Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Status Ibu Kota Jakarta Dorong Kenaikan Minat Properti 2026


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pasar properti Indonesia menunjukkan dinamika baru pada pertengahan 2026. Data Flash Report Juni 2026 yang dirilis Rumah123 mencatat meningkatnya minat pencarian properti di Jakarta, sementara kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur mulai memasuki fase normalisasi setelah beberapa tahun didorong sentimen pembangunan ibu kota baru.

Perkembangan tersebut terjadi setelah Mahkamah Konstitusi melalui Putusan Nomor 71/PUU-XXIV/2026 menegaskan Jakarta tetap berstatus sebagai ibu kota negara hingga diterbitkannya Keputusan Presiden mengenai pemindahan ibu kota. Di sisi lain, pembangunan fisik IKN tetap berlanjut berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 dengan dukungan anggaran hingga 2028.

Minat Properti Jakarta Kembali Menguat

Berdasarkan laporan Rumah123, Jakarta Pusat mencatat pertumbuhan minat pencarian properti tertinggi secara nasional dengan kenaikan 1 persen secara tahunan (year on year/YoY). Jakarta Selatan menyusul dengan pertumbuhan 0,6 persen YoY dan Jakarta Timur naik 0,2 persen YoY.

Secara bulanan, Jakarta Barat menjadi wilayah dengan peningkatan pencarian tertinggi di kawasan Jabodetabek, mencapai 1,2 persen. Adapun Jakarta Selatan dan Jakarta Utara masing-masing tumbuh 0,9 persen dan 0,6 persen.

Kenaikan minat tersebut turut tercermin pada harga hunian. Jakarta Pusat mencatat lonjakan median harga rumah tertinggi secara nasional untuk rumah dengan luas bangunan di bawah 60 meter persegi. Harga median segmen tersebut mencapai Rp900 juta atau meningkat 47,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Beberapa tahun terakhir muncul kekhawatiran bahwa perpindahan ibu kota akan mengurangi daya tarik Jakarta. Namun data menunjukkan bahwa Jakarta tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi nasional,” ujar Firman Pamungkas, VP Marketing Rumah123, dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2026).

Menurut Firman, investor dan pencari rumah kini semakin fokus pada faktor fundamental seperti konektivitas, akses infrastruktur, peluang kerja, serta prospek kenaikan nilai properti dalam jangka panjang.

Sektor Perkantoran Ikut Menguat

Penguatan Jakarta tidak hanya terjadi di sektor residensial. Tingkat okupansi gedung perkantoran di kawasan pusat bisnis (CBD) Jakarta mencapai 76 persen dengan rata-rata tarif sewa dasar Rp212.000 per meter persegi per bulan.

Kondisi tersebut didukung tidak adanya tambahan pasokan gedung baru pada kuartal pertama 2026 sehingga menjaga stabilitas harga sewa dalam beberapa tahun mendatang.

Kawasan IKN Memasuki Fase Normalisasi

Sementara itu, Balikpapan, Samarinda, dan Penajam Paser Utara (PPU) mulai memasuki fase normalisasi pasar. Penundaan penerbitan Keputusan Presiden terkait pemindahan ibu kota mendorong sebagian investor mengambil sikap menunggu perkembangan lebih lanjut.

Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, mengungkapkan proporsi pencarian properti di Balikpapan turun 0,4 persen secara tahunan. Penjualan rumah baru di kota tersebut bahkan merosot 55,6 persen pada kuartal I 2026, terutama pada segmen rumah tipe kecil.

Meski demikian, prospek jangka panjang kawasan IKN dinilai masih menjanjikan. Sebanyak 86,2 persen pencari properti di Penajam Paser Utara masih memburu tanah kosong sebagai instrumen investasi. Mayoritas berasal dari kelompok usia produktif 25-34 tahun dan didominasi investor dari DKI Jakarta.

“Koridor IKN tidak kehilangan daya tariknya. Yang terjadi saat ini adalah pergeseran karakter pasar dari fase yang didominasi ekspektasi menuju fase yang lebih selektif dan berbasis kebutuhan riil,” kata Marisa.

Ke depan, Rumah123 memproyeksikan Jakarta tetap menjadi pasar properti terbesar di Indonesia, sementara kawasan IKN berkembang sebagai destinasi investasi jangka panjang yang ditopang pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi regional.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Pendapatan SOLA Naik 180 Persen, Laba Bersih Tembus Rp44,64 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun buku 2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp333,99 miliar hingga 31 Desember 2025, melonjak dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp119,07 miliar.

Direktur SOLA, Imam Buchairi, mengungkapkan capaian tersebut dalam Public Expose di Jakarta, Senin (15/6/2026). Menurutnya, peningkatan pendapatan ditopang oleh pertumbuhan aktivitas usaha di sektor infrastruktur, konstruksi jalan khusus, serta pengembangan bisnis energi terbarukan yang menjadi fokus perusahaan.

Laba SOLA Melonjak Seiring Efisiensi Operasional

Pertumbuhan pendapatan turut mendorong kenaikan laba kotor menjadi Rp75,74 miliar dari Rp38,22 miliar pada 2024. Di saat yang sama, perusahaan berhasil menekan beban usaha menjadi Rp25,16 miliar dari Rp29,14 miliar.

Efisiensi tersebut berdampak langsung pada peningkatan laba usaha yang melonjak menjadi Rp50,57 miliar, jauh lebih tinggi dibandingkan Rp9,08 miliar pada tahun sebelumnya.

Kinerja positif juga tercermin pada laba sebelum pajak yang mencapai Rp46,20 miliar, naik dari Rp6,98 miliar. Sementara laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp44,64 miliar, meningkat tajam dibandingkan Rp6,69 miliar pada 2024.

Aset Tumbuh, Struktur Keuangan Menguat

Dari sisi posisi keuangan, total aset SOLA meningkat menjadi Rp309,85 miliar hingga akhir 2025 dari Rp184,51 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara liabilitas naik menjadi Rp117,22 miliar dari Rp34,72 miliar.

Peningkatan aset tersebut mencerminkan ekspansi bisnis yang tengah dijalankan perusahaan untuk memperkuat kapasitas operasional dan memperluas portofolio proyek.

Prospek dan Strategi Pertumbuhan SOLA 2026

Manajemen menargetkan pendapatan sebesar Rp412,57 miliar pada 2026, meningkat dari realisasi 2025. Laba tahun berjalan diproyeksikan mencapai Rp52,73 miliar dengan total aset sebesar Rp351,39 miliar dan ekuitas Rp245,37 miliar.

Untuk mencapai target tersebut, perusahaan mengandalkan peluang dari meningkatnya anggaran pembangunan dan preservasi jalan nasional, kebutuhan aspal dalam negeri, tingginya permintaan jalan khusus untuk sektor tambang, logistik, dan pelabuhan, serta berkembangnya proyek energi terbarukan seiring implementasi RUPTL 2025-2034.

Strategi utama yang disiapkan meliputi penguatan bisnis pemeliharaan jalan hauling batubara di Sumatera dan Kalimantan, optimalisasi jaringan pabrik aspal industri di Sumatera Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta pengembangan proyek EPC PLTS, PLTS IPP, dan layanan pemeliharaan sektor energi. 

Manajemen menegaskan fokus perusahaan tetap diarahkan pada peningkatan kinerja operasional, penguatan backlog kontrak konstruksi, dan menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Kuartal I 2026, JARR Raih Laba Rp41,33 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) membukukan pendapatan sebesar Rp776,51 miliar pada kuartal pertama 2026. Realisasi tersebut turun 8,55 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp848,93 miliar. Meski demikian, perseroan tetap mampu menjaga profitabilitas dengan membukukan laba bersih sebesar Rp41,33 miliar hingga akhir Maret 2026.

Direktur Utama PT Jhonlin Agro Raya Tbk, Indra Irawan, menyampaikan capaian tersebut dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (17/6/2026). Menurutnya, kinerja perusahaan masih menunjukkan ketahanan di tengah dinamika industri agribisnis dan biodiesel.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp52,99 miliar, sementara EBITDA mencapai Rp128,63 miliar. Adapun laba bruto mencapai Rp142,82 miliar dan laba usaha sebesar Rp77,43 miliar.

Profitabilitas Tetap Terjaga di Tengah Penurunan Pendapatan

Meskipun penjualan mengalami koreksi, JARR dinilai berhasil menjaga efisiensi operasional. Kemampuan perusahaan mempertahankan laba bersih positif menunjukkan bahwa strategi pengelolaan biaya dan operasional berjalan efektif.

Selain itu, sejumlah indikator keuangan menunjukkan kondisi yang semakin sehat. Current ratio tercatat meningkat, mencerminkan kemampuan perusahaan yang lebih baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Gross profit margin juga mengalami perbaikan, yang menandakan meningkatnya efisiensi dalam kegiatan operasional.

Perseroan sebelumnya juga mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 11 persen sepanjang 2025. Di sisi lain, rasio utang terhadap aset maupun ekuitas terus menurun, mengindikasikan ketergantungan terhadap pembiayaan utang yang semakin rendah.

Struktur Keuangan dan Tantangan Bisnis

Per akhir Maret 2026, total aset JARR tercatat sebesar Rp3,96 triliun, sementara total liabilitas turun menjadi Rp2 triliun dari Rp2,10 triliun pada akhir 2025. Di saat yang sama, total ekuitas meningkat menjadi Rp1,96 triliun dari sebelumnya Rp1,92 triliun.

Meski fundamental perusahaan tetap kuat, manajemen mengakui sejumlah tantangan masih membayangi. Di antaranya fluktuasi harga bahan baku TBS dan CPO, perubahan regulasi terkait program biodiesel B35 dan B40, kebijakan levy tax atas produk turunan sawit, serta kewajiban pemenuhan ketentuan free float Bursa Efek Indonesia.

Untuk memenuhi ketentuan free float sebesar 12,5 persen pada 2027 dan 15 persen pada 2028, perusahaan berencana melakukan divestasi bertahap di pasar reguler maupun private placement kepada investor strategis nonafiliasi.

Strategi Meningkatkan Laba pada 2026

Memasuki 2026, JARR menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan laba bersih. Perseroan menargetkan peningkatan utilisasi pabrik biodiesel hingga 60–70 persen guna mendorong volume produksi dan efisiensi operasional.

Selain itu, perusahaan akan meningkatkan kontribusi pasokan CPO internal dari sekitar 17 persen menjadi 20–25 persen dari total kebutuhan bahan baku. Strategi tersebut diharapkan mampu menekan biaya pembelian CPO eksternal dan memperkuat margin usaha.

JARR juga akan memperluas penjualan produk minyak goreng di wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur, serta mengoptimalkan pemanfaatan seluruh sumber daya perusahaan guna meningkatkan produktivitas dan profitabilitas secara berkelanjutan.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Upacara 17 Juni, Kodam XIX Tegaskan Semangat Pengabdian Prajurit


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Upacara Bendera 17-an Bulan Juni di lingkungan Kodam XIX/Tuanku Tambusai tidak hanya menjadi momentum penguatan disiplin dan nasionalisme, tetapi juga ajang apresiasi bagi prajurit yang menunjukkan prestasi dan dedikasi luar biasa. Kegiatan yang dipimpin Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP itu berlangsung di Lapangan Upacara Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Rabu (17/6/2026).

Upacara diikuti seluruh prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Setelah rangkaian kegiatan selesai, Pangdam menyerahkan sejumlah penghargaan kepada personel yang dinilai berhasil mengharumkan nama satuan maupun menunjukkan kepedulian kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas.

Penghargaan untuk Atlet dan Aksi Heroik Prajurit

Salah satu penerima penghargaan adalah Serda (K) Debora Natalia Nainggolan yang sukses meraih Juara II kategori perorangan putri pada Kejuaraan Pencak Silat Militer Antar Satuan TNI Angkatan Darat.

Penghargaan juga diberikan kepada Prada Alfinatra Nasution atas keberanian dan kesigapannya membantu proses evakuasi serta penyelamatan korban saat terjadi kebakaran di Pasar Raya Bangkinang, Kabupaten Kampar.

Menurut jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang melampaui tugas rutin sehari-hari.

Tim Pencak Silat Militer Raih Juara Umum III

Selain penghargaan individu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai turut memberikan apresiasi kepada Tim Pencak Silat Militer (PSM) Kodam XIX/Tuanku Tambusai yang mencatatkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Pencak Silat Militer Antar Satuan TNI Angkatan Darat.

Berkat pencapaian para atletnya, tim berhasil mengamankan posisi Juara Umum III dan membawa nama baik satuan di tingkat nasional.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menegaskan bahwa setiap prestasi maupun tindakan kemanusiaan yang dilakukan prajurit merupakan teladan yang patut dicontoh oleh seluruh personel.

"Prestasi yang diraih maupun tindakan kemanusiaan yang dilakukan para prajurit harus menjadi inspirasi bagi seluruh personel. Teruslah mengabdi dengan disiplin, profesional, dan penuh rasa tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas," tegas Pangdam.

Komitmen Bangun Budaya Berprestasi

Melalui momentum Upacara 17-an, Kodam XIX/Tuanku Tambusai kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya berprestasi di lingkungan satuan. 

Penghargaan yang diberikan diharapkan mampu memotivasi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada bangsa, negara, serta masyarakat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

APINDO Gandeng Queen Máxima Dorong Kesehatan Finansial Pekerja


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
APINDO memperkuat komitmennya dalam mendorong kesehatan finansial pekerja Indonesia melalui kerja sama internasional. Dalam rangkaian APINDO Business Mission to Europe 2026, delegasi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bertemu dengan Queen Máxima, Permaisuri Raja Belanda Willem-Alexander yang juga menjabat sebagai United Nations Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, di Istana Huis ten Bosch, Den Haag, Belanda, pada Jumat (12/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi kelanjutan dari dialog yang telah dibangun sejak kunjungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dipimpin Queen Máxima ke Indonesia pada 2025. Fokus utama pembahasan adalah upaya meningkatkan kesehatan finansial pekerja melalui keterlibatan aktif sektor usaha.

APINDO Usulkan Koalisi Kesehatan Finansial

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani bersama jajaran pengurus menyerahkan concept paper APINDO Financial Health Coalition kepada Queen Máxima. Inisiatif tersebut dirancang sebagai platform kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kesejahteraan ekonomi pekerja dan pelaku usaha.

Shinta menjelaskan bahwa koalisi tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kesehatan finansial pekerja, tetapi juga mendukung penguatan daya tahan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Program ini bertujuan memperkuat kesehatan finansial pekerja, meningkatkan ketahanan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendukung produktivitas tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif serta berkelanjutan,” ujar Shinta dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (17/6/2026).

Workplace Financial Health Academy

Sebagai bagian dari usulan kerja sama, APINDO juga memperkenalkan konsep Workplace Financial Health Academy. Program pelatihan berbasis train-the-trainers tersebut dirancang untuk membangun ekosistem kesehatan finansial yang berkelanjutan di lingkungan kerja.

Melalui program ini, perusahaan diharapkan mampu memberikan edukasi kepada pekerja mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, penggunaan kredit secara bertanggung jawab, pentingnya dana darurat, persiapan pensiun, literasi keuangan digital, hingga pengelolaan tekanan psikologis akibat masalah keuangan.

Dukungan untuk Pembiayaan Inklusif

Selain membahas kesehatan finansial pekerja, APINDO juga menyampaikan dukungannya terhadap implementasi WE Finance Code Indonesia yang mendapat dukungan dari Asian Development Bank (ADB) dan Islamic Development Bank (IsDB).

Menurut Shinta, APINDO yang menjadi salah satu dari sekitar 70 penandatangan dan mitra ekosistem memandang program tersebut sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pembiayaan, khususnya bagi perempuan pelaku usaha. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat inklusi keuangan sekaligus menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan di Indonesia.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Harga Telur Anjlok, Peternak Minta Pemerintah Benahi Data dan Perkuat Penyerapan Pasar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta  
Di tengah melemahnya harga telur ayam ras di tingkat peternak, kalangan peternak rakyat meminta pemerintah segera melakukan pembenahan tata kelola data produksi dan distribusi unggas nasional. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengidentifikasi penyebab utama penurunan harga sekaligus mencegah kerugian yang terus dialami peternak.

Ketua Komunitas Peternak Unggas Nasional (KPUN), Alvino Antonio, mengatakan persoalan harga telur tidak bisa dilepaskan dari ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan. Namun hingga kini, menurutnya, belum tersedia data yang benar-benar akurat untuk memastikan apakah kondisi pasar saat ini memang mengalami kelebihan pasokan (oversupply) atau justru terjadi persoalan distribusi.

"Kalau memang harga telur jatuh, pemerintah harus mendata dulu. Sebenarnya produksi berapa dan kebutuhan pasar berapa. Jadi semuanya bisa terukur," ujar Alvino saat ditemui dalam Indo Livestock 2026 Expo & Forum di Jakarta, Selasa (16/6/2026).

Program MBG Dinilai Perlu Kembali ke Tujuan Awal

Alvino menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejatinya memiliki konsep yang baik karena dirancang untuk menyerap produk peternak dan pelaku usaha kecil secara langsung. Namun dalam implementasinya, ia melihat masih banyak ruang perbaikan agar manfaat ekonomi program tersebut lebih dirasakan peternak rakyat.

Menurut dia, pemerintah perlu memastikan rantai pasok program berjalan sesuai tujuan awal, yakni memperkuat ekonomi lokal dan memberikan akses pasar yang lebih luas bagi produsen pangan di daerah.

"Kalau konsep awalnya untuk menghidupkan UMKM dan produsen lokal, sebaiknya dikembalikan lagi ke tujuan itu," katanya.

Peran Cadangan Pangan Dinilai Belum Maksimal

Selain pembenahan data, Alvino juga mendorong optimalisasi program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk komoditas telur dan daging ayam. Ia menilai kehadiran BUMN pangan seperti ID FOOD dan Berdikari seharusnya mampu menjalankan fungsi stabilisasi harga sebagaimana dilakukan Bulog pada komoditas beras.

Menurutnya, ketika harga berada di bawah titik keekonomian peternak, pemerintah perlu melakukan penyerapan produk. Sebaliknya, saat harga melonjak, stok yang tersedia dapat digunakan untuk operasi pasar.

"Ketika harga jatuh harus ada yang menyerap. Saat harga tinggi bisa dilakukan operasi pasar sehingga harga tetap stabil," ujarnya.

Data Menjadi Kunci Kebijakan

Alvino menegaskan bahwa akar persoalan sektor perunggasan saat ini terletak pada lemahnya sinkronisasi data antara pemerintah pusat dan daerah. Tanpa basis data yang akurat mengenai populasi ternak, produksi telur, dan kebutuhan konsumsi nasional, kebijakan pengendalian pasar berpotensi tidak tepat sasaran.

Karena itu, ia berharap pemerintah memperkuat koordinasi dengan daerah untuk membangun sistem data yang terintegrasi. Dengan data yang valid, pemerintah dapat mengambil langkah antisipatif sebelum gejolak harga semakin merugikan peternak maupun konsumen.

Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto


Share:

KKP Dorong Hilirisasi Rumput Laut untuk Tingkatkan Nilai Ekspor


Duta Nusantara Merdeka | Tangerang  
Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama dalam perdagangan rumput laut dunia. Namun, peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar tidak hanya menjadi pemasok bahan baku bagi negara lain.

Direktur Pemasaran Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Erwin Dwiyana, mengatakan permintaan global terhadap produk turunan rumput laut terus meningkat seiring berkembangnya ekonomi hijau, industri pangan, farmasi, kosmetik, hingga pertanian berkelanjutan.

"Rumput laut mendukung pengurangan emisi karbon, ekonomi sirkular, dan memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat pembudi daya," ujar Erwin dalam talkshow Mendulang Emas Hijau dari Lautan Indonesia di Tangerang, Selasa (16/6/2026).

Produksi dan Perdagangan Global Terus Tumbuh

Data Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) menunjukkan produksi rumput laut global mencapai 34,8 juta ton pada 2022 dengan nilai perdagangan sekitar 2,9 miliar dolar AS. Sementara nilai perdagangan dunia pada 2025 diperkirakan mencapai 3,2 miliar dolar AS dengan tren pertumbuhan rata-rata 5,6 persen sejak 2016.

Menurut Erwin, sekitar 50 persen perdagangan global masih didominasi rumput laut kering sebagai bahan baku industri. Adapun produk olahan berupa karaginan menyumbang sekitar 40 persen, sedangkan agar mencapai 10 persen.

Indonesia Masih Dominan Ekspor Bahan Baku

Indonesia saat ini menempati posisi ketiga eksportir rumput laut dunia setelah Tiongkok dan Korea Selatan. Hingga April 2026, nilai ekspor rumput laut Indonesia mencapai 94,30 juta dolar AS atau tumbuh 3,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski demikian, sebagian besar ekspor ke Tiongkok masih berupa rumput laut kering. Kondisi ini membuat Indonesia belum menikmati nilai tambah optimal dari industri pengolahan.

"Seharusnya kita menguasai ekspor produk turunan rumput laut, bukan hanya bahan bakunya," kata Erwin.

Karaginan, Agar, dan Biostimulan Jadi Pasar Menjanjikan

Erwin memproyeksikan pasar karaginan global meningkat dari 1,1 miliar dolar AS pada 2025 menjadi 1,9 miliar dolar AS pada 2034 dengan pertumbuhan sekitar 6 persen. Permintaan terbesar berasal dari industri makanan dan minuman, disusul farmasi serta kosmetik.

Sementara pasar agar diperkirakan tumbuh 7,2 persen hingga 2034. Adapun sektor biostimulan berbasis rumput laut diprediksi mencatat pertumbuhan tertinggi, mencapai 10,5 persen, dengan nilai pasar meningkat hingga 3 miliar dolar AS.

Menurutnya, tren pertanian organik, kebutuhan produk ramah lingkungan, serta berkembangnya industri kesehatan dan kecantikan akan menjadi pendorong utama permintaan produk turunan rumput laut dalam beberapa tahun mendatang.

Dengan potensi sumber daya yang besar dan pasar global yang terus berkembang, hilirisasi rumput laut dinilai menjadi strategi penting untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperbesar kontribusi sektor kelautan terhadap perekonomian nasional.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Produsen Telur SPF Pertama RI Dukung Kemandirian Vaksin Nasional


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta - Indonesia kini memiliki produsen telur Specific Pathogen Free (SPF) pertama yang beroperasi di dalam negeri. Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kebutuhan bahan baku produksi vaksin unggas sekaligus memperkuat penelitian laboratorium dan sektor kesehatan hewan nasional.

PT Damar Gayatri Jaya (DGJ), unit bisnis peternakan Medion Indonesia yang berlokasi di Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi perusahaan pertama di Tanah Air yang memproduksi telur SPF. Perusahaan yang didirikan pada 2021 tersebut mulai beroperasi pada 2024 dan bekerja sama dengan Gezondheidsdienst voor Dieren B.V. (GD Animal Health) dari Belanda untuk memastikan standar kualitas internasional.

Telur SPF merupakan telur yang berasal dari kawanan unggas yang dipelihara dalam sistem biosekuriti ketat dan telah dinyatakan bebas dari 20 patogen spesifik sesuai standar Farmakope Eropa. Produk ini menjadi bahan baku penting dalam pembuatan vaksin unggas serta berbagai penelitian dan pengujian laboratorium.

Telur SPF Jadi Komponen Penting Produksi Vaksin

Komisaris Medion, Peter Yan, menjelaskan bahwa pengembangan telur SPF merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan industri peternakan nasional.

Menurut dia, perjalanan Medion selama lebih dari lima dekade menjadi fondasi untuk terus berkolaborasi dengan peternak, pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian.

“Forward Together tujuannya agar kami bisa maju bersama peternak, pemerintah maupun universitas yang banyak membantu dalam penelitian,” ujar Peter Yan.

Kurangi Ketergantungan Impor untuk Riset

Peter mengungkapkan, keberadaan produsen telur SPF pertama di Indonesia sangat membantu kebutuhan laboratorium dan lembaga penelitian yang selama ini bergantung pada impor.

Ia menjelaskan bahwa pengadaan telur SPF dari luar negeri kerap menghadapi kendala distribusi, waktu pengiriman, hingga risiko kerusakan produk saat tiba di Indonesia.

“Kalau sudah tersedia di dalam negeri, kebutuhan penelitian puluhan hingga ratusan butir bisa kami penuhi dengan lebih cepat,” katanya.

Peluang Ekspor Mulai Terbuka

Meski sejumlah negara telah menunjukkan minat terhadap produk tersebut, perusahaan masih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan domestik. Pasalnya, sebagian besar produksi masih digunakan untuk mendukung pembuatan vaksin internal serta kebutuhan institusi pemerintah dan laboratorium nasional.

Peter menambahkan, peluang ekspor tetap terbuka di masa mendatang seiring peningkatan kapasitas produksi. Selain memperkuat industri kesehatan hewan nasional, ekspor telur SPF berpotensi memberikan nilai tambah dan devisa bagi perekonomian Indonesia.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Minat Investor Global terhadap Indonesia Meningkat, Pemerintah Percepat Realisasi Proyek


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Minat investor global terhadap Indonesia meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Perkembangan tersebut menjadi salah satu isu utama yang dibahas Presiden Prabowo Subianto saat menerima Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, bersama sejumlah menteri ekonomi Kabinet Merah Putih di Jakarta, Minggu (14/6).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden memperoleh laporan mengenai tingginya ketertarikan investor internasional terhadap berbagai peluang investasi strategis yang sedang dikembangkan pemerintah. Meningkatnya minat tersebut dinilai mencerminkan kepercayaan yang semakin kuat terhadap prospek ekonomi Indonesia serta arah pembangunan yang tengah dijalankan.

Prabowo Dorong Percepatan Realisasi Investasi

Presiden Prabowo menegaskan bahwa peluang investasi yang terus bermunculan harus segera ditindaklanjuti melalui koordinasi yang solid antar-kementerian dan lembaga. Menurutnya, sinergi yang kuat diperlukan agar investasi yang masuk dapat memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemerintah juga menaruh perhatian besar pada percepatan realisasi investasi strategis agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung penciptaan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

Transparansi Jadi Faktor Penting

Selain percepatan investasi, Presiden menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada publik. Transparansi dianggap sebagai elemen penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus menunjukkan capaian pemerintah dalam menarik investasi berkualitas.

“Arahan Presiden jelas, yaitu memastikan setiap peluang investasi strategis dapat dikawal dengan baik, dipercepat realisasinya, serta dikomunikasikan secara transparan kepada masyarakat,” demikian pernyataan BP BUMN yang dikutip dari akun Instagram resminya.

Pemerintah Perkuat Iklim Usaha

Pemerintah menilai investasi sebagai instrumen utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Karena itu, berbagai peluang investasi yang sedang dijajaki akan terus diawasi dan dikawal agar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Di sisi lain, upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, memberikan kepastian kebijakan, serta menciptakan iklim usaha yang kondusif juga terus dilakukan. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi utama di kawasan.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis kepercayaan investor terhadap Indonesia akan terus tumbuh seiring percepatan program strategis nasional dan penguatan fondasi ekonomi jangka panjang.
 
Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Danrem 031/Wira Bima Pimpin Aksi Bersih Lingkungan di Sekolah Kartika Pekanbaru


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Komandan Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han., memimpin langsung kegiatan aksi bersih lingkungan di Sekolah Kartika Pekanbaru, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya menumbuhkan budaya hidup bersih sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Aksi sosial ini melibatkan prajurit TNI, tenaga pendidik, serta para siswa. Mereka bersama-sama membersihkan area sekolah, halaman, saluran drainase, dan lingkungan sekitar guna menciptakan suasana belajar yang sehat, nyaman, dan kondusif bagi proses pendidikan.

Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini

Dalam arahannya, Brigjen TNI Agustatius Sitepu menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas individu, melainkan tanggung jawab bersama yang perlu dibangun sejak usia sekolah.

Menurutnya, lingkungan pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian alam di sekitarnya.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan membangun kesadaran para pelajar bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Lingkungan yang bersih akan mendukung kesehatan, kenyamanan, dan kualitas belajar siswa,” ujar Danrem.

Edukasi Pengelolaan Sampah dan Perilaku Peduli Lingkungan

Selain menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi para siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik serta pembiasaan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Dukungan untuk Dunia Pendidikan

Kepala Sekolah Kartika Pekanbaru menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kontribusi Korem 031/Wira Bima dalam mendukung dunia pendidikan. Menurutnya, keterlibatan TNI dalam kegiatan lingkungan memberikan teladan positif bagi para siswa untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Melalui aksi nyata seperti ini, budaya hidup bersih di lingkungan sekolah diharapkan terus berkembang dan menjadi bagian dari karakter generasi muda Indonesia yang peduli terhadap lingkungan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

CGAS Tebar Dividen Rp7,1 Miliar, Siapkan Tiga Stasiun CNG Baru


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) memutuskan membagikan dividen sebesar 50 persen dari laba bersih tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar tahun ini. Total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp7,1 miliar atau setara Rp4 per saham, sementara sisa laba akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha dan investasi Perseroan.

Selain membagikan keuntungan kepada pemegang saham, emiten energi bersih tersebut juga memasang target pertumbuhan agresif pada 2026. Manajemen membidik pendapatan sebesar Rp879 miliar dan laba bersih Rp23,9 miliar, ditopang peningkatan volume penjualan gas serta ekspansi infrastruktur energi berbasis gas alam.

Target Pendapatan dan Laba Meningkat Tajam

Direktur Utama CGAS, Andika Purwonugroho, mengatakan Perseroan menargetkan pendapatan tumbuh 43,65 persen secara tahunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, laba bersih diproyeksikan naik 68,14 persen seiring meningkatnya utilisasi fasilitas CNG yang dimiliki perusahaan.

“Kami menargetkan pertumbuhan kinerja keuangan sejalan dengan peningkatan volume penjualan menjadi 3.539.000 MMBTU pada 2026, naik 41,83 persen secara tahunan,” ujar Andika dalam Paparan Publik, Senin (15/6/2026).

Menurut dia, strategi pertumbuhan akan difokuskan pada pengembangan bisnis berkelanjutan, peningkatan layanan pelanggan, serta perluasan jaringan distribusi energi gas bagi sektor industri.

Ekspansi CNG dan LNG Jadi Mesin Pertumbuhan

Untuk mendukung target tersebut, CGAS berencana menambah tiga stasiun Compressed Natural Gas (CNG) sekaligus memperkuat ekspansi ke segmen Liquefied Natural Gas (LNG).

Saat ini, Perseroan mengoperasikan enam fasilitas CNG Station dengan total kapasitas 12,2 MMSCFD yang tersebar di Cikarang, Gresik, Waru, Grobogan, Palembang, dan Majalengka. Selain itu, CGAS juga memiliki enam CNG Hub di Bandung, Klaten, Kediri, Malang, Lampung, dan Jombang guna melayani pelanggan yang belum terhubung jaringan pipa gas.

Pada segmen LNG, CGAS telah memiliki fasilitas LNG Station di Karawang, Jawa Barat, dengan kapasitas 1,5 MMSCFD. Secara keseluruhan, kapasitas infrastruktur gas yang dikelola Perseroan mencapai 13,7 MMSCFD.

LNG Komersial Mulai Beroperasi Akhir 2026

Manajemen menargetkan proyek LNG baru dapat beroperasi secara komersial pada kuartal IV/2026. Saat ini, tahapan engineering, procurement, and construction (EPC) masih berlangsung untuk memastikan kesiapan operasional dan pemenuhan standar keselamatan.

Produk LNG CGAS nantinya menyasar pelanggan industri maupun ritel. Beberapa perusahaan yang masuk daftar calon pelanggan potensial antara lain PT Yamaha Motor Parts Manufacturing Indonesia, PT Indo Kordsa Tbk, PT Magnolia Energi Lestari, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, PT Ateja Tritunggal, PT Bumi Marga Konstruksi, serta PT Genthala Arta Mandiri.

Andika menegaskan pengembangan bisnis LNG diyakini mampu memperluas pangsa pasar, memperkuat diversifikasi pelanggan, dan meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan. Strategi tersebut juga diharapkan memperkokoh posisi CGAS sebagai penyedia solusi energi gas terintegrasi bagi sektor industri nasional.

Optimisme tersebut didukung oleh capaian kinerja 2025 yang solid. CGAS membukukan pendapatan Rp611,90 miliar atau tumbuh 20,33 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih Perseroan juga melonjak 62,79 persen menjadi Rp15,88 miliar dari Rp9,76 miliar pada 2024, mencerminkan fundamental usaha yang semakin kuat di tengah ekspansi bisnis energi gas yang terus berlanjut.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Turnamen Sepak Bola Piala Danseskoad 2026 Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda


Duta Nusantara Merdeka | Bandung 
Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) resmi menggelar Turnamen Sepak Bola Piala Danseskoad 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Seskoad. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Melati Mekar Seskoad, Bandung, Senin (15/6/2026), tersebut diikuti lebih dari 120 klub sepak bola kelompok usia dini kategori U-11 dan U-9.

Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Komandan Seskoad Mayjen TNI Dr. Agustinus Purboyo, S.I.P., M.Tr.(Han). Acara itu turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, antara lain H. Umuh Muchtar, Wakil Gubernur Jawa Barat, Ketua KONI Kota Bandung, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Ketua Askot PSSI Kota Bandung, serta para pejabat utama Seskoad.

Seskoad Resmikan Virajati FC

Dalam kesempatan yang sama, Mayjen TNI Agustinus Purboyo meresmikan Virajati FC sebagai klub sepak bola binaan Seskoad. Peresmian ditandai dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol dimulainya pengembangan pembinaan olahraga sepak bola di lingkungan Seskoad.

Kehadiran Virajati FC diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan berkelanjutan bagi atlet muda yang memiliki potensi untuk berkembang menjadi pesepak bola berprestasi pada masa mendatang.

Diikuti Ratusan Atlet Usia Dini

Tingginya jumlah peserta yang mencapai lebih dari 120 klub mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola usia dini. Ratusan atlet muda yang ambil bagian dalam kompetisi ini menjadi gambaran bahwa pembinaan sepak bola akar rumput terus berkembang dan mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Fokus pada Karakter dan Sportivitas

Komandan Seskoad Mayjen TNI Agustinus Purboyo menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter generasi muda.

Menurutnya, melalui kompetisi yang sehat, para peserta dapat meningkatkan kemampuan teknis bermain sepak bola sekaligus belajar mengenai disiplin, sportivitas, kerja sama tim, serta sikap menerima kemenangan maupun kekalahan sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Ia berharap turnamen sepak bola Piala Danseskoad 2026 pembinaan talenta muda dapat melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung lahirnya generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Kekayaan Alam Berlimpah, Mengapa Kepercayaan Investor Menjadi Persoalan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Indonesia kerap disebut sebagai salah satu negara dengan sumber daya alam paling lengkap di dunia. Cadangan minyak, gas, nikel, emas, batu bara, hingga potensi maritim yang besar menjadi modal utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Namun di tengah kelimpahan tersebut, muncul pertanyaan yang semakin sering diperbincangkan kalangan ekonomi dan pelaku pasar: mengapa krisis kepercayaan investor terhadap Indonesia masih menjadi isu yang terus muncul?

Dalam berbagai indikator makroekonomi, Indonesia menunjukkan sejumlah capaian positif. Produk domestik bruto (PDB) terus tumbuh, ekspor komoditas tetap menjadi penopang utama, dan pasar domestik yang besar menawarkan peluang investasi yang menjanjikan.

Kepercayaan Menjadi Faktor Penentu

Meski demikian, banyak pengamat menilai persoalan mendasar saat ini bukan semata terkait ketersediaan sumber daya atau ukuran ekonomi nasional. Faktor yang dianggap jauh lebih penting adalah tingkat kepercayaan terhadap tata kelola pemerintahan, kepastian hukum, serta konsistensi kebijakan.

Bagi investor, keputusan menanamkan modal tidak hanya ditentukan oleh besarnya potensi keuntungan. Mereka juga mempertimbangkan stabilitas regulasi, perlindungan kontrak, independensi lembaga negara, dan kualitas institusi yang menjamin kepastian usaha.

Dalam praktiknya, arus modal global cenderung bergerak menuju negara yang dianggap mampu memberikan rasa aman bagi investasi jangka panjang.

Pasar Membaca Lebih dari Sekadar Angka

Pelaku pasar tidak hanya memperhatikan pertumbuhan ekonomi atau besarnya cadangan sumber daya alam. Mereka juga mencermati kondisi fiskal, kemampuan negara meningkatkan penerimaan, serta efektivitas pengelolaan anggaran.

Ketika muncul ketidakpastian mengenai arah kebijakan atau kualitas tata kelola, sentimen pasar dapat berubah dengan cepat. Dampaknya terlihat pada nilai tukar, pasar saham, hingga keputusan investor untuk menunda atau memindahkan investasinya ke negara lain.

Pentingnya Ruang Kritik dan Evaluasi

Sejumlah pengamat menilai kemampuan menerima kritik menjadi bagian penting dalam proses pembangunan. Kritik berfungsi sebagai mekanisme koreksi agar kebijakan publik dapat dievaluasi secara objektif.

Dalam sejarah banyak negara, kemajuan sering kali lahir dari keberanian mengakui kelemahan dan melakukan perbaikan secara terbuka. Sebaliknya, budaya yang menutup ruang kritik berisiko menciptakan lingkungan yang hanya memperkuat pandangan kelompok tertentu tanpa evaluasi yang memadai.

Pada akhirnya, kekuatan terbesar Indonesia bukan hanya terletak pada kekayaan alam atau besarnya jumlah penduduk. Keunggulan tersebut baru akan menghasilkan manfaat maksimal apabila ditopang oleh kepercayaan publik, kepastian hukum, serta tata kelola yang kredibel.

Kepercayaan merupakan aset yang tidak dapat ditambang, dicetak, maupun dipinjam. Namun dalam ekonomi modern, nilainya sering kali jauh lebih mahal dibandingkan seluruh kekayaan sumber daya alam yang dimiliki suatu negara.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

KKP dan KITB Percepat Penataan Ruang Laut Industropolis Batang


Duta Nusantara Merdeka | Batang
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) memperkuat kolaborasi dalam penataan ruang laut untuk Industropolis Batang. Langkah tersebut dilakukan melalui penyelarasan tata ruang darat dan laut guna mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Sinergi tersebut mencakup pengaturan pemanfaatan wilayah pesisir, pengembangan sistem transportasi, pelabuhan, hingga pengelolaan kawasan pantai yang terintegrasi. Kesepakatan kerja sama antara Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut (PRL) KKP dan PT KITB ditandatangani di Batang, Jawa Tengah, pada 5 Juni 2026.

Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut KKP, Kartika Listriana, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut bertujuan mendukung peningkatan kapasitas ekonomi kawasan secara berkelanjutan sekaligus memastikan pemanfaatan ruang laut berjalan selaras dengan pembangunan industri.

“Saat ini potensi sektor kelautan dan perikanan diarahkan untuk mendukung swasembada pangan, energi, dan hilirisasi sebagai bagian penggerak target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kartika dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (11/6).

Dukung Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja

Menurut Kartika, dukungan KKP sejalan dengan pengembangan KEK Industropolis Batang yang diharapkan mampu mempercepat investasi dan menciptakan lapangan kerja baru. Penataan ruang laut yang terencana juga akan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

“KKP hadir sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah pusat untuk mensinergikan penataan dan pemanfaatan ruang laut di Kawasan Batang dengan KEK Industropolis Batang, memberikan kepastian ruang untuk percepatan investasi dan meningkatkan peran masyarakat,” katanya.

Fokus pada Ekonomi Biru Berkelanjutan

Kerja sama antara KKP dan KITB mencakup sejumlah program strategis, mulai dari penyelenggaraan penataan ruang laut, rehabilitasi dan restorasi ekosistem pesisir, penguatan kapasitas sumber daya manusia, hingga diseminasi informasi terkait kebijakan tata ruang laut.

Industri Pesisir dan Kelestarian Lingkungan

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT KITB, Indri Septa Respati, menilai sinergi antara pemerintah, investor, mitra strategis, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan kawasan industri pesisir yang berdaya saing sekaligus ramah lingkungan.

“Kerja sama ini adalah aksi nyata yang akan memberikan dampak ekonomi konkret bagi masyarakat Batang sekaligus menjaga kelestarian laut Indonesia,” ujar Indri.

Program ini juga sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, yang mendorong penerapan ekonomi biru sebagai fondasi pembangunan sektor kelautan. Melalui penataan ruang laut untuk Industropolis Batang, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi kawasan dapat berjalan beriringan dengan pelestarian ekosistem pesisir dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Wamenaker: Ijazah Saja Tak Lagi Cukup untuk Dunia Kerja


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pemerintah kembali menyiapkan Program MagangHub untuk lulusan siap kerja sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing sumber daya manusia di tengah perubahan kebutuhan industri akibat transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (AI). Program pemagangan nasional tersebut ditujukan bagi lulusan diploma, sarjana, serta fresh graduate yang membutuhkan pengalaman kerja dan peningkatan kompetensi.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa ijazah perguruan tinggi kini bukan lagi satu-satunya faktor yang menentukan peluang seseorang memasuki pasar kerja. Dunia usaha dan industri, menurutnya, semakin mengutamakan keterampilan praktis, kemampuan beradaptasi, dan kompetensi yang dapat dibuktikan secara nyata.

Pernyataan tersebut disampaikan Afriansyah saat memberikan kuliah umum dalam Wisuda Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia) Tahun Akademik 2025–2026 di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (13/6/2026).

“Saat ini kita berada di era transformasi ketenagakerjaan yang bergerak sangat cepat. Dunia industri tidak lagi hanya mencari individu yang memegang selembar ijazah, melainkan mencari sarjana yang cakap dan memiliki kompetensi nyata,” ujar Afriansyah.

MagangHub Jembatani Kesenjangan Keterampilan

Program MagangHub untuk lulusan siap kerja didukung anggaran sebesar Rp4,14 triliun. Program ini dirancang untuk membantu mengatasi kesenjangan keterampilan (skill gap) dan ketidaksesuaian kompetensi (mismatch) antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia industri.

Melalui program tersebut, peserta akan memperoleh berbagai fasilitas, mulai dari uang saku, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, pendampingan mentor profesional, hingga kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional.

Sertifikasi Jadi Nilai Tambah di Pasar Kerja

Afriansyah menilai sertifikasi kompetensi menjadi instrumen penting dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat global.

“Ijazah tidak lagi cukup karena industri tidak lagi bertanya apa ijazah kamu, melainkan apa kompetensimu. Sertifikat kompetensi inilah yang menjadi bukti bahwa tenaga kerja kita memiliki standar kemampuan yang dibutuhkan industri,” tegasnya.

Tantangan Dunia Kerja di Era AI

Meski tingkat pengangguran terbuka Indonesia pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,68 persen, pemerintah menilai tantangan ketenagakerjaan masih cukup besar. Otomatisasi, digitalisasi, dan perkembangan AI mendorong munculnya kebutuhan kompetensi baru yang harus diantisipasi melalui penguatan pelatihan vokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Afriansyah juga mengajak perguruan tinggi memperluas kolaborasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) dan dunia industri agar lulusan lebih siap menghadapi kebutuhan pasar.

“Kampus, pemerintah, dan industri harus bergerak bersama menyiapkan SDM yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini maupun masa depan,” ujarnya.

Di hadapan sekitar 370 wisudawan, Afriansyah mengingatkan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan modal utama pembangunan bangsa. Karena itu, lulusan perguruan tinggi didorong untuk terus meningkatkan keterampilan agar mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional di masa mendatang.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto


Share:

Kemnaker Buka Pelatihan Kaigo dan Pemagangan Jepang 2026


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang 2026 dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub yang terintegrasi dalam ekosistem SIAPkerja. Program ini disiapkan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia sekaligus memperluas akses terhadap peluang kerja di Jepang yang terus berkembang.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan bahwa kedua program tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di pasar kerja global. Peserta akan dibekali keterampilan teknis, kemampuan bahasa Jepang, hingga pemahaman budaya dan etos kerja yang berlaku di negara tujuan.

“Kesempatan kerja global harus diimbangi dengan kesiapan kompetensi yang memadai. Karena itu, Kemnaker terus memperkuat pelatihan vokasi dan pemagangan agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing dan beradaptasi di lingkungan kerja internasional, termasuk di Jepang,” ujar Darmawansyah dalam keterangan resmi Biro Humas Kemnaker, Sabtu (13/6/2026).

Program Pemagangan Jepang Siapkan Pengalaman Kerja Langsung

Melalui Program Pemagangan Jepang 2026, peserta akan mengikuti serangkaian pelatihan pra-keberangkatan, pembelajaran bahasa Jepang, serta peningkatan keterampilan sesuai kebutuhan industri. Setelah menyelesaikan tahapan tersebut, peserta berkesempatan memperoleh pengalaman kerja langsung di berbagai perusahaan Jepang.

Rekrutmen program dilakukan secara bertahap melalui dinas ketenagakerjaan tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang tersebar di berbagai daerah.

Pelatihan Kaigo Buka Peluang di Sektor Perawatan Lansia

Selain pemagangan, Kemnaker juga menghadirkan Pelatihan Kaigo bagi pencari kerja yang ingin berkarier sebagai tenaga perawatan lansia atau caregiver di Jepang. Program ini berlangsung selama enam bulan dengan materi pelatihan bahasa Jepang serta kompetensi pelayanan perawatan sesuai standar yang berlaku di negeri tersebut.

Kebutuhan Tenaga Kaigo Terus Meningkat

Menurut Darmawansyah, sektor perawatan lansia memiliki prospek yang menjanjikan seiring bertambahnya populasi usia lanjut di Jepang.

“Bidang Kaigo menawarkan prospek yang menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga perawatan lansia di Jepang. Kami ingin menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu bersaing pada sektor tersebut,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar hanya mengakses informasi dari kanal resmi pemerintah dan tidak mudah percaya terhadap tawaran kerja ke luar negeri yang menjanjikan proses instan. Seluruh tahapan seleksi dan rekrutmen, kata dia, dilakukan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

Informasi lengkap mengenai pendaftaran Program Pemagangan Jepang 2026, persyaratan administrasi, jadwal seleksi, dan Pelatihan Kaigo dapat diakses melalui platform resmi yang telah disediakan Kemnaker.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Kerja Sama BRICS Percepat Modernisasi Pertanian Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Indore, India 
Kerja sama BRICS untuk modernisasi pertanian Indonesia semakin menguat setelah Pertemuan Menteri Pertanian BRICS Presidensi India 2026 yang berlangsung di Indore, India, pada 12–13 Juni 2026. Forum tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang membuka peluang bagi Indonesia untuk mempercepat transformasi sektor pertanian, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pertemuan yang mengusung tema Building for Resilience, Innovation, Cooperation, and Sustainability itu menghasilkan Deklarasi Bersama yang menegaskan komitmen negara-negara BRICS dalam memperkuat sistem pangan global, mendorong inovasi pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperluas kolaborasi teknologi dan perdagangan sektor pertanian.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Plt Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Ali Jamil, yang mewakili Menteri Pertanian RI. Dalam forum tersebut, Indonesia menegaskan dukungannya terhadap penguatan kerja sama di bidang perbenihan, sarana produksi pertanian, sumber daya genetik tanaman, hingga pengembangan pertanian digital.

“Indonesia sangat menghargai Pertemuan Para Menteri Pertanian BRICS ini sebagai platform penting untuk memperkuat kerja sama menuju sistem pertanian dan pangan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Ali Jamil.

Peluang Modernisasi Pertanian Melalui Teknologi

Salah satu hasil penting dari pertemuan tersebut adalah terbukanya akses yang lebih luas terhadap riset, inovasi, dan alih teknologi melalui BRICS Agricultural Research Platform (BARP). Indonesia juga berpeluang memperkuat kolaborasi dalam pengembangan benih unggul, pupuk, sumber daya genetik tanaman, serta sarana produksi pertanian melalui BRICS AGRIN.

Selain itu, negara-negara BRICS mendorong pemanfaatan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), sistem pemantauan berbasis satelit, dan layanan penyuluhan digital untuk mendukung pertanian yang lebih efisien dan modern.

Dorong Daya Saing Produk Pertanian Nasional

Deklarasi BRICS juga membuka peluang kerja sama dalam bidang keamanan pangan, standar sanitari dan fitosanitari (SPS), serta sertifikasi digital yang dapat memperkuat akses pasar produk pertanian Indonesia di tingkat internasional.

Tak hanya itu, kolaborasi juga mencakup pengembangan teknologi peternakan, kesehatan hewan, perikanan, akuakultur, sistem rantai dingin, hingga pengurangan kehilangan hasil panen untuk meningkatkan nilai tambah bagi petani.

Perkuat Kerja Sama Bilateral

Di sela pertemuan, Indonesia melakukan pertemuan bilateral dengan India dan Afrika Selatan. Bersama Afrika Selatan, Indonesia sepakat memperkuat kerja sama teknis terkait standar mutu dan keamanan pangan serta mempercepat penyelesaian nota kesepahaman bidang pertanian.

Sementara dengan India, pembahasan difokuskan pada peluang penyediaan benih gandum dan bawang putih, program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pertanian digital, serta pengembangan hilirisasi komoditas gambir.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa modernisasi menjadi kunci menghadapi tantangan pangan global. “Modernisasi pertanian menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kita mendorong pertanian berbasis inovasi dan teknologi. Dengan teknologi, produktivitas meningkat, indeks pertanaman naik, biaya produksi turun, dan kesejahteraan petani terdorong meningkat,” tegas Amran.

Melalui kerja sama BRICS untuk modernisasi pertanian Indonesia, pemerintah berharap percepatan swasembada pangan, peningkatan kesejahteraan petani, serta penguatan daya saing sektor pertanian nasional dapat terwujud secara berkelanjutan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Panduan Menulis Lead Feature untuk Jurnalis dan Content Writer


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Teknik menulis lead feature yang menarik menjadi salah satu keterampilan penting dalam dunia jurnalistik. Berbeda dengan berita langsung yang mengutamakan penyampaian fakta secara cepat, feature mengajak pembaca masuk ke dalam cerita melalui pendekatan yang lebih naratif dan humanis. Karena itu, paragraf pertama atau lead memegang peran krusial dalam menentukan apakah pembaca akan melanjutkan membaca atau berhenti di tengah jalan.

Praktik jurnalistik menunjukkan setidaknya ada empat pendekatan umum yang kerap digunakan wartawan untuk membangun lead feature yang kuat, yakni melalui tokoh, aksi, tempat, dan masalah.

Memulai Cerita dari Seorang Tokoh

Pendekatan ini menjadikan satu individu sebagai pintu masuk untuk memahami isu yang lebih luas. Tokoh dipilih karena dianggap mewakili realitas sosial, budaya, ekonomi, atau lingkungan yang sedang diangkat.

Pembaca diajak mengenal kehidupan tokoh terlebih dahulu sebelum masuk ke persoalan utama. Teknik ini banyak digunakan dalam liputan mendalam karena mampu membangun kedekatan emosional sejak awal.

Mengawali dengan Sebuah Aksi

Cara menulis feature berikutnya adalah langsung membawa pembaca ke tengah peristiwa. Tokoh diperkenalkan melalui tindakan yang sedang dilakukan, baik aktivitas sehari-hari maupun bentuk perjuangan yang berkaitan dengan isu yang dibahas.

Pendekatan ini menciptakan suasana dinamis dan memberikan kesan seolah pembaca hadir langsung di lokasi kejadian. Lead yang dibangun dari aksi umumnya efektif untuk cerita investigatif, konflik sosial, atau gerakan masyarakat.

Tempat Sebagai Bagian dari Cerita

Dalam teknik ini, lokasi tidak hanya berfungsi sebagai latar, melainkan menjadi elemen penting yang menjelaskan persoalan. Deskripsi suasana, kondisi lingkungan, maupun karakter wilayah digunakan untuk memperkuat konteks cerita.

Melalui gambaran lokasi yang detail, pembaca dapat memahami situasi yang dihadapi masyarakat tanpa harus dijelaskan secara panjang lebar.

Memulai dari Masalah yang Tersembunyi

Pendekatan lain yang sering dipakai adalah membuka cerita dengan kondisi yang tampak baik, kemudian mengungkap persoalan yang tersembunyi di baliknya. Teknik ini efektif membangun rasa ingin tahu pembaca karena menghadirkan kontras antara harapan dan kenyataan.

Metode tersebut banyak digunakan dalam laporan mengenai pembangunan, lingkungan, ekonomi, hingga kebijakan publik yang memiliki dampak kompleks bagi masyarakat.

Pada akhirnya, tidak ada satu formula baku dalam menulis feature. Namun, pemilihan lead yang tepat akan membantu jurnalis menyampaikan cerita secara lebih hidup, mendalam, dan mudah diingat. Oleh karena itu, memahami teknik menulis lead feature yang menarik menjadi bekal penting bagi siapa pun yang ingin menghasilkan karya jurnalistik berkualitas.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Rahasia Umur Panjang Shigeaki Hinohara hingga 103 Tahun


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Rahasia umur panjang Shigeaki Hinohara terus menjadi bahan pembahasan di kalangan pemerhati kesehatan dan penuaan sehat. Dokter asal Jepang tersebut dikenal tetap aktif bekerja, menulis, dan memberikan kuliah hingga menjelang akhir hayatnya pada usia 103 tahun.

Nama Shigeaki Hinohara bukan sosok biasa di dunia medis Jepang. Selain berprofesi sebagai dokter, ia dikenal luas karena pandangannya mengenai kesehatan yang menempatkan tujuan hidup, kebahagiaan, dan aktivitas bermakna sebagai bagian penting dalam menjaga kualitas hidup. Hinohara meninggal dunia pada 2017 setelah menjalani kehidupan yang produktif hingga usia sangat lanjut.

Filosofi Hidup yang Menjadi Fondasi Kesehatan

Menurut berbagai catatan dan wawancara yang pernah disampaikan Hinohara, salah satu prinsip utama yang ia pegang adalah memiliki alasan untuk bangun setiap pagi. Dalam budaya Jepang, konsep tersebut dikenal dengan istilah "ikigai", yakni tujuan atau makna hidup yang memberi semangat untuk menjalani hari.

Hinohara meyakini bahwa seseorang yang terus memiliki aktivitas bermakna cenderung lebih bersemangat menjaga kesehatan fisik maupun mentalnya. Karena itu, ia memilih tetap bekerja dan berkarya bahkan ketika usianya telah melewati satu abad.

"Orang yang berhenti memiliki tujuan sering kali kehilangan energi untuk terus berkembang," menjadi salah satu pandangan yang kerap dikaitkan dengan filosofi hidupnya.

Pola Makan Sederhana dan Mendengarkan Tubuh

Selain menjaga aktivitas, Hinohara juga dikenal menerapkan pola makan yang sederhana. Ia menekankan pentingnya makan sesuai kebutuhan tubuh dan menghindari kebiasaan makan berlebihan.

Tidak Makan Karena Emosi

Dalam berbagai kesempatan, Hinohara mengingatkan bahwa banyak orang makan bukan karena lapar, melainkan karena stres, bosan, atau tekanan emosional. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat memengaruhi kesehatan dalam jangka panjang.

Ia juga tidak dikenal sebagai penggemar diet ekstrem maupun penggunaan suplemen secara berlebihan. Fokus utamanya adalah menjaga keseimbangan hidup dan mendengarkan sinyal alami tubuh.

Tetap Bahagia dan Menikmati Kehidupan

Prinsip lain yang selalu ditekankan Hinohara adalah pentingnya menikmati hidup. Ia percaya bahwa kegembiraan, tawa, serta hubungan sosial yang positif memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan secara keseluruhan.

Bahkan pada usia 100 tahun, Hinohara masih aktif menulis buku dan berbagi pengetahuan kepada masyarakat. Baginya, umur panjang bukan hanya soal bertahan hidup lebih lama, tetapi juga menjalani hidup dengan penuh makna.

Kisah Shigeaki Hinohara menunjukkan bahwa hidup sehat lansia tidak hanya ditentukan oleh faktor medis semata. Memiliki tujuan hidup, menjaga pola makan, tetap aktif, serta menikmati setiap fase kehidupan menjadi bagian penting dari rahasia umur panjang Shigeaki Hinohara yang masih relevan hingga saat ini.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Demonstrasi Mahasiswa di Sejumlah Kota Desak Evaluasi Kebijakan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Gelombang demonstrasi mahasiswa yang mengkritik kondisi ekonomi dan berbagai kebijakan pemerintah kembali terjadi di sejumlah daerah. Aksi yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi juga menyebar ke Bandung, Semarang, dan Makassar.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menyuarakan keberatan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, pelemahan nilai tukar rupiah, serta meningkatnya harga kebutuhan pokok. Mereka juga mendesak pemerintah menghentikan sejumlah kebijakan yang dinilai membebani masyarakat dan melakukan evaluasi terhadap program prioritas nasional.

Tuntutan Mahasiswa Meluas

Para demonstran menuntut pemerintah menghentikan pemotongan anggaran pada sejumlah sektor serta mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Selain isu ekonomi, massa aksi juga menyoroti dugaan menguatnya praktik militerisme di ruang sipil dan meminta pemerintah lebih terbuka terhadap kritik publik.

Di Jakarta, Jumat (12/6/2026), Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama aliansi mahasiswa dari berbagai kampus menggelar demonstrasi di kawasan pusat ibu kota. Aksi yang semula direncanakan berlangsung di sekitar Bundaran HI akhirnya bergeser ke ruas Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin setelah dilakukan pengalihan lokasi oleh aparat.

Pada hari yang sama, ratusan mahasiswa di Semarang menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah. Mereka meminta pemerintah mengevaluasi program MBG dan mengalihkan sebagian anggarannya untuk kebutuhan yang dianggap lebih mendesak, termasuk subsidi energi.

Sementara itu, mahasiswa di Bandung dan Makassar juga turun ke jalan menyuarakan tuntutan serupa. Fenomena ini memperpanjang rangkaian aksi protes publik yang terjadi sejak beberapa tahun terakhir terkait berbagai kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah.

Pemerintah Minta Kritik Disampaikan Secara Bijak

Menanggapi berbagai aksi tersebut, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Dudung Abdurachman, menegaskan pemerintah tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan pendapat.

"Kritik adalah napas demokrasi yang harus membangun, bukan meruntuhkan. Jangan mencampur kritik dengan provokasi, fitnah, dan adu domba yang dapat merusak persaudaraan kita sebagai bangsa," kata Dudung.

Ia menambahkan pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan guna mewujudkan pembangunan yang lebih kuat, adil, dan bermartabat bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 
Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas LAPK Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perang Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PLN PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang TimurTengah Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini