Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Fadli Zon Akui Akses Rumit, Dana Indonesiaraya 2026 Dirombak


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta 
Menteri Kebudayaan Fadli Zon resmi meluncurkan Dana Indonesiaraya 2026 di Plaza Insan Berprestasi, Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Program ini dirombak untuk menjawab keluhan pelaku budaya terkait akses yang selama ini dinilai rumit dan berbelit.

Peluncuran ini menandai langkah pemerintah menyederhanakan sistem pendanaan kebudayaan sekaligus memperluas jangkauan penerima manfaat di berbagai daerah, termasuk wilayah luar Jawa dan kawasan 3T.

Akses Rumit Diakui, Sistem Kini Disederhanakan

Fadli Zon mengakui bahwa proses pengajuan Dana Abadi Kebudayaan sebelumnya kerap menuai keluhan. Kompleksitas prosedur dinilai menjadi hambatan bagi komunitas budaya untuk mengakses pendanaan.

“Kita menerima sejumlah komplain, terutama karena prosesnya cukup panjang. Ini karena semangat transparansi dan akuntabilitas, tetapi jadi terasa rumit,” ujar Fadli Zon.

Sebagai respons, Kementerian Kebudayaan bersama LPDP melakukan perombakan layanan melalui pengembangan sistem digital terintegrasi. Platform ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran hingga pelaporan.

Dengan sistem baru tersebut, proses pengajuan diharapkan lebih sederhana tanpa mengurangi prinsip transparansi dan ketepatan sasaran. Pendaftaran kini dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi danaindonesiaraya.kemdikbud.go.id.

Selain itu, pemerintah memperkuat peran Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) yang kini telah hadir di 33 provinsi. Lembaga ini diharapkan menjadi penghubung aktif antara pemerintah pusat dan komunitas budaya di daerah.

Cakupan Program Diperluas, Target Penerima Meningkat

Pada 2026, Dana Indonesiaraya mencakup empat program utama dengan total 12 kategori. Program tersebut meliputi fasilitasi komunitas budaya, produksi kegiatan kebudayaan, produksi media, serta program strategis lainnya.

Fasilitasi diberikan untuk memperkuat kelembagaan, interaksi budaya, hingga pelestarian artefak. Sementara produksi kegiatan difokuskan pada festival, pameran, workshop, serta pengembangan sinema Indonesia.

Adapun produksi media diarahkan pada dokumentasi pengetahuan maestro dan objek budaya yang terancam punah, sekaligus mendorong penciptaan karya kreatif lintas generasi.

Fadli Zon menyebut jumlah penerima manfaat ditargetkan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pada periode lalu, sekitar 2.100 penerima terpilih dari lebih dari 2.800 proposal yang masuk.

“Tahun ini kita harapkan lebih meningkat karena program diperluas dan aksesnya dipermudah,” kata Fadli Zon.

Dorong Pemerataan hingga Daerah 3T

Pemerintah juga menekankan pentingnya pemerataan akses pendanaan kebudayaan. Pelibatan 33 BPK menjadi strategi untuk memastikan distribusi program tidak terpusat di wilayah tertentu.

Langkah ini sekaligus menjadi afirmasi bagi daerah luar Jawa dan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar memiliki peluang yang sama dalam mengembangkan ekosistem budaya.

Dana Indonesiaraya 2026 diharapkan tidak hanya menjaga keberlanjutan tradisi, tetapi juga memperkuat daya saing budaya Indonesia di tingkat global.

Pemerintah mengajak seluruh pelaku budaya, mulai dari maestro, komunitas seni, hingga kreator muda, untuk memanfaatkan program ini sebagai momentum memperluas ruang ekspresi dan kolaborasi.

Dengan penyederhanaan sistem dan perluasan cakupan program, Dana Indonesiaraya 2026 diposisikan sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem kebudayaan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Kodam XIX Paparan Konsep Operasi, Perkuat Kesiapsiagaan Wilayah


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Kodam XIX/Tuanku Tambusai menggelar paparan konsep operasi yang dipimpin Pangdam Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.AP., M.M., CHRMP., di Ruang Yudha Makodam, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini menekankan kesiapsiagaan satuan menghadapi dinamika ancaman wilayah.

Sinkronisasi Strategi dan Kesiapan Operasional

Paparan dihadiri para Pejabat Utama (PJU) serta Kepala Badan Pelaksana (Kabalakdam) jajaran Kodam XIX. Forum ini menjadi sarana menyatukan persepsi sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan operasi.

Dalam pemaparannya, disusun kerangka strategi, rencana tindakan, serta pelibatan satuan dalam mendukung tugas pokok Kodam. Penekanan utama diarahkan pada operasi bantuan kepada pemerintah daerah.

Fokus pembahasan mencakup penanganan bencana alam seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, tanah longsor, gempa bumi, hingga tsunami. Selain itu, dibahas pula penanganan konflik sosial dan dukungan penanggulangan pandemi.

Tak hanya itu, kesiapan pengamanan VVIP, pengamanan pulau terluar, hingga penanggulangan aksi terorisme turut menjadi bagian dari skenario operasi yang dirancang.

Sinergi dan Adaptasi Jadi Kunci

Pangdam XIX menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh satuan dalam menghadapi situasi yang cepat berubah. Ia menekankan bahwa perencanaan harus terintegrasi dan adaptif terhadap kondisi lapangan.

“Sinergi antar satuan dan koordinasi lintas instansi menjadi faktor utama keberhasilan operasi,” ujar Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dalam arahannya.

Selain itu, kerja sama dengan instansi terkait, termasuk dalam operasi pencarian dan pertolongan, dinilai krusial untuk mempercepat respons di lapangan.

Melalui paparan ini, seluruh jajaran diharapkan memiliki pemahaman komprehensif terhadap konsep operasi. Dengan demikian, pelaksanaan tugas dapat dilakukan secara profesional, responsif, dan tepat sasaran.

Langkah ini sekaligus memperkuat peran Kodam XIX dalam menjaga stabilitas wilayah dan mendukung pemerintah daerah menghadapi berbagai potensi krisis.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

APINDO: Implementasi WFH dan Energi Harus Adaptif


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mengapresiasi langkah pemerintah merespons tekanan geopolitik global melalui kebijakan energi dan transformasi budaya kerja. Namun, implementasinya dinilai perlu hati-hati agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi nasional.

Implementasi WFH dan Kebijakan Energi Jadi Sorotan

Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani, menyebut dunia usaha memahami arah kebijakan tersebut sebagai upaya mengantisipasi kenaikan harga energi sekaligus mengendalikan konsumsi BBM di tengah ketidakpastian global.

Menurut dia, kebijakan itu juga bertujuan membangun kesadaran krisis atau sense of crisis dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang semakin kompleks.

“Namun, implementasi kebijakan perlu dilakukan secara adaptif, terukur, dan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan agar tetap menjaga produktivitas,” ujar Shinta dalam keterangan tertulis, Rabu (2/3).

APINDO menilai penerapan work from home (WFH) tidak bisa disamaratakan di semua sektor. Setiap perusahaan memiliki karakteristik operasional yang berbeda.

Karena itu, keputusan terkait WFH dinilai lebih efektif jika diserahkan pada masing-masing perusahaan agar tetap relevan dengan kebutuhan bisnis.

“Kebijakan WFH perlu memberikan ruang fleksibilitas, bukan penerapan yang diseragamkan,” katanya.

Risiko Disrupsi hingga Dampak ke Distribusi BBM

APINDO mengingatkan bahwa penyeragaman kebijakan WFH berpotensi menimbulkan disrupsi dan inefisiensi dalam operasional perusahaan.

Selain itu, penerapan WFH pada hari tertentu seperti Jumat justru dikhawatirkan meningkatkan mobilitas masyarakat, sehingga berlawanan dengan tujuan penghematan energi.

Di sisi lain, APINDO mendukung langkah pemerintah dalam melakukan refocusing anggaran kementerian dan lembaga untuk menjaga disiplin fiskal.

Namun, langkah tersebut harus dilakukan secara selektif dan berbasis produktivitas agar tidak mengganggu momentum pertumbuhan ekonomi.

“Refocusing anggaran perlu dilakukan secara lebih terukur agar tetap menjaga stabilitas makroekonomi,” tegas Shinta.

Terkait pembatasan BBM subsidi, APINDO menekankan pentingnya kejelasan definisi dan implementasi teknis di lapangan.

Hal ini dinilai krusial untuk mencegah hambatan distribusi, terutama bagi pelaku usaha dan UMKM yang sangat bergantung pada BBM bersubsidi.

“Kejelasan implementasi teknis menjadi kunci agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi,” ujarnya.

APINDO juga mendorong komunikasi terbuka antara pemerintah dan dunia usaha guna memperkuat sinergi kebijakan.

Menurut Shinta, kolaborasi dalam semangat Indonesia Incorporated menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas serta meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Kodam XIX Gelar Rapat Perencanaan Anggaran 2026


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kodam XIX/Tuanku Tambusai menggelar rapat kerja teknis bidang perencanaan dan anggaran pada Kamis, 2 April 2026. 

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Perencanaan Kodam XIX, Kolonel Arh Antonius Andre Wira K., S.AP., M.Si., dan diikuti pejabat terkait di lingkungan satuan kerja.

Sinkronisasi Program dan Anggaran 2026

Rapat perencanaan anggaran Kodam XIX 2026 ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan dan pelaksanaan program kerja di seluruh satuan. Peserta berasal dari unsur perencanaan serta perbendaharaan.

Melalui kegiatan ini, Kodam mendorong kesamaan visi dalam menyusun rencana kerja yang terukur. Penyamaan persepsi dinilai krusial agar implementasi kebijakan berjalan konsisten di setiap lini organisasi.

Rapat ini juga berfungsi sebagai ruang evaluasi awal terhadap kesiapan program tahun anggaran mendatang. Dengan demikian, potensi kendala dapat diantisipasi sejak tahap perencanaan.

Tekankan Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran

Forum tersebut sekaligus menindaklanjuti kebijakan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI DR Agus Hadi Waluyo, S.AP., MM, CHMRP. Fokus utamanya memastikan seluruh program berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.

“Perencanaan yang matang menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program kerja,” ujar Antonius dalam arahannya pada pembukaan kegiatan, Kamis (2/4/2026).

Ia menegaskan pentingnya koordinasi antarsatuan agar pengelolaan anggaran tidak hanya tepat administrasi, tetapi juga berdampak nyata terhadap pelaksanaan tugas pokok.

Dengan sinergi yang kuat, pelaksanaan anggaran 2026 diharapkan mampu memberikan hasil optimal. Hal ini sekaligus memperkuat kinerja organisasi secara menyeluruh.

Kodam XIX menegaskan komitmennya untuk menjaga tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. Upaya ini dinilai penting untuk menjawab tuntutan efektivitas penggunaan anggaran negara.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Cegah Stroke Usia Muda, Ini Solusinya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kasus stroke pada usia muda menunjukkan tren peningkatan dalam satu dekade terakhir. Studi dalam International Journal of Stroke mencatat kenaikan sekitar 14 persen pada kelompok usia 18–44 tahun di Amerika Serikat.

Di tengah tren tersebut, penelitian jangka panjang menemukan bahwa diet Mediterania dapat menjadi strategi efektif untuk menekan risiko stroke, termasuk pada kelompok usia produktif.

Studi Panjang Ungkap Efektivitas Diet Mediterania

Penelitian yang dipimpin tim peneliti dari Amerika Serikat dan Yunani menunjukkan diet Mediterania berkaitan dengan penurunan risiko stroke secara signifikan.

Studi ini melibatkan 105.614 perempuan di California dengan usia rata-rata 53 tahun. Seluruh peserta tidak memiliki riwayat stroke saat penelitian dimulai.

Peneliti menilai kepatuhan peserta terhadap diet Mediterania menggunakan skor nol hingga sembilan. Semakin tinggi skor, semakin konsisten pola makan yang dijalankan.

Sekitar 30 persen peserta berada pada kelompok skor tertinggi, sementara 13 persen berada pada kelompok skor terendah. Sisanya berada pada kategori menengah.

Setelah pemantauan rata-rata selama 21 tahun, kelompok dengan skor tertinggi tercatat memiliki risiko stroke 18 persen lebih rendah dibanding kelompok terendah.

Pola Makan Nabati dan Lemak Sehat Jadi Kunci

Diet Mediterania menekankan konsumsi makanan berbasis nabati, seperti sayuran, buah, kacang, dan biji-bijian, serta penggunaan minyak zaitun sebagai sumber lemak utama.

Hasil penelitian menunjukkan kelompok dengan kepatuhan tinggi terhadap diet ini memiliki risiko stroke iskemik 16 persen lebih rendah dan stroke hemoragik 25 persen lebih rendah.

Analisis juga telah memperhitungkan faktor lain yang memengaruhi risiko stroke, termasuk kebiasaan merokok dan tekanan darah tinggi.

“Stroke merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan. Sangat menggembirakan bahwa perbaikan pola makan dapat membantu menurunkan risiko penyakit ini,” ujar Sophia Wang, penulis utama penelitian.

Temuan ini memperkuat peran pola makan sehat sebagai faktor penting dalam pencegahan stroke, khususnya di usia muda yang kini semakin rentan.

Diet Mediterania dinilai tidak hanya menjaga kesehatan jantung, tetapi juga menjadi langkah preventif yang relevan dalam menghadapi tren peningkatan stroke global.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Studi Ungkap Diet Tinggi Protein Tak Rusak Ginjal Sehat


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta,,
Isu tentang diet tinggi protein merusak ginjal masih dipercaya luas. Namun, sejumlah penelitian epidemiologis terbaru menunjukkan bahwa pada individu sehat, konsumsi protein tinggi tidak terbukti menurunkan fungsi ginjal.

Kajian berjudul Dietary Protein, Kidney Function and Mortality oleh Giancarlo Bilancio dan tim menegaskan, tidak ada bukti kuat bahwa asupan protein tinggi berdampak negatif pada ginjal sehat.

Studi Ilmiah Bantah Mitos Lama Protein dan Ginjal

Sejumlah studi jangka panjang menemukan bahwa konsumsi protein tinggi tidak menyebabkan penurunan fungsi ginjal pada orang sehat. Temuan ini sekaligus membantah anggapan lama dalam dunia diet.

Mitos tersebut muncul karena pasien dengan penyakit ginjal memang disarankan membatasi protein. Namun, rekomendasi ini bersifat spesifik dan tidak berlaku untuk individu tanpa gangguan ginjal.

Saat mengonsumsi protein, ginjal bekerja lebih aktif untuk memproses metabolisme. Namun, penelitian menunjukkan kondisi ini merupakan respons fisiologis normal, bukan tanda kerusakan organ.

Manfaat Diet Tinggi Protein dan Batas Aman Konsumsi

Meta-analisis menunjukkan diet tinggi protein memiliki sejumlah manfaat, terutama dalam menjaga massa otot, meningkatkan rasa kenyang, serta membantu penurunan berat badan.

Efek ini akan lebih optimal jika dikombinasikan dengan latihan kekuatan atau strength training. Kombinasi tersebut mendukung komposisi tubuh yang lebih sehat.

Meski demikian, asupan protein berlebihan tanpa diimbangi hidrasi cukup dan pola makan seimbang tidak memberikan manfaat tambahan signifikan. Kualitas sumber protein juga menjadi faktor penting.

Banyak penelitian merekomendasikan konsumsi protein sekitar 1,6 hingga 2,2 gram per kilogram berat badan per hari, terutama bagi individu yang aktif berolahraga.

Secara keseluruhan, protein bukanlah ancaman bagi ginjal pada orang sehat. Nutrisi ini justru berperan penting dalam menjaga metabolisme, massa otot, dan komposisi tubuh.

Kunci utamanya adalah konsumsi dalam jumlah tepat, memilih sumber protein berkualitas, serta tetap menjaga pola makan seimbang dan aktivitas fisik teratur.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 
Share:

HUT Persit ke-80, Ziarah TMP Pekanbaru Jadi Momentum Refleksi


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Dalam rangka peringatan HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Persit KCK PD XIX/TT Ny Yulia Agus Hadi Waluyo memimpin ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Pekanbaru, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai perjuangan sekaligus memperkuat semangat pengabdian bagi anggota Persit dan prajurit TNI AD.

Ziarah TMP Pekanbaru Peringatan HUT ke-80 Persit

Prosesi ziarah berlangsung khidmat dengan diawali upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan yang gugur demi kemerdekaan bangsa.

Dalam suasana penuh penghormatan, Ny Yulia Agus Hadi Waluyo memimpin langsung peletakan karangan bunga di tugu makam pahlawan.

Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti prosesi tabur bunga sebagai simbol penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan.

Momen tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat perjuangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang mencerminkan kebersamaan dan kekompakan anggota Persit KCK PD XIX/TT.

Dukungan Persit pada Prajurit Kodam XIX/TT

Usai ziarah, rombongan melanjutkan agenda dengan menghadiri Laporan Korps Kenaikan Pangkat prajurit Kodam XIX/TT di Aula Kaharudin.

Kehadiran Ketua Persit menjadi bentuk dukungan moral sekaligus apresiasi kepada prajurit yang menunjukkan dedikasi dan kinerja terbaik.

Momentum ini menegaskan peran Persit dalam mendampingi serta memperkuat semangat prajurit dalam menjalankan tugas negara.

Melalui rangkaian kegiatan HUT ke-80 ini, nilai pengabdian dan loyalitas diharapkan terus terinternalisasi dalam setiap anggota Persit.

Semangat juang para pahlawan juga diharapkan menjadi inspirasi berkelanjutan bagi prajurit TNI AD dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

TNI Diserang di Lebanon, Pemerintah Desak PBB Bertindak Tegas


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan pemerintah menuntut investigasi menyeluruh atas insiden yang menewaskan dan melukai prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon.

Pemerintah juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan penyelidikan cepat, transparan, dan komprehensif guna memastikan akuntabilitas pelaku tanpa pengecualian hukum.
 
Pemerintah Desak Investigasi Serangan TNI di Lebanon

Djamari Chaniago menyatakan serangan berulang terhadap personel Indonesia merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dalam konteks misi perdamaian internasional.

Menurut dia, insiden tersebut mencerminkan lemahnya komitmen pihak-pihak bertikai dalam menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian di wilayah konflik.

“Pemerintah menuntut agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, transparan, dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujar Djamari dalam keterangan resminya.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada kekebalan bagi pihak yang terbukti bertanggung jawab atas serangan terhadap prajurit TNI.

Selain itu, pemerintah mendorong Dewan Keamanan PBB untuk mengambil langkah tegas dan konsisten dalam menindaklanjuti hasil investigasi tersebut.

Penguatan Koordinasi dan Keamanan Personel TNI

Sejalan dengan tuntutan investigasi, Kemenko Polkam akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga terkait misi perdamaian.

Langkah ini dilakukan melalui sinergi bersama Kementerian Pertahanan, TNI, serta Kementerian Luar Negeri untuk meningkatkan perlindungan personel di daerah konflik.

Kemenko Polkam sebagai Pengarah Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP) juga akan melakukan evaluasi terhadap protokol keamanan yang berlaku.

Peninjauan ulang ini mencakup penyesuaian strategi pengamanan berdasarkan dinamika situasi di wilayah Lebanon selatan yang terus berkembang.

Pemerintah berharap langkah ini mampu meminimalkan risiko dan menjamin keselamatan prajurit Indonesia dalam menjalankan tugas perdamaian dunia.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Kodam XIX TT Gelar Kenaikan Pangkat Pamen, Ini Pesan Pangdam


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Kodam XIX/Tuanku Tambusai menggelar kenaikan pangkat Pamen Kodam XIX Tuanku Tambusai April 2026 di Gedung Kaharuddin Nasution, Makodam XIX/TT, Rabu (01/04/2026). Kegiatan dipimpin Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo SAP MM CHRMP.

Sebanyak 52 perwira menengah resmi memperoleh kenaikan pangkat terhitung mulai 1 April 2026. Acara dihadiri pejabat utama serta jajaran perwira Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Rangkaian Kenaikan Pangkat Pamen 

Kodam XIX Tuanku Tambusai
Prosesi berlangsung tertib dan khidmat, diawali penghormatan pasukan kepada pimpinan acara. Kegiatan dilanjutkan dengan laporan perwira tertua dan laporan resmi perwakilan perwira penerima kenaikan pangkat.

Perwakilan tersebut yakni Kolonel Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos., Letkol Inf Andy Supartono, S.S.T.Han., S.I.P., serta Mayor Kav Angga Prawira, S.T.Han. Ketiganya mewakili jenjang kenaikan pangkat berbeda.

Secara keseluruhan, kenaikan pangkat mencakup tiga perwira menjadi Kolonel, 14 perwira menjadi Letkol, serta 35 perwira naik menjadi Mayor. Kenaikan ini merupakan bentuk penghargaan atas kinerja dan pengabdian.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penghormatan akhir, laporan perwira acara, serta sesi pemberian ucapan selamat. Suasana berlangsung hangat melalui foto bersama dan ramah tamah.

Pesan Pangdam: Profesionalisme dan Integritas

Dalam sambutannya, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo SAP MM CHRMP menegaskan bahwa kenaikan pangkat harus dimaknai sebagai amanah dan tanggung jawab negara.

“Kenaikan pangkat adalah bentuk kepercayaan negara yang harus dijawab dengan kinerja terbaik,” ujar Agus Hadi Waluyo dalam keterangan resminya, Rabu (01/04/2026).

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme, integritas, serta kepedulian terhadap anggota di satuan. Hal tersebut dinilai krusial untuk menjaga soliditas organisasi.

Menurut Pangdam, hubungan yang kuat antara pimpinan dan anggota akan mendorong efektivitas pelaksanaan tugas. Dengan demikian, kontribusi nyata terhadap keberhasilan tugas pokok TNI AD dapat terus ditingkatkan.

Penegasan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Kodam XIX/Tuanku Tambusai agar tetap adaptif dan profesional.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Pemerintah Dorong Percepatan Perbaikan Tata Kelola RSUD Yowari Papua


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Jayapura menyepakati langkah konkret dalam perbaikan tata kelola RSUD Yowari Papua. Kesepakatan ini dicapai dalam rapat koordinasi daring dari Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Rapat dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk dan dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Pembenahan Tata Kelola RSUD Yowari Papua

Ribka Haluk menilai koordinasi lintas sektor berjalan efektif dalam mendorong percepatan pembenahan layanan kesehatan di Papua, khususnya di RSUD Yowari.

“Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan sangat baik, melibatkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, BPJS, PMI, hingga Polres Jayapura,” ujar Ribka.

Dalam rapat tersebut, terungkap sejumlah persoalan krusial di RSUD Yowari. Pasien dilaporkan tertahan hingga lima hari di IGD, disertai masalah sanitasi, ketidaksesuaian penanganan medis, serta lemahnya sistem rujukan antar rumah sakit.

Menindaklanjuti hal itu, Kementerian Kesehatan menugaskan RSUP Dr. Sardjito untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Evaluasi mencakup empat aspek utama, yakni keuangan, pelayanan medik, sumber daya manusia, serta operasional rumah sakit.

Ribka menegaskan, pemerintah pusat juga membuka peluang bantuan alat kesehatan dan peningkatan kapasitas tenaga medis melalui pelatihan.

Dampak dan Strategi Perbaikan Layanan Kesehatan

Pemerintah Provinsi Papua menyatakan komitmennya membenahi persoalan dari hulu. Salah satu langkah strategis adalah mendorong kolaborasi dengan rumah sakit swasta dan TNI untuk distribusi pasien.

Selain itu, kerja sama dengan Universitas Cenderawasih dioptimalkan guna menjamin ketersediaan tenaga medis di wilayah Papua.

“Semangat Gubernur sangat tinggi, termasuk rencana pembangunan rusun bagi tenaga kesehatan dan keluarga pasien,” kata Ribka.

Masalah lahan juga menjadi perhatian serius. Ribka meminta sertifikasi tanah RSUD Yowari diselesaikan tahun ini agar tidak menghambat pembangunan infrastruktur kesehatan.

Dari sisi keamanan, Polres Jayapura telah menempatkan enam personel dan membangun pos pengamanan di area rumah sakit untuk menjaga ketertiban.

Sementara itu, Kementerian Sosial tengah menyesuaikan data desil dan mendorong reaktivasi peserta BPJS Kesehatan yang terdampak kebijakan nasional.

Ribka menegaskan, Kemendagri akan terus mengawal proses perbaikan secara menyeluruh hingga implementasi di lapangan berjalan efektif.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Rakernis Operasi 2026 Kodam XIX Fokus Tingkatkan Kesiapsiagaan


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Kodam XIX/Tuanku Tambusai menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Operasi Tahun Anggaran 2026 di Gedung Kaharuddin Nasution, Makodam XIX, Rabu (31/03/2026). 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis menyatukan persepsi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan operasi di wilayah.

Rakernis tersebut diikuti pejabat dan unsur terkait di lingkungan Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Forum ini diarahkan untuk memperkuat koordinasi lintas satuan serta memastikan kesiapan menghadapi dinamika tugas ke depan.

Penguatan Sinergi dan Perencanaan Operasi

Asisten Operasi Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Onel Inf Rendra Dwi Ardhani S.E., M.Han menegaskan pentingnya sinergi antar satuan dalam setiap pelaksanaan tugas operasi. Ia menilai koordinasi yang solid menjadi kunci keberhasilan di lapangan.

Selain itu, ketelitian dalam setiap tahapan perencanaan juga ditekankan sebagai faktor krusial. Menurutnya, perencanaan yang matang akan menghasilkan langkah operasional yang lebih terukur dan efektif.

“Kesiapsiagaan satuan harus terus ditingkatkan agar mampu merespons dinamika wilayah secara cepat dan tepat,” ujar Rendra dalam arahannya.

Strategi Operasi 2026 dan Dampaknya

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan kebijakan strategis bidang perencanaan, latihan, dan operasi Tahun Anggaran 2026. Materi ini menjadi acuan utama dalam menyusun langkah taktis di seluruh jajaran.

Paparan tersebut mencakup penyesuaian strategi operasi terhadap tantangan aktual di wilayah. Hal ini bertujuan memastikan setiap satuan memiliki panduan yang jelas dalam menjalankan tugas pokok.

Melalui Rakernis ini, Kodam XIX/Tuanku Tambusai menargetkan terciptanya kesamaan pola pikir dan pola tindak di seluruh jajaran. Dengan demikian, pelaksanaan operasi diharapkan berjalan lebih optimal, terarah, dan terpadu.

Upaya ini sekaligus memperkuat peran TNI AD dalam menjaga stabilitas wilayah melalui perencanaan operasi yang sistematis dan responsif terhadap perkembangan situasi.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Perut Buncit Bisa Picu Penyakit, Kenali Tanda Berbahaya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Perut buncit bukan sekadar persoalan penampilan, tetapi dapat menjadi indikator gangguan kesehatan serius. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan lemak visceral yang berisiko memicu penyakit seperti diabetes, jantung, dan stroke, serta sering luput disadari hingga terlambat ditangani.

Perut Buncit Fase Bahaya dan Risiko Kesehatan

Penumpukan lemak di area perut disebut sebagai “bom waktu” karena berkaitan erat dengan gangguan metabolisme tubuh. Lemak visceral yang menyelimuti organ dalam dapat mengganggu fungsi normal tubuh secara bertahap.

Kondisi ini tidak selalu disertai gejala awal yang jelas. Banyak orang baru menyadari risiko kesehatan tersebut ketika komplikasi mulai muncul, seperti tekanan darah tinggi atau gangguan gula darah.

Padahal, tubuh memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri jika diimbangi dengan pola makan sehat dan gaya hidup yang tepat. Perubahan sederhana dapat membantu menstabilkan metabolisme dan menurunkan lemak tubuh.

5 Tanda Perut Buncit Sudah Masuk Fase Bahaya

Terdapat sejumlah indikator yang dapat dikenali sejak dini. Tanda-tanda ini sering dianggap sepele, padahal menunjukkan risiko kesehatan yang lebih besar.

Pertama, lingkar perut yang terus membesar menjadi sinyal utama. Pada wanita, ukuran di atas 80 cm dan pria di atas 90 cm menunjukkan potensi gangguan metabolisme.

Kedua, rasa begah disertai sesak napas. Lemak berlebih dapat menekan diafragma sehingga pernapasan menjadi lebih pendek dan tubuh cepat lelah saat beraktivitas.

Ketiga, perubahan warna kulit di leher belakang menjadi lebih gelap. Kondisi ini dikenal sebagai acanthosis nigricans dan sering dikaitkan dengan resistensi insulin.

Keempat, tekanan darah yang mulai meningkat. Lemak perut berlebih dapat memicu gangguan metabolisme yang berujung pada risiko penyakit jantung.

Kelima, kebiasaan mendengkur saat tidur. Penumpukan lemak di area leher dapat menyempitkan saluran napas dan meningkatkan risiko sleep apnea.

Dampak dan Upaya Pencegahan

Perut buncit fase bahaya perlu ditangani sejak dini untuk mencegah komplikasi lebih serius. Pola makan seimbang dan aktivitas fisik rutin menjadi kunci utama.

Selain itu, menjaga kualitas tidur dan mengelola stres juga berperan penting dalam menstabilkan hormon tubuh. Perubahan gaya hidup secara konsisten dapat membantu tubuh melakukan “reset” metabolisme.

Kesadaran terhadap tanda-tanda awal menjadi langkah penting agar risiko penyakit dapat ditekan sebelum berkembang lebih jauh.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Obesitas dan Lemak Visceral Tingkatkan Risiko Fatty Liver


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Risiko fatty liver akibat lemak visceral berlebih perlu diwaspadai masyarakat, terutama pada mereka dengan obesitas dan pola hidup tidak sehat. Kondisi ini kerap muncul tanpa gejala jelas, namun berpotensi berkembang menjadi gangguan hati serius jika tidak ditangani sejak dini.

Fatty liver atau perlemakan hati terjadi akibat penumpukan lemak di organ hati. Kondisi ini tidak hanya dialami oleh peminum alkohol, tetapi juga individu dengan lemak visceral tinggi, pola makan buruk, dan minim aktivitas fisik.

Lemak Visceral Tinggi Jadi Pemicu Utama

Fatty liver terbagi menjadi dua jenis, yakni Alcoholic Fatty Liver (AFL) akibat konsumsi alkohol berlebih, serta Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) yang terjadi tanpa kaitan alkohol.

NAFLD menjadi jenis yang paling umum, terutama pada individu dengan obesitas, kelebihan lemak visceral, konsumsi gula berlebih, serta gaya hidup sedentari. Kondisi ini sering tidak disadari karena gejalanya cenderung ringan.

Lemak visceral yang menumpuk di sekitar organ dalam berperan besar dalam memicu fatty liver. Lemak ini dapat menyebabkan peradangan kronis, mengganggu keseimbangan hormon, serta meningkatkan resistensi insulin.

Akibatnya, metabolisme tubuh terganggu dan memicu penumpukan lemak di hati secara perlahan. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memperburuk kesehatan organ vital.

Risiko Komplikasi dan Cara Pencegahan

Jika tidak ditangani, fatty liver dapat berkembang menjadi peradangan hati, fibrosis, hingga sirosis yang bersifat permanen. Risiko penyakit lain seperti diabetes dan gangguan jantung juga ikut meningkat.

Gejala yang muncul umumnya tidak spesifik, seperti mudah lelah, rasa tidak nyaman di perut, serta peningkatan enzim hati yang sering baru terdeteksi melalui pemeriksaan medis.

Upaya pencegahan menjadi langkah krusial untuk menekan risiko. Masyarakat disarankan menjaga pola makan seimbang, rutin berolahraga, serta mengontrol berat badan agar tetap ideal.

Selain itu, konsultasi medis secara berkala penting dilakukan, terutama bagi individu dengan faktor risiko tinggi seperti obesitas dan gaya hidup tidak aktif.

Kesadaran terhadap bahaya lemak visceral berlebih menjadi kunci utama dalam mencegah fatty liver berkembang ke tahap yang lebih serius.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Waspadai Nyeri Berbahaya saat Lebaran, Jangan Diabaikan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Nyeri berbahaya yang sering diabaikan saat lebaran perlu diwaspadai masyarakat. Di tengah aktivitas silaturahmi, banyak orang cenderung menunda pemeriksaan meski merasakan keluhan yang berpotensi serius.

Padahal, sejumlah jenis nyeri bisa menjadi sinyal awal gangguan kesehatan berat. Penanganan yang terlambat berisiko memperparah kondisi hingga membutuhkan tindakan medis lanjutan.

Jenis Nyeri Berbahaya yang Sering Diabaikan

Nyeri dada menjadi salah satu gejala yang tidak boleh dianggap ringan. Rasa tertekan yang menjalar ke lengan, leher, atau rahang dapat mengindikasikan serangan jantung.

Sakit kepala hebat yang datang mendadak juga perlu diwaspadai. Kondisi ini, terutama jika disertai mual atau gangguan penglihatan, dapat berkaitan dengan stroke atau pecah pembuluh darah.

Nyeri saat bernapas, seperti rasa sakit di dada saat menarik napas atau sesak, bisa menjadi tanda infeksi paru atau gangguan serius lainnya.

Selain itu, nyeri perut tajam yang semakin parah, terutama jika disertai demam atau muntah, dapat mengarah pada radang usus buntu atau masalah organ dalam.

Nyeri punggung yang menjalar ke kaki dan disertai mati rasa juga patut diwaspadai. Gejala ini sering dikaitkan dengan saraf terjepit yang memerlukan penanganan medis.

Keluhan lain yang kerap diabaikan adalah nyeri gigi berkepanjangan. Rasa berdenyut yang tidak kunjung hilang hingga menyebabkan pembengkakan bisa menandakan infeksi serius.

Pada perempuan, nyeri haid ekstrem hingga mengganggu aktivitas juga tidak boleh diabaikan. Kondisi ini dapat menjadi indikasi gangguan seperti endometriosis.

Langkah Penanganan dan Pencegahan

Untuk mengurangi risiko, masyarakat disarankan tidak mengabaikan nyeri yang berlangsung lebih dari tiga hari. Mengenali lokasi dan karakter nyeri menjadi langkah awal yang penting.

Penggunaan obat sebaiknya tidak dilakukan sembarangan tanpa diagnosis yang jelas. Penanganan yang tidak tepat justru berpotensi memperburuk kondisi kesehatan.

Kompres dingin atau hangat dapat digunakan sesuai jenis nyeri. Namun, istirahat yang cukup tetap menjadi faktor utama dalam proses pemulihan tubuh.

Jika nyeri semakin parah atau disertai gejala lain, pemeriksaan ke dokter harus segera dilakukan. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi yang lebih serius.

Nyeri berbahaya yang sering diabaikan saat lebaran dapat berdampak serius jika tidak ditangani tepat waktu. Kesadaran mengenali gejala dan respons cepat menjadi kunci menjaga kesehatan.

Penulis Lakalim Adalin 
Editor Arianto 

Share:

Sunarto Soroti Integritas Peradilan ASEAN dan Well-being Hakim


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H., menegaskan pentingnya integritas peradilan dalam forum regional ASEAN. Pernyataan itu disampaikan dalam Opening Ceremony Judicial Well-Being Workshop for ASEAN Judges di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Senin (30/3).

Dalam forum tersebut, Sunarto menekankan bahwa integritas menjadi fondasi utama dalam menegakkan rule of law sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Integritas Peradilan dan Tantangan Hakim Modern

Sunarto menyatakan integritas tidak cukup dibangun melalui regulasi, pengawasan, atau standar etik semata. Menurutnya, faktor utama terletak pada ketahanan atau resiliensi hakim menghadapi tekanan kompleks.

Ia menguraikan, hakim saat ini menghadapi beban perkara yang tinggi serta kompleksitas kasus modern. Tekanan administratif, substantif, hingga psikologis menjadi tantangan yang tidak terpisahkan.

Selain itu, hakim juga harus menangani bukti-bukti sensitif dan traumatis, serta menghadapi ekspektasi publik yang terus meningkat terhadap kualitas putusan.

“Aspek well-being dinilai perlu mendapat perhatian serius sebagai bagian integral dari sistem peradilan,” ujar Sunarto dalam forum tersebut.

Well-Being, Tekanan Global, dan Perspektif Gender

Sunarto menjelaskan bahwa penguatan well-being hakim sejalan dengan Nauru Declaration 2024 yang menempatkan kesejahteraan hakim sebagai fondasi kualitas layanan peradilan.

Ia juga menyinggung Manila Statement 2025 yang mengidentifikasi ancaman serius terhadap integritas peradilan, termasuk tekanan politik dan jejaring korupsi lintas negara.

“Dalam konteks ini, penguatan integritas harus berjalan beriringan dengan upaya perlindungan terhadap hakim,” tegasnya.

Workshop ini menjadi ruang dialog multilateral antar lembaga peradilan di kawasan ASEAN. Peserta didorong bertukar praktik terbaik serta membangun lingkungan kerja yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Sunarto juga menyoroti pentingnya perspektif gender. Ia menyebut hakim perempuan menghadapi tantangan berlapis, mulai dari stereotip hingga hambatan struktural, sehingga diperlukan kebijakan yang lebih inklusif.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Council of ASEAN Chief Justices, United Nations Office on Drugs and Crime, serta badan peradilan di Bali di bawah koordinasi Pengadilan Tinggi Denpasar.

Workshop ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret untuk memperkuat integritas peradilan ASEAN. Pendekatan yang mengintegrasikan well-being dan perlindungan hakim dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan publik.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Atasi Mudah Lupa dengan Teknik Kurva Ebbinghaus


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Cara mengatasi mudah lupa menurut kurva lupa Ebbinghaus menjadi sorotan dalam studi memori modern. Psikolog Jerman, Hermann Ebbinghaus, menemukan manusia dapat melupakan hingga 70 persen informasi dalam 24 jam tanpa pengulangan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa lupa bukan kelemahan individu, melainkan mekanisme alami otak dalam menyaring informasi. Karena itu, diperlukan strategi khusus agar informasi penting dapat bertahan lebih lama dalam ingatan.

Teknik Efektif Mengatasi Mudah Lupa

Salah satu metode yang terbukti efektif adalah active recall. Teknik ini mendorong individu mengingat kembali informasi tanpa melihat catatan, sehingga memperkuat jalur memori di otak.

Berbeda dengan membaca berulang, pendekatan ini menuntut otak bekerja aktif. Proses mengingat kembali justru memperdalam pemahaman dan meningkatkan daya simpan informasi.

Metode berikutnya adalah spaced repetition, yakni mengulang materi dalam jeda waktu tertentu. Pola ini memberi ruang bagi otak untuk memproses dan memindahkan informasi ke memori jangka panjang.

Pengulangan bertahap, mulai dari satu jam hingga beberapa minggu, terbukti meningkatkan retensi. Teknik ini banyak digunakan dalam sistem pembelajaran modern berbasis sains kognitif.

Pendekatan Visual dan Fisik untuk Memperkuat Ingatan

Selain itu, teknik method of loci memanfaatkan kekuatan memori spasial manusia. Informasi ditempatkan secara imajinatif dalam lokasi tertentu, seperti ruangan atau rumah, untuk memudahkan recall.

Pendekatan ini menghubungkan data abstrak dengan struktur yang sudah dikenal otak. Metode tersebut bahkan digunakan oleh para juara dunia dalam kompetisi daya ingat.

Faktor fisik juga berperan penting dalam kemampuan mengingat. Aktivitas olahraga ringan sebelum belajar dapat meningkatkan produksi BDNF, protein yang mendukung pertumbuhan sel saraf.

BDNF membantu memperkuat koneksi di hippocampus, bagian otak yang berperan dalam pembentukan memori. Dengan kondisi otak yang optimal, proses belajar menjadi lebih efektif.

Teknik lain yang tak kalah penting adalah elaborative encoding atau jangkar memori. Informasi baru dikaitkan dengan pengalaman atau pengetahuan yang sudah dimiliki sebelumnya.

Semakin banyak koneksi yang terbentuk, semakin mudah otak mengakses kembali informasi tersebut. Pendekatan ini mempercepat proses pengingatan sekaligus meningkatkan ketahanan memori.

Cara mengatasi mudah lupa menurut kurva lupa Ebbinghaus menekankan kombinasi teknik kognitif dan kondisi fisik. Dengan strategi yang tepat, informasi dapat disimpan lebih lama dan diakses lebih mudah.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Cara Efektif Kurangi Lemak Perut Usia 40, Ini Kuncinya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Cara efektif mengurangi lemak perut usia 40 tahun ke atas menjadi perhatian banyak orang seiring perubahan metabolisme tubuh. Pola makan, olahraga, stres, dan kualitas tidur menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan pengendalian berat badan.

Memasuki usia 40 tahun, tubuh mengalami penurunan metabolisme sehingga lemak, khususnya di area perut, lebih mudah menumpuk. Karena itu, pendekatan yang terukur dan konsisten diperlukan untuk menjaga kebugaran.

Strategi Pola Hidup untuk Mengurangi Lemak Perut

Pengaturan pola makan menjadi langkah awal yang krusial dalam mengurangi lemak perut. Konsumsi gula berlebih perlu ditekan untuk menghindari penumpukan kalori yang tidak terpakai.

Asupan protein tinggi membantu menjaga massa otot, sementara karbohidrat kompleks dari sayur dan biji-bijian utuh memberikan energi stabil. Lemak sehat serta vitamin C dan D juga berperan dalam menjaga metabolisme tetap optimal.

Di sisi lain, aktivitas fisik harus dilakukan secara rutin. Latihan kekuatan diperlukan untuk membangun otot, sedangkan kardio efektif membakar kalori. Kombinasi keduanya, termasuk latihan intensitas tinggi atau HIIT, dinilai mampu meningkatkan pembakaran lemak secara signifikan.

Peran Stres dan Tidur dalam Pengendalian Berat Badan

Pengelolaan stres menjadi aspek yang kerap diabaikan, padahal berpengaruh langsung terhadap hormon tubuh. Stres memicu peningkatan hormon kortisol yang dapat mempercepat penumpukan lemak, terutama di perut.

Karena itu, aktivitas relaksasi seperti meditasi atau hobi ringan penting untuk menjaga keseimbangan mental dan fisik. Stabilitas emosi berkontribusi pada pengendalian berat badan yang lebih efektif.

Selain itu, kualitas tidur tidak kalah penting. Kurang tidur dapat meningkatkan rasa lapar dan mengganggu keseimbangan hormon, sehingga berat badan cenderung naik.

Menjaga durasi tidur yang cukup setiap malam membantu tubuh mengatur metabolisme dengan lebih baik. Dengan pola tidur yang terjaga, proses pembakaran lemak dapat berlangsung lebih optimal.

Cara efektif mengurangi lemak perut usia 40 tahun ke atas memerlukan pendekatan menyeluruh, mulai dari pola makan sehat, olahraga teratur, hingga pengelolaan stres dan tidur berkualitas. Konsistensi menjadi kunci utama dalam menjaga hasil jangka panjang.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Ditjenpas Riau Klarifikasi Bau Limbah Lapas Pekanbaru


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau merespons keluhan warga terkait bau menyengat yang diduga berasal dari limbah septic tank di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Senin (30/3/2026).

Pihak Ditjenpas menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang dirasakan masyarakat serta memastikan langkah cepat untuk mengusut sumber persoalan tersebut.

Ditjenpas Riau Lakukan Investigasi Teknis

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau menegaskan tidak ada unsur kesengajaan dalam dugaan pencemaran lingkungan tersebut. Ia memastikan pengelolaan limbah tetap mengacu pada standar yang berlaku.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Tidak ada niat mencemari lingkungan maupun mengabaikan kesehatan,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, tim teknis akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem sanitasi dan pengolahan limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi sumber bau serta memastikan tidak terjadi pelanggaran prosedur dalam pengelolaan limbah.

Koordinasi dan Evaluasi Sistem Limbah

Ditjenpas Riau juga akan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup serta instansi teknis lainnya guna memastikan sistem pengelolaan limbah berjalan sesuai regulasi.

Koordinasi lintas instansi dinilai penting untuk menjamin tidak adanya dampak lanjutan terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat sekitar.

“Kami akan bekerja sama dengan pihak terkait agar pengelolaan limbah memenuhi ketentuan,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat diminta aktif memberikan laporan atau masukan sebagai bahan evaluasi berkelanjutan.

Ditjenpas Riau menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi secara transparan dan akuntabel demi perbaikan sistem sanitasi ke depan.

Sinergi antara pemerintah, pengelola lapas, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan solusi cepat sekaligus berkelanjutan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 
Share:

Google Maps Bukan Sekadar Navigasi, Ini Fitur Pentingnya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Banyak pengguna Google Maps hanya memanfaatkan aplikasi ini untuk mencari rute tercepat. 

Padahal, platform navigasi milik Google tersebut menyimpan beragam fitur tambahan yang dapat mempermudah aktivitas sehari-hari, mulai dari pencatatan lokasi parkir hingga pelacakan riwayat perjalanan.

Fitur tersembunyi Google Maps yang jarang digunakan

Salah satu fitur yang cukup membantu adalah “Save Parking”. Fitur ini memungkinkan pengguna menyimpan lokasi kendaraan saat parkir, sehingga memudahkan saat ingin kembali.

Selain itu, terdapat fitur “Timeline” yang merekam riwayat perjalanan pengguna, termasuk lokasi yang dikunjungi dan durasi waktu di tempat tersebut. Fitur ini kerap dimanfaatkan untuk melacak kembali tempat yang pernah didatangi.

Fitur lain yang tak kalah penting adalah “Offline Maps”. Pengguna dapat mengunduh peta suatu wilayah agar tetap bisa mengakses navigasi tanpa koneksi internet.

Dalam perjalanan, pengguna juga dapat menambahkan titik pemberhentian melalui fitur “Add Stop”. Sistem akan secara otomatis menghitung tambahan waktu tempuh jika pengguna singgah di lokasi tertentu seperti restoran atau SPBU.

Teknologi canggih dan dampak penggunaannya

Google Maps juga dilengkapi teknologi “Live View” berbasis Augmented Reality (AR) yang menampilkan arah navigasi langsung melalui kamera ponsel. Fitur ini membantu pengguna berjalan kaki dengan panduan visual yang lebih akurat.

Selain itu, terdapat fitur “Measure Distance” untuk mengukur jarak antar titik di peta secara presisi, yang sering digunakan untuk kebutuhan sederhana hingga perencanaan lokasi.

Pengguna juga dapat membagikan lokasi secara real-time melalui fitur “Share Live Location”. Dengan fitur ini, pergerakan pengguna dapat dipantau oleh pihak lain dalam jangka waktu tertentu.

Tidak kalah menarik, fitur “Street View” memungkinkan pengguna melihat kondisi suatu lokasi secara visual, bahkan membandingkan perubahan dari waktu ke waktu melalui arsip gambar yang tersedia.

Secara keseluruhan, Google Maps tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk arah, tetapi juga berkembang menjadi asisten digital yang mampu menyimpan, menganalisis, dan menampilkan data perjalanan pengguna secara komprehensif.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Mahkamah Agung Percepat TTE ASN, Ini Cara Aktivasinya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Upaya percepatan transformasi digital di lingkungan peradilan terus diperkuat oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui optimalisasi penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi tersebut, Mahkamah Agung menghadirkan panduan digital yang memuat langkah-langkah aktivasi TTE secara sistematis, sehingga dapat diakses dan dipahami dengan mudah oleh seluruh ASN.

Untuk mendukung implementasi tersebut, langkah-langkah aktivasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi ASN di lingkungan Mahkamah Agung melalui portal ASN Digital dan BSRE dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Login ke ASN Digital

Buka laman https://asndigital.bkn.go.id, kemudian pilih Login dan klik Masuk. Masukkan username menggunakan Nomor Induk Pegawai (NIP). Selanjutnya, masukkan one time password (OTP) yang dapat dilihat pada aplikasi Google Authenticator yang telah terpasang di ponsel.

2. Akses Menu MyASN

Setelah berhasil login, pilih menu Layanan Individu ASN, kemudian klik MyASN. Masuk ke bagian Layanan ASN → Update Data → Riwayat Ubah Profil. Pastikan syarat berikut sudah terpenuhi untuk aktivasi TTE: email dinas Mahkamah Agung aktif, NIK sudah terverifikasi, dan nomor Kartu Keluarga (KK) sudah terverifikasi.

3. Cek Status Sertifikat Elektronik

Kembali ke menu MyASN → Layanan ASN → Sertifikat Elektronik BSRE. Jika belum pernah mendaftar, status akan menampilkan Not Registered, yang berarti belum terdaftar. Untuk memulai pendaftaran, pilih Registrasi Sertifikat dan tunggu hingga muncul notifikasi bahwa pendaftaran pengguna BSRE berhasil dibuat.

4. Cek Email Dinas di SIMARI

Buka situs SIMARI Mahkamah Agung. Pada menu utama, pilih Email, lalu pilih salah satu layanan: Mail atau Fimail (setiap akun hanya memiliki satu akses). Setelah masuk ke halaman utama Zimbra, periksa email terbaru dari BSRE. Jika tidak ditemukan di Inbox, periksa folder Junk. Klik Aktivasi Akun untuk diarahkan ke situs BSRE.

5. Registrasi di Situs BSRE

Pada menu data diri, pastikan nama lengkap dan email domain Mahkamah Agung sudah benar. Masukkan NIK dan nomor HP yang terhubung dengan WhatsApp. Lakukan verifikasi nomor HP dengan memilih Kirim Kode OTP. Kode OTP akan dikirim melalui WhatsApp dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Pada bagian data kedinasan:

• Pilih status kepegawaian (ASN/Polri)

• Masukkan NIP

• Klik Cek NIP hingga muncul unit organisasi, jabatan, dan provinsi

Jika data sudah sesuai, klik Next. Ambil foto diri sesuai instruksi, centang pernyataan persetujuan, lalu klik Submit. Tunggu hingga proses aktivasi berhasil.

6. Perbarui Kata Sandi BSRE

Buka kembali email di SIMARI dan pilih Perbarui Kata Sandi. Lakukan autentikasi menggunakan Google Authenticator. Jika belum memiliki aplikasi, unduh melalui Play Store atau App Store, lalu pindai kode batang (barcode) yang tersedia. Masukkan kode OTP dari aplikasi tersebut. Buat kata sandi baru dan konfirmasi kata sandi.

7. Membuat Passphrase (Frasa Sandi)

Tautan pembuatan passphrase akan dikirim melalui WhatsApp dari BSSN. Akses tautan tersebut dan lakukan konfirmasi data diri serta pengecekan foto.


Buat passphrase dengan ketentuan:

• Minimal satu huruf besar

• Minimal satu huruf kecil

• Minimal satu angka

• Minimal satu karakter khusus

Centang persetujuan perjanjian pemilik sertifikat elektronik, klik Setuju, lalu Submit. Tunggu hingga notifikasi berhasil muncul.

8. Cek Status Aktivasi TTE

Kembali ke menu Sertifikat Elektronik BSRE di MyASN, lalu segarkan (refresh) halaman. Jika status TTE bertuliskan Issued, maka Tanda Tangan Elektronik berhasil diaktivasi.

Status aktivasi juga dapat dicek melalui:

• Dashboard SIMARI (status aktif muncul di bawah nama pegawai)

• Situs BSRE di https://beid.bssn.go.id

Login menggunakan email domain Mahkamah Agung dan kata sandi yang telah diperbarui. Masukkan kode OTP dari Google Authenticator. Pilih menu Sertifikat Saya → Status Permohonan → Daftar Sertifikat Elektronik untuk melihat status dan masa berlaku sertifikat.

Perlu diingat, Tanda Tangan Elektronik memiliki masa berlaku sesuai ketentuan. Jika masa berlaku habis, sertifikat perlu diperbarui kembali.

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, Tanda Tangan Elektronik Anda telah berhasil diaktivasi.

“Ke depannya, pemanfaatan TTE tidak hanya menjadi kebutuhan administratif, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sistem peradilan berbasis digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta tuntutan pelayanan publik yang semakin modern.”

Editor: Arianto 



Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas LAPK Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perang Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang TimurTengah Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini