBG.

Sebelumnya, Presiden Prabowo melakukan perubahan struktur pimpinan BGN dengan mengganti Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Posisi tersebut kini diisi oleh Naniek S Deyang yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN.

Selain itu, Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya juga digantikan oleh Agustina Arumsari serta Trenggono.

Pemerintah menegaskan proses pergantian kepemimpinan tersebut tidak akan mengganggu pelaksanaan program MBG. Seluruh layanan kepada penerima manfaat diminta tetap berjalan sembari evaluasi internal dan penguatan tata kelola terus dilakukan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Panduan Generative AI untuk Manajer Hadapi Masa Depan Kerja


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Generative AI untuk manajer tidak lagi dipandang sekadar sebagai teknologi pendukung produktivitas. Perkembangan kecerdasan buatan generatif kini mulai mengubah cara para pemimpin organisasi mengambil keputusan, menyelesaikan persoalan bisnis, hingga menyusun strategi jangka panjang.

Transformasi tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam panduan manajemen modern yang menyoroti peran Gen AI sebagai mitra berpikir bagi para manajer. Teknologi ini tidak hanya membantu menyusun email, merangkum dokumen, atau membuat notulen rapat, tetapi juga mampu berfungsi sebagai rekan diskusi yang memberikan sudut pandang baru terhadap berbagai tantangan organisasi.

Generative AI Mengubah Peran Manajer

Perubahan lanskap bisnis mendorong para manajer untuk memahami cara memanfaatkan Gen AI secara efektif. Kemampuan bekerja berdampingan dengan kecerdasan buatan dinilai akan menjadi kompetensi penting di masa depan.

Dalam praktiknya, Gen AI dapat membantu menguji asumsi, memperkaya analisis, serta mendukung proses pemecahan masalah yang kompleks. Kehadiran teknologi ini memungkinkan manajer memperoleh alternatif solusi dan wawasan yang lebih luas sebelum mengambil keputusan strategis.

Selain itu, pemahaman terhadap konsep-konsep dasar AI generatif menjadi kebutuhan baru bagi pemimpin organisasi yang ingin mempertahankan daya saing di tengah percepatan transformasi digital.

Dari Co-Pilot hingga Co-Thinker

Salah satu perubahan paling signifikan adalah bergesernya fungsi AI dari sekadar alat bantu menjadi kolaborator kerja. Dalam model co-pilot, Gen AI membantu meningkatkan efisiensi berbagai aktivitas sehari-hari. Sementara dalam peran co-thinker, teknologi ini dapat diajak berdialog untuk mengeksplorasi ide, mengevaluasi strategi, dan mengembangkan perspektif baru.

Pendekatan tersebut membantu manajer meningkatkan efektivitas kerja sekaligus memperkuat kemampuan kepemimpinan dalam menghadapi dinamika bisnis yang semakin kompleks.

Memimpin Tim dan Organisasi di Era AI

Pemanfaatan Generative AI untuk manajer juga meluas pada pengelolaan tim dan transformasi organisasi. Teknologi ini dapat digunakan untuk mendukung komunikasi internal, meningkatkan kualitas keputusan bisnis, hingga mempercepat implementasi perubahan di lingkungan kerja.

Meski menawarkan banyak peluang, penggunaan Gen AI tetap memerlukan pemahaman terhadap risiko dan keterbatasannya. Karena itu, pengembangan pola pikir yang adaptif menjadi faktor penting agar organisasi mampu memperoleh manfaat maksimal dari teknologi ini.

Ke depan, kemampuan memadukan kepemimpinan manusia dengan kecerdasan buatan diperkirakan akan menjadi salah satu penentu utama keberhasilan manajer dalam menghadapi masa depan dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

GOLF Tebar Dividen Rp10,36 Miliar, Bidik Pertumbuhan 2026


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp10,36 miliar atau 20 persen dari laba bersih tahun buku 2025 setelah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Perseroan juga menyiapkan sebagian laba untuk memperkuat cadangan dan mendukung ekspansi bisnis golf, properti, serta pariwisata terintegrasi di Bali, Sentul, dan Belitung.

Keputusan tersebut menjadi salah satu agenda utama RUPST yang digelar di Jakarta, Selasa (2/6/2026). Berdasarkan hasil rapat, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp51,81 miliar. Selain dividen, sebesar Rp15,54 miliar atau 30 persen dialokasikan sebagai cadangan wajib, sedangkan Rp25,90 miliar atau 50 persen ditempatkan sebagai cadangan lainnya untuk memperkuat struktur permodalan.

Ravenal Arvense selaku Investor Relation GOLF menjelaskan bahwa perseroan juga melaporkan perkembangan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO). Dari perolehan bersih IPO sebesar Rp371,28 miliar, realisasi penggunaan dana hingga periode pelaporan telah mencapai Rp211,88 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kebutuhan belanja modal dan modal kerja, sementara sisa dana sebesar Rp159,39 miliar masih dikelola untuk mendukung pengembangan bisnis.

Kinerja GOLF Tumbuh Sepanjang 2025

Sepanjang tahun buku 2025, GOLF mencatat pendapatan bersih Rp215,5 miliar atau meningkat 8,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp198 miliar. Pertumbuhan ditopang oleh peningkatan kinerja lapangan golf, terutama New Kuta Golf Bali, serta kontribusi segmen properti melalui serah terima unit The Links Golf Villa dan pengembangan kawasan Sequoia Hills di Sentul.

Perseroan juga membukukan laba bersih Rp51,8 miliar di tengah peningkatan investasi pada sejumlah proyek strategis. Pada kuartal I 2026, tren pertumbuhan masih berlanjut dengan pendapatan mencapai Rp28,82 miliar, naik 1,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba usaha melonjak 146,16 persen menjadi Rp3,18 miliar, sementara laba bersih tumbuh 20,60 persen menjadi Rp1,60 miliar.

Strategi Ekspansi Bali, Sentul, dan Belitung

Manajemen menargetkan pertumbuhan pendapatan lebih dari 10 persen pada 2026 dengan menjaga margin laba bersih di atas 20 persen. Strategi tersebut didukung pengembangan proyek Banyan Tree Pecatu Resorts di Bali yang diharapkan memperkuat posisi kawasan New Kuta Golf sebagai destinasi wisata premium.

Selain itu, GOLF tengah mempercepat pembangunan fasilitas komersial baru, clubhouse, venue acara, serta pengembangan kawasan Black Rocks Golf & Leisure di Belitung. Perseroan juga melanjutkan pengembangan proyek properti di Sentul guna menjaga kontribusi pendapatan dari sektor real estate.

Senada, Komisaris Utama GOLF, Darma Mangkuluhur Hutomo, mengatakan visi perseroan adalah membangun ekosistem golf dan pariwisata terintegrasi di Indonesia. “Portofolio kami yang mencakup lapangan golf berstandar internasional, fasilitas leisure, serta pengembangan properti terintegrasi di Bali, Sentul, dan Belitung akan memperkuat posisi perseroan sebagai destinasi berskala global,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama GOLF, Dwi Febri Astuti, menambahkan bahwa fokus perusahaan saat ini adalah mempercepat penyelesaian proyek strategis dan mengoptimalkan sumber pendapatan baru. Menurut dia, langkah tersebut menjadi fondasi untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Kuartal I-2026, GOLF Cetak Pendapatan Bersih Rp28,82 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) mencatat pendapatan bersih Rp28,82 miliar sepanjang Kuartal I-2026. Angka itu tumbuh 1,3 persen dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp28,45 miliar. Kenaikan laba usaha dan membaiknya margin lapangan golf menjadi penopang utama kinerja emiten berkode GOLF tersebut.

Investor Relation, Ravenal Arvense GOLF memaparkan capaian itu dalam paparan publik di Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026. Di tengah persaingan bisnis leisure dan properti yang makin rapat, perseroan justru memperlihatkan efisiensi operasional yang mulai terasa hasilnya.

Laba Usaha Melonjak, Bisnis Golf Jadi Mesin Utama

Kinerja paling mencolok terlihat pada laba usaha. Pada Kuartal I-2026, laba usaha GOLF melonjak 146,2 persen menjadi Rp3,17 miliar dari sebelumnya Rp1,29 miliar pada 1Q25.

Laba bersih juga naik 20,6 persen menjadi Rp1,59 miliar. Sementara laba kotor tumbuh 5,4 persen menjadi Rp15,35 miliar.

Kenaikan margin itu datang dari bisnis inti lapangan golf dan restoran. Segmen tersebut menyumbang pendapatan Rp24,06 miliar dengan kontribusi terbesar berasal dari golf sebesar 78 persen.

Perseroan juga menikmati kenaikan margin laba kotor dari 50,1 persen menjadi 54,8 persen. Dalam industri wisata, margin seperti ini biasanya menjadi penanda bahwa operasional mulai lebih efisien dan biaya promosi tidak lagi terlalu agresif.

Di Bali, tren wisata golf ikut terdorong pemulihan kunjungan wisatawan asing. Jumlah wisman ke Bali naik dari 1,45 juta orang pada Kuartal I-2025 menjadi 1,47 juta orang pada Kuartal I-2026.

Pelaku industri pariwisata di Bali menyebut wisata golf kini bukan lagi sekadar olahraga kelas premium. “Sekarang tamu bisnis juga banyak yang memperpanjang masa tinggal hanya untuk bermain golf,” ujar seorang pengelola resort di kawasan Jimbaran beberapa waktu lalu.

Proyek Vila dan Hotel Mewah Mulai Didorong

Selain bisnis golf, GOLF mulai agresif memperkuat lini properti dan perhotelan premium. Salah satu proyek yang disiapkan ialah hotel butik mewah Banyan Tree Pecatu Bali di kawasan New Kuta Golf.

Hotel itu akan dibangun di atas lahan 5,1 hektare dengan 70 vila eksklusif. Perseroan menargetkan proyek mulai beroperasi pada kuartal IV 2027.

GOLF juga mengembangkan The Links Golf Villa di Bali dan Belitung. Di Sentul, Jawa Barat, perseroan menggarap proyek hunian Sequoia Hills seluas 76 hektare.

Pada Kuartal I-2026, total aset perseroan tercatat Rp8,69 triliun. Sementara liabilitas naik tipis menjadi Rp672,26 miliar.

Belanja modal atau capex yang sudah direalisasikan mencapai Rp21,67 miliar pada awal tahun ini. Dana itu dipakai untuk pengembangan fasilitas golf, kawasan komersial, dan proyek properti.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Hasil Rekrutmen Tim Ekspedisi Patriot 2026, 1.230 Peserta Lolos


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kementerian Transmigrasi dijadwalkan mengumumkan hasil rekrutmen Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 pada Selasa (2/6/2026) pukul 22.00 WIB. Pengumuman dapat diakses secara daring melalui laman resmi program. Dari total 10.359 pendaftar yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 1.230 peserta berhasil lolos dan akan ditugaskan di berbagai kawasan transmigrasi di Indonesia.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (PEPMT), Bondan Djati Utami, mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan wilayah transmigrasi.

“Program Tim Ekspedisi Patriot 2026 mendapatkan sambutan yang sangat baik dari masyarakat. Dari 10.359 pendaftar yang mengikuti rekrutmen, sebanyak 1.230 peserta terbaik dinyatakan lolos dan akan bertugas dalam 246 tim yang ditempatkan di berbagai kawasan transmigrasi,” ujar Bondan Djati Utami di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Sebaran Tim dan Peserta Tim Ekspedisi Patriot 2026

Peserta yang lolos akan dibagi ke dalam 246 tim yang bernaung di bawah 10 perguruan tinggi mitra penyelenggara. Setiap tim terdiri atas satu ketua dan empat anggota.

Adapun distribusi tim meliputi Institut Teknologi Bandung (ITB) sebanyak 24 tim, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) 25 tim, Institut Pertanian Bogor (IPB) 25 tim, Universitas Indonesia (UI) 25 tim, Universitas Gadjah Mada (UGM) 24 tim, Universitas Diponegoro (Undip) 24 tim, Universitas Padjadjaran (Unpad) 24 tim, Universitas Airlangga (Unair) 25 tim, Universitas Brawijaya (UB) 25 tim, serta Universitas Hasanuddin (Unhas) 25 tim.

Cara Cek Hasil Rekrutmen Tim Ekspedisi Patriot 2026

Peserta dapat memeriksa status kelulusan secara mandiri melalui portal resmi yang telah disediakan Kementerian Transmigrasi.

Langkah Pemeriksaan Status Kelulusan

1. Buka laman status rekrutmen Tim Ekspedisi Patriot.
2. Masukkan nomor identitas yang digunakan saat pendaftaran, baik NIK maupun nomor paspor.
3. Klik menu pencarian atau periksa status.
4. Sistem akan menampilkan hasil seleksi peserta secara individual.

Antusiasme Generasi Muda Dinilai Tinggi

Kementerian Transmigrasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi. Tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah dinilai mencerminkan besarnya minat generasi muda untuk terlibat langsung dalam pembangunan nasional melalui pengembangan kawasan transmigrasi.

Program Tim Ekspedisi Patriot 2026 menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendorong kontribusi sumber daya manusia muda dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi di wilayah transmigrasi. Dengan diumumkannya hasil rekrutmen Tim Ekspedisi Patriot 2026, peserta yang lolos selanjutnya akan mengikuti tahapan penugasan sesuai lokasi yang telah ditetapkan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Kemendikdasmen Dorong Lulusan SMK Rebut Peluang Kerja Global


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Peluang kerja luar negeri bagi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) semakin besar seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, Jerman, hingga kawasan Timur Tengah. Di saat sejumlah negara menghadapi kekurangan tenaga kerja usia produktif, Indonesia justru memasuki fase bonus demografi yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 2030.

Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk menempatkan tenaga kerja terampil di pasar internasional. Karena itu, pemerintah mulai memperkuat pendidikan vokasi agar lulusan SMK mampu bersaing di tingkat global.

Pendidikan Vokasi Jadi Kunci Menjawab Kebutuhan Dunia

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, mengatakan paradigma pendidikan kejuruan kini telah berubah. Menurutnya, prospek karier lulusan SMK tidak lagi terbatas pada industri dalam negeri, tetapi juga terbuka di berbagai sektor industri global.

“Pertanyaannya apakah kompetensinya siap mendunia. Di sinilah pendidikan vokasi memegang peran penting. Jangan minder jadi anak SMK karena dunia hari ini tidak hanya mencari orang pintar, tetapi juga orang terampil, disiplin, dan mau belajar,” ujar Tatang dalam webinar “SMK Berani Mendunia: Sekolah di Indonesia Berkarier di Dunia”, Jumat (29/5).

Ia mengungkapkan, Kemendikdasmen telah memberangkatkan lebih dari 3.000 lulusan SMK untuk bekerja di berbagai negara. Capaian tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya kepercayaan dunia terhadap kualitas lulusan pendidikan vokasi Indonesia.

Program SMK 3+1 Perkuat Kesiapan Kerja Global

Direktur SMK Kemendikdasmen, Arie Wibowo Khurniawan, menjelaskan bahwa Program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK 3+1 dirancang untuk menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan negara tujuan.

Melalui skema tersebut, siswa menempuh pendidikan inti selama tiga tahun, kemudian mendapat tambahan satu tahun pembekalan berupa penguasaan bahasa asing, kompetensi sesuai standar negara tujuan, kesiapan fisik dan mental, serta literasi hukum dan keuangan.

“Peluang kerja luar negeri bagi lulusan SMK sangat besar, tetapi harus dijawab dengan kesiapan bahasa, kompetensi, sertifikasi, dan perlindungan,” kata Arie.

Kisah Sukses Alumni dan Peran Sekolah

Implementasi program tersebut mulai dirasakan sejumlah sekolah, salah satunya SMKN 1 Mundu, Cirebon. Kepala sekolah Sri Handayani mengatakan pihaknya melibatkan alumni yang telah bekerja di luar negeri untuk berbagi pengalaman kepada siswa.

Selain itu, sekolah juga menggandeng dunia industri guna memperkuat pemahaman budaya kerja internasional. Pendekatan tersebut bertujuan membangun kesiapan lulusan sejak dini agar mampu beradaptasi ketika bekerja di negara tujuan.

Sejumlah alumni yang kini berkarier di Turki dan Jepang juga mengakui bahwa pengalaman praktik kerja industri, pembelajaran berbasis proyek, kemampuan bahasa asing, serta pembentukan etos kerja selama di SMK menjadi modal penting untuk bersaing di pasar kerja global.

Dengan kebutuhan tenaga kerja internasional yang terus meningkat, pendidikan vokasi diproyeksikan menjadi salah satu instrumen utama dalam mengoptimalkan bonus demografi Indonesia sekaligus memperluas akses karier generasi muda di tingkat dunia.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Lomba Pencak Silat Militer TNI AD 2026, Kodam XIX Tampilkan Atlet Terbaik


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Kodam XIX Tuanku Tambusai mengirimkan atlet terbaiknya untuk berlaga dalam Lomba Pencak Silat Militer (PSM) Virtual antar satuan jajaran TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026. Kompetisi yang digelar secara daring pada Selasa, 2 Juni 2026, menjadi ajang pembuktian kemampuan prajurit sekaligus sarana mengharumkan nama satuan di tingkat nasional.

Pelaksanaan lomba dipusatkan di Markas Kodam XIX Tuanku Tambusai, Pekanbaru. Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan langsung dari Kasdam XIX Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., bersama jajaran pejabat utama dan kepala badan pelaksana di lingkungan Kodam XIX.

Kodam XIX Turunkan Atlet di Sejumlah Kategori

Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Dinas Jasmani Angkatan Darat (Disjasad) tersebut, para atlet tampil pada sejumlah nomor pertandingan sesuai standar penilaian yang berlaku di lingkungan TNI AD.

Untuk kategori tunggal putra, Kodam XIX mempercayakan penampilan kepada Praka Doni Gunawan dari Denarhanud 004/WSBY. Sementara kategori tunggal putri diwakili Serda (K) Debora dari Bekangdam XIX/TT.

Pada nomor beregu putra, tim diperkuat Praka Ageng, Pratu Syahrul Ikhwan, dan Prada Marselinus Tiumlapu yang berasal dari Denarhanud 004/WSBY.

Adapun regu putri terdiri atas Sertu (K) Mariana dari Kodim 0301/PBR, Serda (K) Cut Satriani dari Pomdam XIX/TT, serta Serda (K) Nazwa dari Kudam XIX/TT.

Kasdam Tekankan Sportivitas dan Mental Juang

Kasdam XIX Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar tampil maksimal selama pertandingan berlangsung.

“Laksanakan pertandingan dengan penuh semangat, percaya diri dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Tunjukkan kemampuan terbaik sebagai prajurit Kodam XIX Tuanku Tambusai yang memiliki disiplin, mental tangguh dan semangat juang tinggi,” ujar Rudi Hermawan.

Ajang Pembinaan Prestasi Prajurit

Keikutsertaan dalam lomba pencak silat militer ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan kemampuan fisik, mental, dan karakter prajurit TNI AD. Melalui ajang tersebut, Kodam XIX berharap para atlet mampu meraih hasil optimal sekaligus memperkuat prestasi satuan dalam cabang olahraga bela diri militer.

Seluruh rangkaian perlombaan berlangsung tertib dan lancar. Kodam XIX menargetkan penampilan terbaik dari setiap atlet yang diturunkan agar mampu bersaing dengan peserta dari satuan lain di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Dugaan Gagal Berangkat Umrah Hanania Group, Jamaah Kejar Pemulihan Dana Rp31 Miliar


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta 
Perwakilan jamaah dan tim kuasa hukum Hanania Group menyatakan akan menempuh berbagai langkah hukum guna memperjuangkan pengembalian dana dan pemulihan hak jamaah yang diduga gagal diberangkatkan untuk ibadah umrah. Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/6/2026), kuasa hukum mengungkapkan nilai kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp31 miliar.

Kasus ini disebut berdampak tidak hanya pada kerugian materiil, tetapi juga menimbulkan tekanan psikologis bagi para jamaah yang telah menabung dan mempersiapkan keberangkatan ibadah. Tim hukum saat ini mendampingi sekitar 20 korban dari sejumlah daerah, dengan jumlah korban keseluruhan yang disebut berpotensi mencapai 1.000 hingga 2.000 orang berdasarkan informasi awal yang masih menunggu verifikasi.

Penelusuran Aliran Dana Jadi Fokus

Kuasa hukum jamaah, Joddy Mulyasetya Putra, mengatakan pihaknya mendorong penelusuran menyeluruh terhadap aliran dana yang telah disetorkan jamaah. Menurutnya, besarnya nilai kerugian membuat proses pelacakan penggunaan dana menjadi krusial.

"Kami ingin mengetahui ke mana aliran dana tersebut bergerak dan digunakan untuk apa. Kami berharap proses penelusuran yang dilakukan aparat penegak hukum dapat memberikan kejelasan," ujar Joddy dalam konferensi pers.

Ia menambahkan bahwa dugaan tindak pidana yang sedang didalami berpotensi membuka ruang penyelidikan lebih lanjut terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk kemungkinan penelusuran aset yang dapat digunakan untuk pemulihan kerugian korban.

Status Perusahaan Masih Aktif Secara Legal

Berdasarkan penelusuran awal tim kuasa hukum melalui data administrasi badan hukum, perusahaan yang terkait dengan kasus tersebut disebut masih berstatus aktif secara legal.

Menurut Joddy, hingga saat ini pihaknya belum memperoleh informasi mengenai pembubaran maupun status pailit perusahaan. Karena itu, para jamaah berharap perusahaan tetap bertanggung jawab atas kewajiban kepada para pelanggan yang telah menyetorkan biaya perjalanan umrah.

Opsi Restitusi dan Gugatan Perdata

Tim hukum menjelaskan pengembalian dana dapat ditempuh melalui beberapa jalur. Selain mengikuti proses penyidikan yang berjalan di Polda Metro Jaya, korban juga berpeluang memperoleh restitusi apabila nantinya terdapat aset yang dapat disita dan dilelang untuk kepentingan pemulihan kerugian.

Di sisi lain, jalur perdata juga tengah dipersiapkan. Gugatan dapat diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan dasar wanprestasi maupun perbuatan melawan hukum, tergantung hasil kajian terhadap dokumen dan perjanjian yang dimiliki para jamaah.

Kuasa hukum menegaskan seluruh upaya hukum akan ditempuh agar hak-hak jamaah Hanania Group dapat dipulihkan dan korban memperoleh kompensasi yang layak atas kerugian yang dialami.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Mulai Juli 2026, Aktivasi SIM Card Wajib Registrasi Biometrik


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pemerintah akan menerapkan registrasi biometrik nomor seluler secara nasional mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh aktivasi nomor baru sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan identitas digital dan menekan berbagai bentuk kejahatan siber yang memanfaatkan kartu SIM anonim.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan seluruh operator seluler telah menyelesaikan penyesuaian sistem untuk mendukung implementasi registrasi biometrik melalui gerai layanan, aplikasi, maupun situs resmi masing-masing operator.

"Kebijakan ini hadir untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus melindungi masyarakat dari penipuan digital, spam call, phishing, hingga penyalahgunaan nomor seluler dengan identitas palsu," ujar Edwin dalam Konferensi Pers Update Kebijakan Biometrik di Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026).

Teknologi Pengenalan Wajah Terhubung ke Dukcapil

Registrasi biometrik dilakukan menggunakan teknologi pengenalan wajah atau face recognition yang akan mencocokkan identitas pelanggan dengan basis data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Menurut Edwin, metode ini dirancang lebih cepat, praktis, dan aman dibandingkan sistem registrasi sebelumnya yang hanya mengandalkan validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Pemerintah menilai celah validasi identitas selama ini menjadi salah satu faktor yang dimanfaatkan pelaku kejahatan digital untuk mengoperasikan nomor seluler secara anonim.

Menekan Kejahatan Siber dan SIM Card Ilegal

Data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) dan Satgas PASTI hingga April 2026 menunjukkan kerugian korban kejahatan siber yang dilaporkan telah mencapai Rp9,5 triliun.

"Selama ini pelaku kejahatan digital memanfaatkan kelemahan validasi identitas untuk menggunakan nomor seluler secara anonim. Dengan registrasi biometrik, penggunaan identitas palsu akan semakin sulit," kata Edwin.

Selain meningkatkan perlindungan konsumen, kebijakan ini juga diharapkan memperbaiki kualitas basis data pelanggan operator, menekan penggunaan SIM card ilegal, serta mendorong efisiensi investasi jaringan telekomunikasi.

Data Biometrik Tidak Disimpan Operator

Komdigi menegaskan data biometrik pelanggan tidak akan disimpan oleh operator maupun pemerintah. Verifikasi wajah hanya digunakan untuk proses pencocokan identitas dengan database Dukcapil.

"Operator seluler berperan sebagai kanal verifikasi, bukan sebagai penyimpan data biometrik pelanggan," ujar Edwin.

Pemerintah juga memastikan sistem telah menerapkan standar keamanan internasional, termasuk ISO 27001 dan teknologi liveness detection sesuai ISO/IEC 30107-3. Selain untuk pelanggan baru, masyarakat yang telah mendaftarkan nomor menggunakan NIK dan Kartu Keluarga sebelum 1 Juli 2026 didorong melakukan registrasi ulang biometrik secara sukarela guna meningkatkan keamanan identitas digital mereka.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kodam XIX/TT Serukan Implementasi Nilai Bangsa


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum bagi Kodam XIX/Tuanku Tambusai (TT) untuk mempertegas komitmen menjaga persatuan nasional dan memperkuat implementasi nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Peringatan yang digelar di Lapangan Upacara Makodam XIX/TT, Pekanbaru, Senin (1/6/2026), dipimpin oleh Kasdam XIX/TT Brigjen TNI Rudi Hermawan selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut diikuti personel militer serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI Rudi Hermawan membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menekankan bahwa Pancasila harus tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa sekaligus menjadi pedoman menghadapi berbagai perubahan global.

Pancasila sebagai Perekat Persatuan

Mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga menjadi kompas moral dalam perjalanan pembangunan nasional.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila tidak boleh dipandang sekadar agenda seremonial tahunan. Momentum ini harus dimaknai sebagai ruang refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Lebih dari sekadar seremoni tahunan, Hari Lahir Pancasila adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Brigjen TNI Rudi Hermawan saat membacakan amanat Kepala BPIP.

Dorongan Implementasi Nilai Pancasila

Kepala BPIP juga mengingatkan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui kebijakan publik maupun tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” tegasnya.

Upacara berlangsung khidmat dan tertib dengan partisipasi penuh dari seluruh peserta. Semangat kebangsaan yang ditunjukkan menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memperkuat persatuan nasional, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Kodam XIX/Tuanku Tambusai kembali menegaskan perannya dalam mendukung penguatan ideologi bangsa dan menjaga soliditas nasional di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Revolusi AI Dorong Inovasi, Munculkan Tantangan Baru


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) memasuki fase baru yang mengubah cara manusia bekerja, berkomunikasi, hingga mengelola bisnis. Dampak kecerdasan buatan terhadap dunia kerja dan industri kini menjadi perhatian utama karena teknologi tersebut tidak lagi terbatas pada laboratorium penelitian, melainkan telah menjadi fondasi transformasi digital global.

Percepatan perkembangan AI terjadi setelah hadirnya model berbasis Transformer yang mampu memproses dan memahami konteks informasi secara lebih komprehensif dibanding generasi teknologi sebelumnya. Kemampuan ini menjadi dasar lahirnya berbagai model AI modern yang digunakan untuk penerjemahan bahasa, pembuatan konten, analisis data, hingga pengolahan dokumen dalam skala besar.

Demokratisasi AI Percepat Inovasi Global

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan juga didorong oleh munculnya platform kolaboratif seperti Hugging Face yang menyediakan akses terbuka terhadap model AI, dataset, dan berbagai perangkat pengembangan. Kehadiran ekosistem terbuka tersebut mempercepat inovasi karena peneliti, pengembang, dan perusahaan dapat berkolaborasi tanpa hambatan yang signifikan.

Model pengembangan terbuka ini memperluas akses terhadap teknologi AI sehingga tidak lagi didominasi oleh perusahaan teknologi besar semata.

AI Masuk ke Berbagai Sektor Strategis

Transformasi digital berbasis AI kini menjangkau berbagai sektor. Dalam jaringan komputer, AI digunakan untuk memprediksi gangguan, mengoptimalkan lalu lintas data, dan mengotomatisasi konfigurasi sistem.

Di bidang keamanan siber, AI berperan dalam mendeteksi anomali, mengidentifikasi ancaman, hingga merespons serangan secara otomatis. Sementara pada sektor cloud computing dan Internet of Things (IoT), teknologi ini membantu meningkatkan efisiensi operasional melalui analisis data dan pengambilan keputusan yang lebih cepat.

Peluang dan Tantangan Dunia Kerja

Kemajuan AI menghadirkan dua konsekuensi sekaligus. Di satu sisi, otomatisasi berpotensi menggantikan sejumlah pekerjaan rutin di sektor manufaktur, transportasi, dan layanan pelanggan. Bahkan profesi berbasis pengetahuan mulai merasakan dampak perubahan tersebut.

Namun di sisi lain, muncul berbagai profesi baru seperti AI Trainer, Prompt Engineer, AI Ethicist, dan AI Transparency Analyst. Kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan utama bukan sekadar hilangnya pekerjaan, melainkan perubahan kebutuhan kompetensi tenaga kerja.

Ancaman Keamanan dan Persoalan Etika

Meningkatnya penggunaan AI juga melahirkan risiko baru, mulai dari manipulasi sistem melalui prompt injection, pencurian model, hingga kebocoran informasi sensitif. Selain itu, isu bias algoritma, diskriminasi otomatis, dan perlindungan data pribadi menjadi perhatian penting dalam pengembangan teknologi AI.

Karena itu, keberhasilan implementasi kecerdasan buatan tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh regulasi, tata kelola, pendidikan, serta kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan. Di tengah pesatnya transformasi digital, keseimbangan antara inovasi dan perlindungan publik menjadi faktor krusial untuk memastikan AI memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat global.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Diskusi Publik Bahas Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis


Duta Nusantara Merdeka | Banten
Peran pemuda mengawal transparansi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi fokus dalam Diskusi Publik 2026 yang akan digelar di Aula Kampus Institut Banten, Kota Serang, Senin (1/6/2026). Forum tersebut menghadirkan sejumlah aktivis mahasiswa dan tokoh kepemudaan untuk membahas pentingnya pengawasan masyarakat terhadap implementasi program strategis pemerintah.

Kegiatan ini bertujuan membangun ruang dialog yang kritis sekaligus konstruktif terkait akuntabilitas Program MBG, yang saat ini menjadi salah satu agenda prioritas dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Pemuda Dinilai Memiliki Peran Strategis

Penyelenggara menilai generasi muda dan mahasiswa tidak dapat hanya menjadi pengamat dalam proses penyusunan maupun pelaksanaan kebijakan publik. Sebaliknya, kelompok ini memiliki tanggung jawab sosial untuk memastikan setiap program pemerintah berjalan sesuai prinsip transparansi, efektivitas, dan tepat sasaran.

Melalui diskusi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya pengawasan publik sebagai instrumen untuk menjaga integritas tata kelola pemerintahan. Transparansi dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan negara.

Forum Dialog tentang Akuntabilitas Program MBG

Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Mereka adalah Nana Supriatna selaku Ketua BEM Institut Banten periode 2025-2026, Bagas Yulianto sebagai Founder Pemuda Berdampak, Yogi Syahputra Alaydrus yang menjabat Koordinator Pusat BEM PTMA se-Indonesia, serta M. Nurul Hakim selaku Ketua Umum Permahi Banten periode 2025-2026.

Para pembicara dijadwalkan membahas berbagai aspek pengawasan Program Makan Bergizi Gratis, mulai dari transparansi penggunaan anggaran, mekanisme distribusi manfaat, hingga partisipasi masyarakat dalam proses evaluasi program.

Mendorong Budaya Pengawasan Partisipatif

Forum ini juga menjadi upaya memperkuat budaya pengawasan partisipatif di kalangan generasi muda. Dengan keterlibatan mahasiswa dan organisasi kepemudaan, implementasi Program MBG diharapkan dapat berjalan lebih terbuka, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penyelenggara menegaskan bahwa transparansi akan memperkuat kepercayaan publik, sementara akuntabilitas menjadi kunci terciptanya program yang berdampak dan berkelanjutan bagi pembangunan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Fenomena Elephant Curve: Saat Pertumbuhan Ekonomi Tak Dinikmati Merata


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pertumbuhan ekonomi global selama beberapa dekade terakhir telah mengangkat ratusan juta orang keluar dari kemiskinan. Namun di balik pencapaian tersebut, muncul pertanyaan besar yang terus menjadi perdebatan para ekonom: mengapa banyak masyarakat justru merasa tertinggal ketika dunia semakin makmur?

Salah satu penjelasan yang sering digunakan adalah konsep elephant curve atau kurva gajah. Grafik ekonomi ini menunjukkan bagaimana manfaat globalisasi tidak tersebar merata kepada seluruh kelompok masyarakat. Bentuknya menyerupai seekor gajah, dengan bagian punggung yang menggambarkan lonjakan pendapatan kelompok tertentu dan belalai yang menjulang tinggi mewakili kelompok paling kaya di dunia.

Globalisasi Mengangkat Asia, Tetapi Tidak Semua Menang

Sejak dekade 1980-an, dunia memasuki era globalisasi yang ditandai dengan meningkatnya perdagangan internasional, perpindahan industri lintas negara, serta perkembangan teknologi informasi. Perusahaan mulai membangun rantai pasok global, memproduksi barang di berbagai negara untuk menekan biaya dan meningkatkan efisiensi.

Perubahan ini memberi dampak besar bagi negara-negara berkembang. Kawasan industri tumbuh pesat di China, India, dan Asia Tenggara. Jutaan pekerja memperoleh kesempatan kerja yang sebelumnya sulit diakses, sementara tingkat kemiskinan turun secara signifikan.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa globalisasi berhasil mempersempit kesenjangan ekonomi antarnegara. Namun keberhasilan itu tidak otomatis mengurangi ketimpangan di dalam masing-masing negara.

Kelas Menengah Negara Maju Merasa Kehilangan

Kelompok yang paling merasakan tekanan justru banyak berasal dari kelas menengah bawah di negara-negara maju. Selama puluhan tahun mereka menikmati stabilitas pekerjaan di sektor industri, upah yang relatif terjaga, serta biaya hidup yang masih terjangkau.

Situasi berubah ketika banyak pabrik berpindah ke negara dengan biaya tenaga kerja lebih murah. Bersamaan dengan itu, perkembangan teknologi menggantikan sejumlah pekerjaan yang bersifat rutin dan berulang.

Keuntungan ekonomi kemudian lebih banyak terkonsentrasi pada perusahaan multinasional, sektor keuangan, dan kelompok yang menguasai teknologi. Akibatnya, sebagian masyarakat merasa tidak lagi memperoleh manfaat yang setara dari pertumbuhan ekonomi global.

Ancaman Baru Bernama AI

Negara berkembang pun menghadapi tantangan baru. Setelah berhasil menjadi pusat manufaktur, mereka dituntut naik kelas menjadi pusat inovasi dan teknologi.

Kini ancaman tidak lagi sekadar relokasi pabrik, melainkan otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI). Jika globalisasi dahulu memindahkan pekerjaan fisik ke negara lain, AI berpotensi menggantikan sebagian pekerjaan berbasis pengetahuan.

Meski bentuk ancamannya berbeda, kekhawatiran yang muncul tetap serupa: hilangnya kepastian kerja dan menurunnya peluang ekonomi di masa depan.

Pada akhirnya, elephant curve dan ketimpangan ekonomi global tidak hanya berbicara tentang angka pertumbuhan. Grafik tersebut juga menggambarkan perasaan masyarakat modern yang menghadapi perubahan cepat, ketidakpastian pekerjaan, dan kekhawatiran apakah generasi
berikutnya masih dapat hidup lebih baik dibanding generasi saat ini.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Bakti Sosial Seskoad Bantu Panti Asuhan dan Dokumen Anak


Duta Nusantara Merdeka | Bandung 
Program bakti sosial Seskoad untuk anak panti asuhan Bandung kembali digelar melalui kegiatan Karya Bakti dan Bakti Sosial yang menjadi bagian dari Program Kerja dan Anggaran TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di sejumlah panti asuhan di Kabupaten Bandung pada Sabtu (30/5/2026) itu difokuskan pada perbaikan fasilitas panti, pendampingan administrasi kependudukan anak, serta penyuluhan pendidikan karakter.

Melalui program tersebut, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) berupaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak panti asuhan sekaligus memperkuat akses mereka terhadap layanan publik yang memerlukan dokumen identitas resmi.

Rehabilitasi Panti Asuhan dan Penguatan Fasilitas

Kegiatan rehabilitasi dilaksanakan di Panti Asuhan Katresna dan Panti Asuhan Al-Aqwam yang berada di kawasan Rancamanyar, Kabupaten Bandung. Perbaikan sarana dan prasarana dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi anak-anak yang tinggal di panti.

Selain mendukung kelayakan bangunan, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengasuhan dan kesejahteraan penghuni panti dalam jangka panjang.

Fasilitasi Akta Kelahiran dan KIA

Seskoad juga memberikan pendampingan pembuatan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak-anak asuh di Panti Asuhan Katresna Rancamanyar, Panti Asuhan Alfitroh Bojongsoang, serta Panti Asuhan Taman Harapan di Jelekong.

Kepemilikan dokumen kependudukan dinilai penting karena menjadi syarat utama untuk memperoleh berbagai layanan dasar, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga administrasi publik lainnya. Melalui langkah tersebut, anak-anak panti diharapkan memiliki perlindungan hukum dan akses layanan yang lebih baik.

Penyuluhan Karakter dan Literasi Digital

Tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan administrasi, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan mengenai pembinaan mental, wawasan bela negara, kesehatan, serta penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Program Karya Bakti dan Bakti Sosial tersebut menjadi wujud kepedulian TNI AD terhadap masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan warga. Seskoad berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak panti asuhan serta mendukung lahirnya generasi muda yang sehat, berkarakter, dan memiliki peluang masa depan yang lebih baik.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Waisak 2570 BE, Kevin Wu Ajak Warga Jakarta Perkuat Harmoni


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Dalam rangka memperingati Waisak 2570 Buddhist Era (BE) yang jatuh pada Minggu, 31 Mei 2026, menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kehidupan sosial yang harmonis di Jakarta. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Kevin Wu, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut merayakan Tri Suci Waisak yang tahun ini mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”.

Menurut Kevin, nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan Waisak tidak hanya relevan bagi umat Buddha, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang hidup dalam keberagaman. Ia menilai semangat Dharma dapat menjadi landasan untuk memperkuat kerja sama antarkelompok masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang.

“Semua warga diajak untuk merayakan Tri Suci Waisak yang membawa kedamaian ini. Dengan tema Dharma Menjaga Perdamaian Dunia, setiap orang, dan bukan hanya umat Buddhist saja diundang untuk bekerjasama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis ke depannya,” ujar Kevin.

Apresiasi Dekorasi dan Festival Waisak Jakarta

Kevin juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang ikut menyemarakkan perayaan Waisak melalui Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace. Program tersebut menghadirkan berbagai instalasi dan dekorasi bertema Waisak di sejumlah ruang publik ibu kota, termasuk kawasan Bundaran HI.

Menurutnya, penggunaan ruang publik untuk menampilkan simbol dan ornamen budaya menjadi langkah positif dalam memperkenalkan keberagaman yang menjadi identitas Jakarta. Selain mempercantik wajah kota, kegiatan tersebut dinilai mampu memperkuat pesan inklusivitas dan toleransi di tengah masyarakat.

“Langkah Pemprov DKI turut memeriahkan perayaan Waisak ini patut diapresiasi. Karena tidak hanya itu mempercantik jalanan-jalanan Jakarta saja, tetapi juga mempromosikan keberagaman dan kehidupan inklusif di ibukota,” kata Kevin.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Kevin menilai festival bertema budaya dan keagamaan juga memiliki dampak ekonomi yang positif. Kehadiran masyarakat untuk menikmati berbagai atraksi diyakini dapat menggerakkan aktivitas usaha dan meningkatkan daya tarik Jakarta bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ia menambahkan, konsistensi penyelenggaraan acara semacam itu berpotensi memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang terbuka terhadap keberagaman budaya.

Menutup pernyataannya, Kevin berharap perayaan Waisak 2570 BE dapat membawa ketenangan bagi masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan ekonomi hingga dinamika sosial. Ia optimistis semangat perdamaian yang diusung dalam Waisak dapat membantu mewujudkan Jakarta yang lebih aman, nyaman, harmonis, dan sejahtera pada masa mendatang.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Djamari Chaniago: Sinergi Forkopimda Jadi Fondasi Stabilitas dan Pembangunan Daerah


Duta Nusantara Merdeka | Kendari
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa sinergi Forkopimda menjaga stabilitas daerah merupakan faktor utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Djamari saat memberikan arahan kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Sulawesi dalam kegiatan silaturahmi bersama Menteri Dalam Negeri dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kendari, Sabtu (30/5/2026).

“Pembangunan tidak mungkin berjalan apabila daerah tidak kondusif. Selain itu, pembangunan juga tidak akan berhasil tanpa kekompakan seluruh unsur yang ada di daerah,” ujar Djamari di hadapan kepala daerah, pimpinan TNI-Polri, kejaksaan, dan unsur Forkopimda.

Stabilitas Daerah Menjadi Syarat Utama Pembangunan

Dalam kesempatan tersebut, Djamari juga menyampaikan apresiasi Presiden Prabowo Subianto kepada kepala daerah dan Forkopimda yang dinilai berhasil menjaga keamanan wilayah sehingga program pembangunan dapat berjalan sesuai target.

Menurutnya, setiap persoalan yang muncul di daerah harus segera diidentifikasi dan diselesaikan melalui koordinasi lintas instansi. Langkah tersebut dinilai penting mengingat tantangan yang dihadapi daerah tidak hanya berasal dari persoalan domestik, tetapi juga dipengaruhi dinamika geopolitik global.

“Kalau ada masalah, segera cari akar persoalannya dan selesaikan di daerah. Pemerintah pusat terus berupaya agar dampak kondisi global tidak terlalu dirasakan masyarakat,” katanya.

Pemerintah Dorong Ketahanan Daerah dan Kualitas SDM

Djamari menjelaskan pemerintah saat ini menjalankan berbagai program strategis untuk memperkuat ketahanan nasional dan daerah. Beberapa di antaranya adalah menjaga keberlanjutan BBM bersubsidi, pembangunan batalyon teritorial, pembentukan Koperasi Merah Putih, pengembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga Program Sekolah Rakyat.

Menurut dia, seluruh kebijakan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang lebih kompetitif di masa depan.

Tito Karnavian: Keamanan adalah Fondasi Pembangunan

Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian menegaskan bahwa keamanan merupakan prasyarat utama pembangunan. Ia mengingatkan agar forum Forkopimda terus diaktifkan melalui komunikasi rutin dan penguatan hubungan antarpemangku kepentingan.

“Mewujudkan keamanan adalah bagian dari hasil kekompakan Forkopimda. Forum ini harus terus dihidupkan dan diperkuat, baik secara formal maupun informal,” ujar Tito.

Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan bahwa ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian global. Berdasarkan data BPS, seluruh wilayah Indonesia mencatat tren pertumbuhan positif, termasuk Sulawesi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Sulawesi menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik dan memberikan kontribusi penting terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Amalia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, para gubernur, bupati, wali kota, pimpinan Forkopimda se-Sulawesi, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, serta Kapolda Sultra Irjen Pol. Didik Agung.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas LAPK Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perang Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang TimurTengah Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini